Stockholm, 23 Januari 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

RYACUDU SEDANG HADAPI PERANG MODERN DAN PENDUDUKAN NEGERI ACEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS KELIHATAN KASAD JENDERAL TNI RYAMIZARD RYACUDU SEDANG SIBUK DENGAN RAIDER-NYA UNTUK TETAP MENDUDUKI NEGERI ACEH

Baiklah saudara Apha Maop.

Begini saudara Apha Maop, kalau saudara melihat dengan kacamata yang dipinjam dari KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, jelas terlihat bahwa untuk mempertahankan pendudukan Negeri Aceh yang telah dicaplok Soekarno, banyaklah dipakai istilah seperti pemberontak, pengganas, pengacau, dsb.

Nah itu istilah yang melekat disetiap kepala para Pimpinan Negara RI-Jawa-Yogya mengenai pendudukan Negeri Aceh.

Jadi, istilah "mengacau rakyat" itu adalah istilah yang dipopulerkan oleh pihak Penguasa Darurat Militer Pusat Presiden Megawati, Penguasa Darurat Militer Daerah Nanggroe Aceh Darussalam Mayjen TNI Endang Suwarya, Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono, Menlu Noer Hassan Wirajuda, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu dalam rangka usaha mempertahankan hasil pencaplokan Negeri Aceh agar tidak lepas kembali ketangan rakyat Aceh yang sekarang sedang berjuang untuk menentukan nasib mereka sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara RI-Jawa-Yogya yang dibangun diatas puing-puing bekas Negara/Daerah bagian RIS tanggal 15 Agustus 1950.

Nah sekarang, kalau saudara Apha Maop ikut-ikutan melihat dengan memakai kacamata pinjaman kepunyaan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, jelas terlihat bahwa rakyat Aceh yang sedang gigih berjuang untuk menentukan nasibnya sendiri bebas dari Negara RI-Jawa-Yogya terlihatlah sebagai "pengacau rakyat".

Lalu itu yang ditulis oleh saudara Apha Maop dengan nama pajak Nanggroe, jelas setiap perjuangan untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh Negara RI-Jawa-Yogya yang menjajah Negeri Aceh, memang perlu pengorbanan tenaga, jiwa dan raga. Adapun soal besar atau kecilnya pengorbanan itu disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Dan tentu saja kalau memang sudah ada niat dan usaha untuk menentukan nasib sendiri soal pemberian untuk pengorbanan perjuangan ini tidak perlu dipaksa, harus sudah dengan kesadaran. Jadi sebenarnya, tidak ada itu istilah memeras pajak Nanggroe dari rakyat Aceh yang telah siap untuk berjuang menentukan nasib sendiri bebas dari Negara RI-Jawa-Yogya.

Selanjutnya soal tuduhan saudara Apha Maop mengenai "mengkerangkeng orang semau gue". Apakah memang benar mengkerangkeng orang didaerah umum dan terbuka?. Kalau para pejuang TNA itu tinggal bergerilya dihutan-hutan belantara, memang jelas, merekapun tinggal bukanlah didalam rumah mewah yang nyaman, melainkan dibawah pohon-pohon dan tenda-tenda yang terbuat dari kayu dan bambu. Jadi, istilah mengkerangkeng itu adalah istilah saudara Apha Maop saja yang memang sekarang tinggal di kota besar sambil menghirup udara segar tanpa perlu bertanding melawan TNI karena memang TNI sudah menjadi kawan saudara Apha Maop.

Kemudian soal "membunuh orang semau gue" yang dituduhkan oleh saudara Apha, itu sama saja dengan istilah yang dituduhkan oleh pihak KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. Padahal justru KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu yang melakukan hantam saja terhadap rakyat Aceh yang sedang gigih memperjuangkan penentuan nasib sendiri. Dimana melakukan hantam saja adalah lebih banyak miripnya dengan menyuruh bunuh saja semau gue.

Memang, saudara Apha Maop merasa keadaan di Negeri Aceh makin buruk, karena memang itu semua adalah hasil perbuatan pihak Penguasa Darurat Militer Pusat Presiden Megawati, Penguasa Darurat Militer Daerah Nanggroe Aceh Darussalam Mayjen TNI Endang Suwarya, Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono, Menlu Noer Hassan Wirajuda, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu yang menerapkan Keputusan Presiden RI nomor 28 tahun 2003 tentang pernyataan keadaan bahaya dengan tingkatan keadaan darurat militer di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang dikeluarkan pada tanggal 18 Mei 2003 dan diberlakukan pada tanggal 19 Mei 2003 yang didalamnya mengandung dasar hukum Undang-undang Nomor 23 Prp Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 139, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1908) sebagaimana telah diubah dua kali, terakhir dengan Undang-undang nomor 52 Prp Tahun 1960 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 170, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2113).

Seterusnya soal pembakaran kampung oleh pihak Brimob atas perintah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Da'i Bachtiar, karena Kapolres Aceh Utara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sunardi tertembak dalam sebuah penyerangan di Bingkeum, Kuta Belang, Gandapura, Aceh Utara, 5 September 2002 disaat Kapolres Aceh Utara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sunardi mengikuti konvoi rombongan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Abdullah Puteh menuju Kabupaten Bireuen.

Jelas itu pembakaran kampung oleh kelompok Brimob ini sebagai balas dendam yang tidak setimpal adalah memang betul-betul lebih jahat dari kaum Zionis Yahudi Israel terhadap rakyat Palestina.

Kemudian, kalau menurut perasaan saudara Apha Maop, ketika Soekarno menggembol dan mencaplok Kabupaten-Kabupaten 1. Aceh Besar, 2. Pidie, 3. Aceh-Utara, 4. Aceh-Timur, 5. Aceh-Tengah, 6. Aceh-Barat, 7. Aceh-Selatan dan Kota Besar Kutaraja dan dimasukkan kedalam lingkungan daerah otonom Propinsi Sumatera-Utara satu hari sebelum RIS dilebur kedalam tubuh Negara RI-Jawa-Yogya oleh pihak Soekarno Cs bahwa "tidak ada rakyat Aceh yang keberatan dengan perbuatan Soekarno tersebut"

Jelas, tidak ada rakyat Aceh yang keberatan, karena memang Soekarno dengan liciknya menggembol Negeri Aceh tanpa meminta izin rakyat dan pemimpin rakyat Aceh. Tetapi, apa yang terjadi kemudian, itu Teungku Muhammad Daud Beureueh benar-benar geram dan marah kepada Soekarno, sehingga pada tanggal 20 september 1953 memaklumatkan NII di Aceh yang bebas dari pengaruh kekuasaan negara Pancasila artinya bebas dari pengaruh NKRI yang telah dibentuk oleh Soekarno pada tanggal 15 Agustus 1950.

Nah, ini adalah suatu fakta dengan bukti yang benar dan hukum serta sejarah yang nyata, bahwa memang benar ketika Soekarno menggembol dan mencaplok Negeri Aceh tanpa minta izin dari seluruh rakyat dan pimpinan rakyat Aceh.

Selanjutnya, perjuangan Teungku Muhammad Daud Beureueh ini berlangsung sampai tahun 1978, dimana waktu itu beliau berusia 82 tahun dan pada tahun itu juga beliau dimasukkan kedalam kamp konsentrasi untuk diamankan di Jakarta oleh Jenderal Soeharto. Tentu saja disaat-saat yang kritis ini muncul pelanjut perjuangan untuk menentukan nasib sendiri dari kalangan rakyat Aceh sendiri yaitu Teungku Hasan Muhammad di Tiro sebagai penerus estafet perjuangan rakyat Aceh yang telah sadar bahwa Negerinya sudah dicaplok Soekarno Cs.

Jadi sebenarnya Teungku Hasan Muhammad di Tiro tidak menunggu 26 tahun untuk tampil kegelanggang perjuangan pembebasan Negeri Aceh dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila seperti yang ditulis oleh saudara Apha Maop, melainkan langsung sebagai penerus estafet perjuangan Teungku Muhammad Daud Beureueh. Juga tidak ada sangkut pautnya dengan penemuan ladang gas alam Arun yang dikontrol Jenderal Soeharto cs.

Menyinggung masalah hukum, jelas, hukum bisa dibuat, diterapkan dan dilaksanakan apabila memang ada lembaga pembuat hukum, lembaga pelaksana hukum dan lembaga pengawas hukum dalam satu negara yang bebas merdeka dan berdaulat. Tetapi, dalam keadaan perjuangan, ketika rakyat Aceh sedang berusaha dengan sekuat tenaga untuk penentuan nasib sendiri bebas dari kekuasaan negara RI-Jawa-Yogya, dan Negeri Aceh masih berada ditangan penjajah Negeri RI-Jawa-Yogya, jelas lembaga pembuat hukum, lembaga pelaksana hukum dan lembaga pengawas hukum belum terbentuk.

Nah disinilah, tergantung kepada kebijaksaan pemimpin pergerakan rakyat Aceh yang ingin menentukan penentuan nasib sendiri yang dalam hal ini ASNLF atau GAM yang menerapkan kebijaksanaan hukum dalam pelaksanaan dalam organisasi didalam, juga dalam pelaksanaan dilapangan, yang tidak bertentangan dengan hukum internasional ataupun hukum yang menyangkut hak azasi manusia.

Seterusnya, karena saudara Apha Maop masih juga mempertanyakan kasus ditembaknya wartawan almarhum Ersa Siregar, dalam tulisan sebelum ini saya sudah menyatakan bahwa coba desak secepatnya itu Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono dan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto untuk membentuk komisi pencarian fakta untuk mengetahui siapa yang membunuh sebenarnya, apakah TNI atau GAM. Juga tanya KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, apakah Jenderal yang satu itu setuju atau tidak setuju dibentuk komisi pencarian fakta pembunuhan wartawan almarhum Ersa Siregar.

Nanti kalau memang sudah terbentuk komisi pencarian fakta dan sudah berjalan dalam pengumpulan faktanya, baru akan ketahuan persoalan dan sebab-sebabnya, termasuk motif-motifnya, baik dari pihak TNI ataupun dari pihak TNA. Jadi tidak perlu saudara Apha Maop bikin-bikin analisa sendiri, karena tidak ada gunanya dan tidak akan membantu.

Jelas, kalau komisi pencarian fakta sudah dibentuk, pihak ASNLF atau GAM juga TNA akan membantu memberikan dan membuka semua fakta yang didasarkan dengan bukti-bukti yang ada kepada pihak komisi pencarian fakta.

Jadi, sekarang bentuk dulu itu komisi pencarian fakta, setelah itu biar mereka bekerja, setelah data terkumpul dan dianalisa, baru kita akan mengetahui siapa sebenarnya yang bersalah TNI atau TNA.

Kemudian terakhir, dikirimkannya Raider ke Negeri Aceh oleh KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu adalah untuk menjalankan anti gerilya, perang yang berkepanjangan dan untuk menghadapi perang modern yang sedang bergolak di Negeri Aceh karena pihak Penguasa Negara RI-Jawa-Yogya ingin tetap mempertahankan pendudukan Negeri Aceh yang sudah dicaplok oleh Soekarno sejak 53 tahun yang lalu.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Fri, 23 Jan 2004 20:14:58 +0700
To: "Ahmad Sudirman" <ahmad@dataphone.se>
From: Apha MAOP <awakaway@telkom.net>
Subject: Re: SAMPAI RYACUDU BERUBAN RAKYAT ACEH YANG INGIN MENENTUKAN NASIB SENDIRI TETAP TEGAR

Ass. Wr. Wb
Baiklah bapak Ahmad Sudirman.

SEPERTI YANG SUDAH SAYA TULIS, BAHWA SAYA TIDAK PEDULI DENGAN TAKTIK YANG ANDA GUNAKAN MAUPUN YANG TNI GUNAKAN. YANG SAYA PEDULIKAN ADALAH BAHWA AKIBAT DARI TAKTIK KALIAN TERSEBUT TIDAK MEMBUAT ORANG SIPIL MENJADI SUSAH. JANGAN KALIAN YANG MAKAN NANGKA LANTAS KAMI YANG KENA GETAHNYA. INI SALAH SATU SEBAB MENGAPA KAMI BENCI KALIAN.

BEGINI SAJA BAPAK AHMAD SUDIRMAN, SAYA TANYA DULU PADA ANDA. APAKAH MENGACAU RAKYAT SIPIL, MEMERAS PAJAK NANGGORE, MENGKERANGKENG ORANG SEMAU GUE, MEMBUNUH ORANG SEMAU GUE APAHKAH HAL INI TERMASUK DALAM TATKTIK, SIASAT, STRATEGI PERANG GERILYA YANG DI PAKAI OLEH GAM. KARENA SELAMA INI HANYA KEADAAN BURUK ITULAH YANG KAMI RASAKAN DI ACEH.

NAH SELANJUTNYA, SAMBIL SAYA MENUNGGU JAWABAN DARI BAPAK SAYA TERUSKAN LAGI.

TANPA BERMAKSUD MEMBELA RYACUDU, TAPI PERLU KITA LURUSKAN, BAHWA PEMBAKARAN KAMPUNG YANG DI LAKUKAN OLEH BRIMOB ITU ADALAH TINDAKAN SPONTANITAS MEREKA. MEREKA MELAKUKANNYA KARENA RASA SOLIDER TERHADAP TEMANNYA YANG DI TEMBAK GAM. JADI TIDAK ADA PERINTAH DARI RYACUDU. APALAGI RYACUDU SAAT ITU BELUM
MENJABAT POSISI KSAD. LAGIAN NGAPAIN PULA TENTARA MEMERINTAH POLISI YANG NOTA BENE BUKAN ANAK BUAH YANG DALAM GARIS KOMANDONYA.

TAPI KALAU KITA TILIK, MENGAPA BRIMOB ITU MEMBAKAR KAMPUNG ?????
KARENA MEREKA GILA, KARENA MEREKA BAJINGAN, KARENA MEREKA JAHANNAM, KARENA MEREKA SANGAT KEJAM DAN KARENA SEMUA HAL-HAL LAIN YANG BURUK-BURUK.

YAAA BENAR SEKALI JAWABAN DIATAS. BRIMOB-BRIMOD ITU MEMANG SANGAT KEJAM SEPERTI YAHUDI DAN BURUK. TAPI JANGAN LUPA SATU HAL, APAKAH BRIMOB JAHANNAM TERSEBUT AKAN MEMBAKAR KAMPUNG KALAU GAM TIDAK CARI GARA-GARA DI KAMPUNG ORANG ?!?!?!~!~?!~? SEMUA ORANG TAU KALAU API ITU BERBAHAYA JIKA MARAH, JADI JANGAN DI SIRAM MINYAK. NAH SEBENARNYA SIAPA YANG MENTIKO.

BEGINI BAPAK AHMAD SUDIRMAN, SAYA BUKAN AHLI SEJARAH, JADI SAYA TDAK MAU BERDEBAT MASALAH SEJARAH DENGAN ANDA.

KARENA SEJARAH ITU BERBEDA-BEDA BILA DI PANDANG DARI PERSPEKTIF YANG BERBEDA. DENGAN SEJARAH YANG SAMA AKAN MELAHIRKAN NILAI YANG BERBEDA TERGANTUNG MELIHATNYA DARI SUDUT PANDANG MANA.

ANDA MELIHAT SEJARAH DIATAS BERNILAI HITAM BAGI NEGERI ACEH, TETAPI BISA BERNILAI PUTIH BAGI ORANG LAIN. TAPI BAIKLAH AKAN SAYA COBA DISKUSIKAN KEPADA ANDA. SUKARNO CS MENCAPLOK ACEH (MENURUT ANDA) SEJAK TAHUN 1950, TAPI PADA TAHUN TERSEBUT RASANYA TIDAK ADA RAKYAT ACEH YANG KEBERATAN DENGAN PERBUATAN SUKARNO TSB.

TETAPI PADA 1976 ADA SEJARAH BARU. MUNGKIN KARENA INTEREST PRIBADINYA
TERHADAP GAS ARUN MAKA HASAN TIRO CS MEMBERONTAK. YANG SAYA HERANKAN, MENGAPA HARUS MENUNGGU 26 TAHUN.

SEKIRANYA PADA 1950 ITU HASAN T LANGSUNG MEMBERONTAK MAKA POSISINYA MUNGKIN
SEDIIKIT LEBIH KUAT YAITU MEMANG SEDARI PERTAMA SUDAH MERASA DIJAJAH DAN DI CAPLOK.

TAPI MENGAPA PADA SAAT ARUN DI KETEMUKAN DAN DI EKSPLOITASI SETELAH DUA PULUH ENAM TAHUN KEMUDIAN BARU MERASA DI JAJAH.

RASANYA SELAMA 26 TAHUN ITU ORANG ACEH HIDUP DAMAI, DAN SETELAHNYA ADALAH MIMPI INDAH HASAN TIRO YANG SEKALIGUS MIMPI BURUK RAKYAT ACEH.

JAWABAN AKAN SAYA BERIKAN DALAM BILIK REFERENDUM. SAYA TAK PERLU MENJAWAB PERTANYAAN INI. ALASANNYA, KARENA SAYA MENGANUT AZAS LUBER (BUKAN LUBANGI BERINGIN) TAPI LANGSUNG, BEBAS DAN RAHASIA. YANG PALING PENTING PILIHAN SAYA ADALAH YANG TERBAIK UNTUK RAKYAT ACEH (BUKAN RAKYAT ACEH VERSI ANDA).

LAGIAN, MENGAPA ANDA INGIN TAU ??? KALAU ANDA MEMANG JELI ANDA BILA MENILAI SENDIRI DARI TULISAN-TULISAN SAYA.

TAPI SETIDAKNYA MEREKA MEMANG PUNYA HUKUM DAN DASAR YANG JELAS.
WALAUPUN HUKUMNYA KEJAM, TAPI MEREKA TIDAK BOLEH LARI DARI KETENTUAN HUKUM TERSEBUT. ARTINYA TINDAKAN MEREKA HARUS SESUAI DENGAN KORIDOR HUKUM TERSEBUT, KALAU MELENCENG MEREKA JUGA AKAN DI TINDAK.

PALING TIDAK KITA MASIH BISA MENILAI APAKAH KELAKUAN APARAT TERSEBUT SESUAI DENGAN HUKUM YANG SEDANG DIBERLAKUKAN.

KALAU GAM BAGAIMANA ????? MAU PAKAI HUKUM APA ?????? MOHON UNTUK TIDAK MENJAWAB HUKUM ISLAM, KARENA SANGAT BERTOLAK BELAKANG DENGAN YANG TERJADI DI MENGGAMAT.

JADI KAMIPUN TIDAK BISA MENILAI, APAKAH GAM TELAH BERJALAN SESUAI DENGAN HUKUM YANG BERLAKU ??!?!?~?!? HUKUM APA !!!!!!!!!!!!!!

KALAUPUN DISETUJUI, APAKAH KALIAN AKAN MEMPERLAKUKAN MEREKA (TIM PENCARI FAKTA) SESUAI HUKUM INTERNASIONAL. JANGAN-JANGAN MALAH DI TAWAN LAGI. (TAKUT KALO KEBENARAN YANG SEBENARNYA TERUNGKAP).

BEGINI BAPAK AHMAD SUDIRMAN.
DALAM ILMU KRIMINALISTIK DIAJARKAN BAHWA SETIAP PERBUATAN PIDANA (MISALNYA MEMBUNUH) SELALU MEMPUNYAI MOTIF. KECUALI YANG KARENA KEALPAAN ATAU TIDAK SENGAJA.

JADI DALAM KEMATIAN ERSA SI PEMBUNUH PUNYA MOTIF. NAH SEKARANG SAYA MAU TANYA PADA ANDA, KIRA-KIRA APA MOTIF TNI MEMBUNUH ERSA.
MOHON PENJELASAN YANG MASUK AKAL DAN TIDAK MUTER-MUTER.

KALAU MENURUT SAYA GAM LEBIH PUNYA MOTIF UNTUK MEMBUNUH ERSA. KARENA KALAU ERSA BEBAS, BISA SAJA ERSA AKAN BERCERITA KEADAAN YANG SEBENARNYA, BAGAIMANA TINGKAH LAKU GAM, YANG MENCULIK ORANG SIPIL (YANG IKUT DI TAWAN BERSAMA ERSA), BAGAIMANA ERSA DI PERLAKUKAN.
JADI DARI PADA BUKA RAHASIA PERUSAHAAN, YAA LEBIH BAIK DI BUNUH SAJA.
TOH SENJATA YANG DIPAKAI GAM SAMA DENGAN YANG DIPAKAI TNI.
KHAN MOTIF INI LEBIH MASUK AKAL.

MENGAPA SAYA MEMPERMASALAHKAN MOTIF, KARENA DARI MOTIF-LAH PENYELIDIKAN BISA MENGUNGKAP SUATU FAKTA PEMBUNUHAN. JADI MOHON SEBUTKAN SECARA KONKRIT, YANG MANA TULISAN SAYA TEORI KOSONG.
MOHON ANDA PELAJARI ILMU KRIMINALISTIK.

SETAU SAYA, PENGIRIMAN PASUKAN RAIDERS KE ACEH, ADALAH SUATU STRATEGI YANG DIPAKAI UNTUK MELAWAN GAM. JADI BUKAN UNTUK MENGHANCURKAN ACEH.DI BANDINGKAN PADA WAKTU GAM BERKUASA DULU, ACEH SUDAH BANYAK TERBANGUN. SEKOLAH-SEKOLAH YANG DIBAKAR GAM SUDAH DIBANGUN KEMBALI OLEH RI.

JADI SEBENARNYA YANG MENGHANCURKAN ACEH ADALAH GAM. SAYA LIHAT SI SUMBING (GAM ACEH BESAR), DALAM TVRI DIA MENGAKU TELAH MEMBAKAR SEKOLAH. JADI SIAPA YANG TELAH MENGHANCURKAN ACEH ???????????

WASSALAM

MAOP
awakaway@telkom.net
----------