Stockholm, 26 Juni 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TEUNGKU DJULI ITU HERMAWAN PERTAHANKAN NKRI BAGAI BURUNG BEO SAJA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

TEUNGKU M.N.DJULI ITU SADANAS ALIAS AGUS HERMAWAN PERTAHANKAN NKRI SEPERTI BURUNG BEO YANG PASIV APA KATA TUANNYA ITULAH YANG DIBUNYIKANNYA

"Ustaz yth., Argumen Sadanas aneh sekali. Kalau begitu logicnya, mengapa mau melawan kejahilan, kemiskinan, kejahatan, penindasan? Toh itu kehendak Tuhan, sebab kalau Tuhan tidak kehendaki mana bisa jadi semua itu? Isreal itu juga terbentuk atas kehendakNya, sebab kalau tidak mana bisa jadi? Aneh bin ajaib argumen ini!" (M.N.Djuli, djuli@streamyx.com , Sat, 26 Jun 2004 05:35:47 +0800)

"Tidak sadarkan bapak2 saudara saudari pembaca milist ini bahwa NKRI itu terbentuk atas kehendak Allah SWT ? Dan Allah SWT selalu memberikan yg terbaik buat kita. Seandainya Allah SWT menghendaki NKRI hancur luluh saya yakin tidak akan ada yg bisa mempertahankannya. Begitupun kalau Allah SWT menghendaki NKRI itu utuh. Jangankan hanya Ahmad Sudirman seorang, jutaan orang kaya Ahmad Sudirman dan seluruh negara di dunia ini bersekongkol ingin menghancurkan NKRI itu engga bakalan bisa" (Agus Hermawan, sadanas@equate.com , Thu, 24 Jun 2004 14:24:59 +0300)

Terimakasih Teungku M.N. Djuli di Malaysia, dan saudara Agus Hermawan di Kuwait.

Teungku Djuli, itu saudara Sadanas atau Agus Hermawan, dia melihat NKRI sebagai barang yang sudah jadi saja. Dia tidak melihat proses terjadinya atau timbulnya NKRI. Karena saudara Hermawan melihat itu NKRI sudah jadi begitu, lalu dihubungkanlah dengan : "NKRI itu terbentuk atas kehendak Allah SWT"

Jadi, menurut saudara Hermawan, apa yang dibuat manusia itulah kehendak Allah SWT. Itu logika yang dipakai saudara Hermawan.

Saudara Hermawan tidak membaca dan tidak memikirkan Allah SWT telah memberikan akal kepada manusia untuk dipakai berpikir, belajar, menggali, menghayati, menganalisa, menyimpulkan. Sehingga di Firmankanlah: "...Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri..." (Ar-Ra'd, QS, 13: 11)

Itu kan sudah jelas, manusia telah diberi akal untuk berpikir, jangan terima begitu saja, seperti burung beo, sehingga diterangkan Allah SWT, Allah tidak akan merubah keadaan mereka, selama mereka tidak merubah sebab-sebab kemunduran mereka.

Kita sudah menggali, mempelajari, menghayati, menganalisa proses pertumbuhan dan perkembangan negara RI dan Negeri Acheh, sehingga ketahuan itu Soekarno menelan, mencaplok, menduduki dan menjajah Negeri Acheh.

Nah, karena kita sudah mengetahui karena diberi akal oleh Allah, maka pergunakanlah akal itu, misalnya untuk mempelajari akar masalah utama konflik Acheh, rubahlah itu apa yang sudah dilakukan oleh Soekarno, jangan terus saja dipertahankan oleh para penerus Soekarno, termasuk oleh saudara Agus Hermawan dari Kuwait sana.

Benar seperti apa yang dikatakan oleh Teungku Djuli diatas: "Argumen Sadanas aneh sekali. Kalau begitu logicnya, mengapa mau melawan kejahilan, kemiskinan, kejahatan, penindasan? Toh itu kehendak Tuhan, sebab kalau Tuhan tidak kehendaki mana bisa jadi semua itu? Isreal itu juga terbentuk atas kehendakNya, sebab kalau tidak mana bisa jadi? Aneh bin ajaib argumen ini!"

Memang, kalau melihat dari apa yang dipikirkan oleh saudara Sadanas atau Agus Hermawan itu, manusia itu jadi pasive, tidak aktif, hanya menerima saja, persis seperti burung beo saja. Pokoknya apa kata tuannya, itulah yang dikatakannya.

NKRI yang dibangun dari puing-puing Negara-Negara bagian RIS, dan Negeri Acheh yang ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah, dianggap itu sudah kehendak Allah SWT. Padahal Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri"

Soekarno dengan kelicikannya menelan Negeri Acheh untuk dijadikan tiang bangunan RI yang menjelma menjadi NKRI, jelas, menurut Firman Allah : "Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri".

Nah, Allah SWT tidak akan merubah nasib rakyat Acheh, kalau rakyat Acheh tidak mau merobah nasibnya sendiri, dengan menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan negara Pancasila yang telah menelan Negeri Acheh sejak 14 Agustus 1945. Begitu juga pihak Pemerintah RI, tetap dalam keadaan berantakan dan konflik terus, karena tidak mau merobah nasibnya sendiri dengan melapaskan Negeri Acheh dikembalikan kepada seluruh rakyat Acheh, melalui cara referendum.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Sat, 26 Jun 2004 05:35:47 +0800
From: "M.N.Djuli" <djuli@streamyx.com>
Subject: FW: SUMITRO LEBIH BAIK BELAJAR DULU SEJARAH ACHEH DAN RI SEBELUM BERDEBAT
To: ahmad@dataphone.se

Ustaz yth.,

Argumen Sadanas aneh sekali. Kalau begitu logicnya, mengapa mau melawan kejahilan, kemiskinan, kejahatan, penindasan? Toh itu kehendak Tuhan, sebab kalau Tuhan tidak kehendaki mana bisa jadi semua itu? Isreal itu juga terbentuk atas kehendakNya, sebab kalau tidak mana bisa jadi? Aneh bin ajaib argumen ini!

M.N.Djuli

djuli@streamyx.com
Kuala Lumpur, Malaysia
----------

From: <sadanas@equate.com>
To: <ahmad@dataphone.se>, <dityaaceh_2003@yahoo.com>, <yuhe1st@yahoo.com>, <mr_dharminta@yahoo.com>, <habearifin@yahoo.com>, <editor@jawapos.co.id>, <suparmo@tjp.toshiba.co.jp>, <siliwangi27@hotmail.com>, <sea@swipnet.se>, <solopos@bumi.net.id>, <Padmanaba@uboot.com>, <kompas@kompas.com>, <webmaster@detik.com>, <waspada@waspada.co.id>, <redaksi@waspada.co.id>, <redaksi@satunet.com>, redaksi@kompas.com
Cc: <mitro@kpei.co.id>
Subject: RE: SUMITRO LEBIH BAIK BELAJAR DULU SEJARAH ACHEH DAN RI SEBELUM BERDEBAT
Date: Thu, 24 Jun 2004 14:24:59 +0300

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

TIDAK SADARKAH BAPAK2 SAUDARA SAUDARI PEMBACA MILIST INI BAHWA NKRI ITU TERBENTUK ATAS KEHENDAK ALLAH SWT? DAN ALLAH SWT SELALU MEMBERIKAN YG TERBAIK BUAT KITA. SEANDAINYA ALLAH SWT MENGHENDAKI NKRI HANCUR LULUH SAYA YAKIN TIDAK AKAN ADA YG BISA MEMPERTAHANKANNYA.

BEGITUPUN KALAU ALLAH SWT MENGHENDAKI NKRI ITU UTUH...JANGANKAN HANYA AHMAD SUDIRMAN SEORANG, JUTAAN ORANG KAYA AHMAD SUDIRMAN DAN SELURUH NEGARA DIDUNIA INI BERSEKONGKOL INGIN MENGHANCURKAN NKRI ITU ENGGA BAKALAN BISA.

JADI PERCUMA KALIAN SEWOT SEWOT DI MILIST INI.

SEHARUSNYA KALIAN BERPIKIR BAGAIMANA CARANYA SUPAYA RAKYAT ACEH ITU AMAN, DAMAI, SEJAHTERA. COBA KALAU KALIAN PIKIR, KALAU UANG UNTUK MEMBELI SATU BUTIR PELURU DIKASIHKAN PADA ANAK ANAK YATIM YG ADA DI
ACEH, ITU JAUH LEBIH BAIK.

COBA KALAU UANG YG KALIAN PAKE BUAT BAYAR INTERNET YG HANYA DIGUNAKAN UNTUK SALING MEMAKI ITU DI KUMPULIN TERUS DI SUMBANGKAN BUAT ANAK ANAK KORBAN PERANG ACEH, ITU JAUH LEBIH BERMANFAAT DAN AKAN MENDAPAT GANJARAN DARI ALLAH SWT.
SADARLAH.

WASSALAM.

Agus Hermawan

sadanas@equate.com
EQUATE Petrochemical Company
Kuwait
----------