Stockholm, 2 Juni Mei 2003

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

YUDHOYONO JANGAN MUDAH DITIPU OLEH SINDIKAT DPR, MPR DAN TAKTIK TIPU BUSH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KESALAHAN BESAR BILA YUDHOYONO CS BISA DITIPU OLEH SINDIKAT DPR, MPR DAN TAKTIK TIPU PENIPU ULUNG BUSH

Nah bagaimana itu penipu ulung Bush yang mendeklarkan perang terhadap Irak dengan alasan "In the case of Iraq, the Security Council did act in the early 1990s. Under Resolutions 678 and 687, both still in effect, the United States and our allies are authorized to use force in ridding Iraq of weapons of mass destruction. This is not a question of authority, it is a question of will. " (President George W. Bush's address, March 17, 2003)

Ternyata kesimpulannya memang benar, bahwa itu penipu ulung kelas satu di dunia Bush yang dibantu oleh Blair, memang benar-benar penipu paling mashur didunia. Karena apa yang dijadikan alasan menggempur Irak adalah untuk membebaskan Irak dari weapons of mass destruction, tetapi kenyataannya sampai detik ini tidak ada itu yang namanya weapons of mass destruction ditemukan di negeri Irak.

Tetapi karena memang mereka berdua itu menganggap dirinya pemimpin dari negara yang punya senjata pemusnah paling hebat di dunia, sehingga penipuan, bohong dan penghancuran negeri lain tidak menjadi suatu halangan. Padahal sebenarnya mereka itu adalah pemimpin yang paling idiot.

Nah sekarang, itu taktik penipuan yang dipakai oleh Bush dan Blair terhadap Irak dipakai juga oleh Yudhoyono cs untuk menggebuk rakyat Aceh dengan melalui penggunaan taktik penipuan palu godam besi berkarat Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 28 tahun 2003 tentang pernyataan keadaan bahaya dengan tingkatan keadaan darurat militer di Povinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang berisikan cairan-cairan racun mematikan rakyat Aceh.

Kemudian sekarang, kalau taktik penipuan yang dilakukan Yudhoyono cs ini akan dikombinasikan dengan taktik diplomasi melawan Swedia yang dianggap melindungi Teungku Hasan di Tiro warga Swedia yang dianggap sebagai pemimpin GAM, maka makin tenggelamlah itu pembangunan yang sedang dijalankan di Indonesia.

Nah, saran saya, tarik kembali secepatnya dan hancurkan itu palu godam besi berkarat Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 28 tahun 2003 tentang pernyataan keadaan bahaya dengan tingkatan keadaan darurat militer di Povinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang berisikan cairan-cairan racun mematikan rakyat Aceh. Kemudian duduk bersama-sama dengan Swedia untuk merundingkan masa depan Aceh. Ajak Swedia untuk dijadikan sebagai mediator yang mengetahui persis apa yang telah dan sedang terjadi dalam GAM di Swedia. Jangan bertindak bodoh dengan mengikuti sikap dan nafsu para sindikat DPR yang dikontrol ketua DPR Akbar Tandjung dan ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong, serta sindikat MPR yang dimotori oleh ketua MPR Amien Rais. Juga jangan mudah ditipu oleh geng militer yang hanya mau membuat bisnis dengan modal kemelut di Aceh.

Saya yakin, Aceh masih bisa diselamatkan lewat perundingan, kalau memang Yudhoyono Cs, Wirajuda dan geng milter dibawah komando Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu tidak bodoh dan mau belajar tentang Aceh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se