Stockholm, 8 Maret 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

DHARMINTA JANGAN MUNDUR, IKUTAN DITYA, ENDANG & YUDHOYONO YANG DIGEBRAK KIEMAS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

MATIUS DHARMINTA JANGAN MUNDUR, IKUTAN KOLONEL LAUT DITYA SOEDARSONO, MAYJEN TNI ENDANG SUWARYA & MENKO POLKAM SUSILO BAMBANG YUDHOYONO YANG DIGEBRAK TAUFIQ KIEMAS

"Ha...haa.haaa. hyi bung A.Sudirman...!! aku bilang juga apa..!.... Kalau anda beranggapan bahwa aku ada diluar garis kenapa harus sewot? Kena timpukan yang aku lempar ya?" (Matius Dharminta , mr_dharminta@yahoo.com , Sat, 6 Mar 2004 02:17:52 -0800 (PST))

Baiklah saudara wartawan Jawa Pos Matius Dharminta di Surabaya, Indonesia.

Nah, jangan tertawa duluan saudara Matius, kemana sekarang, sembunyi, ikut-ikutan Kolonel Laut Ditya Soedarsono, Mayjen TNI Endang Suwarya dan Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono yang terus sembunyi tidak muncul-muncul lagi.

Kalau Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono memang telah digebrak suaminya Penguasa Darurat Militer Pusat Presiden Megawati, "Mr.Presiden" Taufiq Kiemas, dengan komentar- politiknya: "Pak Susilo seharusnya menanyakan pada Ibu Presiden. Bukannya ngomong di koran. Itu tindakan anak kecil" (GATRA, Edisi 17 Beredar Jumat 5 Maret 2004, http://www.gatra.com/index.php )

Eh, apa itu Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono, badannya saja besar, nyalinya, kecil. Baru digebrak oleh "Mr.Presiden" Taufiq Kiemas dengan serangan komentar-politiknya sudah kempes itu perut. Belum jadi Presiden, baru digebrak dengan komentar-politik begitu saja, sudah "pundung". Pandainya hanya menggebuk dengan senjata TNI/POLRI/RAIDER kepada rakyat Aceh saja dan terus mempertahankan pendudukan dan penjajahan Negeri Aceh.

Bagaimana, itu Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono. Pantas saja tidak berani menghadapi Ahmad Sudirman untuk berdebat tentang Negeri Aceh di mimbar bebas ini.

Eh, saudara Matius Dharminta. Kenapa juga saudara Matius terus sembunyi. Masih ngurusin buat artikel mengenai Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono yang digebrak oleh "Mr.Presiden" Taufiq Kiemas di Jawa Pos ?

Tidak perlu ditulis panjang-panjang itu cerita Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono yang nyalinya tidak ada.

Saya tidak mengerti bagaimana itu Partai Demokrat yang dipimpin oleh S. Budhisantoso dengan Sekretaris Jenderalnya PD Max Sopacua memilih Menko Polkam Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Calon Presiden Negara Pancasila atau NKRI dalam Pemilihan Presiden 5 Juli 2004, kalau baru digebrak begitu saja sudah melempem ?.

Saudara Matius Dharminta, jangan seperti cacing NKRI, digebrak sedikit masuk lubang.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Sat, 6 Mar 2004 02:17:52 -0800 (PST)
From: matius dharminta mr_dharminta@yahoo.com
Subject: Re: PENERUS SOEKARNO TAKUT RIS & NKRI DIBONGKAR, DITYA & ENDANG TENGGELAM, FLOPS JELAS ENDANG MEMONITOR
To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se
Cc: PPDI@yahoogroups.com

Ha...haa.haaa. hyi bung A.Sudirman...!! aku bilang juga apa..!.... Kalau anda beranggapan bahwa aku ada diluar garis kenapa harus sewot? Kena timpukan yang aku lempar ya?

Matius Dharminta

mr_dharminta@yahoo.com
Surabaya, Indonesia
----------