Stockholm, 15 Juli 2003

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

TIDAK ADA YANG SENANG DAN PUAS TIMBULNYA PERANG ANTARA TNI DENGAN GAM
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JUSTRU MEGAWATI YANG DIDUKUNG OLEH SUTARTO, YUDHOYONO DAN RYAMIZARD YANG MENGOBARKAN PERANG MELAWAN RAKYAT ACEH DENGAN GAM-NYA

"Bang ahmad,.....Kalau mau dibahas. Bahas semuanya dong, jangan sepotong sepotong...
Nih aku kirim lagi semua pertanyaannya. Dan satu lagi pertanyaan inti saya pada bang Ahmad.... Apakah anda senang dengan terjadinya perang antara GAM dan TNI saat ini ? Apakah anda merasa puas dengan makin memburuknya situasi di Aceh saat ini ? Tolong jawab pertanyaan saya ini, dan berikan alasannya"
( Agus Hermawan , sadanas@shb.equate.com , Tue, 15 Jul 2003 16:28:39 +0300)

Saudara Agus Hermawan dari perusahaan Equate Petrochemical company di Kuwait, sebenarnya hampir semua pertanyaan saudara yang disampaikan kepada saya dua hari yang lalu telah saya jawab dalam tulisan "[030713] Benar Soekarno mencaplok Aceh dipertahankan sekarang oleh Megawati " ( http://www.dataphone.se/~ahmad/030713.htm ). Coba baca lagi dengan teliti.

Memang ada pertanyaan yang saya tidak singgung, seperti pertanyaan apakah Ahmad engga memikirkan betapa penderitaan anggota GAM sendiri? Kapan waktunya buat anggota GAM untuk bisa kumpul sama keluarga? Dan apakah rakyat Aceh identik dengan GAM ?

Dimana saya tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan itu adalah karena saya mengetahui benar bahwa bagi rakyat Aceh yang mendambakan kemerdekaan Aceh dari cengkraman Soekarno yang sekarang sedang dipertahankan oleh Presiden Megawati tidaklah begitu terlalu memikirkan penderitaan sekarang, karena memang dari sejak Soekarno, Soeharto, Abdurrahman Wahid dan sekarang Presiden Megawati, rakyat Aceh tetap mendapat tekanan dan penderitaan yang ditimpakan oleh para pemimpin Negara RI-Jawa-Yogya ini. Sedangkan Organisasi Gerakan Aceh Merdeka dibawah pimpinan Teungku Muhammad Hasan di Tiro adalah satu-satunya wadah perjuangan politik rakyat Aceh dalam menyuarakan dan memperjuangkan negeri Aceh bebas dari belenggu ikatan Soekarno yang sekarang sedang gencar dipertahankan oleh Presiden Megawati.

Selanjutnya mengenai pertanyaan saudara Agus Hermawan "Apakah anda senang dengan terjadinya perang antara GAM dan TNI saat ini ? Apakah anda merasa puas dengan makin memburuknya situasi di Aceh saat ini ?".

Jelas, tidak ada satupun manusia diatas dunia ini yang senang dan puas dengan melakukan perang.

Persoalannya sekarang mengenai adanya perang antara GAM dan TNI, adalah diawali oleh pencaplokan negeri Aceh oleh Soekarno dan terus dipertahankan sampai detik ini oleh Presiden Megawati. Bukan GAM yang memulai mendeklarkan perang melawan Soekarno, Soeharto, Abdurrahman Wahid, Presiden Megawati dan TNI.

Sedangkan Teungku Muhammad Hasan di Tiro mendeklarkan Kemerdekaan Aceh Sumatra pada tanggal 4 Desember 1976 yang isi proklamasinya berbunyi: "To the people of the world: We, the people of Acheh, Sumatra, exercising our right of self- determination, and protecting our historic right of eminent domain to our fatherland, do hereby declare ourselves free and independent from all political control of the foreign regime of Jakarta and the alien people of the island of Java....In the name of sovereign people of Acheh, Sumatra. Tengku Hasan Muhammad di Tiro. Chairman, National Liberation Front of Acheh Sumatra and Head of State Acheh, Sumatra, December 4, 1976". ("Kepada rakyat di seluruh dunia: Kami, rakyat Aceh, Sumatra melaksanakan hak menentukan nasib sendiri, dan melindungi hak sejarah istimewa nenek moyang negara kami, dengan ini mendeklarasikan bebas dan berdiri sendiri dari semua kontrol politik pemerintah asing Jakarta dan dari orang asing Jawa....Atas nama rakyat Aceh, Sumatra yang berdaulat. Tengku Hasan Muhammad di Tiro. Ketua National Liberation Front of Acheh Sumatra dan Presiden Aceh Sumatra, 4 Desember 1976") (The Price of Freedom: the unfinished diary of Tengku Hasan di Tiro, National Liberation Front of Acheh Sumatra,1984, hal : 15, 17) adalah karena memang Soekarno yang mengawali dengan pencaplokan negeri Aceh ketika waktu itu Aceh dibawah pimpinan Teungku Muhammad Daud Beureueh. ( http://www.dataphone.se/~ahmad/030713.htm ) yang terus dipertahankan oleh Jenderal Soeharto dengan Daerah Operasi Militer-nya.

Nah, melihat dan memperhatikan situasi sekarang di Aceh makin memburuk jelas saya tidak senang dan tidak puas, tetapi mengapa Presiden Megawati yang didukung penuh oleh Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono Cs, Menlu Noer Hassan Wirajuda, Ketua DPR Akbar Tandjung, Ketua MPR Amien Rais, Ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu terus saja melancarkan tekanan militer terhadap rakyat dan negeri Aceh dengan melalui penggunaan senjata Keputusan Presiden RI nomor 28 tahun 2003 tentang pernyataan keadaan bahaya dengan tingkatan keadaan darurat militer di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang dikeluarkan pada tanggal 18 Mei 2003 dan diberlakukan pada tanggal 19 Mei 2003 selama 6 bulan dan jeruji besi Keputusan Presiden Republik Indonesia selaku Penguasa Darurat Militer Pusat Nomor 43 Tahun 2003 Tentang Pengaturan kegiatan Warga Negara Asing, Lembaga Swadaya Masyarakat dan Jurnalis di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang ditetapkan dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 16 Juni 2003.

Apakah Presiden Megawati, Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono Cs, Menlu Noer Hassan Wirajuda, Ketua DPR Akbar Tandjung, Ketua MPR Amien Rais, Ketua Komisi I DPR Ibrahim Ambong, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu tidak menyadari bahwa sebenarnya Soekarno yang menjadi akar masalah dengan mencaplok negeri Aceh dan dimasukkan kedalam Negara RI-Jawa-Yogya dengan cara kekerasan senjata dan militer.

Cobalah sadari oleh saudara Agus Hermawan semua itu, karena tidak ada gunanya mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia kalau memang asal pembentukan NKRI ini oleh Soekarno melalui cara yang salah satu caranya mencaplok negeri Aceh yang tidak diikhlaskan dan tidak diridhai oleh seluruh rakyat Aceh yang bedaulat dibawah pimpinan Teungku Muhammad Daud Beureueh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se
----------

From: "Sadan AS (AgusHermawan) KUW" <sadanas@shb.equate.com>
Subject: RE: BENAR SOEKARNO MENCAPLOK ACEH DIPERTAHANKAN SEKARANG OLEH MEGAWATI
Date: Tue, 15 Jul 2003 16:28:39 +0300
To: ahmad@dataphone.se, rakyat_nka@yahoo.com , ahmad_jibril1423@yahoo.com ,amriw@mweb.co.id , Susilo.Sawaldi@bhpsteel.com , balipost@indo.net.id , newsletter@waspada.co.id , qclik@my-deja.com , redaksi@pikiran-rakyat.com , editor@pontianak.wasantara.net.id , hudoyo@cbn.net.id , jktpost2@cbn.net.id , redaksi@detik.com , redaksi@kompas.com , redaksi@satunet.com , redaksi@waspada.co.id , waspada@waspada.co.id , webmaster@detik.com , kompas@kompas.com , agusjohn@ratelindo.co.id , Padmanaba@uboot.com , tamastir@centrin.net.id , solopos@bumi.net.id , sea@swipnet.se , salman@isnet.itb.ac.id , partai@keadilan.or.id , siliwangi27@hotmail.com , suparmo@tjp.toshiba.co.jp , asadullah_abujihad@yahoo.com , nurzati@tjp.toshiba.co.jp , joko_tingkir_jr@hotmail.com , editor@jawapos.co.id , habearifin@yahoo.com , mr_dharminta@yahoo.com , is-lam@isnet.itb.ac.id , pkb.indo@mailcity.com , hassan.wirajuda@ties.itu.int , megawati@gmx.net , siyasah@isnet.org , is-lam@isnet.org , alchaidar@yahoo.com , mekoq@hotmail.com

Bang ahmad,.....
Kalau mau dibahas. Bahas semuanya dong, jangan sepotong sepotong...
Nih aku kirim lagi semua pertanyaannya.

Dan satu lagi pertanyaan inti saya pada bang Ahmad....

Apakah anda senang dengan terjadinya perang antara GAM dan TNI saat ini ?
Apakah anda merasa puas dengan makin memburuknya situasi di Aceh saat ini ?
Tolong jawab pertanyaan saya ini, dan berikan alasannya

Aku sebenarnya sudah muak dengan berita berita tentang Aceh, hanya akan membuang waktu untuk membahas masalah ini, toh buat aku sendiri, gabung atau tidak gabung Aceh dengan RI engga ada pengaruhnya, gabungnya Aceh engga membuat aku senang, pisah juga engga membuat aku mesti menangis, bodo amat, itu urusan mereka.

Yg aku herankan adalah, kenapa rakyat Aceh yg dulu dengan tulus ikhlas menyumbangkan pesawat udara kepada RI, tapi sekarang setelah muncul GAM, malah manggil RI dengan panggilan penjajah?

Aneh memang, kalau rakyat Aceh pingin memisahkan diri, mestinya dari dulu, dan engga perlu nyumbang pesawat segala terhadap RI sang penjajah ( menurut mereka )

Aku pingin bertanya khususnya pada rakyat Aceh, apakah TNI dulu suka menangkapi orang Aceh sebelum Hasan Tiro memproklamirkan Aceh Merdeka?

RI sebenarnya dengan mengirimkan TNI ke Aceh merupakan kesalahan besar dan secara tidak langsung merupakan awal dari kekalahan, karena dengan dikirimnya TNI kesana, yang merasa senang adalah orang2 GAM yg berada diluar Aceh, karena peperangan di Aceh akan mengakibatkan antipatinya rakyat Aceh terhadap RI, dan memang itu yg diinginkan para petinggi GAM, biar rakyat Aceh bangkit kebenciannya terhadap RI, kalau rakyat udah benci, maka mereka seolah mendapat dukungan rakyat Aceh. Coba kalau RI damai dengan GAM yg di Aceh, maka GAM yg diluar negeri akan kalang kabut.

GAM juga merasa bangga karena tidak di cap terroris oleh Amerika, malah katanya bisa menebus jeruji Senat Amerika, inilah puncak kebodohan para petinggi GAM....Amerika itu pasti akan bersikap lunak pada GAM karena kalau Amerika ikut membantu RI dengan terang terangan, maka perusahaan Amerika yg ada di Aceh akan hancur dihajar GAM.dengan kata lain, Amerika seolah mendukung separatis Aceh, padahal disisi lain, tentu RI juga mendapat lampu hijau dari AS untuk menggempur Islam ekstrimis yg ada di Aceh....seharusnya GAM yg katanya pengetahuan Islamnya bagus....harus mengerti bahwa nasrani dan yahudi itu tidak akan bakalan senang dengan Islam, sampai kita mengikuti agamanya, aturannya.....

AS mencak2 saat pasukan kristus di Maluku terdesak, sedangkan yg terjadi di Aceh, yg perangi adalah orang muslim yg ingin mendirikan Negara Islam, makanya AS diam saja, engga pernah melontarkan kritikan terhadap RI.

Tentang sukhoi yg kata Ahmad dibeli untuk menggempur rakyat Aceh.....ini juga merupakan salah satu provokasi, lihat kata katanya, beli sukhoi untuk lawan RAKYAT ACEH, KENAPA ENGGA MENULIS UNTUK MENUMPAS GAM, APAKAH RAKYAT ACEH IDENTIK DENGAN GAM ??? untuk menakut nakuti rakyat Aceh, seolah olah RI akan menerkam Aceh dengan Sukhoi, untuk menciptakan rasa benci pada RI, yang kalau ingin dijelaskan : RI beli pesawat mahal untuk membunuh mereka, kenapa uang segitu banyak engga dikasihkan aja ke rakyat Aceh, pasti dengan uang sebanyak itu rakyat Aceh kesejahteraannya akan meningkat.

Padahal kalau Megawati mencontoh cara cara yg dilakukan presiden Philipina, yaitu dengan membayar sejumlah uang bagi siapa saja yg bisa menangkap atau membunuh pejuang Moro, maka akan mudah untuk RI membungkam perlawanan GAM, tawarkan aja pada para tahanan yg dipenjara, bilangin mereka akan dibebaskan dan akan di beri uang asal mau berperang dengan GAM....gitu aja udah beres, engga perlu beli sukhoi, kalau memang beli sukhoi itu untuk menumpas GAM

Apakah Ahmad engga memikirkan betapa penderitaan anggota GAM sendiri? Kapan waktunya buat anggota GAM untuk bisa kumpul sama keluarga? Hidup tidak tenang, kesehatan tidak terjamin, hidup masuk dan keluar hutan. Kasihan dong mereka, korban dari ambisi segelintir orang.

Saya juga mengerti, kenapa Ahmad sangat membenci RI, karena Ahmad udah engga punya harapan lagi jadi warga RI, makanya dia berusaha menciptakan peperangan dan benih benih kebencian rakyat Aceh dengan RI....tapi ingat Allah swt, sangat membenci orang yg mengdu domba ummatnya.membenci terhadap orang yg menebar rasa permusuhan.

Kalau memang ingin mendirikan Negara Islam, kenapa para petinggi GAM sendiri bermukim di negeri orang kafir? Itu sudah menyalahi anjuran Nabi. Percayalah wahai orang2 Aceh, kami warga Indonesia menatapmu dengan penuh haru, penuh rasa simpati,melihatmu bagai melihat saudara sendiri yg sedang teraniaya, tapi kenapa orang Aceh sendiri melihat warga Indonesia sebagai bangsa penjajah?

Dengan menebarkan isyu PENJAJAH JAWA? GAM merasa senang, karena perbedaan etnis bisa mereka dengung dengungkan.

Agus Hermawan

Equate Petrochemical company, Kuwait
sadanas@shb.equate.com
----------