Stockholm, 31 Oktober 2002

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

KARENA YUDHOYONO, YUSRIL, HASSAN IKUT PUKUL BAYANGAN HANTU JI CIPTAAN GOH, AKHIRNYA KENA JERAT HOWARD
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

INILAH SALAH SATU KEBODOHAN YUDHOYONO, YUSRIL, HASSAN DAN MEGA IKUTAN PUKUL BAYANGAN HANTU JEMAAH ISLAMIYAH HEMBUSAN RACUN GOH, AKHIRNYA DIRINGKUS HOWARD DAN DOWNER

Coba sekarang lihat itu Yudhoyono, Yusril, Hassan Wirajuda dan Mega, betul- betul menggelupur kena sabetan senjata bumerang berkarat hantu JI tiupan racun Goh Chok Tong dari negeri tirai besi Singapura yang disabetkan Howard.

Mereka berempat menggelupur, bukan hanya terkena sabetan senjata bumerang berkarat hantu JI tiupan racun Goh yang disabetkan oleh Howard dan Downer, tetapi juga akibat dari serbuk-serbuk racun yang melekat pada lapisan dinding Bab II Lingkup Berlakunya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang, dan beton pasal 5 Tindak pidana terorisme yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang ini dikecualikan dari tindak pidana politik, tindak pidana yang berkaitan dengan tindak pidana politik, tindak pidana dengan motif politik, dan tindak pidana dengan tujuan politik, yang menghambat proses ekstradisi, dalam palu godam hitam pekat Perpu 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

Nah, inilah mereka berempat itu tadinya mau cari untung tapi akhirnya jadi buntung. Karena mereka menyangka dan membayangkan itu yang dihembuskan Goh dengan menunjukkan tempelan barongsai Jemaah Islamiyah terbayang seperti satu organisasi yang benar-benar hebat dan menakutkan serta punya hubungan kerjasama yang erat dengan Osama Bin Laden dan Al Qaedanya.

Nah sekarang, memang apa yang sudah dideklarkan Hassan Wirajuda dengan didukung penuh oleh Mega dan diaminkan oleh Yudhoyono dan Yusril bahwa itu bayangan hantu Goh yang menjelma sebagai Jemaah Islamiyah adalah satu organisasi teroris yang perlu dimasukkan dalam daftar Dewan Keamanan Persekutuan Bush Blair dan dijejalkan kedalam daftar organisasi teroris yang dikumpulkan Bush dalam daftar harian di Gedung putih dan oleh para kacungnya di CIA dan FBI.

Coba, karena memang kebodohan yang ditunjukkan oleh Yudhoyono, Yusril, Hassan Wirajuda dan Mega, akhirnya itu yang namanya Howard dari negeri Kanguru dengan senjata bumerang yang telah dicelupkan ke dalam air racun yang sudah dibacakan matera JI-nya oleh Goh, maka mereka berempat itu tidak bisa berkutik.

Howard dengan matanya yang bulat-beringas siap menerkam siapa saja yang dituduh atau didakwa anggota bayangan hantu JI buatan Goh. Bukan hanya yang ada di negeri Kanguru saja, tetapi juga berusaha untuk menerkam mereka yang mendekam di negara sekular pancasila kalau memang ada.

Howard bukan hanya siap menerkam orang-orang yang dituduh terkena hembusan racun hantu JI-nya Goh, melainkan juga berteriak-teriak agar Hassan, Yusril, Yudhoyono dan Mega menyerahkan orang-orang yang didakwa anggota bayangan hantu JI-nya Goh yang telah ditahan di negara sekular pancasila.

Tentu saja, Howard tahu ramuan-ramuan dari serbuk-serbuk palu godam hitam pekat Perpu 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang menempel dalam pasal 5 , yang tertulis "Tindak pidana terorisme yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang ini dikecualikan dari tindak pidana politik, tindak pidana yang berkaitan dengan tindak pidana politik, tindak pidana dengan motif politik, dan tindak pidana dengan tujuan politik, yang menghambat proses ekstradisi".

Nah, kunci itulah yang akhirnya dicolong Howard yang bisa membuka pintu Bab II, pasal 5, Perpu 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang bisa dipergunakan untuk dijadikan senjata tajam yang diberinama senjata bumerang-ekstradisi.

Senjata bumerang-ekstradisi yang telah dikantongi Howard inilah yang akan dipakai untuk meringkus Yuhdoyono, Hassan dan Yusrril untuk menyerahkan orang-orang yang dituduh atau didakwa anggota bayangan hantu JI-nya Goh yang telah ditahan oleh Irjen I Made Mangku Pastika Ketua Tim Investigasi Bom Bali yang ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Dai Bachtiar untuk memimpin investigasi peledakan bom Bali dan dibantu oleh Graham Esten dari Australian Federal Police Investigation.

Mengapa Howard dan Downer menggunakan senjata bumerang-ekstradisi? Karena itu yang namanya organisasi bayangan hantu JI-nya Goh telah dimasukkan dalam daftar organisasi teroris oleh tuan besar fir'aun modern sekularis Bush dan oleh Dewan keamanan Persekutuan Bush Blair dengan dukungan penuh Hassan dan Mega serta Yudhoyono dan tidak ketinggalan Yusril.

Jadi, orang yang ditahan karena dituduh atau didakwa terlibat JI-Nya Goh oleh Irjen I Made Mangku Pastika, maka menurut pasal 5 Perpu 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme hasil karya Yuhdoyono dan Yusril yang mudah ditipu Goh dan Howard itu, bisa di ekstradisi, apabila negara lain mengajukan ekstradisi.

Jadi kalau ditarik dari berbagai titik yang saya sebarkan diatas itu menjadi satu garis lurus, maka garis yang dihasilkannya adalah suatu pernyataan bahwa memang betul Yudhoyono, Yusril, Hassan Wirajuda dan Mega telah dibodohi oleh Goh, Howard, Downer dan Bush dengan tipuan bayangan hantu JI-nya Goh, sehingga berhasil dijadikan sebagai senjata bumerang berkarat hantu JI dan dimasukan kedalam daftar organisasi bayangan teroris yang digantungkan di dinding kamar kerja tuan besar fir'aun modern sekularis Bush di Gedung Putih dan di dinding ruang seidang Dewan keamanan Persekutuan Bush Blair, di New York.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se