Stockholm, 10 Mei 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

HIDAJAT SJARIF HANYA PUNYA ALASAN ZIONIST SIMON PERES KESUKAAN ABDURRAHMAN WAHID
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS AKHIRNYA ITU HIDAJAT SJARIF HANYA MAMPU PAKAI ALASAN LEMAH ZIONIST YAHUDI SIMON PERES KESUKAAN ABDURRAHMAN WAHID MANTAN PRESIDEN NKRI KE-4

"Ahmad Sudirman hanyalah suatu "kambing conge" yang dibayar oleh Hasan Tiro cs dan dijanjikan jabatan mentri luar negeri oleh Hasan Tiro untuk menyebar luaskan "kentut busuk"nya kemana mana. Berdirinya negara Aceh merdeka keluar dari NKRI adalah mimpi atau hayal yang tidak akan mungkin akan bisa direalisasikan untuk menjadi suatu kenyataan. Aceh adalah bagian yang integral dari NKRI, ini harus bisa diterima sebagai suatu fakta dan kenyataan, jadi dengan membolak balik process bedirinya NKRI 55 tahun yang lalu adalah sia sia dan percuma, karena NKRI adalah suatu fakta dan kenyataan yang diakui oleh dunia. This is irreversible!. Jalan kekerasan, terror dan pemberontakan bersenjata tidak akan mencapai hasil apapun!. GAM harus bisa melihat ini dan merubah diri menjadi kekuatan politic, berpartisipasi dalam political contest, meng-expressikan political aspiration dengan jalan damai untuk mendapatkan konsesi poltic untuk mendapatkan autonomy yang seluas mungkin untuk' mentrapkan syariat Islam di Aceh, untuk menguasai dan mengelola kekayaan alam Aceh untuk kesejahteraan rakyat Aceh." (Hidajat Sjarif, siliwangi27@hotmail.com , Sun, 09 May 2004 12:35:56 +0000)

Baiklah saudara Hidajat Sjarif di Edmonton, Alberta, Canada

Jelas, itu saudara Hidajat Sjarif dari Edmonton, yang otaknya kosong dimakan racun pancasila hasil utak atik Soekarno, akhirnya hanya mampu memegang pentungan ala zionist yahudi Simon Peres kesukaan mantan Presiden NKRI ke-4 Abdurrahman Wahid untuk dipakai mematahkan dan memukul alasan dasar penelanan, pencaplokan, pendudukan dan penjajahan Negeri Aceh oleh pihak Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950 yang diteruskan oleh pihak NKRI juga dibawah Soekarno yang dimulai pada tanggal 15 Agustus 1950 dan dipertahankan sampai detik ini oleh Presiden NKRI ke-5 Megawati penerus Soekarno dan sekaligus sebagai ayahnya Megawati.

Saudara Hidajat Sjarif yang otaknya kosong dimakan racun pancasila hasil kocekan Soekarno ini, ditambah dengan ilmu yang minim tentang Negeri Aceh, begitu juga dengan pengetahuannya tentang ketatanegaraan RI, RIS, NRI, RI-Jawa Yogya, maka wajar dan masuk akal apabila disodorkan kehadapannya mengenai masalah konflik Negeri Aceh, kemudian langsung ditanggapi berdasarkan hasil penipuan dan pemalsuan sejarah Aceh yang dibuat Soekarno ketika melaporkan NKRI jelmaan RI ke Dewan Keamanan PBB untuk diberikan rekomendasi agar bisa diterima menjadi anggota PBB pada tanggal 26 September 1950, yaitu 42 hari setelah Negeri Aceh ditelan dan dicaplok Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950.

Nah karena saudara Hidajat Sjarif yang buta mengenai sejarah Negeri Aceh dan pengetahuan ketatanegaraan RI, RIS, NKRI dan RI-Jawa-Yogya inilah akhirnya kelabakan dan jungkir jumpalik ketika berdebat menghadapi Ahmad Sudirman mengenai konflik Aceh yang sudah berlangsung lebih dari 50 tahun ini, yaitu sepanjang Negeri Aceh ditelan dan dicaplok oleh Soekarno dengan RIS-nya. Paling saudara Hidajat hanya mampu menampilkan: "Aceh adalah bagian yang integral dari NKRI, ini harus bisa diterima sebagai suatu fakta dan kenyataan, jadi dengan membolak balik process bedirinya NKRI 55 tahun yang lalu adalah sia sia dan percuma, karena NKRI adalah suatu fakta dan kenyataan yang diakui oleh dunia. This is irreversible!".

Juga saudara Hidajat hanya mampu memberikan tambahan cara jalan keluar dari konflik Aceh dalam bentuk: "GAM harus bisa melihat ini dan merubah diri menjadi kekuatan politic, berpartisipasi dalam political contest, meng-expressikan political aspiration dengan jalan damai untuk mendapatkan konsesi poltic untuk mendapatkan autonomy yang seluas mungkin untuk' mentrapkan syariat Islam di Aceh, untuk menguasai dan mengelola kekayaan alam Aceh untuk kesejahteraan rakyat Aceh."

Karena memang saudara Hidajat Sjarif ini otaknya kosong disapu bersih racun pancasila hasil komat kamit Soekarno, maka dengan mudah saja mencarikan jalan keluar konflik Aceh ini dengan cara, buat kekuatan politik seperti Partai Kebangkitan Bangsa punyanya mantan Presiden NKRI ke-4 Abdurrahman Wahid pencinta zionist yahudi Simon Peres. Lalu berpartisipasi dalam kontes pemilu, expresikan program-program kerja untuk membangun Negara Pancasila yang telah menelan Negeri Aceh lewat tangan Soekarno, usahakan agar dapat diluluskan Negeri Aceh menjadi Negeri otonomi yang luas.

Nah, itulah cara dan jalan keluar dari saudara Hidajat Sjarif orang Sunda asal Jawa Barat yang pindah ke Canada empat puluh tahun yang lalu dan telah menjadi warganegara Canada, yang telah begitu tergiur-giur oleh ide Mahatma Gandhi dari India dan ide Martin Luther King dari Negaranya George W. Bush.

Saudara Hidajat Sjarif ini, yang memang sudah ketularan ide Mahatma Gandhi dan ide Martin Luther King ini, tanpa pikir panjang menyatakan bahwa jadikan GAM partai politik seperti PKB dan PAN-nya Amien Rais, atau Golkarnya Akbar Tandjung, atau PDI-P-nya Mbak Megawati. Tuntut otonomi luas bagi Negeri Aceh.

Saudara Hidajat Sjarif, cara penyelesaian saudara itu adalah caranya Soekarno, dan para penerusnya, yang sudah merampok Negeri Aceh dan kekayaannya. Karena, kalau menjalankan cara jalan keluar seperti yang diajukan oleh saudara Hidajat, memang itu cara yang paling mudah dan sangat didambakan oleh Mbak Megawati, Ryamizard Ryacudu, Endriartono Sutarto, Susilo Bambang Yudhoyono, Abdurrahman Wahid dan Amien Rais.

Karena itulah memang benar saudara Hidajat Sjarif ini adalah pengekor bayangan Soekarno, Mbak Megawati, Ryamizard Ryacudu, Endriartono Sutarto, Susilo Bambang Yudhoyono, Abdurrahman Wahid dan Amien Rais. Artinya, kemana kepala dan badan bergerak kesanalah itu ekornya mengikut.

Jadi, saudara Hidajat Sjarif, karena otak saudara yang kosong termakan racun pancasila hasil ramuan Soekarno, dan kurangnya pengetahuan tentang Negeri Aceh dan ketatanegaraan RI, RIS, NKRI dan RI-Jawa-Yogya, maka wajar kalau saudara akhirnya memegang pentungan zionist internasional ala zionis yahudi Simon Peres untuk dijadikan sebagai dasar argumentasi guna mematahkan argumentasi Ahmad Sudirman yang menyangkut penelanan, pencaplokan, pendudukan dan penjajahan Negeri Aceh oleh Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950.

Ditambah pula saudara Hidajat mencoba utak atik info yang tidak menentu, dimana akhirnya menemukan info yang salah kaprah: "Ahmad Sudirman hanyalah suatu "kambing conge" yang dibayar oleh Hasan Tiro cs dan dijanjikan jabatan mentri luar negeri oleh Hasan Tiro untuk menyebar luaskan "kentut busuk"nya kemana mana.".

Jadi memang begitulah model saudara Hidajat Sjarif yang otaknya kosong molongpong termakan racun pancasila ini, tidak sanggup berdebat melawan Ahmad Sudirman, maka ambil saja jalan mudah, tuduh saja Ahmad Sudirman dengan fakta dan bukti kosong bahwa dibayar oleh Hasan Tiro dan diberi janji jabatan mentri luar negeri. Entah dari mana itu info yang diperoleh oleh saudara Hidajat ini. Tetapi, yang jelas, itu memang model saudara Hidajat Sjarif, hantam saja, biar tidak betul, maju terus, hantam Ahmad Sudirman. Nah, itu kan model para penerus Soekarno. Sudah kehabisan akal dan dasar argumentasi, akhirnya, mengambil pentungan zionist yahudi ala Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid. Pukul Ahmad Sudirman pakai pentungan zionist yahudi ala Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid. Akhirnya, sibuk juga itu Kolonel Ditya yang sudah mulai kecanduan zionist yahudi Simon Peres, yang ditebarkan oleh saudara Hidajat Sjarif. Bahkan itu mahasiswa Trisaktipun saudara Rusmanto Ismail, ikut-ikutan pula menjadi seorang fanatik buta pengekor zionist yahudi Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid.

Nah, mengapa itu saudara Hidajat Sjarif pakai pentungan zionist yahudi ala Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid untuk pukul argumentasi Ahmad Sudirman ? Karena, menurut saudara Hidajat mudah saja saja untuk jawabannya, misalnya: "Ahmad Sudirman di brain wash dan dibayar untuk memicu conflict antar agama, etnis dan mengadu domba sesama umat Islam, menciptakan kebencian terhadap suatu etnis dengan menciptakan image tentaqng kebiadaban dan kebusukan suatu etnis dengan menyeluruh.Tujuan utama dari ini semua adalah menciptakan instability, turmoil, chaos via violence conflict, sectarian and ethnict violence untuk men-destabilize Indonesia."

Jadi, dari sini kelihatan bagaimana dangkal dan kurangnya pengetahuan tentang Negeri Aceh dan ketatanegaraan RI, RIS, NKRI, RI-Jawa-Yogya yang dimiliki oleh saudara Hidajat Sjarif ini. Akhirnya, jalan singkat yang ditempuh saudara Hidajat adalah tuduh saja Ahmad Sudirman "di brain wash dan dibayar". Karena jalan itu jalan yang paling mudah, tanpa perlu fakta dan bukti apalagi dasar hukum. Persis seperti kebiasaan para penerus Soekarno, caplok dulu Negeri Aceh, kemudian tuduh saja itu orang Aceh pemberontak, teroris dan separatis kalau menuntut negerinya, kan gampang. Sedangkan Ahmad Sudirman sendiri entah kapan di brain wash oleh zionist yahudi ala Simon Peres kesukaan Abdurrahman Wahid, dan entah kapan dibayar dan dijanjikan jabatan menteri luar negeri oleh Teungku Hasan Muhammad di Tiro. Paling para petinggi GAM di seluruh dunia geleng-geleng kepala membaca tuduhan saudara Hidajat Sjarif terhadap Ahmad Sudirman ini.

Jadi terakhir saudara Hidajat Sjarif, sampai kapanpun saudara tidak akan sanggup mematahkan dan menjatuhkan argumentasi Ahmad Sudirman tentang penelanan, pencaplokan, pendudukan, dan penjajahan Negeri Aceh oleh Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Augstus 1950 yang diteruskan oleh pihak NKRI dari sejak 15 Agustus 1950 sampai detik sekarang ini.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Sun, 09 May 2004 12:35:56 +0000
From: "Hidajat Sjarif" siliwangi27@hotmail.com
To: ahmad@dataphone.se
Cc: sumatra_merdeka@yahoo.com, toto_wrks@yahoo.com, melpone2002@yahoo.com, jkamrasyid@aol.com, nizarwin@yahoo.com, abupase@yahoo.com, djuli@stremyx.com, warzain@yahoo.com, s05029wmuse@yahoo.com.se, wafi-amna@yahoo.com, asammameh@hotmail.com, bambang_hwc@re.rekayasa.co.id, om_puteh@hotmail.com, miranda_hnf@yahoo.uk, mr_dharminta@yahoo.com, tang_ce@yahoo.com, rimueng_acheh@yahoo.com, zafala@hotmail.com, otra25@indosat.net.id, imahnor@hotmail.com, sadanas@equate.com, karim@bukopin.co.id, wpamungk@centrin.net.id, teuku_mirza2000@yahoo.com, dityaacheh_2003@yahoo.com
Subject: RE: PENENTUAN NASIB SENDIRI RAKYAT ACEH BUKAN HASIL KONVERSI PEMIKIRAN TGK

Conspiracy dari "ZIONIST INTERNATIONAL" yang mengkontrol ECONOMY DUNIA, banking, finance, international monetary dsb, dengan intel networks yang sangat sophisticated berhasil mem-brain wash OTAK HASAN TIRO untuk mencetuskan ide "ACEH MERDEKA" ,mendirikan GAM /TNA dan memproklamasikan berdirinya Aceh merdeka.Hasan Tiro CS dengan KAMBING KAMBING CONGEnya seperti Ahmad Sudirman dan WARWICK CS di brain wash dan dibayar untuk memicu conflict antar agama , etnis dan mengadu domba sesama umat Islam, menciptakan kebencian terhadap suatu etnis dengan menciptakan image tentaqng kebiadaban dan kebusukan suatu etnis dengan menyeluruh.Tujuan utama dari ini semua adalah menciptakan "INSTABILITY, TURMOIL, CHAOS," via VIOLENCE CONFLICT, SECTARIAN AND ETHNICT VIOLENCE untuk MEN-DESTABILIZE Indonesia.

Ahmad Sudirman hanyalah suatu "KAMBING CONGE" yang dibayar oleh Hasan Tiro cs dan dijanjikan jabatan mentri luar negeri oleh Hasan Tiro untuk menyebar luaskan "KENTUT BUSUK"nya kemana mana.

Berdirinya negara Aceh merdeka keluar dari NKRI adalah MIMPI ATAU HAYAL YANG TIDAK AKAN MUNGKIN AKAN BISA DIREALISASIKAN UNTUK MENJADI SUATU KENYATAAN!!!. Aceh adalah BAGIAN YANG INTEGRAL DARI NKRI, INI HARUS BISA DITERIMA SEBAGAI SUATU FAKTA DAN KENYATAAN, jadi dengan membolak balik process bedirinya NKRI 55 tahun yang lalu adalah SIA SIA DAN PERCUMA, karena NKRI adalah suatu FAKTA DAN KENYATAAN YANG DIAKUI OLEH DUNIA...THIS IS IRREVERSIBLE!!!!!!. Jalan kekerasan, terror dan pemberontakan bersenjata tidak akan mencapai hasil apapun!!!.

GAM harus bisa melihat ini dan merubah diri menjadi kekuatan politic, berpartisipasi dalam political contest, meng-expressikan political aspiration dengan jalan damai untuk mendapatkan konsesi poltic untuk mendapatkan autonomy yang seluas mungkin untuk' mentrapkan syariat Islam di Aceh, untuk menguasai dan mengelola kekayaan alam Aceh untuk kesejahteraan rakyat Aceh.

DALAM WADAH NKRI.RAKYAT INDONESIA BERHAK UNTUK MENG-KRITIK, MENGUTUK DAN MENENTANG KEPINCANGAN , KEBUSUKAN DAN KESALAHAN SUATU REZIM, INI ADALAH BAGIAN MUTKLAK DARI SUATU DEMOCRACY.

DIDALAM DEMOCRACY HAK UNTUK BER-OPPOSSI DAN DISSENSI HARUS ADA DAN HARUS DIHORMATI, JADI MENGUTUK DAN MENENTANG KEBUSUKAN SERTA KESALAHAN SERTA PENYELEWENGAN SUATU REZIM INI BUKAN BERARTI KITA MEMBENCI NEGERI DAN BANGSA!!!. Artinya kita mengkritik untuk MEMPERBAIKI untuk kebaikan bersama.

Hidajat Sjarif

siliwangi27@hotmail.com
Edmonton, Alberta, Canada.
----------