Stavanger, 3 Juli 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

PLUS + I TOPOGRAPHY KEJAHATAN NKRI TERHADAP BANGSA ACHEH
Omar Puteh
Stavanger - NORWEGIA.

 

PLUS + I TOPOGRAPHY KEJAHATAN NKRI TERHADAP BANGSA ACHEH

Teroris Da'i Bakhtiar mengirim tiga orang kacungnya: IGM Sumeka, Zeldy Ramadhan dan Hasan Malik (nama komestika?) untuk mengompreng-ngompreng di Swedia sambil mencari pengacaranya, untuk membetulkan letak label nama terorisnya.

Ternyata ketiga kacung teroris NKRI itu, kemudian kedapatan coba untuk mencampuri urusan Negara Acheh Sumatra, di Pengadilan Negara Swedia, maka dengan tegas-keras dan berani kedua, Perdana Menteri Negara Acheh Sumatra, Yml Tengku Malik Mahmud dan Pembela beliau Yth Tuan Leif Sibersky telah menolak percobaan mereka itu mentah-mentah sehingga ketiga kacung teroris NKRI tersebut dan pengacaranya terpaksa mundur teratur.

Pengacara NKRI itu sendiri kemudian sempat menyadari bahwa misi yang dibawa oleh ketiga kacung teroris itu: IGM Sumeka, Zeldy Ramadahan dan Hasan Malik (nama kosmetika?) itu, adalah merupakan suatu misi berbentuk provakasi jahat dan kotor serta sangat memalukan.

Disebalik itu, Perdana Menteri Yml Tengku Malik Mahmud dan pembela beliau Yth Tuan Leif Sibersky berkesempatan pula merekomendasikan kepada Jaksa Penuntut Yth Tuan Tomas Linstrand agar segara mendesak pihak Negara Swedia dan PBB untuk menginvestigasikan "Topograpy Kejahatan NKRI Terhadap Bangsa Acheh" yang telah dilakukan NKRI/GOI, sebagai terrorist state, sebagai negara teroris sejak proklamasi kemerdekaan Negara Acheh Sumatra, 4 Desember 1976 hingga hari ini, 15 June 2004 (hari beliau menemui Yth Tuan Tomas Linstrand), sebaik selesai beliau menjelaskan habis mengenai kedudukan tuduhan jahat dan kotor serta sangat memalukan, yang disusun oleh negara teroris NKRI itu, keatas beliau adalah sebagi suatu rekayasa semata-mata:

"Inilah waktunya anda dan negara anda bersama-sama dengan masyarakat dunia cq PBB agar segera meyelidiki langsung ke Acheh dan dengannya dapat mengetahui bagaimana sebenarnya topography kejahatan negara teroris NKRI terhadap bangsa Acheh yang sedang berjuang menuntut kemerdekaannya!" demikian tutur Yml Tengku Malik Mahmud.

Ternyata rekomendasi Perdana Mentri Yml Tengku Malik Mahmud dan Pembela beliau Yth Tuan Leif Sibersky telah terbela dan tersokong penuh oleh 20 orang Senator Amerika Serikat:

1. Senator Frank R. Lautenberg dari New Jersey
2. Senator Chris Dodd dari Connecticut
3. Senator Patrick J. Leahy dari Vermont
4. Senator Ron Wyden dari Oregon
5. Senator Dianne Feinstein dari California
6. Senator Russel D. Feingold dari Wisconsin
7. Senator Deborah Ann Stabenow dari Michigan
8. Senator Richard J. Durbin dari Illinois
9. Senator Jon S. Corzine dari New Jersey
10. Senator Herb Kohl dari Wisconsin
11. Senator Barbara Boxer dari California
12. Senator Barbara Mikulski dari Maryland
13. Senator Carl Levin dari Michigan
14. Senator Byron L.Dorgan dari North Dakota
15. Senator Patty Murray dari Washington
16. Senator Jeff Bingaman dari New Mexico
17. Senator Paul S. Sarbanes dari Maryland
18. Senator Jack Reed dari Rhode Island
19. Senator Daniel K. Akaka dari Hawaii
20. Senator Edward Kennedy dari Massachusetts
cc: James B. Cunningham, Acting US Representative to United Nations.

Topograpy Kejahatan Teroris NKRI terhadap bangsa Acheh:

a. Penangkapan sewenang-wenang dengan penindasan secara brutal, biadab dan tidak berprikemanusiaan.

b. Pembunuhan: Rakyat sipil yang tidak bersenjata, para Ulama, Cendiakawan dan Tokoh-Tokoh Masyarakat Acheh, penculikan dan pembunuhan secara misterius.

c. Penyiksaan.
d. Pemerkosaan.

e. Pembakaran: Rumah penduduk, rumah toko, rumah sekolah, hasil pertanian dan perladangan, sawah dan ladang.

f. Mencuri-merampok: Hasil pertanian dan binatang ternakan, barang-barang rumah pengungsi, barang-barang dari rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya, yang melarikan diri karena ketakutan. Sebagaimana telah dimaklum bahwa puluhan ribu dari mereka yang ketakutan itu telah melarikan diri ke Malaysia, ke Australia dan tempat-tempat lain yang aman dan selamat.

g. Merampok: barang-barang berharga orang perseorangan, dari rumah-rumah orang tertentu atau dari kenderaan pribadi dan pengangkutan umum.

h. Mencuri dan merampok harta kekayaan pribadi dan mengumpulnya dan mengangkutnya ke Pulau Jawa.

i. Perusakkan pri kehidupan sosial, ekonomi, kebudayan dan politik, merampok, mencuri, membentuk pasukan militia, melaga-lagakan rakyat Acheh dengan rakyat Acheh lainnya, atau rakyat Acheh dengan "oelama", dan mengubah status "oelama" sebagai "oelama boneka" Jawa si Penjajah atau Penjajah Indonesia Jawa, untuk menciptakan keresahan dikalanngan rakyat.

j. Pemaksaan orang kampung (sipil) untuk dijadikan tameng hidup dalam setiap operasi militer atau dijadikan cu'ak.

k. Tindakan brutal, biadab dan tidak berprikemanusiaan itu, telah diorganisir langsung oleh Perwira Tinggi Militer dan Kepolisian serta dibantu oleh Pegawai Tinggi Sipil NKRI cq Negara Teroris Republik Indonesia Jawa.

Rupa dan karektristik Teroris NKRInya, sebagaimana telah tergambar dalam "Topography Kejahatan NKRI Terhadap Bangsa Acheh" seperti yang telah dilakukan oleh Jenderal-Jenderal dan Letnan-Letnan teroris mereka terhadap bangsa Acheh", akan kita buktikan dengan: Bantuan penuh mayarakat Acheh, institusi perseorangan, institusi universiter, institusi HAM atau instutusi NGO dalam atau luar negeri dengan pendekatan statistikal, scientific atau expertis (PBB atau private).

a. Penangkapan dan penindasan secara brutal, biadab, dan tidak berprikemanusiaan: ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Nasional Jawa si Penjajah atau Penjajah Indonesia Jawa menangkap siapa saja:

a1. Orang tua laki-laki atau perempuan : Karena salah seorang anak lelaki atau perempuan atau saudara mereka dituduh sebagai terlibat dengan GAM atau yang bersangkutan memang memiliki sendiri hartanya yang menggiurkan teroris NKRI cq ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Nasional Jawa si Penjajah atau Penjajah Indonesia Jawa.

a2. Atau anak-beranak dari kedua orang tua tersebut mempunyai harta atau kedudukan yang berpengaruh dalam masyarakat. Hartanya perlu dikuras untuk penumpuk keatas hasil curian, rampokan sebelumnya untuk dibawa balik keanak istri dikampung mereka di Pulau Jawa.

a3. Atau penangkapan itu untuk menakut-takutkan atau menciptakan rasa takut terhadap orang tua-orang tua lainnya yang punya anak atau saudara dalam suatu kampung atau kecamatan ataupun dalam radius kabupaten yang kemudian akan menyebar keluar ketempat-tempat lain, maka dengannya akan memaksa yang tahu dan mengetahui akan patuh sebagaimana kehendak Jawa si Penjajah atau Penjajah Indonesia Jawa cq negara teroris NKRI.

a4. Atau kedua orang tua itu, sememangnya diketahui orang yang tidak akan mau patuh segala kehendak yang datang dari Jawa si Penjajah atau Penjajah Indonesia Jawa cq teroris NKRI.

a5. Atau sememangnya kedua orang tua laki dan perempuan telah memandang Jawa si Penjajah atau Penjajah Indonesia Jawa cq NKRI sebagai negara teroris!

(bersambung ke Plus II + Topography Kejahatan NKRI Terhadap Bangsa Acheh)

Wassalam

Omar Puteh

om_puteh@hotmail.com
Norway
----------