Stockholm, 12 September 2003

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

MENLU SWEDIA ANNA LINDH KORBAN BRUTAL AKHLI TUSUK PISAU
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ANNA LINDH SALAH SEORANG YANG PALING POPULER DARI KELOMPOK YA DALAM RANGKA REFERENDUM UNI MONETER EROPA JADI KORBAN BRUTAL PEMBUNUHAN AKHLI TUSUK PISAU DI PUSAT PERTOKOAN TERKENAL NK STOCKHOLM DISIANG HARI BOLONG

Dibalik ketenangan suasana dan kesejukan iklim Ibu Kota Swedia Stockholm dengan rakyatnya yang lebih banyak diam ketimbang bersuara keras, ternyata tersembunyi detakan keras jantung dan tekanan tinggi darah dari salah seorang yang sedang berkeliaran dan bergentayangan mencari mangsa dengan keakhliannya memainkan tusukan pisau tajamnya di super pertokoan NK di pusat kota Stockholm yang letaknya tidak jauh dari kantor Departemen Luar Negeri Swedia.

Dan memang terbukti, hari Rabu petang, 10 September 2003, sebelum kator Departemen Luar Negeri tutup, berjalanlah Menteri Luar Negeri Anna Lindh bersama rekannya tanpa pengawal menyusuri jalan menuju ke pusat pertokoan NK untuk membeli baju yang akan dipakai dalam acara debat referendum Uni Moneter Eropa di depan TV. Nun didalam keramaian pusat pertokoan NK tersembunyi seorang akhli tusuk pisau sambil mencari mangsa untuk memenuhi keinginan hausnya mencucurkan darah korban dengan tusukan pisau tajamnya. Dan salah seorang dari sekian mangsa yang memang sangat terkenal, mempunyai kedudukan tinggi di Pemerintahan Swedia dan gambarnya dipasang dimana-mana diseluruh Swedia kebetulan saat itu sedang berada di pusat pertokoan NK untuk mencari dan membeli baju. Tanpa menunggu lama, sekitar pukul 16.00 lebih seperempat, wajah Menteri Luar Negeri Swedia yang gambarnya terpampang diseluruh pelosok Swedia bertemu muka dengan sang pencari mangsa korban tusukan pisau yang sedang kehausan darah. Dalam sedetik itupun melayanglah tusukan pisau kearah tangan, dada dan perut bagian lever Menteri Luar Negeri Anna Lindh di lantai tingkat 2 pusat pertokoan NK yang menyebabkan ia rebah kelantai sambil mengucapkan "Oh Tuhan dia menikam saya" yang didengar oleh salah seorang saksi mata yang ada disekitar kejadian tersebut. Setelah selesai memakan mangsa, sang pencari mangsa korban tusukan pisau dalam detik-detik permulaan berjalan dengan tenang tetapi setelah itu berlari menuruni tangga hilang dari kerumunan orang-orang pengunjung pusat pertokoan NK, menurut salah seorang saksi mata saat itu.

Tidak lama kemudian datang mobil ambulan dan membawa korban tusukan Menlu Swedia Anna Lindh ke Rumah Sakit Karolinska. Pukul 17.00 tim akhli bedah menjalankan operasi pembedahan yang berlangsung hampir 8 jam.

Setelah operasi selesai antara pukul 02.00 - 04.00, Kamis pagi, 11 September 2003 kondisi Anna Lindh membaik, tetapi setengah jam kemudian kondisi paru-paru dan saluran darah menjadi memburuk. Pukul 05.29 Menlu Anna Lindh menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Pukul 09.20 Perdana Menteri Goran Persson membacakan komunike di Kantor Pemerintah di Rosenbad yang menyatakan bahwa akibat pendarahan dan luka-luka yang diakibatkan tusukan pisau di bagian dada dan lever Menlu Swedia Anna Lindh meninggal dunia.

Nah, saya melihat dari kejadian pembunuhan Menteri Luar Negeri Anna Lindh ini di pusat pertokoan NK yang terkenal di Stockholm, ditengah keramaian para pengunjung pertokoan, disiang hari Bolong, menunjukkan bahwa ternyata dibalik ketenangan rakyat dan suasana yang tentram, terpendam sikap, atitude, dorongan, tindakan yang mengarah kejalan brutalitas tanpa adanya motif yang jelas dan terang.

Juga saya melihat bahwa pembunuhan Menteri Luar Negeri Anna Lindh ini merupakan bagian dari perkembangan sikap brutalitas yang terus tumbuh di masyarakat Swedia sekarang ini. Sikap perkembangan brutalitas yang bukan didasarkan pada kebutuhan ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Melainkan lebih banyak dipengaruh oleh kondisi mental dan moral individu itu sendiri.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se