Banda Acheh, 20 Maret 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TEUKU MIRZA JADI BUDAK YANG TELAH DICUCI OTAKNYA OLEH TNI/POLRI
Shahen Fasya
Banda Acheh - ACEH.

 

JELAS KELIHATAN ITU TEUKU MIRZA JADI BUDAK YANG TELAH DICUCI OTAKNYA OLEH TNI/POLRI

Setelah membaca berbagai opini/pendapat yang dikemukakan oleh Teuku Mirza (TM), opini yang terakhir dari Teuku Mirza bertanggal 16 maret 2004, dan dimuat di www.dataphone.se/~ahmad tanggal 17 maret 2004 dengan judul :"Mirza & Jayadi mengekor buntut Megawati, Sutarto, Bachtiar, Hendropriyono, Amien & Akbar".

Saya jadi tambah yakin dengan dugaan saya selama ini, bahwa Teuku Mirza itu hanyalah seorang lamiet (budak) Jawa yang telah dicuci otaknya dengan doktrin pancasila sesat oleh TNI/POLRI.

Jadi kita (rakyat Acheh yang ingin merdeka dan para orang-orang non-Acheh yang telah bersimpati dan berempati dengan perjuangan rakyat Acheh) nggak usah dengerin ocehan Teuku Mirza (si lamiet Jawa) yang jiwanya telah diperbudak oleh TNI/POLRI, karena Teuku Mirza hanyalah seorang cuak (pengkhianat) intelektual yang menggunakan informasi dari intelijen TNI/POLRI yang telah diolah sedemikian rupa.

Coba kalo Teuku Mirza berpikir dengan jiwa merdeka dan secara objektif, pasti Teuku Mirza nggak akan memuji TNI/POLRI setinggi langit.

Coba kalo Teuku Mirza sesekali pulang ke Acheh (jangan bawa TNI/POLRI sebagai pengawal) dan lihatlah kehidupan rakyat Acheh yang hidup di kampung-kampung (di pedesaan) dan yang hidup dipesisir pantai, tanyalah pada mereka apakah mereka merasa lebih enak dan nyaman dengan hidup sekarang dibawah tekanan darurat militer TNI/POLRI.

Nanti Teuku Mirza akan tahu bahwa rakyat Acheh akan menjawab apa yang sebenarnya terjadi, bahwa rakyat Acheh merasa tidak nyaman dan terasa tertekan dengan kehadiran tentara pendudukan (TNI/POLTI) yang sering meneror/mengintimidasi rakyat Acheh.

Jadi kalo Teuku Mirza mengatakan : "......ekonomi masyarakat pedesaan mulai berderak kembali artinya Operasi Militer kali ini memiliki nilai positif bagi kesejateraan masyarakat Aceh sangat berbeda dengan Opresi jidid sebelumnya artinya ada perubahaan paradigma signifikan dari TNI dalam penyelesaian masalah Aceh..." dst (Teuku Mirza , teuku_mirza2000@yahoo.com , Tue, 16 Mar 2004 20:46:37 -0800 (PST) itu hanyalah isapan jempol (alias omong kosong) belaka, mana ada ekonomi masyarakat pedesaan bergerak kembali dengan adanya darurat militer. Malah yang ada angka pengangguran dan kemiskinan di Acheh semakin luar biasa.

Wassalam

Shahen Fasya

rimueng_acheh@yahoo.com
Banda Acheh/Kutaraja - Aceh
----------