Stockholm, 16 Mei 2003

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

GAM MAKIN KUAT, MEGA DAN JENDERALNYA DITEKAN EXXON MOBIL DAN JAPAN INDONESIA LNG CO
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

MEGA DAN JENDERALNYA DITEKAN EXXON MOBIL DAN JAPAN INDONESIA LNG CO UNTUK SELAMATKAN LNG PT ARUN LEWAT MEJA PERUNDINGAN DI TOKYO

Duta Besar Amerika yang mengantongi titipan Exxon Mobil dan Duta Besar Jepang yang membawa pesan Japan Indonesia LNG Co telah berhasil menekan Mega, Yudhoyono dan Sutarto untuk kembali ke meja perundingan menghadapi GAM yang makin kuat di meja perudingan di Tokyo, Jepang.

Amerika dan Jepang melalui Exxon Mobil yang memiliki 35 % saham dan Japan Indonesia LNG Company yang mengantongi 10 % saham di PT Arun yang merupakan satu perusahaan joint venture memproduksi LNG (Liquefied Natural Gas) yang dibangun tahun 1976 telah berhasil menekan Mega, Yudhoyono dan Sutarto untuk kembali duduk dimeja perundingan menghadapi GAM pada tanggal 17-18 Mei 2003 di Tokyo agar PT Arun LNG, Co tetap bisa diselamatkan dan dikontrol oleh Exxon Mobil dan Japan Indonesia LNG, Co.

Jelas sekali bahwa karena LNG yang dihasilkan dari PT Arun di Aceh Utara inilah yang menjadikan daya tarik dan tenaga kuat agar Aceh, khususnya Aceh Utara yang kaya dengan gas bisa tetap diselamatkan dan ada dalam genggaman perusahaan raksasa Exxon Mobil Amerika dan Japan Indonesia LNG, Co.

Karena GAM semakin hari semakin kuat baik yang ada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri dan tidak bisa dihadapi dengan hanya kekuatan senjata, sebab akan menghancurkan bisnis Exxon Mobil dan Japan Indonesia LNG, Co dengan LNG-nya di PT Arun, juga bisnis dengan PT Asean Aceh Fertilizer, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Kertas Kraft Aceh yang bahan bakunya sepenuhnya disuplai oleh Exxon Mobil, maka bukan saja pihak RI tetapi juga pihak Jepang dan Amerika berusaha sekuat tenaga untuk menjaga keamanan di Aceh untuk melancarkan dan mengembangkan bisnis LNG-nya lewat PT Arun.

Tentu saja, bagi RI, karena memang Aceh utara ini adalah memang kaya dengan gas yang menghasilkan sumber pemasukan keuangan kedalam kas negara, sampai kapanpun tetap akan dipertahankan dengan menyodorkan pemecahan melalui Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2001 tentang otonomi khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, mempertahankan keutuhan NKRI dan melucuti persenjataan Tentara Negara Aceh.

Sedangkan bagi rakyat Aceh yang walaupun negerinya kaya dengan sumber alam dan gas, tetapi tetap saja rakyat Aceh masih dalam keadaan miskin. Bukan itu saja, dari sejak diktator Soekarno, diktator militer Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid dan sekarang Megawati memegang kekuasaan di RI, ternyata rakyat Aceh tetap saja berada dalam keadaan miskin dan tertekan serta dibunuh oleh pihak rezim RI melalui militer dengan kekuatan senjatanya.

Seharunya rakyat Aceh diberikan hak untuk menyampaikan isi hati nuraninya secara bebas dan aman dalam menanggapi dan menentukan masa depannya, bukan hanya disuapi dengan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2001 tentang otonomi khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Begitu juga kalau Mega dan para jenderalnya berusaha untuk melucuti senjata TNA, Tentara Negara Aceh, maka juga dari pihak Mega dan para jenderalnya harus berusaha untuk menarik kekuatan angkatan bersenjatanya dari bumi Aceh, agar darah rakyat Aceh tidak terus tertumpah, dan agar bumi Aceh menjadi aman.

Kalau pihak RI hanya menyumbatkan kemulut rakyat Aceh Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2001 tentang otonomi khusus bagi Provinsi Daerah Istimewa Aceh sebagai Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, membunuhi rakyat Aceh dan tetap mengikatkan tali pengikat NKRI, maka selama itu bumi Aceh akan tetap membara dan penuh dengan aliran darah.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se