Stockholm, 19 Mei 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MIRZA ITU SOEKARNO DAN PENERUSNYA YANG MENULIS SEJARAH SESAT RI & ACEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS TEUKU MIRZA ITU SOEKARNO DAN PENERUSNYA YANG MENUTUPI DAN MENULIS SEJARAH SESAT RI & ACEH

"Lagi-lagi Anda (Shahen Fasya) tidak menunjukkan bukti pada saya apa bukti adanya penjajahan. Anda tulis panjang lebar isinya cuma omong kosong propaganda Hasan Leube Muhammad Tanjong Bungong. Anda menyebut Indonesia Jawa itu adalah propaganda basi Hasan Leube. Basi bok! Dan satu-satunya klaim penjajahan versi Anda hanya pada paparan sejarah sesat dari Ahmad Sudirman. Ahmad Sudirman saja sudah lucu, pasti Anda lebih lucu lagi karena percaya pada paparan sejarahnya. Saya sekali lagi tak mengerti, apa yang Anda maksudkan dengan penjajahan kalo sepenggal sejarah versi Ahmad Sudirman sekali lagi itu basi. Kalo Anda baca sejarah hidup Abu Daud Beureueh otomatis seluruh cerita Ahmad Sudirman menjadi gugur kalo Anda malas baca cukup sepenggal sejarah Daud Beureeh saja yang Anda baca. Sekali kali analisa anda jangan berdasarkan variabel sejarah yang rancu dan bias versi Ahmad Sudirman pasti hasilnya akan seperti analisa Anda ngelantur bangun bok jangan mimpi siang-siang." (Teuku Mirza, teuku_mirza2000@yahoo.com , Tue, 18 May 2004 23:52:41 -0700 (PDT))

Baiklah Teuku Mirza di Jakarta, Indonesia.

Kutipan diatas merupakan tanggapan Teuku Mirza kepada saudara Shahen Fasya yang dicc-kan kepada saya.

Ternyata itu Teuku Mirza menulis bahwa apa yang telah saya jelaskan dan terangkan tentang pertumbuhan dan perkembangan RI hubungannya dengan Negeri Aceh kepada seluruh rakyat di Negeri Aceh dan di NKRI, ternyata oleh Teuku Mirza penjelasan saya tersebut dikatakan sebagai "paparan sejarah sesat dari Ahmad Sudirman".

Nah, memang kelihatan itu Teuku Mirza, yang otaknya sudah dicuci racun pancasila Soekarno mana bisa melihat dengan hati terbuka dan otak yang terang dan jernih ketika membaca kembali jalan pertumbuhan dan perkembangan Negara RI hubungannya dengan Negeri Aceh.

Akhirnya, jelas, walaupun itu Negeri Aceh yang secara terang-terangan ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah oleh Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950, ternyata oleh Teuku Mirza tindakan pencaplokan dan perampokan Negeri Aceh dianggap tindakan yang benar. Dan apa yang dijelaskan oleh saya berdasarkan fakta dan bukti, dasar hukum dan sejarah yang jelas dan benar dengan sumber referensi yang jelas dari pihak Sekretariat RI mengenai penelanan Negeri Aceh oleh Soekarno, dianggap oleh Teuku Mirza sebagai " paparan sejarah sesat".

Kemudian Teuku Mirza menyinggung Teungku Muhammad Daud Beureueh yang dianggap sebagai pemimpin de-facto Negeri Aceh. Dimana menurut paparan M.Nur El Ibrahimy dalam bukunya Peranan Tgk.M. Daud Beureueh dalam Pergolakan Aceh menyebutkan bahwa pada tanggal 15 Oktober 1945 Teungku Hadji Hasan Kroeng Kale, Teungku Muhammad Daoed Beureueh, Teungku Hadji Dja'far Sidik, Teungku Hadji Ahmad Hasballah Lamdjabat, Indrapoeri, Residen Aceh T.Nja'Arif, dan Toeankoe Mahmud menyatakan maklumat mendukung perjuangan kemerdekaan RI yang sebagian isinya menyebutkan segenap lapisan rakyat telah bersatu padu dengan patuh berdiri dibelakang maha pemimpin Ir.Soekarno untuk menunggu perintah dan kewajiban yg akan dijalankan. Selanjutnya 8 tahun kemudian, pada tanggal 20 September 1953 Teungku Muhammad Daud Beureueh memaklumatkan NII berdiri bebas dari pengaruh Pancasila atau Negara Pancasila atau NKRI. Seterusnya 9 tahun kemudian, pada bulan Desember 1962, Teungku Muhammad Daud Beureueh menyerah kepada pihak Soekarno melalui "Musyawarah Kerukunan Rakyat Aceh" yang dijalankan oleh Panglima Kodam I/Iskandar Muda, Kolonel M.Jasin.

Rupanya menurut Teuku Mirza kalau saudara "Shahen Fasya membaca buku sejarah hidup Teungku Muhammad Daud Beureueh otomatis seluruh cerita Ahmad Sudirman menjadi gugur"

Mengapa Teuku Mirza mengatakan demikian ? Karena menurut Teuku Mirza itu Teungku Muhammad daud Beureueh pada tanggal 15 Oktober 1945 telah menyatakan ikrar setia kepada pemimpin RI Soekarno. Kemudian sejarah NII dari tanggal 20 September 1953 sampai bulan Desember 1962 diloncati. Lalu yang ditekankan hanya yang terjadi pada bulan Desember 1962, yaitu Teungku Muhammad Daud Beureueh menyerah kepada Soekarno.

Dari cerita singkat Teungku Muhammad Daud Beureueh itu diambil oleh Teuku Mirza bahwa sebenarnya Teungku Muhammad Daud Beureueh yang merupakan pemimpin de-facto rakyat Aceh telah menyatakan setia kepada Soekarno dan telah menyerah kepada Soekarno. Karena itu Negeri Aceh masuk kedalam sangkar RI atau NKRI.

Nah cerita riwayat hidup Teungku Muhammad Daud Beureueh yang model begitulah yang diambil dan ditulis dalam sejarah pertumbuhan dan perkembangan RI versi Soekarno yang ditelan mentah-mentah oleh Teuku Mirza.

Model-model cerita begitu yang disebar luaskan oleh Soekarno dan para penerusnya, sehingga meresap sampai sekarang, buktinya otak kepala Teuku Mirza penuh dengan cerita sejarah model Soekarno dan penerusnya mengenai Negeri Aceh hubungannya dengan RI.

Karena itu kalau Teuku Mirza mendengar cerita sebenarnya tentang penelanan, pencaplokan, pendudukan, dan penjajahan Negeri Aceh oleh Soekarno, langsung saja Teuku Mirza mengatakan bahwa itu paparan sejarah sesat.

Padahal yang sebenarnya sejarah sesat adalah sejarah yang ditulis oleh para penerus Soekarno tentang pertumbuhan dan perkembangan RI hubungannya dengan Negeri Aceh.

Coba baca lagi dalam http://www.dataphone.se/~ahmad/040219.htm

Rakyat Aceh dan rakyat di RI ditipu dan dibohongi mentah-mentah oleh Soekarno dan para penerusnya. Sehingga bisa terlihat contohnya, seperti Teuku Mirza yang sudah dicuci otaknya di UI sehingga ketika melihat konflik Aceh langsung saja berteriak itu paparan sejarah sesat Ahmad Sudirman.

Teuku Mirza, rakyat Aceh sekarang sudah tidak bisa lagi dibohongi dan ditipu. Rakyat Aceh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila atau NKRI telah mengetahui dengan jelas dan gamblang bahwa memang benar itu Negeri Aceh ditelan, dicaplok, diduduki dan dijajah oleh RI yang menjelma menjadi NKRI.

Sampai kapanpun, itu rakyat Aceh akan terus berjuang untuk membebaskan negerinya dari penjajahan NKRI bersama TNI-nya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk,
amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Tue, 18 May 2004 23:52:41 -0700 (PDT)
From: teuku mirza teuku_mirza2000@yahoo.com
Subject: Re: Teuku Mirza ibarat kura-kura dalam perahu
To: shahen fasya <rimueng_acheh@yahoo.com>, teuku_mirza@hotmail.com
Cc: ahmad@dataphone.se, dityaaceh_2003@yahoo.com, tang_ce@yahoo.com,asammameh@hotmail.com, om_puteh@hotmail.com, achehnews@yahoogroups.com, ilyas.abdullah@wanadoo.nl, fadlontripa@yahoo.com, balepanyak@yahoo.com.au, nizarwin@yahoo.com, awakaway@telkom.net

Assalamu'alaikum

Lagi-lagi Anda tidak menunjukkan bukti pada saya....apa bukti adanya penjajahan....Anda tulis panjang lebar...isinya cuma omong kosong propaganda hasan leube muhammad tanjong bungong.....Anda menyebut Indonesia Jawa...itu adalah propaganda basi hasan leube......BASI BOK ! dan satu-satunya klaim penjajahan versi Anda hanya pada paparan sejarah sesat dari ahmad sudirman....Ahmad sudirman saja sudah lucu, pasti Anda lebih lucu lagi......karena percaya pada paparan sejarahnya.

Saya sekali lagi tak mengerti, apa yang Anda maksudkan dengan penjajahan....kalo sepenggal sejarah versi ahmad sudirman....sekali lagi itu basi......Kalo Anda baca sejarah hidup Abu Daud Beureeh....otomatis seluruh cerita ahmad sudirman menjadi gugur......kalo Anda malas baca...cukup sepenggal sejarah Daud Beureeh saja yang Anda baca.

Sekali kali analisa anda jangan berdasarkan variabel sejarah yang rancu dan bias....versi ahmad sudirman......pasti hasilnya akan seperti analisa Anda.....ngelantur.....bangun bok.....jangan mimpi siang-siang.

Wassalam

Teuku Mirza

teuku_mirza@hotmail.com
teuku_mirza2000@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------