Stockholm, 15 April 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

DITYA SOEDARSONO ITU PEMILU AKAL-AKALAN ALAT MENIPU RAKYAT ACEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS ITU PEMILU DI ACEH HANYA AKAL BULUS PIHAK PENGUASA DARURAT MILITER PUSAT DAN PENGUASA DARURAT MILITER DAERAH

"Alhamdulillah Pemilu di Aceh sukses, semua itu berkat karunia dari Allah SWT dan tentunya doa restu Omm Puteh! dan seluruh masyarakat milis. Maaf beberapa saat saya harus undur diri dari debat kusir yang kadang-kadang memang ada saudaraku yang mengesampingkan Aklaq dan Moral, dalam melemparkan argumen dan pendapatnya ya itulah manusia bisanya menyalahkan orang lain tetapi ucapan dan perkataannya jauh menyimpang dari aturan main yang seharusnya dia patuhi dan laksanakan siapapun bisa berkata dan melempar hujatan kafir terhadap orang lain tapi siapa sebenarnya dirinya sendiri mungkin saja dia tidak tahu atau memang sedang melupakan siapa dirinya yang sebenarnya. Aku selalu ingat pesan seorang BIJAK: kalau kamu akan berdiskusi dan bermusyawarah dalam menyelesaikan urusanmu maka, Ajaklah orang-orang yang memiliki Lima hal: Akal, Kelembutan, Pengalaman, Keikhlasan, dan Ketaqwaan." (Ditya Soedarsono , dityaaceh_2003@yahoo.com , Wed, 14 Apr 2004 10:15:16 -0700 (PDT))

Baiklah Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono.

Wah, rupanya Kolonel Laut Ditya Soedarsono kembali muncul di mimbar bebas ini.
Sambil tidak segan-segan mengatakan: "Alhamdulillah Pemilu di Aceh sukses, semua itu berkat karunia dari Allah SWT dan tentunya doa restu Omm Puteh! dan seluruh masyarakat milis."

Bagaimana Kolonel Laut Ditya ini, Pemilu 5 April 2004 pemilu akal-akalan dan alat penipuan, dikatakan Pemilu di Aceh sukses.

Ah, yang benar saja Kolonel, kalau bicara di mimbar bebas ini, jangan terus-terusan menipu rakyat Aceh.

Itu Pemilu 5 April 2004 sudah secara terang-terangan melanggar Undang Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah BAB I Pasal 2, Pemilu dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Bagaimana itu Pemilu yang berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil bisa dilaksanakan dalam daerah yang menerapkan Darurat Militer yang memakai dasar hukum Undang-Undang Nomor 23 Prp Tahun 1959 tentang Keadaan Bahaya.

Jangan mimpi Kolonel Laut Ditya. Itu hasil Pemilu 5 April 2004 adalah tidak sah karena cacat hukum.

Sudahlah Pemilu 5 April di Negeri Aceh cacat hukum dan tidak sah, ditambah jumlah pemilih yang ikut dan telah dihitung sampai hari ini, Rabu, 14 April 2004, jam 23:53 Waktu Swedia, baru mencapai 928,576 pemilih dari seluruh pemilih yang telah dihitung oleh KPU berjumlah 2,580,687 pemilih (jumlah seluruh penduduk 4,226,999 jiwa), atau hanya 36 %.

Jadi dari fakta dan bukti ini menunjukkan bahwa memang itu Pemilu 5 April 2004 di negeri Aceh adalah Pemilu akal bulus Mbak Megawati dari PDI-P dan Mang Endang Suwarya saja.

Kolonel Laut Ditya, itu Pemilu 5 April 2004 di Aceh adalah pemilu yang penuh tipu muslihat, penuh dengan akal bulus, cacat hukum, dan tidak sah, ditambah hanya diikuti oleh sebagian kecil rakyat Aceh.

Jelas, itu Pemilu di Aceh adalah hanya merupakan alat untuk tetap menduduki dan menjajah Negeri Aceh.

Permainan sandiwara yang tidak lucu, Kolonel Laut Ditya. Rakyat Aceh jangan terus dibodohi.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Wed, 14 Apr 2004 10:15:16 -0700 (PDT)
From: Ditya Soedarsono dityaaceh_2003@yahoo.com
Subject: ALHAMDULILLAH PEMILU DI ACEH "SUKSES"
To: om_puteh@hotmail.com, ahmad@dataphone.se
Cc: tang_ce@yahoo.com, asammameh@hotmail.com, achehnews@yahoogroups.com, ilyas.abdullah@wanadoo.nl, fadlontripa@yahoo.com, balepanyak@yahoo.com.au

Assalamu'alaikum Wr Wb,

Alhamdulillah Pemilu di Aceh sukses, semua itu berkat karunia dari Allah SWT dan tentunya doa restu Omm Puteh....! dan seluruh masyarakat milis.

Maaf beberapa saat saya harus undur diri dari debat kusir yang kadang-kadang memang ada saudaraku yang mengesampingkan Aklaq dan Moral, dalam melemparkan argumen dan pendapatnya....ya itulah manusia bisanya menyalahkan orang lain tetapi ucapan dan perkataannya jauh menyimpang dari aturan main yang seharusnya dia patuhi dan laksanakan....siapapun bisa berkata dan melempar hujatan kafir terhadap orang lain tapi siapa sebenarnya dirinya sendiri mungkin saja dia tidak tahu atau memang sedang melupakan siapa dirinya yang sebenarnya.

Aku selalu ingat pesan seorang BIJAK: kalau kamu akan berdiskusi dan bermusyawarah dalam menyelesaikan urusanmu maka, Ajaklah orang-orang yang memiliki Lima hal: Akal, Kelembutan, Pengalaman, Keikhlasan, dan Ketaqwaan.

Kalau kita lihat, ternyata para milis jauh dari apa yang telah dipesankan oleh orang bijak tersebut, sehingga mereka banyak menghamburkan enerji untuk mengumbar nafsu, daripada mengemukakan hal-hal yang bermanfaat bagi pihak lain dalam menyelesaikan masalah. (apakah itu kepada yang pro atau kontra).

Saya rasa masih banyak waktu dan kesempatan untuk mawas diri, dan masih banyak lagi kata-kata bijak yang harus kita lempar daripada hanya sekedar menyalahkan dan menghujat orang lain.

Wasalam,

Ditya

dityaaceh_2003@yahoo.com
ACEH NAD
----------