Stockholm, 24 Juni 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

HADI ITU AKHIRNYA DAERAH-DAERAH UMAIYAH-SEPANYOL & USMANIYAH-TURKI BEBAS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

HADI ITU KELIHATAN AKHIRNYA DAERAH-DAERAH YANG DIKUASAI DINASTI UMAIYAH-SEPANYOL & DINASTI USMANIYAH-TURKI BEBAS MERDEKA

"Ha ha kok mengutip hanya separuh sih ? semuanya dong ? kenapa Gajah Mada nya yang di ekpos Khalifah Islamnya juga juga dong. Yang lengkap ya biar adil.!" (Hadi, hadifm@cbn.net.id , 23 juni 2004 10:48:19)

"Itu hanya istilah 2x dan terminologi saja Sukarno Mencaplok, menelan, menjajah dst, tapi dimata saya Sukarno adalah mempersatukan Nusantara, seperti Patih Gajah Mada dan kalifah2x Islam terdahulu expansi sampai ke negri Spayol. Apakah itu salah ? ini politik bung. Politik GAM vs NKRI bukan NKRI Vs Rakyat aceh.kalau rakyat Aceh ingin merdeka tentunya mereka akan berjuang mati matian seperti pada jaman Belanda dulu." (Hadi, hadifm@cbn.net.id , Wed, 23 Jun 2004 02:46:49 +0700)

Baiklah saudara Hadi di Jakarta, Indonesia.

Bagaimanapun telah menjadi bukti dan fakta bahwa daerah-daerah yang dikuasai oleh pemerintahan dinasti Umaiyah di Sepanyol (Andaluzie) dari tahun 300 H- 422 H atau 912 M - 1031 M, akhirnya bebas merdeka. Walaupun peradaban Islam telah hampir 7 abad menguasai wilayah Andaluzie atau Sepanyol. Tetapi, akhirnya harus menyerah kepada rakyat yang daerah-daerahnya telah dikuasai oleh dinasti Umaiyah ini. Ummat Islam yang menguasai dan memerintah Andaluzie disebut bangsa Moor atau bangsa Morisco. Selama hampir 200 tahun terus menerus timbul perang. Antara kaum Muslimin dengan kaum Kristen, yang berlangsung antara tahun 490 H - 690 H, 1098 M - 1249 M.

Begitu juga ketika muncul dinasti Usmaniyah di Turki dari tahun 699 H - 1341 H, 1385 M - 1923 M, yang telah menguasai 13 kerajaan-kerajaan kecil melalui tangan Usman bin Artogol pada tahun 699 H (1385 M). Dan pada tahun 857 H (1453 M) Sultan ke 7 Muhammad II menaklukan Constantinopel. Dan Sultan ke 9 Salim menguasai dan menduduki Syria dan Mesir.

Jadi, saudara Hadi, kalau saudara ingin membandingkan Soekarno dari RIS, RI, NKRI menelan, mencaplok, menguasai, menduduki, dan menjajah Negeri Acheh dengan penguasaan dan pendudukan yang dijalankan oleh dinasti Usmaniyah Turki terhadap Negeri Syria dan Mesir, memang akhirnya itu RIS, RI, NKRI akan menemui nasibnya sama seperti dinasti Usmaniyah Turki ini. Semua daerah yang dikuasai dinasti Usmaniyah Turki melepaskan diri.

Begitu juga kalau saudara Hadi ingin membandingkan Soekarno dari RIS, RI, NKRI menelan, mencaplok, menguasai, menduduki, dan menjajah Negeri Acheh dengan penguasaan dan pendudukan yang dijalankan oleh dinasti Umaiyah di Sepanyol, maka akhirnya akan mengalami nasib sama seperti dinasti Umaiyah di Andaluzie ini.

Kemudian kalau saudara Hadi ingin membandingkan Soekarno dari RIS, RI, NKRI menelan, mencaplok, menguasai, menduduki, dan menjajah Negeri Acheh dengan penguasaan dan pendudukan yang dijalankan oleh Patih Gajah Mada dari Kerajaan Hindu Majapahit dengan sumpah palapanya, merasa tidak senang ketika mendengar dan melihat bahwa Samudera-Pasai-Islam di Aceh makin berkembang dan maju, dan pada tahun 1350 M menggempur Samudera-Pasai dan mendudukinya, maka akhirnya akan mengalami nasib sama seperti Kerajaan Hindu Majapahait yang ketika Girindrawardana memegang tapuk pimpinan Majapahit, pada tahun 1525 digempur habis oleh Kerajaan Islam Demak yang dipimpin oleh Raden Patah. (R.H. Saragih, J.Sirait, M.Simamora, Sejarah Nasional, cetakan ke III, 1987, hal. 39-42)

Jadi, saudara Hadi adalah suatu kebijaksanaan politik yang konyol kalau pihak Presiden RIS Soekarno menelan, mencaplok, menduduki, dan menjajah Negeri Acheh dianggap sebagai usaha mempersatukan Nusantara sebagaimana yang dilakukan oleh Patih Gajah Mada terhadap Samudera-Pasai-Islam di Aceh.

Dan tentu saja, saudara Hadi lambat atau cepat, itu Negeri Acheh akhirnya akan lepas dari cengkraman dan kungkungan RI. Sebagaimana Negeri Mesir, Syria lepas dari dinasti Usmaniyah Turki. Atau Negeri Sepanyol lepas dari dinasti Umaiyah di Andaluzie.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From: H4D! <hadifm@cbn.net.id>
Date: 23 juni 2004 10:48:19
To: "Sumitro" <mitro@kpei.co.id>, "Ahmad Sudirman" <ahmad_sudirman@hotmail.com>, <ahmad@dataphone.se> Subject: KOk NGUTP SEPARUH SEMUANYA DONG BIAR ADIL

Bismillaahirrahmaanirrahiim Ass. Wr wb

Ha ha kok mengutip hanya separuh sih ? semuanya dong ? kenapa Gajah Mada nya yang di ekpos Khalifah Islamnya juga juga dong. Yang lengkap ya biar adil.!

Wassalam

Hadi

hadifm@cbn.net.id
Jakarta, Indonesia
----------