Stockholm, 29 Maret 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

JAYADI KAMRASYID TERUS MEMBEO SOEKARNO DAN MEGAWATI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

MAKIN KELIHATAN ITU JAYADI KAMRASYID YANG TERUS MEMBEO SOEKARNO DAN MEGAWATI

"Soal Aceh pun demikian. Saya memahami penderitaan rakyat Aceh dan tipuan pusat selama ini. Tapi kan anda membuka hati donk, bahwa sekarang saatnya membangun Aceh dengan Otda-nya. Pemilihan Bupati dan Gubernur secara langsung. Pembagian rezeki yang semakin seimbang dan seterusnya. Jadi orang goblok seperti anda supaya berhenti berkoar. Saya akan memperjuangkan supaya anda dapat amnesti. Bertobatlah sebelum terlambat".(Jayadi Kamrasyid, JKamrasyid@aol.com , 29 mars 2004 17:06:28)

Baiklah saudara Jayadi Kamrasyid di USA.

Makin kelihatan saja saudara Jayadi Kamrasyid ini sudah tidak mampu lagi memberikan alasan bagaimana untuk membantah fakta dan bukti, dasar hukum dan sejarah penelanan, pencaplokan, pendudukan, dan penjajahan Negeri Aceh oleh pihak Presiden RIS Sekarno pada tanggal 14 Agustus 1950 diteruskan oleh NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950 serta diteruskan sampai sekarang oleh pihak Presiden NKRI Megawai.

Coba saja perhatkan oleh seluruh rakyat di Negeri Aceh dan di NKRI.

Bagaimana saudara Jayadi Kamrasyid berusaha untuk memberikan jawaban dengan mengatakan: "Saya memahami penderitaan rakyat Aceh dan tipuan pusat selama ini".

Saudara Jayadi Kamrasyid, itu penderitaan rakyat Aceh bukan baru saja selama ini, melainkan telah berlangsung lebih dari 50 tahun, saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya kosong habis dimakan racun pancasila buatan Soekarno yang mabuk dengan ideologi komunis dan cinta marhaenis.

Saudara Jayadi hanya menipu saja, dengan mengatakan: "Saya memahami penderitaan rakyat Aceh dan tipuan pusat selama ini".

Justru saya telah membuka hati dan mengerti serta memahami bagaimana sebenarnya Soekarno yang telah menelan, menduduki, merampok dan menjajah Negeri Aceh dari sejak 14 Agustus 1950 dengan memakai dasar hukum buatan sepihak PP RIS No.21/1950 dan PERPU No.5/1950 tanpa mendapat persetujuan, kerelaan dan keikhlasan dari seluruh rakyat Aceh dan pemimpin rakyat Aceh.

Sebaliknya saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya sudah rusak karena termakan racun pancasila hasil ramuan Soekarno yang tidak membuka hati dan tidak mau mengerti akan tipu muslihat Soekarno yang telah mengambil, menelan, mencaplok, merampok, menduduki, dan menjajah Negeri Aceh.

Saudara Jayadi Kamrasyid, itu soal pemilihan langsung Bupati, Gubernur dan pembagian rizki yang terkandung dalam dasar hukum Undang Undang Nomor 18 tahun 2001 tentang otonomi khusus bagi provinsi daerah istimewa Aceh sebagai provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang terdiri dari 14 Bab dan 34 pasal yang disahkan di Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2001 oleh presiden RI Megawati Soekarnoputri dan diundangkan pada tanggal yang sama. Itu semuanya telah saya pelajari, saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya kosong tentang Negeri Aceh. Dimana isi UU No.18/2001 tersebut adalah hanya penipuan saja. Coba baca lagi tulisan saya tentang UU No.18/2001 ini, "Buka kedok UU No.18/2001 NAD untuk buktikan penipuan Megawati, Akbar & Amien pada rakyat Aceh" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/040210c.htm )

Jadi, saudara Jayadi Kamrasyid tidak perlu saudara buka mulut dan menerangkan apa itu yang terkandung dalam UU No.18/2001. Saya sudah lalap itu isi UU No.18/2001. Isinya penipuan melulu, saudara Jayadi Kamrasyid kalau saudara tidak tahu.

Coba perhatikan lagi oleh seluruh para peserta diskusi mimbar bebas ini dan rakyat di Negeri Aceh dan di NKRI.

Bagaimana itu saudara Jayadi Kamrasyid mau menawarkan jasa baik dengan mengatakan: "Jadi orang goblok seperti anda supaya berhenti berkoar. Saya akan memperjuangkan supaya anda dapat amnesti. Bertobatlah sebelum terlambat".

Saudara Jayadi Kamrasyid, itu yang namanya amnesti Mbak Megawati saya tidak perlu dan tidak ada artinya bagi saya. Justru yang harus dilakukan oleh Presiden Megawati kalau memang ingin menyelesaikan konflik Aceh yang sudah memakan waktu lebih dari 50 tahun ini adalah dengan cara mencabut itu dasar hukum Keppres No.28/2003 dan Keppres No.43/2003, serta memberikan kebebasan kepada seluruh rakyat Aceh untuk menyuarakan sikap dan keinginannya apakah YA bebas dari NKRI atau TIDAK bebas dari NKRI.

Itu soal amnesti Mbak Megawati adalah tidak diperlukan oleh rakyat Aceh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila atau NKRI, apalagi oleh Ahmad Sudirman. Ahmad Sudirman tidak perlu itu yang namanya amnesti Presiden NKRI yang telah menelan, mencaplok, menduduki, dan menjajah Negeri Aceh.

Jadi, saudara Jayadi Kamrasyid tidak perlu saudara menawar-nawarkan itu amnesti yang tidak berguna bagi Ahmad Sudirman. Ahmad Sudirman menuntut kepada itu Pesiden NKRI Megawati, yaitu cabut dasar hukum Keppres No.28/2003 dan Keppres No.43/2003, serta berikan kebebasan kepada seluruh rakyat Aceh untuk menyuarakan sikap dan keinginannya apakah YA bebas dari NKRI atau TIDAK bebas dari NKRI melalui cara peentuan pedapat ataureferendum.

Kemudian saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya kosong karena diserang racun pancasila hasil ramuan Soekarno penipu ulung di RIS dan di NKRI berusaha untuk menjelaskan: "Kahar masuk hutan dan menggunakan issue Negara Islam itu hanya tipu muslihat. Sebab akar sebenarnya dia tidak diangkat menjadi Panglima Teritorium VII di Makassar. Jenderal Simatupang menggeser peranan Kahar dari TNI AD setelah Panglima Sudirman meninggal. Itulah sebabnya kakek gue (Pak Yusuf) yang bekas ajudan Kahar tidak ikutan. Ia kemudian yang menangkap Kahar, ngerti. Jadi tuan Ahmad jangan sok tahu".

Saudara Jayadi Kamrasyid itu soal penunjukkan Panglima Teritorium VII di Makassar adalah soal kecil yang diada-adakan saja oleh pihak Soekarno yang memang sudah terlihat penipuan yang telah dilakukannya terhadap daerah-daerah yang berada diluar daerah kekuasaan wilayah de-facto RIS yang telah dilebur menjadi NKRI pada tangal 15 Agustus 1950.

Itulah memang kebodohan saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya kosong termakan racun pancasila hasil utak-atik Soekarno ini menjadikan isue penunjukkan Panglima Teritorium VII di Makassar yang digembar-gemborkan oleh pihak Soekarno yang mabuk ideologi komunis dan cinta marhaenisme itu.

Coba perhatikan itu pejuang besar Islam di Sulawesi Selatan Abdul Kahar Muzakar dan Kaso A. Ghani pada bulan Januari 1952 mendeklarkan bahwa Daerah Sulawesi Selatan menjadi bagian dari Negara Islam Indonesia dibawah pimpinan SM Kartosuwirjo. Dimana Daerah Sulawesi Selatan dibawah pimpinan Abdul Kahar Muzakar dan Kasso Abdul Ghani ini tidak pernah dan tidak berhasil dimasukkan kedalam RIS. Perjuangan Abdul Kahar Muzakar dan Kasso Abdul Ghani ini memakan waktu 14 tahun sampai pada bulan Februari 1965 ketika pejuang Islam Abdul Kahar Muzakar menemui sahidnya di medan pertempuran menghadapi agresor Soekarno dengan serdadu-serdadu Tentara Nasional Indonesia dari divisi Siliwangi Jawa Barat.

Coba perhatikan lagi, bagaimana itu Pejuang Besar Islam dari Sulawesi Selatan Abdul Kahar Muzakar kalau hanya beralasan tidak diangkat menjadi Panglima Teritorium VII di Makassar, kemudian mendirikan Negara Islam di Sulawesi Selatan pada bulan januari 1952 berada dibawah NII Imam SM Kartosoewirjo, mampu berjuang dan mempertahankan NII di Sulawesi Selatan sampai tahun 1965.

Jadi, saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya sudah kosong termakan racun pancasila Soekarno, itu alasan yang saudara Jayadi kemukakan adalah alasan yang kecil.

Dan jelas itu kakek saudara Jayadi Kamrasyid bekas ajudan Abdul Kahar Muzakar telah termakan otaknya oleh tipu muslihat Soekarno yang licik dan penuh kepalsuan di RIS dan di NKRI.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From:JKamrasyid@aol.com
Date: 29 mars 2004 17:06:28
To:ahmad_sudirman@hotmail.com, padhang-mbulan@egroups.com, PDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com
Subject:BERTOBATLAH BUNG AHMAD

TUAN AHMAD:
COBA TUNJUKKAN NEGARA MANA YANG MENDUKUNG PEMBERONTAKAN GAM, KAHAR DAN KARTOSUWIRYO. COBA SEBUTKAN...JADI BAGAIMANA MANA ANDA MAU BANGUN REPUBLIK TANPA WAWASAN INTERNASIONAL BEGINI. ITULAH SEBABNYA SAYA KATAKAN GOBLOK. KARENA TUAN AHMAD TAK MAU TOBAT-TOBAT.

KAHAR MASUK HUTAN DAN MENGGUNAKAN ISSUE NEGARA ISLAM ITU HANYA TIPU MUSLIHAT. SEBAB AKAR SEBENARNYA DIA TIDAK DIANGKAT MENJADI PANGLIMA TERITORIUM VII DI MAKASSAR. JENDERAL SIMATUPANG MENGGESER PERANAN KAHAR DARI TNI AD SETELAH PANGLIMA SUDIRMAN MENINGGAL.

ITULAH SEBABNYA KAKEK GUE (PAK YUSUF) YANG BEKAS AJUDAN KAHAR TIDAK
IKUTAN. IA KEMUDIAN YANG MENANGKAP KAHAR. NGERTI. JADI TUAN AHMAD JANGAN SOK TAHU.

SOAL ACEH..PUN DEMIKIAN. SAYA MEMAHAMI PENDERITAAN RAKYAT ACEH DAN
TIPUAN PUSAT SELAMA INI. TAPI KAN ANDA MEMBUKA HATI DONK. BAHWA SEKARANG SAATNYA MEMBANGUN ACEH DENGAN OTDA-NYA. PEMILIHAN BUPATI DAN GUBERNUR SECARA LANGSUNG. PEMBAGIAN REZEKI YANG SEMAKIN SEIMBANG DAN SETERUSNYA. JADI ORANG GOBLOK SEPERTI ANDA SUPAYA BERHENTI BERKOAR. SAYA AKAN MEMPERJUANGKAN SUPAYA ANDA DAPAT AMNESTI. BERTOBATLAH SEBELUM TERLAMBAT.

WASSALAM,

JAYADI KAMRASYID

JKamrasyid@aol.com
USA
----------