Stockholm, 24 Januari 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

BENARKAH TIDAK SEMUA RAKYAT ACEH INGIN BEBAS DARI NKRI, MARI BUKTIKAN BERSAMA?
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

PROPAGANDA SIAPA YANG KUAT APAKAH PROPAGANDA KEBOHONGAN PIHAK MEGAWATI CS ATAU RAKYAT ACEH YANG INGIN MENENTUKAN NASIB SENDIRI?

"Kalau Aceh tetap dipertahankan sebagai wilayah RI, korban akan terus bertambah. Supaya jangan ada korban lagi bagusnya Aceh dilepas aja kali ya.? ya samalah dengan Tim-Tim dari pada berantem terus. Gimana kalau jajak pendapat aja dulu tanpa campur tangan pihak asing kalau banyak warga Aceh yang setuju mempertahankan Aceh sebagai bagian RI, baru dibabat habis itu yang namanya GAM. Bisa juga pemerintah RI takut kalau nasibnya sama dengan Tim-Tim yang mulanya diperhitungkan bakal menang eh malah kalah telak"
(Abdul Karim , karim@bukopin.co.id , 23 januari 2004 08:05:25)

"Menurut pendapat saya strategi jualan dalam dunia periklanan, makin menjijikkan makin diingat, makin jorok makin makin membekas dihati, apalagi yang porno wah jangan ditanya lagi. Dengan cara itulah Ahmad Sudirman menjual dagangannya. Apakah kita termasuk konsumen yang mau membeli dagangannya? Terserah kepada kita sendiri untuk menyikapi iklannya. Jika mau beli fitnahnya silahkan berhadapan dengan bangsa dan negara Indonesia. Tidak mau beli ya abaikan saja propagandanya. Tidak semua warga Aceh, baik yang sekarang bermukim di wilayah NAD, Maupun yang tersebar diseluruh wilayah RI atau yang berada di LN mau lepas dari NKRI. Sedangkan gagasan mengadakan referendum bagi warga Aceh dengan dalih demokrasi atau hak asasi manusia, mengandung nuansa kemauan politik dari pihak-pihak tertentu yang bertujuan memecah-belah bangsa dan negara Indonesia."
(Tato Suwarto , otra25@indosat.net.id , January 23, 2004 2:49 PM)

Baiklah.

Untuk saudara Abdul Karim dan saudara Tato Suwarto, terimakasih atas kiriman pandangan dan pendapatnya.

Begini, memang benar, seperti yang ditulis saudara Abdul Karim bahwa perlu adanya jajak pendapat dari rakyat Aceh tentang penentuan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara RI-Jawa-Yogya.

Karena, tanpa kita mengetahui keinginan sebenarnya dari seluruh rakyat Aceh yang memiliki Negeri Aceh yang sekarang diduduki oleh Soekarno dan para penerusnya, maka masalah Negeri Aceh tidak akan bisa dicapai penyelesaiannya yang adil, jujur dan bijaksana.

Dengan melalui jajak pendapat dari rakyat Aceh itulah yang saya katakan penyelesaian yang paling jujur, adil dan bijaksana kalau ingin menyelesaikan kemelut Negeri Aceh yang telah berlangsung 53 tahun ini.

Sedangkan saudara Tato Suwarto yang menulis bahwa fakta, hukum dan sejarah tentang pencaplokan Negeri Aceh oleh Soekarno cs pada tanggal 14 Agustus 1950 satu hari sebelum RIS dilebur dan dibangun NKRI diatas puing-puing Negara/Daerah bagian RIS adalah merupakan suatu "strategi jualan dalam dunia periklanan yang makin menjijikkan makin diingat, makin jorok makin makin membekas dihati.Dengan cara itulah Ahmad Sudirman menjual dagangannya".

Nah, terlihat sudah bahwa memang benar saudara Tato Suwarto tidak mengetahui benar mengenai dasar fakta, hukum dan sejarah Aceh yang sebenarnya mengapa Negeri Aceh berada begitu saja di dalam negara RI-Jawa-Yogya. Karena yang saudara Tato ketahui hanyalah apa yang telah diajarkan oleh pihak penerus Soekarno Cs yang telah mencapalok Negeri Aceh melalui mulut Sumatera Utara.

Tetapi, tentu saja kalau memang benar saudara Tato punya alasan lain yang berdasarkan kepada fakta dengan bukti yang benar, ditunjang dengan dasar hukum yang kuat dan sejarah yang benar mengenai masuknya Negeri Aceh kedalam tubuh NKRI, maka saya persilahkan membukanya di mimbar ini.

Saya tunggu jawaban saudara Tato Suwarto.

Kemudian soal "tidak semua warga Aceh, baik yang sekarang bermukim di wilayah NAD, maupun yang tersebar diseluruh wilayah RI atau yang berada di LN mau lepas dari NKRI" yang ditulis oleh saudara Tato ini memang perlu dibuktikan secara nyata dan berdasarkan hukum, yaitu melalui jajak pendapat seperti yang diusulkan oleh saudara Abdul Karim diatas.

Nah, baru kalau sudah dilaksanakan jajak pendapat dari seluruh rakyat Aceh, akan diketahui apakah memang benar mayoritas rakyat Aceh ingin menentukan nasib sendiri bebas dari negara RI-Jawa-Yogya bersama TNI/POLRI-nya atau tetap ingin hidup bersama para penerus Soekarno yang telah mencaplok Negerinya sejak 53 tahun yang lalu bersama TNI/POLRI-nya.

Jadi, sebelum diadakan jajak pendapat dari rakyat Aceh itu, kita semua hanyalah menduga-duga saja hasilnya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad@dataphone.se
----------

Date: 23 januari 2004 08:05:25
From: Abdul Karim <karim@bukopin.co.id>
Subject: Re: [padhang-mbulan] MEGAWATI CS, DPR/MPR,TNI/POLRI TUTUPI FAKTA YANG BENAR PENDUDUKAN NEGERI ACEH
To: padhang-mbulan@yahoogroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, kammi-malang@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, acsa@yahoogroups.com

Kalau Aceh tetap dipertahankan sebagai wilayah RI, korban akan terus bertambah
Supaya jangan ada korban lagi bagusnya Aceh dilepas aja kalinya..??? yaaa samalah dengan Tim-Tim..........dari pada berantem terussss........

Abdul Karim
karim@bukopin.co.id
----------

Date: 23 januari 2004 10:28:44
From: Abdul Karim <karim@bukopin.co.id>
Subject: Re: [padhang-mbulan] MEGAWATI CS, DPR/MPR,TNI/POLRI TUTUPI FAKTA YANG BENAR PENDUDUKAN NEGERI ACEH
To: padhang-mbulan@yahoogroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, kammi-malang@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, acsa@yahoogroups.com

Gimana kalau jajak pendapat aja dulu tanpa campur tangan pihak asing kalau banyak warga aceh yang setuju mempertahankan aceh sebagai bagian RI, baru dibabat habis tuu yang namanya GAM.

Bisa juga pemerintah RI takut kalau nasibnya sama dengan Tim-Tim yang mulanya diperhitungkan bakal menang ehhh malah kalah telakkkk.....

Abdul Karim
karim@bukopin.co.id
----------

Date: January 23, 2004 2:49 PM
From: Tato Suwarto <otra25@indosat.net.id>
Subject: Re: [padhang-mbulan] MEGAWATI CS, DPR/MPR,TNI/POLRI TUTUPI FAKTA YANG BENAR PENDUDUKAN NEGERI ACEH
To: padhang-mbulan@yahoogroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, kammi-malang@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, acsa@yahoogroups.com

Menurut pendapat saya strategi jualan dalam dunia periklanan, makin menjijikkan makin diingat, makin jorok makin makin membekas dihati, apalagi yang porno wah jangan ditanya lagi.

Dengan cara itulah Ahmad Sudirman menjual dagangannya. Apakah kita termasuk konsumen yang mau membeli dagangannya?

Terserah kepada kita sendiri untuk menyikapi iklannya. Jika mau beli fitnahnya silahkan berhadapan dengan bangsa dan negara Indonesia. Tidak mau beli ya abaikan saja propagandanya

Tato Suwarto
otra25@indosat.net.id
----------

Date: 23 januari 2004 07:26:09
From: Tato Suwarto <otra25@indosat.net.id>
Subject: Re: [padhang-mbulan] MEGAWATI CS, DPR/MPR,TNI/POLRI TUTUPI FAKTA YANG BENAR PENDUDUKAN NEGERI ACEH
To: padhang-mbulan@yahoogroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, kammi-malang@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, acsa@yahoogroups.com

Tidak semua warga Aceh, baik yang sekarang bermukim di wilayah NAD, maupun yang tersebar diseluruh wilayah RI atau yang berada di LN mau lepas dari NKRI.

Sedangkan gagasan mengadakan referendum bagi warga Aceh dengan dalih demokrasi atau hak asasi manusia, mengandung nuansa kemauan politik dari pihak-pihak tertentu yang bertujuan memecah-belah bangsa dan negara Indonesia.

Saya bangga dengan sejarah kepahlawanan nasional Tengku Cik Ditiro, Cut Nyak Din dan lain-lain yang tanpa pamrih berjuang bagi kemerdekaan RI, dan Hingga sekarang saya tetap bangga kepada warga Aceh yang tetap berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan RI.

Berbicara mengenai Timor Timur, sebenarnya masih banyak warga yang setia kepada NKRI. Sebab jika diadakan referendum lagi, minus campur tangan asing, bisa jadi Timor Timur akan bergabung lagi dengan NKRI.

Tato Suwarto
otra25@indosat.net.id
----------