Stockholm, 22 Oktober 2002

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

BUNG HAMZAH HAZ ANDA MEMANG OMPONG SAATNYA MASUK KOTAK
Ahmad Sudirman
XaarJet Stockholm - SWEDIA.

 

BUNG HAMZAH HAZ GEMETARAN MENDENGAR LEDAKAN BOM MAFIA NARKOBA DI LEGIAN, KUTA, BALI

Sepuluh hari yang lalu, tepatnya tanggal 10 Oktober 2002, saya telah melambungkan satu tulisan yang diberi judul "Taktik strategi Hamzah lebih jitu ketimbang uu anti terorismenya Bush yang ditiru Yusril-Yudhoyono" , http://www.dataphone.se/~ahmad/021010.htm

Dimana diakhir tulisan itu saya menyimpulkan yaitu, "Jadi kesimpulannya adalah sebenarnya sama antara sekularis Bush dengan pentungan undang undang anti terorismenya yang akan menggebuk oknum-oknum yang menjadi musuhnya, dan Hamzah dengan taktik strategi anti terorismenya yang berusaha menjinakkan dan sekaligus menjerat tangan dan kaki mereka yang dianggap musuh Bush serta memisahkan Islam dari oknum-oknum yang dianggap musuh Bush itu".

Tulisan itu saya tulis 2 hari sebelum Paddy's Cafe dan Sari Club diledakkan Sabtu malam, 12 Oktober 2002.

Ternyata ledakan bom mafia narkoba Legian, Kuta, Bali tersebut membuktikan bahwa memang benar Bung Hamzah Haz seperti yang saya simpulkan dalam tulisan diatas itu yaitu, "Hamzah dengan taktik strategi anti terorismenya yang berusaha menjinakkan dan sekaligus menjerat tangan dan kaki mereka yang dianggap musuh Bush serta memisahkan Islam dari oknum-oknum yang dianggap musuh Bush itu".

Memang Bung Hamzah ini sudah ompong, tapi biar kelihatan gagah dan terlihat sebagai pelindung para Penegak Syariat Islam, ia pakai gigi palsu yang dilapisi serbuk-serbuk besi hitam yang memancarkan sinar hitam gelap KUHP negara sekular pancasila.

Bung Hamzah anda itu sudah kelihatan belangnya, seperti yang saya simpulkan diatas. Karena itu anda tidak perlu berbelit-belit untuk mengelak dari apa yang sudah anda gembar gemborkan sebagai pembela para Penegak Syariat Islam. Padahal yang sebenarnya adalah anda berusaha menjinakkan dan sekaligus menjerat tangan dan kaki mereka yang dianggap musuh Bush.

Nah, karena palu godam hitam pekat Perpu 1-2/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang ditempa oleh Yusril dari Partai Bulan Bintang, keturunan Masyumi dan Yudhoyono dari AKABRI sambil mengacu pada pentungan Resolusi 1373/2001 DK Persekutuan Bush Blair itu memang sangat berbahaya bagi kehidupan orang atau kelompok atau masyarakat yang ingin tegak Syariat Islam, maka ketika Bung Hamzah disudutkan kepada dinding yang menutup Abu Bakar Ba'ashir, langsung saja Hamzah yang sudah bergigi palsu yang dilapisi serbuk-serbuk besi hitam KUHP berkelit bahwa Ba'ashir ditahan bukan digodam pakai palu godam hitam pekat Perpu 1-2/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, melainkan pakai pentungan yang terbuat dari serbuk-serbuk besi hitam KUHP.

Memang, Bung Hamzah Haz ini sudah kelihatan baju dalamnya, karena itu pancaran suara transistor dari mulutnya itu sudah tidak punya makna kekuatan apapun.

Saran saya untuk Bung Hamzah Haz, cobalah jujur saja, bahwa itu yang namanya palu godam hitam pekat Perpu nomor 1 & nomor 2 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme itu alat penggebuk dan peringkus orang atau kelompok atau masyarakat yang ingin menegakkan Syariat Islam di muka bumi.

Karena usaha menegakkan Syariat Islam tidak digolongkan kepada usaha yang bermotif dan bertujuan politik, maka para pelaku dan penggeraknya bisa dikenakan gebukan palu godam hitam pekat Perpu nomor 1 & nomor 2 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Mega, Yusril dan Yudhoyono menuduh atau mendakwa Ba'ashir telah melakukan tindakan terorisme, padahal sebenarnya kalau diteliti dan dibaca serta dianalisa lebih dalam apa yang diperjuangkan Abu Bakar Ba'ashir bersama Majelis Mujahidin Indonesia-nya adalah untuk menegakkan Syariat Islam di negara sekular pancasila, dan ini sebenarnya merupakan gerakan politik yang didasarkan pada Aqidah Islam dan Syariat Islam.

Tetapi, Mega, Yusril dan Yudhoyono tidak mengakui gerakan penegakkan Syariat Islam sebagai gerakan politik yang didasarkan pada Aqidah dan Syariat Islam. Termasuk juga Bung Hamzah Haz ini sudah tidak mengakuinya, tetapi dia tetap berpura-pura seperti orang yang setia pada Syariat Islam, seperti yang dilambungkannya bahwa Ba'ashir ditangkap bukan dengan menggodam pakai palu godam hitam pekat Perpu nomor 1 & nomor 2 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, melainkan pakai pukulan pentungan yang terbuat dari serbuk-serbuk besi hitam KUHP.

Menurut saya, memang Bung Hamzah ini tidak pantas duduk di kursi wakil presiden negara sekular pancasila dan tidak layak memimpin partai politik yang membawa dasar Islam.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se