Stockholm, 5 Mei 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

KOLONEL DITYA COBA TERUS MENUTUPI FAKTA DAN BUKTI PENELANAN NEGERI ACEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KELIHATAN JELAS ITU KOLONEL LAUT DITYA SOEDARSONO COBA TERUS MENUTUPI FAKTA DAN BUKTI PENELANAN NEGERI ACEH

"Kang? percuma saja anda awali setiap milis anda dengan kalimat Basmalah dan Salam, selanjutnya anda akhiri dengan tulisan hanya kepada Allah kami mohon perlolongan dan hanya kepada Allah kami minta petunjuk. Anda juga berjualan milis Khilafah Islam, undang-undang Madinah. Tetapi sungguh aneh anda bisa menulis semuanya dengan lengkap dan fasih. Namun ditulisan anda yang lain selalu mencerminkan kebencian, dendam, perasaan sakit hati, iri dengki dengan segala tetek bengeknya. Seharusnya anda lebih tahu dan mengerti tentang semua ketentuan Allah. Kenapa anda sekarang terusir dari Nusantara. Kenapa Hasan Tiro lari ke Swedia. Kenapa Presiden orang Jawa dan anda tahu juga bahwasanya Allah tidak pernah membeda-bedakan suku bangsa, ras ataupun golongan. Kenapa anda menaruh kebencian kepada suku tetangga anda tetapi dengan suku bangsa Swedia justru anda baik sekali, suku Jawa ada juga karena Allah, suku Sunda ada juga atas kehendak Allah. Dari sini saya bisa mengambil kesimpulan: bahwa hati dan perasaan anda sudah terkunci dengan kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam. Dengan mengungkit-ungkit ketentuan dari Allah SWT berarti dalam diri anda tidak ada sedikit pun nilai-nilai kesadaran, nilai-nilai kesabaran, apalagi nilai-nilai keikhlasan" (Ditya Soedarsono , dityaaceh_2003@yahoo.com , Tue, 4 May 2004 23:39:30 -0700 (PDT))

Baiklah Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono.

Kolonel Laut Ditya, itu adalah satu kewajiban bagi setiap muslim sebelum melakukan sesuatu diawali dengan menyebut nama Allah, bukan menyebut nama pancasila atau yang lainnya.

Kemudian kalau saya mengatakan bahwa mayoritas para pemilih yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden NKRI ke-6 pada tanggal 5 Juli 2004 itu mayoritas adalah orang-orang yang tinggal di Pulau Jawa dan Bali. Dimana yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden NKRI ke-6 adalah tentu saja orang-orang Jawa, seperti Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati, Hasyim Muzadi, Abdurrahman Wahid adalah memang satu fakta dan bukti yang benar dan terang.

Jadi bukan seperti yang dikatakan oleh Kolonel Laut Ditya: "mencerminkan kebencian, dendam, perasaan sakit hati, iri dengki dengan segala tetek bengeknya".

Disamping itu tidak logis kalau Kolonel Laut Ditya menyimpulkan: "bahwa hati dan perasaan anda sudah terkunci dengan kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam" dikarenakan saya mengatakan: "yang akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden NKRI ke-6 adalah tentu saja orang-orang Jawa".

Mengapa saya katakan tidak logis ?

Karena, fakta dan bukti adalah mayoritas pemilih yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden adalah orang-orang yang tinggal di Pulau Jawa dan Bali dan calon Presiden semuanya adalah orang-orang Jawa. Kemudian disimpulkan oleh Kolonel Laut Ditya : "bahwa hati dan perasaan anda (Ahmad Sudirman) sudah terkunci dengan kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam".

Jadi, jelas disini kelihatan bahwa Kolonel Laut Ditya memang berusaha untuk mengalihkan masalah pencaplokan dan penjajahan Negeri Aceh oleh Soekarno orang Jawa dan para penerusnya orang Jawa dengan masalah yang dangkal seperti "kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam".

Kolonel Laut Ditya, kalau saya menampilkan fakta, bukti, dasar hukum dan sejarah tentang penelanan, pencaplokan, pendudukan Negeri Aceh oleh Soekarno orang Jawa, itu bukan berarti saya mengungkit-ungkit ketentuan dari Allah SWT, melainkan berusaha untuk menampilkan akar masalah yang sebenarnya, agar supaya seluruh rakyat di Negeri Aceh dan di NKRI menjadi sadar dan mengetahui bahwa sebenarnya Negeri Aceh itu bukan milik Soekarno, bukan milik Megawati, bukan milik Kolonel Laut Ditya dan bukan milik RI atau NKRI, melainkan milik seluruh rakyat Aceh yang telah memilikinya secara turun menurun dari sejak abad ke 15, jauh sebelum RI atau NKRI dibentuk.

Begitu juga, kalau saya mengatakan: "Susilo Bambang Yudhoyono arsitek pembuat Keppres No.28/2003 dan Keppres No.43/2003 musuh utama rakyat Aceh. Wiranto tangan kanan Soeharto pembasmi dan pembunuh rakyat Aceh. Megawati penipu, sama seperti ayahnya, Soekarno penipu licik, penelan, pencaplok, dan penjajah Negeri Aceh. Abdurrahman Wahid, penipu dan pembohong tentang referendum.". Itu semua adalah memang fakta dan bukti. Bukan suatu hal yang dibuat-buat. Dan bukan ditimbulkan oleh "kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam".

Kolonel Laut Ditya Soedarsono, selama Kolonel berdiri dipihak Soekarno dan para penerus Soekarno yang terus menjalankan kebijaksanaan politik, pertahanan, dan keamanan tentang pendudukan Negeri Aceh secara militer, maka selama itu Kolonel tidak akan mampu melihat dan menyelesaikan konflik Aceh secara jujur, adil, dan bijaksana.

Jadi, terakhir, janganlah Kolonel Laut Ditya mencoba untuk mengalihkan permasalahan penelanan, pencaplokan, pendudukan Negeri Aceh dengan hal-hal lain yang mengarah kepada hal-hal sepele, seperti "kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam". Karena pengalihan masalah tersebut tidak logis dan tidak masuk akal.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Tue, 4 May 2004 23:39:30 -0700 (PDT)
From: Ditya Soedarsono dityaaceh_2003@yahoo.com
Subject: KANG DIRMAN SAYA MERAGUKAN "KEIMANAN" ANDA..???!!!
To: ahmad@dataphone.se
Cc: tang_ce@yahoo.com, asammameh@hotmail.com, om_puteh@hotmail.com, achehnews@yahoogroups.com, ilyas.abdullah@wanadoo.nl, fadlontripa@yahoo.com, balepanyak@yahoo.com.au, aneuk_pasee@yahoo.com, alexandra_raihan@yahoo.com.sg, agus_smur@yahoo.com, afdalgama@hotmail.com, empun@lycos.com, info@atjehtimes.com, meurahsilu@hotmail.com, unsyiah@lycos.com

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum Wr Wr,

Kang...? percuma saja anda awali setiap milis anda dengan kalimat Basmalah dan Salam, selanjutnya anda akhiri dengan tulisan hanya kepada Allah kami mohon perlolongan dan hanya kepada Allah kami minta petunjuk.

Anda juga berjualan milis Khilafah Islam, undang-undang Madinah. Tetapi sungguh aneh anda bisa menulis semuanya dengan lengkap dan fasih. Namun ditulisan anda yang lain selalu mencerminkan kebencian, dendam, perasaan sakit hati, iri dengki dengan segala tetek bengeknya.

Seharusnya anda lebih tahu dan mengerti tentang semua ketentuan Allah. Kenapa anda sekarang terusir dari Nusantara. Kenapa Hasan Tiro lari ke Swedia. Kenapa Presiden orang Jawa dan anda tahu juga bahwasanya Allah tidak pernah membeda-bedakan suku bangsa, ras ataupun golongan. Kenapa anda menaruh kebencian kepada suku tetangga anda tetapi dengan suku bangsa Swedia justru anda baik sekali, suku Jawa ada juga karena Allah, suku Sunda ada juga atas kehendak Allah. Dari sini saya bisa mengambil kesimpulan: bahwa hati dan perasaan anda sudah terkunci dengan kedengkian, iri hati, kekecewaan, sakit hati, dan dendam. Dengan mengungkit-ungkit ketentuan dari Allah SWT berarti dalam diri anda tidak ada sedikit pun nilai-nilai kesadaran, nilai-nilai kesabaran, apalagi nilai-nilai keikhlasan. Padahal kita semua tahu bahwa fondamen, dasar, inti dari KEIMANAN seseorang adalah dimilikinya nilai-nilai KEIKHLASAN.

SEMOGA TULISAN INI BERMANFAAT BUAT SAUDARAKU AHMAD SUDIRMAN, IMAH NOOR, USTADZ WARWICK ACEH, M. DAHLAN, dll yang saat ini di dalam dadanya hanya ada dendam, sakit hati, iri, dengki, kecewa, dan segala macam penyakit hati dan termasuk buat DIRIKU SENDIRI.

Semoga Allah memberi petunjuk kejalan yang benar. Amien 3X ya rabbal Allamien

WASSALAM,

Ditya

dityaaceh_2003@yahoo.com
ACEH NAD
----------