Stockholm, 24 Januari 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

SEBAGIAN BESAR RAKYAT RI-JAWA-YOGYA TERTIPU PENCAPLOKAN NEGERI ACEH OLEH SOEKARNO CS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

TERLIHAT JELAS SEBAGIAN BESAR RAKYAT RI-JAWA-YOGYA TERTIPU PENCAPLOKAN NEGERI ACEH OLEH SOEKARNO CS

"Dear my friend, Ahmad Sudirman! Tidak hanya Apha Maop/Awakaway yang ini saja yang mudah dan sudah ditipu oleh penerus penjajahan Seokarno, tapi banyak Maop-Maop yang sekarang justru sedang memakan daging bangsa Aceh dengan dalih pemilu yang luber dan demokrasi. bagi mereka semua salah, yang betul hanya apa yang dikatakan penerus penjajahan Soekarno cs dan sampai disitu saja pengetuhuannya. Kasihan kalau pengetahuan hanya terbatas pada teori penjajah Seokarno cs, tak mau tahu dan belajar pada orang-orang yang sudah berhasil di atas mukabumi ini." (Muhammad Dahlan , tang_ce@yahoo.com , Fri, 23 Jan 2004 14:29:01 -0800 (PST))

"Ass.Wr.Wb. Selamat siang saudara Ahmad. Bagaimana kabar anda sekarang ini? Semoga anda selalu mendapat rahmat dan hidayah dari Allah swt.. Saudara Ahmad, berdasarkan tulisan yang anda buat yang menyatakan tidak alasan yang kuat bagi Megawati cs mempertahankan Aceh yang menurut anda telah dicaplok oleh Soekarno Cs melalui mulut Sumatera Utara. Ini merupakan pernyataan yang keliru, karena Aceh adalah salah satu bagian NKRI yang meliputi Sabang-Merauke, sehingga Megawati mempunyai alasan yang cukup untuk mempertahankan Aceh untuk tetap menjaga keutuhan NKRI yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 dan yang juga dirayakan oleh masyarakat Aceh dengan ditandai penaikan bendara merah putih di Aceh."
(Sagir Alva, melpone2002@yahoo.com , Fri, 23 Jan 2004 20:27:44 -0800 (PST))

Terimakasih untuk saudara Muhammad Dahlan di Australia dan juga saudara Sagir Alva di Malaysia.

Baiklah saudara Muhammad Dahlan dan saudara Sagir Alva.

Memang, sebagian rakyat Aceh yang tinggal di negara RI-Jawa-Yogya terkena tipuan licik para penerus Soekarno Cs. Dimana para penerus Soekarno Cs dalam menjalankan penipuan Negeri Aceh yang dicaplok Soekarno Cs melalui banyak jalan, misalnya melalui jalan kurikulum di sekolah-sekolah sampai di universitas-universitas, melalui jalur masmedia, seperti surat kabar, tv dan radio, juga melalui propaganda TNI/POLRI.

Coba saja perhatikan, misalnya dalam mata pelajar sejarah perkembangan Negara RI, mana ada itu dituliskan secara jujur, jelas dan benar mengenai perkembangan Negara RI sampai berbentuk seperti sekarang yang dikenal dengan nama NKRI.

Sehingga mereka rakyat Negara RI-Jawa-Yogya ini termasuk juga para pimpinannya sekarang yang mereka kenal dan tahu adalah NKRI diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, seperti yang ditulis oleh saudara Sagir Alva yang sekarang sedang meneruskan studinya di UKM, Malaysia, dalam tulisannya yang menyatakan bahwa "menjaga keutuhan NKRI yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945".

Nah terlihat disini bagaimana hasil pembinaan pendidikan kwalitas para penerus dan generasi baru di Negara RI-Jawa-Yogya ini sudah sedemikian parah dan dangkalnya mengenai pengetahuan sejarah yang sebenarnya mengenai jatuh bangunnya Negara RI-Jawa-Yogya ini.

Tetapi, tentu saja, memang hal ini disengaja secara sistematis, bahwa apa yang telah melekat dalam pikiran para penerus Soekarno cs ini bahwa Negeri Aceh yang dicaplok Soekarno Cs pada tanggal 14 Agustus 1950 itu adalah seperti yang ditulis oleh saudara Sagir Alva termasuk "salah satu bagian NKRI yang meliputi Sabang-Merauke".

Nah sekarang apa yang ditulis oleh saudara Sagir Alva sebagai salah seorang rakyat dari sekian puluh juta rakyat di Negara RI-Jawa-Yogya telah kena racun tipuan sejarah pencaplokan Negeri Aceh oleh Soekarno yang menganggap perbuatan licik dan tipuan Soekarno itu benar menurut fakta, hukum dan sejarah.

Coba kita gali sedikit saja dari apa yang ditulis oleh saudara Sagir Alva ini "Aceh adalah salah satu bagian NKRI yang meliputi Sabang-Merauke, sehingga Megawati mempunyai alasan yang cukup untuk mempertahankan Aceh untuk tetap menjaga keutuhan NKRI yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945".

Nah Coba lihat dan perhatikan, itu nama Presiden Megawati putri mantan Presiden Soekarno yang mencaplok Negeri Aceh telah dijadikan alasan untuk mempertahankan pendapat dan pikiran saudara Sagir Alva.

Padahal didalam kutifan diatas itu tersimpan tiga hal yang sangat berbahaya dalam perkembangan sejarah Negara RI-Jawa-Yogya, yaitu

Pertama, jelas itu NKRI atau yang disebut dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945, tetapi dibangun diatas puing-puing Negara/Daerah bagian RIS (Republik Indonesia Serikat) pada tanggal 15 Agustus 1950.

Kedua, Pada tanggal 15 Agustus 1950 ketika NKRI dibangun itu yang namanya Merauke di Irian Barat tidak termasuk dalam wilayah kekuasaan NKRI, karena wilayah Irian Barat masih berada dalam genggaman Kerajaan Belanda.

Ketiga, Sabang itu terletak di Aceh, sedangkan Negeri Aceh adalah tidak termasuk Negara/Daerah bagian RIS, Negeri Aceh adalah menurut fakta, hukum dan sejarah memang dicaplok Soekarno melalui mulut Sumatera Utara sehari sebelum RIS dilebur dan NKRI dibangun.

Nah selanjutnya, akibat dari dasar penanaman dalam pendidikan generasi baru rakyat di Negara RI-Jawa-Yogya mengenai sejarah jatuh bangunnya Negara RI-Jawa-Yogya yang salah dan tidak benar inilah yang mengakibatkan mengapa sampai detik ini khususnya sebagian rakyat di Aceh dan umumnya rakyat di Negara RI-Jawa-Yogya menganggap bahwa Negeri Aceh itu adalah bagian dari Negara NKRI, dan Sabang di Aceh juga Merauke di Irian Barat termasuk wilayah kekuasaan NKRI ketika NKRI dibangun diatas puing-puing Negara/Daerah RIS pada tanggal 15 Agustus 1950.

Kemudian, penanaman benih-benih sejarah yang salah mengenai perkembangan jatuh bangunnya Negara RI-jawa-Yogya inilah yang dimanfaatkan oleh pihak TNI/POLRI, khususnya sekarang yang dijalankan oleh KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu dalam rangka mempertahankan pendudukan Negeri Aceh yang dicaplok Soekarno Cs.

Perhatikan, KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu membangun Raider sebagai penjelmaan dari Infantri ini adalah salah satunya ditujukan dan diarahkan untuk membangun kekuatan militer yang bisa mempertahankan pendudukan khususnya pendudukan Negeri Aceh agar tetap Negeri Aceh berada dalam genggaman NKRI melalui cara-cara yang dinamakan perang modern, artinya perang yang tidak perlu banyak menggunakan kekuatan militer.

Nah terlihat jelas, bahwa disini sekarang telah berlangsung perang yang dilancarkan oleh pihak KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu di negeri Aceh bukan hanya melibatkan kekuatan phisik secara militer saja melainkan kekuatan psikis yang diantaranya mencakup propaganda penyebaran berita bohong mengenai Negeri Aceh seperti mengenai asal usul Negeri Aceh masuk kedalam NKRI dan mengenai rakyat Aceh yang ingin menentukan nasib sendiri bebas merdeka dari pengaruh kekuasaan Negara RI-Jawa-Yogya yang berazaskan pancasila.

Dimana, dengan taktik dan strategi dalam mempertahankan Negeri Aceh agar tidak lepas dari kurungan NKRI yang dilancarkan khususnya oleh KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu dan umumnya oleh Presiden Megawati Cs bersama DPR/MPR tersebut ternyata membawa akibat yang makin parah bagi perkembangan pengetahuan sejarah jatuh bangunnya Negeri RI-Jawa-Yogya khususnya mengenai pencaplokan Negeri Aceh oleh pihak Soekarno Cs.

Nah terakhir sebagai kesimpulan yang bisa ditarik adalah:

Akibat dari dasar penanaman dalam pendidikan generasi baru rakyat di Negara RI-Jawa-Yogya mengenai sejarah jatuh bangunnya Negara RI-Jawa-Yogya yang salah dan tidak benar itulah yang mengakibatkan mengapa sampai detik ini khususnya sebagian rakyat di Aceh dan umumnya rakyat di Negara RI-Jawa-Yogya menganggap bahwa Negeri Aceh itu adalah bagian dari Negara NKRI, dan Sabang di Aceh juga Merauke di Irian Barat termasuk wilayah kekuasaan NKRI ketika NKRI dibangun diatas puing-puing Negara/Daerah bagian RIS pada tanggal 15 Agustus 1950.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Fri, 23 Jan 2004 14:29:01 -0800 (PST)
From: muhammad dahlan <tang_ce@yahoo.com>
Subject: Re: PENERUS SOEKARNO TERUS COBA MENIPU SEBAGIAN RAKYAT ACEH
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>

Dear my friend, Ahmad Sudirman!

Tidak hanya Apha Maop/Awakaway yang ini saja yang mudah dan sudah ditipu oleh penerus penjajahan Seokarno, tapi banyak Maop-Maop yang sekarang justru sedang memakan daging bangsa Aceh dengan dalih pemilu yang luber dan demokrasi. bagi mereka semua salah, yang betul hanya apa yang dikatakan penerus penjajahan Soekarno cs dan sampai disitu saja pengetuhuannya.

Kasihan kalau pengetahuan hanya terbatas pada teori penjajah Seokarno cs, tak mau tahu dan belajar pada orang-orang yang sudah berhasil di atas mukabumi ini.

Muhammad Dahlan

NSW, Australia
tang_ce@yahoo.com
----------

Date: Fri, 23 Jan 2004 20:27:44 -0800 (PST)
From: sagir alva <melpone2002@yahoo.com>
Subject: Keutuhan NKRI
To: ahmad@dataphone.se
Cc: melpone2002@yahoo.com

Ass.Wr.Wb.

Selamat siang saudara Ahmad:) Bagaimana kabar anda sekarang ini? Semoga anda selalu mendapat rahmat dan hidayah dari Allah swt.

Saudara Ahmad, berdasarkan tulisan yang anda buat yang menyatakan tidak alasan yang kuat bagi Megawati cs mempertahankan Aceh yang menurut anda telah dicaplok oleh Soekarno Cs melalui mulut Sumatera Utara. Ini merupakan pernyataan yang keliru, karena Aceh adalah salah satu bagian NKRI yang meliputi Sabang-Merauke, sehingga Megawati mempunyai alasan yang cukup untuk mempertahankan Aceh untuk tetap menjaga keutuhan NKRI yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945 dan yang juga dirayakan oleh masyarakat Aceh dengan ditandai penaikan bendara merah putih di Aceh.

Demikianlah tanggapan saya terhadap opini yang tulis dalam artikel anda.

Wassalam

Sagir Alva

melpone2002@yahoo.com
Universiti Kebangsaan Malaysia
Selangor, Malaysia
----------