Stockholm, 30 Maret 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SELAMAT JALAN DOBING & KEDAULATAN RI LENYAP DISERAHKAN KEPADA RIS PADA 27-12-1949
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

SELAMAT JALAN SAUDARA DOBING DAN SEBAGAI KENANGAN KEDAULATAN RI LENYAP DISERAHKAN KEPADA RIS PADA 27-12-1949

"Ya seperti inilah mas Dirman dalam mempertahankan argumentasinya, ngotot dan ngga pernah mau denger orang lain punya argumen yg lebih logis. Bagi kami bangsa Indonesia NKRI ada sejak 17-08-1945 bukan pasca RIS, dan itulah yang senyatanya terjadi dan hingga kini tetep survive. Sebagai sebuah media diskusi tentunya mimbar ini bisa mencerminkan sebuah metode diskusi yg baik, bukan sabagai ajang pembenaran atas apa yg kita yakini masing-masing. Sebab saya yakin media ini tadak akan membawa pengaruh terhadap pendirian kedua belah pihak. Yang kemudian terjadi adalah media ini jadi mimbar bebas utk saling menjelekkan, menghina, mengumpat sebebas-bebasnya dan mengadili perilaku seseorang dari sudut pandang masing-masing. Naudzubillah, saya tadinya kenal mimbar bebas ini dengan tanpa sengaja karena saya jadi milis padhang mbulan, menyesal sekali saya telah berada ditengah mimbar bebas ini, selama ini tidak ada sisi positiv yg saya dapat dari diskusi ini selain hanya menyita waktu dan memenuhi mailbox saya. Kepada mas Dirman dan juga seluruh peserta diskusi ini, saya mohon maaf apabila telah membuat dan menyakiti rasa saudara lewat counter-counter saya atas argumentasi anda. Kita boleh beda dalam pandangan dunia tetapi mudah-mudahan Islam tetap mempersatukan kita. Akhirnya saya pamit mas Dirman mohon agar keanggotaan saya di diskusi ini dicabut. Insya allah dilain waktu saya akan hadir kembali." (Dobing, dobing@telkom.net ,30 mars 2004 03:37:39)

Terimakasih saudara Dobing di Jakarta.

Memang di dunia ini ada pertemuan dan ada perpisahan. Begitu juga dengan saudara Dobing yang setelah beberapa saat berada dalam mimbar bebas diskusi tentang referendum, penjajahan Negeri Aceh, dan masalah kenyataan di Negeri Aceh dan di Nusantara lainnya.

Setelah beberapa kali saudara Dobing memberikan buah pikiran dan tanggapannya, ternyata hari ini saudara Dobing telah mengambil keputusan untuk "pamit" dari mimbar bebas diskusi ini.

Sebagai kata akhir saudara Dobing menyatakan di mimbar bebas diskusi ini: "Bagi kami bangsa Indonesia NKRI ada sejak 17-08-1945 bukan pasca RIS, dan itulah yang senyatanya terjadi dan hingga kini tetep survive. Kepada mas Dirman dan juga seluruh peserta diskusi ini, saya mohon maaf apabila telah membuat dan menyakiti rasa saudara lewat counter-counter saya atas argumentasi anda. Kita boleh beda dalam pandangan dunia tetapi mudah-mudahan Islam tetap mempersatukan kita. Akhirnya saya pamit mas Dirman mohon agar keanggotaan saya di diskusi ini dicabut. Insya allah dilain waktu saya akan hadir kembali."

Baiklah saudara Dobing, kalau memang saudara Dobing telah memutuskan untuk berpisah sementara dari mimbar bebas ini, sayapun tidak bisa menahannya.

Hanya sebagai tanggapan akhir dari saya untuk saudara Dobing yaitu, bahwa memang benar kedaulatan Negara RI telah lenyap diserahkan kepada RIS pada tanggal 27 Desember 1949 bertepatan dengan Belanda mengakui kedaulatan RIS.

Jadi sebenarnya negara yang disebut RI sekarang ini adalah merupakan hasil leburan RIS yang dibentuk menjadi NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950 dan yang pada tanggal 5 juli 1959, Presiden NKRI Soekarno telah mengeluarkan Dekrit Presiden 5 juli 1959 yang secara paksa menetapkan pembubaran Konstituante (pembuat UUD) hasil Pemilihan Umum bulan Desember 1955 dan sekaligus memaksa NKRI dengan cara paksa dan kekerasan harus menerima kembali UUD 1945 Yang mukaddimahnya berdasarkan pancasila.

Jadi, saudara Dobing, bahwa apa yang dikatakan oleh saudara Dobing: "Bagi kami bangsa Indonesia NKRI ada sejak 17-08-1945 bukan pasca RIS".

Itu adalah betul-betul pernyataan saudara Dobing yang salah fatal. Karena pernyataan saudara Dobing tersebut tidak ada fakta dan bukti, dasar hukum dan sejarahnya, yang bisa dijadikan sebagi dasar alasan bahwa NKRI ada sejak 17-08-1945 bukan pasca RIS. Dan tentu saja pernyataan saudara Dobing tersebut merupakan suatu tipu muslihat dari pihak penerus Soekarno dan Pihak NKRI yang ada sekarang.

Tetapi tentu saja, saudara Dobing, walaupun kita berbeda pandangan dan pendapat dalam hal negara dan dunia, tetapi kita tetap tidak akan pecah sebagai tubuh yang satu yaitu tubuh yang diikat oleh ukhuwah Islam.

Terakhir sebagai ucapan dari saya, Ahmad Sudirman, pengasuh mimbar bebas diskusi tentang referendum, penjajahan Negeri Aceh oleh NKRI, dan mengenai masalah tentang kenyataan Aceh dan Nusantara lainnya, selamat jalan saudara Dobing, bagi pihak saya, tidak ada rasa sakit hati, karena ini merupakan bagian dari perjuangan politik, semuanya terang benderang, dan sampai bertemu lagi di Negeri Aceh yang bebas dari pengaruh kekuasaan NKRI, Insya Allah, amin.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From:dobing dobing@telkom.net
Date:30 mars 2004 03:37:39
To:"Ahmad Sudirman" <ahmad_sudirman@hotmail.com>, "Hidajat Sjarif" <siliwangi27@hotmail.com>, <padhang-mbulan@egroups.com>, <PPDI@yahoogroups.com>, <oposisi-list@yahoogroups.com>, <mimbarbebas@egroups.com>, <politikmahasiswa@yahoogroups.com>, <fundamentalis@eGroups.com>, <Lantak@yahoogroups.com>, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com Cc:<teuku_mirza2000@yahoo.com>, <wpamungk@centrin.net.id>, <karim@bukopin.co.id>, <sadanas@equate.com>, <imahnor@hotmail.com>, <otra25@indosat.net.id>, <zafana@hotmail.com>, <rimueng_aceh@yahoo.com>, <tang_ce@yahoo.com>, "Matius Dharminta" <mr_dharminta@yahoo.com>, <om_puteh@hotmail.com>, <bambang_hw@re.rekayasa.co.id>, asammameh@hotmail.com
Subject:Re: ACEH DITELAN RIS MASUK PERUT NKRI MAU DIAKUI MILIK NKRI MANA
BISA HIDAJATSJARIF?

Ya seperti inilah mas Dirman dalam mempertahankan argumentasinya, ngotot dan ngga pernah mau denger orang lain punya argumen yg lebih logis. Bagi kami bangsa Indonesia NKRI ada sejak 17-08-1945 bukan pasca RIS, dan itulah yang senyatanya terjadi dan hingga kini tetep survive.

Sebagai sebuah media diskusi tentunya mimbar ini bisa mencerminkan sebuah metode diskusi yg baik, bukan sabagai ajang pembenaran atas apa yg kita yakini masing-masing. Sebab saya yakin media ini tadak akan membawa pengaruh terhadap pendirian kedua belah pihak. Yang kemudian terjadi adalah media ini jadi mimbar bebas utk saling menjelekkan, menghina, mengumpat sebebas-bebasnya dan mengadili perilaku seseorang dari sudut pandang masing-masing.

Naudzubillah, saya tadinya kenal mimbar bebas ini dengan tanpa sengaja karena saya jadi milis padhang mbulan, menyesal sekali saya telah berada ditengah mimbar bebas ini, selama ini tidak ada sisi positiv yg saya dapat dari diskusi ini selain hanya menyita waktu dan memenuhi mailbox saya.

Kepada mas Dirman dan juga seluruh peserta diskusi ini, saya mohon maaf apabila telah membuat dan menyakiti rasa saudara lewat counter-counter saya atas argumentasi anda. Kita boleh beda dalam pandangan dunia tetapi mudah-mudahan Islam tetap mempersatukan kita. Akhirnya saya pamit mas Dirman mohon agar keanggotaan saya di diskusi ini dicabut. Insya allah dilain Waktu saya akan hadir kembali.

Dobing

dobing@telkom.net
Jakarta, Indonesia
----------