Stockholm, 22 Januari 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

KALAU TIDAK TAHU REFERENDUM TANYA KEPADA YANG PERNAH MELAKUKANNYA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KALAU TIDAK TAHU BAGAIMANA REFERENDUM ITU BERLANGSUNG TANYA KEPADA YANG PERNAH MELAKUKANNYA

"Baiklah Bapak Ahmad Sudirman. Anda tampaknya belum juga mengerti dengan arti referendum. Referendum tidak identik dengan pemisahan diri. Opsinya tidak harus 2, tapi bisa 3 atau lebih. Mungkin bisa ditambahkan opsi otonomi khusus atau opsi lain yang menguntungkan rakyat Aceh. Selain dari 2 opsi yang anda maksudkan" (Apha MAOP, awakaway@telkom.net , 22 januari 2004 03:56:25)

Baiklah saudara Apha Maop.

Kalau saudara Apha Maop belum pernah mengikuti referendum, hanya baru baca dan mendengar dari orang lain saja, maka bertanyalah kepada orang-orang yang pernah mengikuti referendum di negerinya.

Saya telah dua kali mengikuti referendum, jadi saya tahu persis apa itu referendum, bukan hanya artinya saja, tetapi menyatakan sikap dan memberikan suara dalam referendum tersebut.

Seperti yang telah saya katakan bahwa referendum itu artinya penyerahan suatu masalah kepada orang banyak supaya mereka menentukannya.

Kemudian lihat apa masalah intinya sehingga perlu mengadakan referendum. Masalah intinya adalah karena rakyat Aceh yang ingin menentukan nasib sendiri bebas dan merdeka dari pengaruh kekuasaan Negara RI-Jawa-Yogya.

Nah sekarang, rakyat Aceh yang ingin menentukan nasib sendiri jangan dibuat pusing tujuh keliling, cukup diberikan kesempatan kepada mereka untuk memberikan suaranya, yaitu dalam bentuk suara YA atau suara TIDAK.

Selanjutnya, ambil itu kertas yang sudah bertuliskan YA kalau setuju bebas dari RI-Jawa-Yogya atau kertas yang sudah bertuliskan TIDAK kalau tidak setuju bebas dari RI-Jawa-Yogya, kemudian kertas tersebut dimasukkan kedalam kotak pengumpulan suara yang disaksikan oleh badan pengawas referendum yang telah disepakati bersama.

Jadi, kalau terbukti bahwa rakyat Aceh yang ikut referendum itu banyak memasukkan kertas yang bertuliskan YA, ini berarti bahwa Negeri Aceh bebas dari Negeri RI-Jawa-Yogya. Tetapi kalau rakyat Aceh banyak memasukkan kertas yang bertuliskan TIDAK, ini berarti bahwa Negeri Aceh tetap berada dalam NKRI.

Kemudian, kalau memang banyak kertas suara yang bertuliskan TIDAK, berarti bahwa Negeri Aceh tetap dalam NKRI, apakah dalam bentuk otonomi khusus, otonomi istimewa, otonomi saja, federasi atau konfederasi, itu semuanya diserahkan kepada rakyat Aceh yang memang tidak setuju bebas dari RI-Jawa-Yogya bersama seluruh rakyat di Negara RI-Jawa-Yogya.

Tetapi, kalau memang banyak kertas suara yang bertuliskan YA, berarti bahwa Negeri Aceh bebas dari negera RI-Jawa-Yogya. Nah, setelah itu diserahkan kepada seluruh rakyat Aceh, apakah mau Negeri Aceh dijadikan Negara Islam, Negara Kesatuan, Negara Federasi, Negara Konfederasi, Kerajaan itu semua diputuskan oleh seluruh rakyat Aceh.

Nah sekarang, saya mau bertanya kepada saudara Apha Maop, kalau nanti diadakan referendum tentang Aceh seperti yang saya terangkan diatas, kertas yang bertuliskan apa yang akan diambil oleh saudara Apha Maop, apakah yang bertuliskan YA atau yang bertuliskan TIDAK?.

Disini saya akan bantu, kalau saudara Apha Maop mau Negeri Aceh dalam bentuk Otonomi Khusus atau otonomi Istimewa atau membentuk pemerintahan Islam dibawah pancasila, maka saudara Apha Maop harus memasukkan kertas yang bertuliskan TIDAK, artinya Negeri Aceh tidak perlu bebas dari Negara RI-Jawa-Yogya.

Saya tunggu jawaban saudara Apha Maop.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se
----------

Date: 22 januari 2004 03:56:25
To: ahmad_sudirman@hotmail.com
From: Apha MAOP <awakaway@telkom.net>
Subject: Re: TNI YANG BANYAK MEMBUNUH RAKYAT DI NEGERI ACEH

Baiklah Bapak Ahmad Sudirman

"Baiklah saudara Apha Maop. Selanjutnya soal referendum yang berarti penyerahan suatu masalah kepada orang banyak supaya mereka menentukannya jadi tidak diputuskan oleh rapat atau oleh parlemen. Nah disini karena dalam usaha menentukan nasib sendiri untuk bebas merdeka di Negeri Aceh dari Negara RI-Jawa-Yogya, maka untuk memutuskannya ini, dilakukanlah referendum dimana rakyat Aceh memberikan suaranya YA atau TIDAK bebas dari Negara RI-Jawa-Yogya. ." (Ahmad Sudirman)

ANDA TAMPAKNYA BELUM JUGA MENGERTI DENGAN ARTI REFERENDUM. REFERENDUM TIDAK IDENTIK DENGAN PEMISAHAN DIRI. OPSINYA TIDAK HARUS 2, TAPI BISA 3 ATAU LEBIH. MUNGKIN BISA DITAMBAHKAN OPSI OTONOMI KHUSUS ATAU OPSI LAIN YANG MENGUNTUNGKAN RAKYAT ACEH. SELAIN DARI 2 OPSI YANG ANDA MAKSUDKAN.

WASSALAM

MAOP
awakaway@telkom.net
----------