Stockholm, 7 Mei 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

RUSMANTO & SAGIR HANYA MENGEKOR BAYANGAN BUNTUT SOEKARNO DAN MBAK MEGAWATI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS KELIHATAN ITU RUSMANTO ISMAIL & SAGIR ALVA PANDAINYA HANYA MENGEKOR BAYANGAN BUNTUT SOEKARNO DAN MBAK MEGAWATI DENGAN TNI/POLRI-NYA

"Halo Mr. Ahmad Sudirman (Mr. Bawel). Ngaku Islam, tetapi setiap diberikan hadist yang relevan dengan tindakan anda (Menghujat, Mencaci, memfitnah) malah berkelit, keluar saja anda dari agama Islam, orang Islam tidak memiliki akhlak seperti anda, lagi pula jangan-jangan anda ini bukan muslim, hanya nama saja kelihatan muslim untuk menarik minat orang muslim mendukung anda, padahal anda ini adalah seorang zionist yahudi. Seperti tempat anda bermukim sekarang ini. Banyak sekali orang-orang zionist-nya, dan anda diperintahkan oleh organisasi zionist di tempat anda bermukim untuk memecah belah Indonesia agar nantinya propinsi Aceh terlepas dari bumi pertiwi, dan pasukan zionist organisasi anda akan dengan sangat mudah mengeruk kekayaan bangsa Indonesia, dan segera mendirikan pemerintahan boneka dibawah kepemimpinan si Hasan Tiro penipu ulung yang dengan sangat mudah terhasut oleh ajakan zionist yahudi." ( Rusmanto Ismail , toto_wrks@yahoo.com , Thu, 6 May 2004 21:11:22 -0700 (PDT))

"Saudara Ahmad, saya tidak pernah merasa terjerembab atau sebagainya, itukan kata anda saja. Saya akan tetap menyampaikan argumen sesuai dengan apa yang saya ketahui dan yang saya pahami untuk terus bertukar pikiran dan argumen kepada peserta mimbar bebas, jadi anda ga perlu takut kalo saya akan tetap hadir di mimbar bebas ini." (Sagir Alva , melpone2002@yahoo.com , Wed, 5 May 2004 22:09:54 -0700 (PDT))

Baiklah saudara Sagir Alva di Selangor, Malaysia dan saudara Rusmanto Ismail.

Memang kelihatan, itu saudara Rusmanto Ismail, begitu Kolonel Laut Ditya muncul sambil menyemburkan secuil sejarah Soekarno-nya, maka langsung saja itu saudara Rusmanto tampil dengan cukilan-cukilan zionist yahudi Simon Peres-nya kesukaan Abdurrahman Wahid.

Itu jelas kelihatan, Kolonel Laut Ditya yang pikirannya telah dipenuhi oleh sejarah Soekarno penipu licik, penelan, pencaplok Negeri Aceh dan saudara Rusmanto Ismail yang otaknya telah dijejali dengan pelajaran sejarah Aceh yang ditulis oleh para penerus Soekarno pencaplok Negeri Aceh. Sehingga tampak dalam tangapan-tanggapan tentang penelanan, pencaplokan, pendudukan, dan penjajahan di Negeri Aceh, yang dilambungkan oleh Kolonel Laut Ditya dan saudara Rusmanto itu, isinya tidak lebih dan tidak kurang hanyalah berisikan jejak-jejak bayangan langkah kaki Soekarno dan sejarahnya yang kelihatan secara jelas dan terang ketika menelan dan mencaplok Negeri Aceh masuk kedalam RIS langsung ke mulut Sumatera Utara, ditelan masuk dalam perut NKRI atau RI atau RI-Jawa-Yogya.

Dan yang paling parah adalah generasi muda di NKRI, model saudara Rusmanto Ismail yang sedang digodok di Universitas Trisakti jurusan Sea Transport Management, dimana ternyata pengetahuannya tentang Negeri Aceh hanyalah hasil mengekor dan taklid buta kepada Abdurrahman Wahid dengan zionist yahudi Simon Peres-nya, mantan Presiden NKRI atau RI atau RI-Jawa-Yogya ke-4.

Karena itu memang wajar, tidak pernah terlihat dasar pemikiran yang dilambungkan oleh saudara Rusmanto Ismail tentang Negeri Aceh, kecuali hanya bunyi-bunyi zionist yahudi Simon Peres dan semisalnya, ditambah dengan sedikit bau-bau alasan: "bermukim untuk memecah belah Indonesia agar nantinya propinsi Aceh terlepas dari bumi pertiwi".

Padahal kalau digali, dipelajari, dihayati, dianalisa secara jujur, adil, dan bijaksana, maka itu Negeri Aceh berdasarkan pada fakta, bukti, hukum, dan sejarah, memang jelas-jelas terbukti ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah oleh Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950 dan dipertahankan oleh para penerusnya termasuk Megawati dan Abdurrahman Wahid pengagum zionist yahudi Simon Peres yang diikuti oleh saudara Rusmanto Ismail dari Madura daerah asal mula berdirinya kerajaan hindu Majapahit dengan Raden Wijaya-nya.

Saudara Rusmanto, tidak ada gunanya saudara hanya mengutak-atik zionist yahudi ala Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid untuk mempertahankan pendudukan dan penjajahan Negeri Aceh.

Itu Negeri Aceh, tidak ada gunanya saudara Rusmanto pertahankan, karena itu Negeri Aceh adalah hasil rampokan Presiden RIS Soekarno 24 tahun yang lalu.

Jadi, kalau saudara Rusmanto, masih terus berusaha untuk mempertahankan Negeri Aceh hasil rampokan Soekarno, sama saja dengan mereka para penerus Soekarno yang dengan taklid buta dan tanpa mempergunakan pikiran yang jernih, dan terang, menerima begitu saja apa yang telah dilakukan oleh Soekarno.

Saudara Rusmanto, sampai kapanpun saudara tidak akan mampu mempertahankan Negeri Aceh yang telah dirampok Presiden RIS Soekarno 54 tahun yang lalu dari seluruh tangan rakat Aceh.

Selanjutnya sekarang saya jumpai saudara Sagir Alva di Selangor Malaysia.

Baiklah saudara Sagir. Kalau saudara merasa "tidak pernah merasa terjerembab atau sebagainya" dalam mempertahankan hasil rampokan Presiden RIS Soekarno, maka itu hak saudara Sagir. Tetapi kenyataannya, sudah sekian lama, saya perhatikan, dimana semua hasil tanggapan saudara Sagir telah didokumentasikan dengan lengkap dalam www.dataphone.se/~ahmad/opini.htm, ternyata tidak ada satupun argumentasi saudara Sagir yang kuat yang memiliki fakta, bukti, dasar hukum, dan sejarah yang bisa dijadikan dasar bagi argumentasi tentang pertahanan Negeri Aceh hasil rampokan Soekarno 54 tahun yang lalu.

Jadi, bagi saudara Sagir di Malaysia, kalau saudara ingin terus mempertahankan hasil rampokan Presiden RIS Soekarno ini, silahkan saja, hanya tentu saja, kelihatannya, makin lama, saudara Sagir ini makin gersang dengan alasan dasar yang bisa dijadikan sebagai tali pengikat Negeri Aceh yang telah berada dalam perut NKRI atau RI atau RI-Jawa-Yogya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Thu, 6 May 2004 21:11:22 -0700 (PDT)
From: Rusmanto Ismail toto_wrks@yahoo.com
Subject: Re: PIKIRAN KOLONEL LAUT DITYA SOEDARSONO SUDAH DICEKOKI OLEH SEJARAH SOEKARNO
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, Ditya Soedarsono <dityaaceh_2003@yahoo.com>, Yuhendra <yuhe1st@yahoo.com>, Matius Dharminta mr_dharminta@yahoo.com

Halo Mr. Ahmad Sudirman (Mr. Bawel)

Ngaku Islam, tetapi setiap diberikan hadist yang relevan dengan tindakan anda (Menghujat, Mencaci, memfitnah) malah berkelit, keluar saja anda dari agama Islam, orang Islam tidak memiliki akhlak seperti anda, lagi pula jangan-jangan anda ini bukan muslim, hanya nama saja kelihatan muslim untuk menarik minat orang muslim mendukung anda, padahal anda ini adalah seorang zionist yahudi. Seperti tempat anda bermukim sekarang ini. Banyak sekali orang-orang zionist-nya, dan anda diperintahkan oleh organisasi zionist di tempat anda bermukim untuk memecah belah Indonesia agar nantinya propinsi Aceh terlepas dari bumi pertiwi, dan pasukan zionist organisasi anda akan dengan sangat mudah mengeruk kekayaan bangsa Indonesia, dan segera mendirikan pemerintahan boneka dibawah kepemimpinan si Hasan Tiro penipu ulung yang dengan sangat mudah terhasut oleh ajakan zionist yahudi. Hal ini dapat kita lihat dari istri si Hasan Tiro adalah seorang yahudi, walaupun sudah bercerai, tetapi ajaran-ajaran zionist sudah tertanam diotak Hasan Tiro beserta pengikutnya termasuk saudara Ahmad Sudirman ini.

Rusmanto

4372386
Trisakti Sea Transport Management University
toto_wrks@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------
 

Date: Wed, 5 May 2004 22:09:54 -0700 (PDT)
From: sagir alva melpone2002@yahoo.com
Subject: Saya tidak terjerembab
To: ahmad@dataphone.se
Cc: melpone2002@yahoo.com

Ass.Wr.Wb.

Selamat siang saudara Ahmad:) bagaimana kabar anda sekarang ini? semoga anda sekeluarga selalu mendapat perlindungan Allah SWT. Saudara Ahmad, saya tidak pernah merasa terjerembab atau sebagainya, itukan kata anda saja. Saya akan tetap menyampaikan argumen sesuai dengan apa yang saya ketahui dan yang saya pahami untuk terus bertukar pikiran dan argumen kepada peserta mimbar bebas, jadi anda ga perlu takut kalo saya akan tetap hadir di mimbar bebas ini.

Dan kepada saudara Warwick, anda boleh berkata kepada saya campuran tapir dengan gajah mada, walaupun saya menyangkal itu. Justru saya menyayangi sikap anda yang rada pengecut, tidak berani menunjukan nama dan jati diri anda, sehingga saya disini tidak melihat kegagahan serta kehebatan anda sebagai aneuk Acheh. Dengan anda tidak berani mengungkapkan jati diri anda, anda sama dengan Mr Snouck, yang menyembunyikan identitasnya untuk kepentingan perjuangan Hindia Belanda. Dan saya tidak pernah mengatakan Aceh bagian dari hindunesia, saya hanya mengatakan Aceh bagian dari Indonesia. Dan jika anda terus memperolok-olok orang lain, maka tanpa anda sadari bahawa sebenarnya anda telah memperolok-olok diri sendiri. Ya kalo saudara Warwick tidak paham tentang apa kata Allah tentang orang yang memperolok-olok orang lain, anda boleh tanya saudara Ahmad Sudirman, benar tidaknya orang yang memperolok-olok orang lain, maka sesungguhnya orang tersebut justru yang sedang memperolok-olok dirinya sendiri.

Saya kira ini saja yang dapat saya sampaikan pada kesempatan hari ini, dan saya mohon ma'af jika ada diantara rekan-rekan mimbar bebas ini yang tersinggung atas perkataan saya. Dan saya juga mengucapkan terima kasih atas tanggapan yang diberikan kepada saya baik yang positif atau negatif.

Wassalam

Sagir Alva

melpone2002@yahoo.com
Universitas Kebangsaan Malaysia
Selangor, Malaysia
----------