Stockholm, 18 juni 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

HADI ITU AMIEN RAIS HANYA BERJANJI GOMBAL PADA RAKYAT ACHEH
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS ITU AMIEN RAIS HANYA BERJANJI GOMBAL PADA RAKYAT ACHEH

"Ada juga anda yang gombal. Janji janji muluk pada rakyat Aceh. Tapi apa yang anda telah berikan pada rakyat Aceh? Hanya teror dan ketakutan belaka!. Rakyat Aceh sudah tidak mendukung gerakan anda mau dirikan Negara Islam. Tapi cara anda merebut kekuasaan tidak islami. Perang yang tidak Islami. Membakar sekolah, dll. Itu perbuatan nista bung melebihi seoarng pelacur. Jadi jangan suka bawa2 label Islam hanya untuk kepentingan politik GAM, dosa. Syariat Islam sudah ditegakkan di Aceh bung. Apakah kurang cukup. Aceh akan jadi contoh untuk Propinsi Lainnya. Insya Allah Propinsi Lainnya menyusul." (Hadi, hadifm@cbn.net.id ,Thu, 17 Jun 2004 13:17:44 +0700)

Baiklah saudara Hadi di Jakarta, Indonesia.

Jelas saudara Hadi, itu Amien Rais hanya memberikan janji gombal kepada rakyat Acheh. Tunjukkan sama saya apa program dan cara penyelesaian konflik Acheh yang akan ditampilkan, apabila Amien Rais terpilih jadi Presiden RI ke-6 ? Silahkan kemukakan di mimbar bebas ini.

Apakah tetap akan memakai taktik dan strategi dalam kerangka NKRI, dan NKRI sudah final. Sebagaimana yang dijalankan oleh Soekarno penelan dan pencaplok Negeri Acheh.

Coba, kalau memang benar itu Amien Rais bisa menyelesaikan konflik Acheh. Sedangkan sekarang saja, beliau itu hanya mengekor TNI saja. Mana ada dia memiliki program penyelesaian konflik Acheh ? Yang ada hanya membeo saja kepada Megawati dan TNI.

Itu soal Negara Islam akan diserahkan kepada seluruh rakyat Acheh. Rakyat Acheh yang 100 % muslim. Jadi tidak perlu mereka diajari.

Itu yang saudara Hadi katakan syariat Islam sudah diterapkan di Acheh dengan memakai UU No.18 Tahun 2001. Itu Undang Undang alat penipuan saja. Apakah saudara Hadi sudah membaca dan meneliti secara mendalam apa yang terkandung dalam UU RI Nomor 18 tahun 2001 tentang otonomi khusus bagi provinsi daerah istimewa Aceh sebagai provinsi Nanggroe Aceh Darussalam yang terdiri dari 14 Bab dan 34 pasal yang disahkan di Jakarta pada tanggal 9 Agustus 2001 oleh presiden RI Megawati Soekarnoputri dan diundangkan pada tanggal yang sama ?.

Kalau belum membaca janganlah seenaknya mengatakan bahwa syariat Islam sudah ditegakkan di Acheh.

Itu saudara Hadi, kalau saudara memahami dan menyadari apa yang terkandung dalam UU No.18 tahun 2001 adalah melecehkan hukum Islam dan pelaksanaannya. Mengapa ? Karena kalau dilihat dari sudut Islam, jelas, apa yang tertuang dalam Bab XII, pasal 25, ayat 1, 2 dan 3 sudah jauh menyimpang dari apa yang digariskan dalam Islam, yaitu hukum-hukum Islam dan pelaksanaanya tidak bisa dicampur adukkan dengan sistem hukum nasional yang bersumberkan kepada pancasila dan mengacu kepada UUD 1945 sekular serta TAP-TAP MPR sekular. Oleh sebab itu Peradilan Syariat Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebagai bagian dari sistem peradilan nasional dilakukan oleh Mahkamah Syar'iyah yang bebas dari pengaruh pihak mana pun (Bab XII, pasal 25, ayat 1) dan Kewenangan Mahkamah Syar'iyah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), didasarkan atas syariat Islam dalam sistem hukum nasional, yang diatur lebih lanjut dengan Qanun Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (Bab XII, pasal 25, ayat 2), serta Kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diberlakukan bagi pemeluk agama Islam (Bab XII, pasal 25, ayat 3), adalah semuanya hanyalah satu alat penipu yang terselubung bagi penglihatan mata rakyat muslim Aceh yang tidak waspada dan tidak sadar.

Jadi, saudara Hadi jangan mudah ditipu oleh itu DPR yang sok buat syariat Islam, tetapi salah kaprah. Masa sumber hukum Pancasila berada diatas sumber hukum Islam. Coba berpikirlah yang benar, jangan asal bercuap saja kalau berdiskusi di mimbar bebas ini.

Oleh sebab itu saudara Hadi, itu UU No.18/2001 adalah sebagai alat penipuan saja bagi rakyat Acheh yang tidak sadar dan tidak mempelajari sampai keakar-akarnya apa yang terkandung dalam isi UU No.18/2001 itu. Itulah hasil kerja DPR dibawah Akbar Tandjung.

Kemudian, jelas rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila telah menyadari bahwa Negeri Acheh itu diduduki, dan dijajah ole pihak RIS yang diteruskan oleh pihak RI sampai detik ini.

Justru itu, mengapa itu Amien Rais pandainya hanya memberikan janji gombal. Coba kalau memang benar Amien Rais ingin menyelesaikan konflik Acheh, maka serahkan seluruh permasalahan kepada seluruh rakyat Acheh. Biarkan mereka menentukan sikap melalui cara jajak pendapat atau referendum dengan memilih dua opsi, yakni opsi YA bebas dari RI dan opsi TIDAK bebas dari RI.

Itulah jalan penyelesaian yang judur dan adil.

Yang jelas, yang menjalankan perang tidak Islami adalah pihak Megawati dengan TNI-nya. Lihat saja pihak Megawati dengan TNI-nya yang didukung oleh Amien Rais sebagai Ketua MPR menyetujui membombardir dan menghancurkan Negeri dan Rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh Negara Pancasila pada tanggal 19 Mei 2003 ketika Keppres No.28/2003 diterapkan di Negeri Acheh sebagai dasar hukum penerapan darurat Militer di Acheh, dan melalui Perjanjian Tokyo, Jepang yang digagalkan pihak RI. Itu perang yang tidak Islami yang dijalankan oleh Megawati Cs dan TNI-nya.

Siapa yang mau merebut kekuasaan secara tidak Islami?. Itu Rakyat Acheh bukan ingin merebut kekuasaan, tetapi rakyat Acheh ingin menuntut kembali Negerinya yang telah ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah oleh pihak Presiden RIS Soekarno pada tanggal 14 Agustus 1950 dengan PP RIS No.21/1950 dan PERPPU No.5/1950 dan dilanjutkan oleh RI yang menjelma menjadi NKRI dari sejak tangal 15 Agustus 1950 sampai detik sekarang ini.

Kemudian, itu soal membakar Sekolah. Itu kerjaannya TNI, itu sekolah dijadikan tempat markas dan kegiatan TNI. Dimana tuduhan pihak RI bahwa pihak GAM yang membakar gedung sekolah sebanyak 6 buah, tidak bisa dibuktikan dan diterima oleh Pengadila Huddinge di Swedia. Itu dasarnya lemah. Pihak RI khususnya pihak PDMD dulu hanya main tuduh dan memanipulasi bukti. Biar GAM yang dijadikan kambing hitam.

Sekarang terbukti, itu tuduhan dan bukti yang disertakan pihak RI kepada pihak Kejaksaan Swedia di Stockholm, ternyata tidak diterima, alias tidak kuat dan tidak benar. Itulah kerja rekaan TNI dan PDMD Acheh dibawah Mayjen TNI Endang Suwarya saja.

Saudara Hadi, yang harus diterapkan syariat Islam adalah di RI, jangan hanya di Acheh. Biar benar itu penerapan syariat Islam. Jangan ngaco, di RI yang hukum negaranya bersumberkan pada Pancasila dipakai pula jadi acuan paling atas dalam urutan hukum di Acheh. Itu salah kaprah, saudara Hadi. Sudah ngaco membuat dasar hukum UU No.18/2001, mau pula dijadikan contoh untuk Propinsi lainnya. Makin ngaco dan salah kaprah saja.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From: "H4D!" hadifm@cbn.net.id
To: bahtiar@gmail.com
Cc: ahmad@dataphone.se
Subject: ANDA YANG GOMBAL ALIAS
Date: Thu, 17 Jun 2004 13:17:44 +0700

GOMBAL...???

ADA JUGA ANDA YANG GOMBAL ..JANJI JANJI MULUK PADA RAKYAT ACEH..TAPI APA YANG ANDA TELAH BERIKAN PADA RAKYAT ACEH ?? HANYA TEROR DAN KETAKUTAN BELAKA ..!

RAKYAT ACEH SUDAH TIDAK MENDUKUNG GERAKAN ANDA. MAU DIRIKAN NEGARA ISLAM..TAPI CARA ANDA MEREBUT KEKUASAAN TIDAK ISLAMI..PERANG ..YANG TIDAK ISLAMI ..MEMBAKAR SEKOLAH ..DLL ITU PERBUATAN NISTA BUNG MELEBIHI SEORANG PELACUR.

JADI JANGAN SUKA BAWA2X LABEL ISLAM HANYA UNTUK KEPENTINGAN POLITIK GAM ...DOSA...

SYARIAT ISLAM SUDAH DITEGAKKAN DI ACEH BUNG..
APAKAH KURANG CUKUP..ACEH AKAN JADI CONTOH UNTUK PROPINSI LAINYA. INSYA ALLAH PROPINSI LAINYA MENYUSUL.

GANTI MEGAWATI SEKARANG JUGA...!!!

HIDUP NKRI...!!!
HIDUP AMIEN RAIS !!!!!!!!!!

Hadi

hadifm@cbn.net.id
Jakarta, Indonesia
----------