Stockholm, 15 juni 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TATI MANA MAYORITAS RAKYAT MUSLIM DAN PEMIMPIN RI INGIN TEGAKKAN SYARIAT ISLAM
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

TATI TIDAK PERLU MENGKUTAK-KATIK PANCASILA BIAR SESUAI DENGAN ISLAM. ITU SOEKARNO KETIKA MENGKUTAK-KATIK PANCASILA BUKAN DIGALI DARI ISLAM

"Bapak tahu, seperti apa babak belurnya Negri Aceh sekarang, karena korbannya adalah orang2 tak bersalah. Nyawa manusia benar-benar tidak ada harganya, yg ada ketakutan, ketidak amanan, kecurigaan dan saling tidak percaya, mereka dihadapkan pada dua pilihan ikut perjuangan GAM atau TNI/Polri, apapun pilihan tetap kematian jawabannya. Yg menyedihkan lagi GAM juga membunuh saat TNI/Polri sedang melakukan sholat jum'at. tapi bagi ahmad cs, itu wajar, alasannya harus siaga kalau dlm berperang." (Tati, narastati@yahoo.com ,Tue, 15 Jun 2004 03:01:36 -0700 (PDT))

Baiklah saudari Tati di Jakarta, Indonesia.

Kelihatan sekali saudari Tati ini, setiap kali memberikan tanggapan di mimbar bebas ini, isinya kosong. Perhatikan itu kutipan diatas, kapan, dimana dan siapa itu anggota TNI/POLRI yang sedang melakukan sholat Jum'at dibunuh GAM ?. Sedikitpun tidak disertakan faktanya. Hanya main tulis dan main tuduh saja. Mana orang bisa percaya terhadap tulisan model begini.

Sudah jelas yang membuat Negeri Acheh hancur adalah pihak TNI yang diperintahkan oleh Presiden Megawati, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu. Pihak RI mau terus mempertahankan pendudukan dan penjajahan di Negeri Acheh. Rakyat Acheh sudah sedemikian trauma terhadap TNI. Mendengar nama TNI saja, badan mereka sudah gemetaran. Saking ketakutannya terhadap TNI/POLRI.

Itu tuduhan saudari Tati tentang pembunuhan dan pengusiran secara besar-besaran para transmigran adalah dibesar-besarkan saja. Berapa banyak para transmigran yang sudah keluar dari Negeri Acheh karena diusir oleh GAM ? Kalau hanya bercuap seperti itu, anak SD-pun pandai mengatakannya. Sekali lagi menyinggung masalah kafir. Itu kalau ditelusuri lebih dalam pihak TNI yang telah disumpah untuk membela pancasila dan UUD 1945 kemudian membunuh rakyat Acheh muslim yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila yang dituduh pembuat makar, pemberontak, separatis. Sudahlan disumpah untuk mempertahankan dan membela pancasila dan UUD 1945 membunuh lagi. Itu sudah lebih dari orang yang tidak percaya kepada Allah SWT.

Rakyat Acheh sudah mengetahui siapa yang percaya kepada Allah SWT dan siapa yang tidak percaya Allah SWT. Itu TNI yang membunuh rakyat muslim Acheh jelas mereka itu sudah sedemikian matanya tertutup oleh pancasila dan UUD 1945. Bagaimana mereka pasukan TNI percaya akan adanya Allah SWT, kalau hatinya dan pikirannya sudah dijejali dengan pancasila dan UUD 1945.

Kembali lagi diulang-ulang cerita pengusiran suku Batak-lah, suku Jawa-lah. Tetapi tidak pernah disebutkan berapa banyak itu suku Batak dan suku Jawa yang benar-benar telah keluar dan terusir dari Negeri Acheh ?. Sedikitpun tidak disertakan dalam tulisan saudari Tati ini.

Itu, kalau namanya mengungsi dari daerah konflik, namanya bukan pengusiran, saudari Tati. Jangan memutar balikkan fakta dan bukti. Makanya itu, orang-orang transmigran yang mengungsi ini kan akhirnya balik lagi kekampung mereka masing-masing. Itu namanya bukan diusir kalau balik kembali ke kampung halaman mereka.

Ini juga soal yang dibesar-besarkan penculikan kepada para transmigran yang bekerja di perusahaan-perusahaan asing dan perusahaan lainnya di Lhouksemawe untuk meminta uang tebusan. Sudah berapa banyak itu para transmigran yang bekerja di perusahaan asing yang diculik GAM ?

Itu soal adanya para pemuda Acheh yang menjadi anggota GAM itu memang wajar, karena mereka para pemuda ini sudah menyadari bahwa Acheh diduduki dan dijajah RI dengan TNI-Nya.

Rasulullah saw itu memang Nabi, Rasul, dan pemimpin ummat Islam. Ketika di Yatsrib atau Madinah sekarang, Rasulullah membangun Daulah Islam Rasulullah, itu pihak kaum kafir Mekkah menyerangnya sehingga timbul perang Badar, perang Uhud, perang Chandak. Rasulullah saw berperang untuk mempertahankan Negeri Yatsrib tempat DIR berdiri. Apakah Rasulullah saw di Yatsrib atau Madinah itu tenang-tenang saja tanpa diserang oleh musuh ?. Hampir tidak berhentinya Rasulullah berperang selama sepuluh tahun di Madinah itu.

Nah, sekarang di Acheh pun begitu, itu kaum RI dibawah Ryacudu, Sutarto dan Megawati bersama TNI-nya terus menyerbu ke Acheh, menghancurkan rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila. Itu kalau rakyat Acheh menganggap musuh kepada TNI dan RI dan semua para pendukungnya, karena pihak RI, TNI itu telah mendeklarasikan perang terhadap rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila. Mereka pasukan TNI yang sudah disumpah untuk setia dan membela pancasila dan UUD 1945 mana sadar lagi kalau yang dibunuh itu rakyat Acheh yang muslim.

Rakyat Acheh itu sedang berjihad mempertahankan negerinya yang diduduki dan dijajah pihak RI dan TNI. Jelas itu yang menduduki dan menjajah negeri Acheh adalah betul-betul telah melanggar kebebasan hak untuk hidup, ditentang oleh Islam dan ditentang juga oleh hukum internasional.

Itu Ahmad Sudirman mengatakan kafir kepada negera RI kafir, sebabnya, karena dasar hukum Negara RI bersumberkan kepada yang bukan Islam, yakni kepada pancasila. Kalau saudari Tati tidak mau Negara RI dikatakan kafir, cobalah seru itu para pemimpin RI, dimulai dari Megawati, Abdurrahman Wahid, Amien rais, Akbar Tandjung, Susilo Bambang Yudhoyono, Wiranto, Hamzah Haz untuk berjuang menegakkan syariat Islam di RI. Jangan hanya mau mempertahankan pancasila saja. Atau hanya pandainya menjegal orang-orang yang ingin menegakkan syariat Islam, di RI saja.

Itu Daulah Islam Rasulullah berdiri apabila rakyat di RI sudah siap dengan penuh kesadaran menerima hukum yang bersumberkan kepada syariat Islam. Bukan seperti sekarang mayoritas anti syariat Islam, termasuk saudari Tati sendiri. Mana ada dalam tulisan saudarai Tati menyinggung siap menegakkan syariat Islam di RI. Paling menyudutkan orang-orang yang ingin menegakkan syariat Islam di RI.

Itu syariat Islam tidak harus dipaksakan. Tetapi harus keluar dari kesadaran. Tetapi kalau sebagian besar rakyat RI itu menolak syariat Islam, padsahal mereka itu muslim , inilah yang menjadi persoalannya. Yang dipertahankan pancasila. Lihat itu Abdurrahman Wahid dan Amien Rais. Mereka berdua gigih mempertahankan pancasila. Tidak perlu syariat Islam. Padahal mereka berdua itu dari NU dan Muhammadiyah. Bagaimana itu ?

Itu saudari Tati ini hanya bercuap saja. Cerita-cerita syariat Islam. Itu buktinya kaum di RI, kebanyakan yang tidak senang syariat Islam tegak. Biar pancasila tidak apalah. Biar rakyat Achehlah yang punya syariat Islam, tetapi di Jawa tidak perlu itu syariat Islam, cukup pancasila saja hasil kutak-katik Soekarno.

Kemudian, soal teroris itu kerja dan upaya George W Bush saja. Sedikit-sedikit terorisme. Saddam Hussein terorist, Usama Bin Laden terorist, orang-orang muslim yang ingin menegakkan syariat Islam terorist. Pokoknya mereka yang tidak menyukai kebijaksanaan politik George W Bush disebut terorist. Buktinya, mana itu yang dianggap terorist oleh George W Bush habis dan berkurang, sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Bush. Itu hanyalah umpan politik Bush cs saja. Termasuk di RI, Megawati cs beserta TNI-nya. Itu TNI adalah terorist yang berlindung dibalik nama Negara RI.

Soal jihad itu memang wajid. Dalam berjihad ini ada bermacam-macam jihad, diantaranya jihad untuk mempertahankan aqidah Islam dari pihak kaum kuffar yang selalu memusuhi dan berusaha menghancurkan aqidah Islam yang disebut dengan jihad kuffar. Jihad melawan syaitan yang selalu membisikan kejelekan dan kejahatan yang disebut dengan jihad syaitan. Jihad melawan kaum munafikin yang mengaku muslim tetapi ingin menghancurkan aqidah Islam dan ummat Islam yang disebut dengan jihad munafikin. Jihad terhadap diri, yaitu memahami, mengamalkan, menyeru kepada Islam, mengajari orang yang belum mengetahui, bersabar dalam berdakwah kepada Allah dan bersabar menghadapi gangguan makhluk, kesemuanya itu disebut dengan jihad nafsi. Jihad melawan kaum yang murtad dan membuat kerusakan dan gangguan dalam khilafah Islam yang disebut dengan jihad murtad. Jihad melawan mereka yang selalu berbuat zalim dan penganiyaan terhadap kaum muslimin yang disebut dengan jihad zalim. Misalnya, jihad untuk melawan dan mempertahankan diri dari pihak kuffar yang selalu memusuhi aqidah Islam dan kaum muslimin perlu dilakukan dengan segala persiapan yang ada dan dimiliki oleh kaum muslimin, dari mulai diri, harta, peralatan dan persenjataan. Tetapi tentu saja dalam melakukan jihad kuffar ini harus mencontoh kepada apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah yaitu untuk mempertahankan aqidah Islam, kaum muslimin seluruhnya, pemerintahan Islam dan Daulah Islam dengan mencari ridha Allah.

Saudari Tati, itu pancasila adalah hanya hasil kutak-katik Soekarno. Karena itu bisa dirubah, diganti dan dibuang. Mengapa harus dipertahankan mati-matian itu pancasila. Pancasila itu kan bukan agama, bukan juga ajaran. Itu kan hanya tali pengikat saja, yang isinya bisa dikutak-katik, ditafsir-tafsirkan sendiri. Dicari-cari dalam Islam. Seolah-olah biar Islamlah yang sesuai dengan pancasila. Itu Soekarno ketika mengutak-atik pancasila tidak mengambil dari Islam. Buktinya ketika Piagam Jakarta dihasilkan, akhirnya ditolak oleh Soekarno Cs. Padahal Soekarno adalah salah seorang dari panitia sembilan yang merumuskan Piagam Jakarta.

Masalahnya itu sila-sila yang ada dalam pancasila itu dipaksakan untuk dicari-cari persamaannya dalam Islam. Seakan-akan kalau diketemukan sila dalam pancasila ada dalam Islam. Jadilah pancasila tidak bertentangan dengan Islam. Itu kan, hanya dicari-cari saja. Kalau memang benar itu pancasila digali dari Islam, mengapa tidak diambil Islam saja ?. Mengapa harus diambil pancasila?. Pancasila kalau dibuang, diganti, dirobah itu tidak berdosa. Tetapi, kalau perintah Islam tidak dijalankan itu sudah berdosa. Tetapi, kalau namanya pancasila, dilanggarpun tidak apa-apa. Lihat saja itu sila kemanusiaan yang adil dan beradab. Apakah sila itu dijalankan oleh Megawati, TNI dan para pimpinan lainnya di Negeri Acheh ?. Mereka itu sudah jelas melanggar sila ke 2 dari pancasila. Apakah mereka kena hukuman ?. Mana mereka kena hukuman pancasila ?.

Jadi, saudari Tati janganlah seperti burung cangkurileung, atau perkutut atau burung beo saja. Putar-puter pancasila, biar bisa masuk kedalam Islam. Atau dikutak-katik sila-silanya biar bisa diterima atau sesuai dengan aturan Islam. Seperti Jenderal Soeharto saja yang mengutak-atik pancasila.

Itu sumber hukum Islam tidak bisa dicampur adukkan dengan sumber hukum pancasila. Hukum Islam tidak bisa diterapkan dalam hukum yang bersumberkan pancasila. Contohnya, itu riba/bunga dilarang oleh Islam. Coba terapkan itu hukum riba/bunga di RI. Pasti itu hancur bank kafir itu. Coba terapkan hukum zina menurut Islam. Pasti itu night club - night club pada tutup dan bangkrut. Coba terapkan hukum minuman keras. Pasti itu prabrik minuman keras di RI akan bangkrut.

Jadi, saudari Tati hukum Islam tidak bisa diterapkan dalam hukum yang bersumberkan pada pancasila. Apa akibatnya saudari Tati mengatakan: "Kenapa kita tidak yakin hukum Islam itu bisa kita terapkan?" Jelas akibatnya itu seperti yang saya terangkan diatas itu.

Itu soal Acheh dan rakyat Acheh, janganlah saudari Tati merasa pesimis dan ragu: "Apakah dg berpisahnya Aceh dari NKRI, anda yakin orang2 Aceh bisa menjalankan syariat Islam 100 % ? apa itu bisa kita jamin ?"

Itu serahkan saja kepada seluruh rakyat Acheh. Saudari Tati tidak perlu banyak bicara. Saudari urus saja itu RI. Coba suruh dan ajak mereka penduduk Jawa yang mayorits muslim itu untuk menegakkan syariat Islam dan menjalankannya. Soal penegakkan syariat Islam di Acheh tidak perlu ikut campur. Serahkan semuanya kepada seluruh rakyat Acheh.

Kemudian itu tuduhan saudari Tati: "cara2 yg dilakukan Hasan Tiro yg diamini Ahmad cs, adalah mengadopsi cara yg dilakukan Yahudi Israel terhadap Palestina". Apapula ASNLF atau GAM mengadopsi cara yang dilakukan Yahudi Israel terhadap Palestina. Justru yang memakai cara Yahudi menghancurkan palestina adalah pihak RI dengan TNI-nya. Sampai ratusan ribu rakyat Acheh yang menjadi korban dari sejak 50 tahun yang lalu. Dari Sejak Soekarno menelan dan menduduki Negeri Acheh.

Ahmad Sudirman mana meniru cara Yahudi. Justru Ryacudu, Sutarto dan Megawati yang meniru cara Yahudi menghancurkan Rakyat Acheh dan menduduki Negeri Acheh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Tue, 15 Jun 2004 03:01:36 -0700 (PDT)
From: tati - <narastati@yahoo.com>
Subject: Re: Mari kita rapatkan barisan (Asshoff)
To: Abu Farhan <abu_farhan04@yahoo.com>, ahmad@dataphone.se, mitro@kpei.co.id, rokh_wawan@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, dityaaceh_2003@yahoo.com

Ass. Pak Farhan,

Terus terang bukannya saya ingin sekali mematahkan argumentasi dari pak ahmad sudirman, tapi disini sy hanya menyampaikan ada hal2 yg tidak benar yg dilakukan pak Ahmad cs untuk menegakkan ambisinya yg secara kebetulan sy baca milisnya atas provokasi dan pembenaran yg dilakukan GAM. Karena apa yg saya dapatkan dilapangan ternyata betul dengan penulisannya dimilis ini tentang pembunuhan,pengusiran secara besar-besaran suatu suku yg telah dirancang secara sistematis, begitu bencinya mereka, kebencian itu mereka tampakkan dg mengatakan KAFIR..sehingga menyemangati semangat anggota GAM utk berbuat diluar batas karena yg dihadapi orang kafir.. dan cap kafir itu juga ditujukan kepada suku lain yg tidak menyokong perjuangan GAM dan sekarang tuduhan KAFIR menyerempet keseluruh rakyat Indonesia.

Bapak tahu, seperti apa babak belurnya negri aceh sekarang, karena korbannya adalah orang2 tak bersalah. Nyawa manusia benar-benar tidak ada harganya, yg ada ketakutan, ketidak amanan, kecurigaan dan saling tidak percaya, mereka dihadapkan pada dua pilihan ikut perjuangan GAM atau TNI/Polri, apapun pilihan tetap kematian jawabannya. Yg menyedihkan lagi GAM juga membunuh saat TNI/Polri sedang melakukan sholat jum'at. tapi bagi ahmad cs,itu wajar, alasannya harus siaga kalau dlm berperang.

Saya sudah katakan, dulu sy dengan teman-teman juga tidak suka dg kebijaksanaan pemerintah terutama dalam pemberlakuan DOM karena munculnya arogansi ABRI. Dan banyak yg bersimpati waktu itu ke GAM termasuk dari kalangan kampus,tapi GAM sendiri malah overacting saat mereka mendapatkan dukungan krn apa..? ambisi ingin menguasai! mulanya mereka mengusir dan membantai suku batak dg alasan utk menegakkan negri yg islami dilanjutkan dg pengusiran secara besar2an suku jawa, mereka yg telah berkeluarga dipisahkan dari keluarganya,mereka yg lahir dan tinggal di Aceh puluhan tahun juga diusir,malah orang yg sudah tua renta pun jadi mengungsi, kebanyakan mereka jawanya hanya keturunan saja. alasan karena aceh dijajah oleh suku jawa..yg dimulai presiden Soekarno...dst... hanya dicari-cari

Cara-cara kekerasan mereka lakukan, yakni penculikan dg cara meminta tebusan.dan pengumpulan dana secara paksa. sasaran mereka suku pendatang yg bekerja diperusahaan-perusahaan asing dan perusahaan besar lainnya khususnya di lhouksemawe. Pengumpulan dana ini juga diminta kepada masyarakat aceh yg memiliki usaha.

Adanya Recruitment anggota GAM secara paksa, dg melakukan penculikan terhadap kaum remaja, muda Aceh. Tapi pak ahmad cs, berkelit, bahwa wajar pemuda aceh mempertahankan daerahnya dari penjajah dan bergabung dg GAM. Sedangkan pengumpulan dana utk organisasi pastilah ada (sebagaimana jawabannya terhdp email sy). Dia menutupi kebenaran, dg cara bagaimana mereka mengumpulkannya.

Apakah dg dg cara seperti ini Rasulullah membentuk Daulah Islam Yg berdasarkan UU Madinah???!!! Sy rasa jika dg sesadis dan sebengis ini tidak ada orang secara rela mau mengikuti ajaran nabi apalagi hukum-hukumnya. Pernahkah kita baca dalam sejarah nabi Muhammad Saw. Diam-diam nabi berhijrah dan ditempat barunya menjelek-jelekkan negri yg ditinggalkannya utk mendapatkan sokongan dg apa yg akan dia terapkan??? Dan menerapkan kekejian dg alasan membalas kekejian??

Adakah dalam al-qur'an atau satu hadis yg menyatakan dimanapun negri bila dia tidak menegakkan hukum syariat Islam diserukan utk diperangi ??? Adakah dalam Al-qur'an dan hadis orang kafir wajib kita perangi sementara dia tidak mengganggu agama kita? Bolehkah kita langsung menuduh muslim kafir??sementara dia masih ber-Illah kepada Allah??? Dan mengakui Allah itu Esa??

Bapak katakan : Kalau kita mengakui Rosulullah sebagai panutan, maka kita harus mengikuti semua perilaku Rosulullah dari mulai bagaimana memahami, menyakini dan mengamalkan Iman, Hijrah dan jihad. Tiga kata yang tak pernah lepas dalam Alqur'an. Termasuk didalamnya bagaimana Rosulullah membentuk Daulah Islam yang berdasarkan Undang-Undang Madinah.?? Untuk predikat KAFIR, DZALIM, dan FASIQ bagi orang yang tidak mau berhukum kepada HUKUM ALLAH itu hanya ALLAH yang berikan bisa dilihat QS. (5). Al-maidah 44 (kafir), 45(Dzalim) dan 47 (Fasiq).

Sy kembalikan kepada pernyataan bapak diatas, Apakah Ahmad cs, sudah mengikuti perilaku rosulullah???? Apakah jihad yg dia lakukan patut kita benarkan di Aceh???Jihad Islamikah ini namanya?? Begitu juga dg predikat KAFIR yg dia tuliskan dlm milisnya berhakkah dia memberi cap seperti itukepada seluruh Rakyat Indonesia????

Bapak katakan: Saya setuju juga dengan pendapat anda bahwa dalam milis ini janganlah kita mengeluarkan cacian atau hujatan. Dan saya mohon kepada saudari dan semuanya kalau ada akhlak atau perilaku seseorang yang tidak baik , janganlah kita langsung menilai bahwa dia seorang muslim yang kaffah berlaku seperti itu ..!!!! Mungkin dia khilaf atau sedang emosi yang meluap-luap...!!!

Pak farhan, anda mengakui kan bahwa perilaku seseorang yg tidak baik kita jg langsung menilai...dst...sementara ahmad cs, hanya kesalahan kebijaksanaan seseorang dalam memerintah langsung menuduh keseluruhan KAFIR...? apakah wajar seseorang muslim yg kaffah demi pembenaran suatu ide/pemikirannya menunjukkan emosi yg meluap-luap ???!! tidak bisakah dia meredamnya dan mengembalikannya kepada KHALIQ-nya??? Buat apa kita belajar ihsan dan Iman.Bagaimana kita akan membentuk Daulah Islam berdasarkan UU Madinah kalau kita sendiri tdk bisa memberi contoh yg baik bagaimana bersikap,bertindak yg Islami.

Bapak katakan: Kita dan duniapun mengakui kalau Negara Indonesia mayoritas penduduknya adalah Muslim. Tetapi kenapa pada saat kita ingin diberlakukan Hukum Islam, maka akan muncullah sebutan "MAKAR bahkan yang lagi trend sekarang ini adalah TERORIS !!" ???? Lalu mana kebanggaan kita sebagai Muslim yang mayoritas ????? bahkan Saudara-saudara muslim kita yang di POSO, AMBON banyak yang dibantai ???????? ( di Aceh sudah ribuan lebih dan berlangsung lama... )

Pak Farhan, sy setuju bila di Indonesia ini diberlakukan HUKUM ISLAM tapi cobalah dari kita kaum muslim/organisasi Islam dlm penyampaiannya tdk harus dlm bentuk pemaksaan. Secara perlahan Sehingga yg muncul adalah kesadaran. Yg pertama sekali yg perlu kita lihat kwalitas diri kita sendiri yg akan menegakkan hukum islam tersebut, sebab spi sekarang hukum islam yg sesuai dg syariat islam itu belum terwujud walaupun negri ditempat Islam itu muncul utk pertamakalinya tdk perlu dimulai dg kekerasan, dg dialog tanpa ber-apriori kan lebih baik!. Jangan menunjukkan "eksklusifitas"bahwa kita adalah yg terbaik.

Apapun wacana tetap ada pro dan kontra. tetapi kalau kita dlm koridor yg jelas otomatis menumbuhkan simpati.

Perlu kita ketahui dan sadari bahwa kebanyakan ummat muslim Indonesia lebih terfokus pada ibadah karena itulah pelajaran yg diajarkan oleh guru-guru ngaji sebelumnya. Soal hukum-hukum islam dlm bentuk pemerintahan itu tidak pernah diajarkan atau jarang. Sehingga suatu hal yg asing. Dan ini harus kita pahami. dan merupakan PR-juga bagi Bapak-bapak yg pengetahuan islam-nya lebih.

Adapun cap teroris karena kebanyakan kita ummat Islam mudah sekali dipancing amarah dg berpatokan pada jihad Islam, sehingga dlam memandang suatu hal membenarkan tindakan keras.dan alasan yg digunakan demi menegakkan islam, Contohnya entah itu kebetulan atau disengaja kebanyakan orang2 beragama Islam yg melakukan peledakan/bom padahal mungkin saja yg menyuruh dan mendanai itu orang diluar islam. sementara korbannya sendiri orang-orang islam juga dan orang2 yg tidak bersalah. Kita tahu cara2 orang diluar islam selalu menggunakan orang islam utk memecah belah islam ini.

Kita juga bisa lihat berapa banyak organisasi islam mencetuskan jihad dengan menunjukkan keberingasan kenapa dg cara ini kita tempuh. Sehingga menumbuhkan rasa takut. Kenapa organisasi islam tidak merapatkan barisan dg mengajak dan mengajarkan ummat dg kesabaran dan membentengi diri dari pengaruh diluar islam.

Dan mudahnya dari kita ummat islam/organisasi islam ketika kita melihat ummat islam lainnya kurang dalam melaksanakan nilai2 islam langsung mencap KAFIR...tanpa mempertimbangkan bisa jadi hamba tsb dalam kehidupan sehari-hari tidak diarahkan orangtuanya utk lebih mempelajari islam... sementara yg pengetahuan Islamnya tinggi merasa dirinya lah yg terbaik.

Sy juga sedih ketika terjadinya kerusuhan di posso, ambon ..tapi dlm memandang hal ini jglah kita terlalu merasa kesalahan dipihak lain saja, kita pelajari dulu awalnya konflik kemudian dipicu isu agama dan terakhir merebak sehingga korban yg berjatuhan mengenai orang yg tidak bersalah yg memunculkan amarah dan dendam. terakhir pengusiran terhadap suku pendatang.

Tapi yg paling sy sedihkan adalah rakyat Iraq, yg dihancurkan! ini juga akibat dari ketamakan dan kecerobohan dari beberapa orang iraq itu sendiri. demi egonya krn kecewa dg pemerintahan Saddam mereka mau menghancurkan negrinya sendirinya sedangkan kita tahu bahwa IRAQ merupakan salah satu satu peradaban Islam. bisa anda lihat begitu bangganya tentara koalisi menguasai tempat2 penting bagi ummat islam. tidakkah anda tersentuh??

Bapak katakan : Kalau memang betul Ahmad Sudirman CS itu bekerjasama dengan Yahudi, kenapa AS selaku kacungnya Yahudi tidak turun tangan untuk memerdekan Aceh bukankah itu adalah hal yang sangat mudah ??? Bukankah Timor Timor bisa lepas karena dapat dukungan dari AS dan Sekutunya????. Kalau menurut saya yang awam ini, Aceh tidak akan pernah dapat bantuan dari Negara Yahudi atau Amerika. Karena Daerah Islam-nya yang sangat kental.

Barometer daerah muslim bagi NKRI adalah Aceh. Kalau sampai lepas maka daerah lain yang memiliki kultur islam yang kuat maka akan memisahkan diri dari NKRI yang Pancasila untuk menjadi satu Negara Karunia Allah (Negara Islam Indonesia), Insya Allah akan terwujud tergantung usaha kita seorang sebagai seorang yang mukmin ...!!

Pak Farhan, kenapa anda harus menyatakan sekali Negara yg Pancasila bukan negara karunia Allah? apakah bp. tidak melihat di Indonesia ini islamnya hidup? Tanpa harus menuliskan Negara Islam Indonesia. Kenapa bp. begitu menyalahkan Pancasila?? Itukan hanya merupakan idiologi suatu negara dalam kemajemukkan utk mempersatukan kita berbangsa dan bertanah air. Adakah pancasila sangat mengganggu bp. dalam menjalankan ibadah agama islam ?? apakah ada dlm butiran pancasila yg sangat menyeleweng sehingga mengganggu kita umat islam dalam menjalankan ibadah agama kita?
Bunyi Pancasila itu sendiri adalah:

1.KETUHANAN YANG MAHA ESA (disini saja sudah kelihatan bahwa yg diakui oleh pancasila adalah agama islam karena hanya agama islam yang percaya Allah itu Esa tdk ada duanya tdk ada yg namanya dwi tunggal, tri tunggal..dsb..ini juga merupakan konteks dari HABLUM MINALLAH

2.KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB (agama kita juga menganjurkan seperti inikan? Berbuat baik kepada manusia/HABLUM MINANNAS, berlaku adil baik itudisegi hukum tanpa membedakan dan beradab itu menyangkut dlm tingkah laku dan etika)

3.PERSATUAN INDONESIA (agama kita menganjurkan kita utk bersatu tanpa memandang suku, agama dsb dalam hal duniawi betul tidak)

4.KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN (ini juga cara-cara islamkan dalam memutuskan segala sesuatunya harus bijaksana dan musyawarah apakah tidak sesuai islam??)

5.KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA (ini juga implikasi dari ajaran islam kan dimana kita yg kaya membantu yg miskin sehingga tidak ada kesenjangan sosial yg tinggi)

Nah butir2 dari pancasila itu sendiri kan tidak ada menyalahi aturan dari agama islam, sebenarnya tujuannya bagus, jika saja seluruh kita mau menjalankan nya dengan jujur hanya oknumnya saja yg melenceng. Lagian tidak ada kewajiban membaca pancasila dalam kehidupan sehari2 kecuali ketika upacara bagi kita yg tidak upacara kan tidak ada wajib. Sedangkan Alfatihah kan wajib. Sekarang penataran P4 sudah dihapuskan. Apa yg kita rusuhkan. Apakah ada hamba Allah keluar dari agama islam gara2 belajar P4? Memang pancasila Agama??? Koq ditakutkan sekali.

Ok, kalau masalah hukum di Indonesia yg tdk sesuai syariat Islam mari kita meleburkan diri dalam membangun indonesia ini, dg menunjukkan kwalitas diri.sambil perlahan kita perkenalkan solusi terbaik dlm menjalankan pemerintahan. Kenapa kita tidak yakin hukum islam itu bisa kita terapkan?! rapatkan kembali barisan, rangkul ummat, beri pengarahan bagi ummat yg belum memahami apa itu hukum dan uu yg sesuai dg syariat islam, usahakan kita bisa mencapai tampuk pemerintahan.

Kenapa kita mesti memaksakan dg cara kekerasan. Islam itu sendiri hadir dalam kesejukkan dan menghargai perbedaan tanpa kekerasan dan tidak dibenarkan juga menjelek2kan apalagi menghujat.

Belum tentu apa yg kita sodorkan itu terbaik walupun hukumnya diambil berdasarkan syariat islam tapi kalau caranya salah ???!

Apakah dg berpisahnya aceh dari NKRI, anda Yakin orang2 aceh bisa menjalankan syariat islam 100%??? apa itu bisa kita jamin !!, apalagi kita manusia biasa, yg banyak kelemahannya yg selalu bertindak mengikuti selera kita, walaupun tuntunannya sudah ada.

Bp. Farhan, perlu anda ketahui bahwa Aceh secara hukum adalah wilayah Indonesia dan itu sudah diketahui seluruh dunia internasional, sedangkan TIMTIM itu tidak termasuk wilayah Indonesia itu juga diketahui oleh masyarkat internasional. Jadi bila Amerika terang2an memerdekakan aceh pasti tidak mungkin, Tapi utk konflik ini tetap berjalan Amerika menyokong.

Sekali lagi sy katakan bahwa cara2 yg dilakukan Hasan Tiro yg diamini Ahmad cs, adalah mengadopsi cara yg dilakukan Yahudi Israel terhadap Palestina.

Sy tidak percaya dengan orang yg hanya mengatasnamakan Islam tetapi tindkannya jauu..uuh sekali mencerminkan seorang Islam/muslim. Makanya sy katakan bahwa sy tdk bisa percaya dg orang yg mendengung-dengungkan kebangkitan islam dan ilmu agamanya tinggi, tapi dalam pelaksanaannya diluar dari nilai-nilai islam. dan selalu memaksakan kebenaran dari apa yg dia katakan. Kebenaran hanya milik Allah.

Dan sy akan angkat topi serta yakin dg orang yg ilmu agamanya biasa2 saja tapi perilakunya terutama kemampuannya dalam mengontrol emosinya (EQ) cukup baik. Tidak pernah kita diajarkan utk menegakkan Islam dg kekerasan. Allah sendiri sudah menjamin Islam itu akan tegak dg sendirinya krn Islam Agama yg diridhoi Allah. Yg penting kita sebagai hambanya menjaga keimananan, dan tidak boleh berpecah.

SETIAP PEMERINTAHAN DINEGARA MANAPUN TIDAK ADA YG NAMANYA IDEAL DAN TERBAIK BAGI RAKYATNYA,TAPI MEMPERKECIL PENILAIAN KESALAHAN YG DILAKUKAN PEMERINTAH MUNGKIN LEBIH BAIK DARIPADA MEMUNCULKAN KERESAHAN.

Maafkan sy jika tulisan sy tidak menyenangkan hati bp. karena bagi sy salah adalah salah, dan sy tdk memihak kepihak manapun.
Wasalam,

Tati

narastati@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------