Stockholm, 31 Maret 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

KAMRASYID & MIRZA MAKIN TERPURUK UNTUK MEMBELA MBAK MEGAWATI GUNA TERUS MENJAJAH ACEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

MAKIN KELIHATAN JAYADI KAMRASYID & TEUKU MIRZA MAKIN TERPURUK UNTUK MEMBELA MBAK MEGAWATI DAN TNI/POLRI/RAIDER GUNA TERUS MENJAJAH ACEH

"Tuan Ahmad: sudah berkali-kali jelaskan bahwa referendum itu tak mungkin, karena tidak dukungan internasional kepada GAM. Sekali lagi tidak ada dukungan internasional. Titik. Bertobatlah saudaraku, cepat" (Jayadi Kamrasyid, JKamrasyid@aol.com ,30 mars 2004 22:11:42)

"Tuan Dirman nggak minta dukungan internasional untuk referendum di Aceh, tapi mintanya ke pemerintah RI....goblok nggak tuh" (Teuku Mirza, teuku_mirza2000@yahoo.com ,31 mars 2004 04:50:58)

Baiklah saudara Jayadi Kamrasyid di USA dan Teuku Mirza di Jakarta, Indonesia.

Coba perhatikan oleh seluruh peserta mimbar bebas ini, dan oleh seluruh rakyat di Negeri Aceh dan di NKRI.

Bagaimana itu saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya sudah dipenuhi racun pancasila hasil kocekan Soekarno penipu ulung di RIS dan di NKRI, yang juga didorong-dorong oleh Teuku Mirza yang otaknya sudah kosong, juga telah terkena racun pancasila hasil utak-atik Soekarno pada 1 Juni 1945, yang mereka berdua pandainya hanya mengikut bayangan ekor Soekarno dan jalur buntut Mbak Megawati.

Mari kita perhatikan apa yang dikatakan oleh saudara Jayadi Kamrasyid yang memang otaknya sudah kosong tercemari racun pancasila: "Tuan Ahmad: sudah berkali-kali jelaskan bahwa referendum itu tak mungkin, karena tidak dukungan internasional kepada GAM. Sekali lagi tidak ada dukungan internasional. Titik."

Belum selesai saudara Jayadi Kamrasyid bicara, langsung itu Teuku Mirza yang terus ngumpet di sudut kampus Universitas Indonesia sambil mencoba mengacung-acungkan banderol yang bergambar bayangan ekor Soekarno dan jalur buntut Mbak Megawati dari PDI-P yang bertuliskan: "Tuan Dirman nggak minta dukungan internasional untuk referendum di Aceh, tapi mintanya ke pemerintah RI goblok nggak tuh"

Saudara Jayadi Kamrasyid, dukungan internasional datang sejajar dengan seluruh rakyat di Negeri Aceh bangkit menyuarakan penentuan pendapat guna menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila atau NKRI.

Lihat itu apa yang terjadi pada tanggal 8 November 1999 ketika hampir 2.000.000 (dua juta) rakyat Aceh yang berkumpul di didepan Masjid Baiturrahman, Banda Aceh sambil menuntut opsi merdeka atau bebas dari Negara Pancasila atau NKRI.

Itulah yang membuat Presiden Abdurrahman Wahid lari terbirit-birit sambil gemetaran dan dipeluk oleh TNI/POLRI, yang tidak lama kemudian, menetapkan dasar hukum Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2001 tentang Langkah-langkah komprehensif dalam rangka penyelesaian masalah Aceh yang dikeluarkan di Jakarta pada tanggal 11 April 2001 yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Abdurrahman Wahid dan telah dimuat di berita negara oleh Sekretariat Kabinet RI, Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan II Edy Sudibyo, untuk menjerat dan mengikat seluruh rakyat Aceh, dan menyumbat mulut-mulut seluruh rakyat Aceh agar tidak menyuarakan penentuan pendapat dengan opsi YA bebas dari NKRI yang telah menjajah Negeri Aceh sejak 14 Agustus 1950, ketika Presiden RIS Soekarno dengan PP RIS No.21/1950 dan PERPU No.5/1950 menelan dan mencaplok Negeri Aceh dan menduduki, serta menjajahnya sampai detik ini dipertahankan oleh Presiden NKRI Megawati yang didukung oleh TNI/POLRI.

Jadi, saudara Jayadi Kamrasyid yang otaknya sudah rapuh akibat serangan racun pancasila hasil ramuan Soekarno dan juga Teuku Mirza yang otaknya kosong karena juga terkena racun pancasila hasil utak-atik Soekarno penipu ulung di NKRI, kalian berdua memang buta, mata tidak bisa dipakai untuk melihat seluruh rakyat Aceh yang telah siap untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila atau NKRI.

Hai, saudara Jayadi Kamrasyid dan Teuku Mirza yang otak kalian berdua sudah rusak dan kosong akibat serangan racun pancasila, itu dukungan internasional terus berlangsung. Apakah kalian berdua tidak melihat bahwa sampai detik ini terus berlangsung dukungan internasional yang menyerukan kepada pihak NKRI agar jangan menggunakan militer dan kekerasan senjata dalam penyelesasian konflik Aceh, kembali kepada jalan perundingan agar rakyat Aceh bisa menentukan nasib mereka sendiri di masa depan?.

Tetapi, karena itu Presiden NKRI Megawati otaknya sudah dipenuhi oleh racun pancasila buatan ayahnya Seokarno, maka yang terlihat Negeri Aceh yang dicaplok ayahnya itu dianggap dan diakui sebagai miliknya dan telah berada dalam sangkar NKRI, sehingga tanpa segan-segan menetapkan Keppres No.28/2003 dan Keppres No.43/2003 guna dipakai sebagai landasan hukum pengerahan kekuatan TNI/POLRI/RAIDER untuk menyerang dan menduduki Negeri Aceh biar tidak lepas kembali ketangan rakyat Aceh.

Nah, itulah mengenai suara-suara tuntutan referendum di Negeri Aceh, saudara Jayadi Kamrasyid dan Teuku Mirza yang otak kalian memang telah kosong akibat sengatan racun pancasila.

Kalian berdua memang sudah terpuruk. Kalian berdua memang sudah tidak mampu lagi membela Mbak Megawati yang sekarang sedang berjingkrak-jingkrak dihadapan rakyat Aceh dan NKRI agar mendapatkan suara rakyat guna dipakai sebagai karcis masuk kedalam DPR/MPR serta izin masuk agar bisa dipilih oleh rakyat sebagai Presiden NKRI ke-6 pada pemilihan Presiden pada tanggal 5 Juli 2004 yang akan datang.

Jadi, itu soal dukungan internasional terus berjalan dan berlangsung. Jangan khawatir, saudara Jayadi Kamrasyid dan Teuku Mirza yang otak kalian berdua sudah penuh dengan asap racun pancasila hasil hembusan bayang-bayang mulut Soekarno dan sosok tubuh mulut Mbak Megawati dari PDI-P.

Saudara Jayadi Kamrasyid di USA dan Teuku Mirza di sudut kampus Universitas Indonesia, Depok, Jakarta, Indonesia. Kalian berdua memang sudah menggelupur kalau berdebat dengan Ahmad Sudirman. Kalian berdua sudah kehabisan alasan dan argumentasi. Otak kalian sudah kosong tidak bersisa lagi, akibat racun pancasila hasil olahan, ramuan, dan utak-atik penipu ulung Soekarno di RIS, NKRI, RI.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From:JKamrasyid@aol.com
Date:30 mars 2004 22:11:42
T:ahmad_sudirman@hotmail.com, padhang-mbulan@egroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, teuku_mirza2000@yahoo.com, wpamungk@centrin.net.id, karim@bukopin.co.id, sadanas@equate.com, imahnor@hotmail.com, otra25@indosat.net.id, zafana@hotmail.com, rimueng_aceh@yahoo.com, tang_ce@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, miranda_hnf@yahoo.uk, om_puteh@hotmail.com, bambang_hw@re.rekayasa.co.id, asammameh@hotmail.com, dobing@telkom.net
Subject:Re: JAYADI KAMRASYID TERUS MEMBEO SOEKARNO DAN MEGAWATI

TUAN AHMAD:
SUDAH BERKALI-KALI SAYA JELASKAN BAHWA REFERENDUM ITU TAK MUNGKIN, KARENA TIDAK DUKUNGAN INTERNASIONAL KEPADA GAM. SEKALI LAGI TIDAK ADA DUKUNGAN INTERNASIONAL. TITIK. BERTOBATLAH SAUDARAKU...CEPAT.

SALAM,

JAYADI KAMRASYID

JKamrasyid@aol.com
USA
----------

From:teuku mirza teuku_mirza2000@yahoo.com
Date:31 mars 2004 04:50:58
To:JKamrasyid@aol.com, ahmad_sudirman@hotmail.com, padhang-mbulan@egroups.com, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, wpamungk@centrin.net.id, karim@bukopin.co.id, sadanas@equate.com, imahnor@hotmail.com, otra25@indosat.net.id, zafana@hotmail.com, rimueng_aceh@yahoo.com, tang_ce@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, miranda_hnf@yahoo.uk, om_puteh@hotmail.com, bambang_hw@re.rekayasa.co.id, asammameh@hotmail.com, dobing@telkom.net
Subject:Re: JAYADI KAMRASYID TERUS MEMBEO SOEKARNO DAN MEGAWATI

Tuan Dirman nggak minta dukungan internasional untuk referendum di Aceh, tapi mintanya ke pemerintah RI....goblok nggak tuh....

Teuku Mirza

teuku_mirza2000@yahoo.com
teuku_mirza@hotmail.com
Universitas Indonesia
Jakarta, Indonesia
----------