Stockholm, 28 Oktober 2002

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

KEGAGALAN PUTIN MENYELAMATKAN SANDERA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

BOLEH ORANG BERSORAK-SORAI MELIHAT PASUKAN KHUSUS KEPOLISIAN RUSIA MENYERBU TEATER DI SEBELAH TENGGARA MOSKOW DARI TANGAN PARA GERILYAWAN CHECHNYA

Tetapi kegagalan pasukan khusus Kepolisian Rusia yang menyerbu kedalam gedung Teater tempat pertunjukkan musikrock Utara-Timur yang penontonnya diperkirakan sebanyak 800 orang yang telah disandera oleh 50 orang pasukan gerilyawan Chechnya akhirnya terbongkar.

Diawali hari Rabu, 23 Oktober 2002, ketika musikrock Utara-Timur yang digelar di Teater yang terletak di sebelah tenggara Moskow mulai berlangsung, datanglah para gerilyawan Chechnya sebanyak 50 orang lengkap dengan persenjataannya dan menyandera para penonton yang ada didalam gedung Teater.

Hari Kamis, 24 Oktober 2002, para gerilyawan Chechnya menuntut kepada Presiden Vladimir Putin untuk menarik tentaranya dari Chechnya dalam waktu satu minggu, kalau tidak mereka akan meledakkan diri mereka sendiri dan para sanderanya.

Hari Jumat, 25 Oktober 2002, seorang wartawan Rusia Anna Politkovskaja, beberapa orang anggota Parlemen Rusia dan wakil dari Palang Merah diizinkan masuk kedalam gedung Teater untuk melakukan perundingan. Dari hasil perundingan 19 orang dari sandera dibebaskan, dan diperkenankan mengirimkan makanan dan air minum.

Jumat sore mereka menuntut bicara langsung dengan Presiden Vladimir Putin kalau tidak segera dipenuhi tuntutan mereka, maka hari Sabtu pagi, 26 Oktober 2002 para sandera akan segera ditembak.

Sabtu, 26 Oktober 2002, dua perempuan yang disandera berhasil lolos keluar dari gedung Teater. Pukul 03.00 waktu Moskow dilaporkan oleh pasukan khusus Kepolisian bahwa 2 orang sandera ditembak mati. Pukul 03.30 waktu Moskow pasukan khusus Kepolisian Rusia memompakan gaspembius dengan dosis tinggi, tidak beberapa lama kemudian menyerbu kedalam gedung Teater. Lebih dari 100 orang meninggal dan ratusan yang luka-luka.

Tetapi apa yang terjadi selepas penyerbuan kedalam gedung Teater itu, ternyata 115 orang dari para sandera dan semua gerilyawan Chechnya meninggal karena menghirup gaspembius yang jenisnya sampai detik ini belum diketahui karena pihak pemerintah Rusia masih bungkam. Tetapi menurut pihak tim dokter menyebutkan bahwa gas yang dipakai oleh pasukan khusus Kepolisian Rusia itu adalah serupa dengan gasracunsyaraf yang bila terhirup dengan dosis yang tinggi bisa dengan waktu yang tidak lama langsung mati seketika. Dan ternyata hanya 2 orang dari para sandera yang mati karena kena tembak.

Nah, disini membuktikan bahwa yang tadinya dianggap sebagai penyelamatan sandera yang berhasil ternyata justru sebaliknya, membawa malapetaka kepada para sandera. Karena hampir 650 orang yang sekarang masih dirawat di 7 rumah sakit yang ada di Moskow, dimana 159 orang dalam keadaan sangat kritis, dan diperkirakan bisa meninggal karena keracunan gasracunsyaraf tersebut.

Akhirnya, memang Vladimir Putin mengakui kesalahannya, dan meminta maaf dalam pidatonya yang lansgung disiarkan keseluruh Rusia kepada para keluarga yang anggota keluarganya meninggal dalam waktu penyerbuan untuk pembebasan para sandera, juga ketika dirawat dirumah sakit. Hari ini, Senin, 28 Oktober 2002, Vladimir Putin menjadikan hari berkabung nasional karena ratusan rakyatnya terpaksa mati tidak bersalah akibat serangan pasukan khusus Kepolisian Rusia yang menggunakan gasracunsyaraf yang jenisnya masih belum diketaui, karena pihak Putin tetap bungkam tidak memberikanya informasi kepada pihak umum dan dunia.

Dan inilah yang saya sebut dengan kegagalan Vladimir Putin dalam membebaskan para sandera dari tangan para gerilyawan Chechnya yang menuntut kemerdekaan bagi Chechnya dari cengkraman tangan besi Rusia.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se