Stavanger, 7 Maret 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

PANCASILA ALAT PENJAWANISASI PENJAJAH INDONESIA JAWA
Omar Putéh
Stavanger - NORWEGIA.

 

JELAS DAN TERANG BAHWA PANCASILA ALAT PENJAWANISASI PENJAJAH INDONESIA JAWA

Rupanya, selama menghilangkan diri bersembunyi disudut kamar kerjanya Komandan Satuan Tugas Penerangan Prop.NAD Pangeran Dorna Kolonel (Laut) Ditya Soedarsono, Kecoa dari Jerman alias Gajah Iskandar, telah merobah taktik lain yang tidak kurang liciknya, dengan mengundang Nek Nabeut, membacakan Pancasila? Dia coba menipu dengan mengelabui mata bangsa Acheh lagi! Mata nek Nabeut itu sendiri sudah menjadi kelabu, lagi dikelabui si Ditya!

Bangsa Acheh telah sejak awal menolak Pancasila! Karena bangsa Acheh punya dasar dan falsafah negaranya yang lebih baik dan lengkap sebagai struktur negara sinambung, sebagai struktur successor state, sebagai struktur Negara Acheh Sumatra!

Itulah sebabnya TNA, Tentara Negara Acheh, mau Acheh bangsa Acheh merdeka dan Negara Acheh Sumatra berdaulat!

Mereka akan terus berjuang hingga ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Nasional Indonesia Jawa keluar dari bumi Acheh dan administrasi pemerintahan Penjajah Indonesia Jawa distop operasinya! Mereka akan terus berjuang tampa kenal arti menyerah hingga titisan darah terakhir, hinggapun dunia menjelang kiamat!

Karena mereka tahu bagaimana untuk hidup merdeka dan bagaimana untuk mati mulia!

Karena itu, buat apa Pancasila itu! Pancasila itu alat Penjajah Indonesia Jawa, untuk mengebirikan dan memandulkan bangsa-bangsa di Nusantara dan kemudian menJawanisasikannya!
Pancasila alat penJawanisasikan bangsa-bangsa di Nusantara!

Mengapa semua orang menolak Pancasila?

1. Jenderal Martono, Menteri Transmigrasi dan Koperasi: "Jika semua "suku-suku" bangsa di Indonesia, telah menjadi satu bangsa: Bangsa Jawa, maka Pancasila tidak lagi diperlukan!" Itulah Pancasila!

2. Mohammad Nasir, Perdana Menteri NKRI: Pancasila itu botol kosong! Botol kosong nyaring bunyinya (red.)? Itulah Pancasila! Maka beliau menuntut agar dasar negara Pancasila ditukar dengan dasar negara Islam, tetapi ditolak malahan Soekarno membubarkan Konstituante, dengan dekrit Presiden 5 Juli, 1959. Itulah Pancasila!

3. Prof Sutan Takdir Alisjahbana: Pancasila itu hanya sebagai umpama untuk berdiplomasi agar dapat menyenangkan rakan-rakan dalam suatu sidang saja! Itulah Pancasila!

4. PII, Pelajar Islam Indonesia, telah menolak Pancasila sebagai falsafah organisasi kepelajaran mereka! Itulah Pancasila!

5. HMI, Himpunan Mahasiswa Islam, telah menolak juga Pancasila sebagai falsafah organisasi kemahasiswaan mereka, walaupun hanya sebahagian kecil masih menerimanya sebagai taktik untuk survival! Itulah Pancasila!

6. Soekarno, Ex-Presiden NKRI dan pencetus Pancasila?: Pancasila itu kiri! Dasar falsafah ideologi orang kiri! Itulah Pancasila!

7. 9 anggota partai politik NKRI sekarang ini akan menolak Pancasila sebagai Dasar Negara, dalam sidang MPR menjelang Pemilu Penjajah Indonesia Jawa, April 2004! Itulah Pancasila!

8. Suharto Kleptokracy: Ex-KNIL Belanda, ex-Heiho Jepang, ex-Presiden NKRI: Pancasila adalah Suharto atau Suharto adalah Pancasila! Siapa yang menghina Pancasila, berarti menghina Suharto! Itulah Pancasila!

9. Pancasila itu dipromosikan dengan pengiklanan via Penatar-Penatarnya hingga NKRI mengeluarkan uang hasil Minyak dan Gas Acheh bermilyar-milyar rupiah untuknya. Itulah Pancasila!

10 .Tuhan versi Pancasila Tuhan AC/DC! Suharto Kleptokracy ketika menentukan GBHNnya, telah mentafsirkan Ketuhanan Yang Maha Esa, sebagai Tuhan semu: Siapa dan apapun bisa dianggap Tuhan. Dulu bangsa Jawa menganggap Penjajah Belanda itu Tuannya dan Tuhannya (baca buku Belanda-Zentgraaf)! Suharto Kleptokracypun sudah dianggap sebagai Tuhan Fir'aun oleh banyak kalangan! Batu Besar, Pokok Golkar, Hantu-Roh nenek moyang dan lain-lain dari aliran kebathinan yang telah menganggap sesuatu itu Tuhan akan dilindungi oleh Pancasila oleh Suharto!
Itu sebabnya Suharto coba memasukkan kurikulum ketuhanan semu Pancasila mulai sejak Sekolah Dasar, yang kemudian ditentang kuat oleh para Ulama, terutama Haji Hamka! Itulah Pancasila!

12. Pancasila tidak pernah menentang pelanggaran Hak-Hak Azasi Manusia (HAM). Sukarno sebagai pencetus Pancasila? Telah membunuh juataan jiwa ummat Islam Nusantara! Suharto Kleptokracy: Suharto adalah Pancasila, Pancasila adalah Suharto, juga telah membunuh jutaan jiwa ummat Islam Nusantara, khususnya: 500.000 jiwa (sumber ABRI) atau 1.000.000 jiwa (sumber Amnesty International) mereka-mereka korban 1965 dan Pulau Buru-Boven Digulnya Gestok dengan Pancasila Saktinya! Itulah Pancasila!

13. Pemimpin-Pemimpin Pancasila punya moral rendah dan kotor: Koroptor, Pencuri dan Perampok, Pembunuh dsb.nya! Itulah Pancasila!

14. Abdurrahman Wahid Gusdur, ex-Presiden NKRI pembunuh ribuan bangsa Acheh di Simpang KKA, Guru Pesantren dan ratusan anak muridnya di Pesantren Betong-Acheh Barat dan banyak tempat-tempat lain. Itulah Pancasila!

15. Megawati Soekarno, Presiden NKRI yang sedang berkuasa sekarang yang akan datang lagi ke Acheh pada 7 Mret, 2004, sebaik dia diangkat sumpahnya sebagai Presiden NKRI, dia telah menepung tawari jabatannya itu pada hari itu, dengan darah 34 jiwa bangsa Acheh di Bumi Flora, Wilayah Peureulak, Darul 'Akla. Dan setelah itu dia mengikuti jejak ayahnya sebagai penjagal-Algojo tulen dan mengeluarkan Keppres No 28/19/05/2003 dan Keppres No 43/2003 sebagai coba memberi payung hukum untuk menyembelih bangsa Acheh, yang hari ini telah mencapai 5000 jiwa atau 20 jiwa setiap hari, siang dan malam secara biadab dan tidak berprikemanusiaan. Itulah Pancasila!

16. Sebagaimana 3 dari 5 sila Pancasila itu, adalah berasal dari ciplakan total Ideology Dr Sun Yat -sen, yang otokratis dan militeristis! Jenderal AH Nasutionpun menciplak Dwi Fungsi ABRI-TNI/POLRI dari sana, dari Dr Sut Yat-sen, bukan dari sejarah TKR ketika mengatur administrasi pemerintahan daruratnya, ketika melawan NICA ketika agressor Belanda I dan II. Jenderal AH Nasution juga pandai menipu! Itulah Pancasila!

17. Pancasila itu dipersiapkan oleh Mohammad Yamin dan Soepomo, untuk pidato didepan Dokorytzu Zyonbay Tyosakai menjadi dasar negara untuk RI-Jawa Jokya, yang akan diproklamirkan pada 19 Agustus, 1945.

Untuk membicarakan apakah itu Pancasila, maka kita akan memulai mengupas habis semua sila-sila agar pengiklan-pengiklan atau penatar-penatar/pengindoktrinir-pengindoktrinir Pancasila tidak lagi meneruskan berteriak jual obat sakit uratnya! Atau jangan jadi pengibul lagi yang mengelabui mata-mata bangsa Acheh yang telah mengelabu!
Kita akan memulai dengan Kebangsaan. (Bersambung segera).

Wassalam

Omar Putéh

om_puteh@hotmail.com
Norway
----------