Stockholm, 14 Juli 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SUMITRO ITU TIDAK ADA NEGARA DI DUNIA YANG MENYATAKAN GAM TERORIS KECUALI RI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS SUMITRO SAMPAI DETIK INI TIDAK ADA NEGARA-NEGARA DI DUNIA YANG MEMASUKKAN ASNLF ATAU GAM ORGANISASI TERORIS KECUALI PEMERINTAH RI DAN TNI/POLRI-NYA

"Sampai saat ini saya masuk dalam milis ini saya bisa mengambil kesimpulan: 1. Saudara Ahmad ternyata adalah anggota GAM yang masuk dalam kelompok ini karena frustasi, kecewa, dan dendam terhadap pemerintah RI. 2. Karena frustasi, kecewa dan dendamnya itu maka dia malakukan propaganda2 dan fitnah2 serta menjelek-jelekan Indonesia didunia Internasional. 3. GAM sekarang setelah dipimpin oleh Hasan Tiro dan beranggotakan seperti Ahmad Sudirman perjuangannya tidak murni lagi untuk memperjuangkan syariah Islam melainkan mendirikan satu negara sehingga mereka mendapatkan kedudukan dan kehidupan mewah. 4. Ahmad Sudirman merencanakan semua ini sejak lama sehingga dengan kepintarannya si Ahmad belajar berbagai macam ilmu tentang politik, sejarah dan agama. 5. Ahmad sadar bahwa Indonesia hanya bisa digoyahkan dengan masalah agama dan sara dan dia benar2 pintar memanfaatkan hal tersebut dan sedikit berhasil." (Sumitro mitro@kpei.co.id , Wed, 14 Jul 2004 08:36:43 +0700)

Baiklah saudara Sumitro di Jakarta, Indonesia.

Pertama kali saudara Sumitro tampil dan memberikan komentarnya di mibar bebas ini pada hari Senin, 17 Mei 2004. Setelah saudara Sumitro dengan semangat yang menggebu-gebu melalui hasil pemikiran dan tanggapannya untuk terus membela dan mempertahankan Pemerintah RI, DPR, MPR, TNI/POLRI guna menduduki dan menjajah Negeri Acheh. Akhirnya pada hari ini, Rabu, 14 Juli 2004, saudara Sumitro telah membuat kesimpulan.

Dimana saudara Sumitro menyimpulkan: "Saudara Ahmad ternyata adalah anggota GAM yang masuk dalam kelompok ini karena frustasi, kecewa, dan dendam terhadap pemerintah RI. Karena frustasi, kecewa dan dendamnya itu maka dia malakukan propaganda2 dan fitnah2 serta menjelek-jelekan Indonesia didunia Internasional. GAM sekarang setelah dipimpin oleh Hasan Tiro dan beranggotakan seperti Ahmad Sudirman perjuangannya tidak murni lagi untuk memperjuangkan syariah Islam melainkan mendirikan satu negara sehingga mereka mendapatkan kedudukan dan kehidupan mewah. Ahmad Sudirman merencanakan semua ini sejak lama sehingga dengan kepintarannya si Ahmad belajar berbagai macam ilmu tentang politik, sejarah dan agama. Ahmad sadar bahwa Indonesia hanya bisa digoyahkan dengan masalah agama dan sara dan dia benar2 pintar memanfaatkan hal tersebut dan sedikit berhasil."

Kesimpulan yang ditulis oleh saudara Sumitro tentang Ahmad Sudirman itu adalah semuanya salah. Mengapa ?

Karena sejak dari awal sekali Ahmad Sudirman telah menyatakan bahwa Ahmad Sudirman sebagai seorang muslim yang mukmin mendukung dan menyokong penuh rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila. Dukungan dan sokongan penuh itu diberikan Ahmad Sudirman setelah Ahmad Sudirman menggali, mempelajari, menganalisa, menghayati, menyimpulkan bahwa memang benar Negeri Acheh itu ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah oleh Presiden RIS Soekarno dengan menggunakan dasar hukum PP RIS No.21/1950 pada tanggal 14 Agustus 1950 dan PERPPU No.5/1950 yang dilanjutkan oleh pihak RI yang menjelma menjadi NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950 sampai detik sekarang ini.

Dengan Ahmad Sudirman mendukung dan menyokong perjuangan rakyat Acheh dibawah pimpinan Teungku Hasan Muhammad di Tiro bukan berarti Ahmad Sudirman adalah anggota GAM. Dan pihak ASNLF atau GAM mengetahui dengan pasti bahwa Ahmad Sudirman adalah bukan anggota GAM.

Selanjutnya, Ahmad Sudirman bukan seperti yang disimpulkan oleh saudara Sumitro yang menyatakan: "karena frustasi, kecewa, dan dendam terhadap pemerintah RI. Karena frustasi, kecewa dan dendamnya itu maka dia malakukan propaganda2 dan fitnah2 serta menjelek-jelekan Indonesia didunia Internasional"

Dukungan dan sokongan Ahmad Sudirman terhadap perjuangan rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila bukan didasarkan pada frustasi, kecewa dan dendam terhadap Pemerintah RI, tetapi didasarkan kepada pengetahuan tentang Negeri Acheh dan RI yang telah digali, dibaca, dihayati, disimpulkan yang menghasilkan dasar pijakan yang benar bahwa Negeri Acheh itu diduduki dan dijajah oleh pihak Pemerintah RIS dilanjutkan oleh RI yang menjelma menjadi NKRI.

Kalaulah Ahmad Sudirman mendukung dan menyokong perjuangan rakyat Acheh didasarkan pada alasan "karena frustasi, kecewa, dan dendam terhadap pemerintah RI", maka alasan dasar benteng pertahanan Ahmad Sudirman itu dengan mudah dihancur leburkan oleh pihak Pemerintah RI. Tetapi kenyataannya sampai detik ini tidak terjadi hal itu. Mengapa ? Karena memang Ahmad Sudirman telah memiliki alasan dasar benteng pertahanan yang tidak bisa dihancurkan oleh Pemerintah RI sampai detik sekarang ini. Dimana alasan dasar benteng pertahanan itulah yang digali dari sumber ilmu pengetahuan tentang sejarah Acheh yang benar dan sejarah pertumbuhan dan perkembangan Negara RI yang benar.

Seterusnya, saudara Sumitro menyatakan: "Karena frustasi, kecewa dan dendamnya itu maka dia malakukan propaganda2 dan fitnah2 serta menjelek-jelekan Indonesia didunia Internasional."

Jelas, apa yang dijelaskan dan diterangkan oleh Ahmad Sudirman di mimbar bebas ini adalah merupakan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum yang kuat dan benar yang menyangkut kejahatan Soekarno menelan, mencaplok, menduduki dan menjajah Negeri Acheh. Maksud dan tujuan penyebaran dan penjelasan tentang Negeri Acheh kehadapan seluruh rakyat Acheh di Negeri Acheh dan seluruh rakyat di RI adalah agar supaya menyadari bahwa akar masalah konflik di Acheh adalah karena Negeri Acheh ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah oleh pihak RIS yang diteruskan oleh pihak RI yang menjelma menjadi NKRI sampai detik sekarang ini.

Nah, jadi memberikan penjelasan dan keterangan tentang Negeri Acheh yang diduduki dan dijajah oleh pihak RI ini kepada seluruh rakyat di Acheh dan di RI adalah bukan merupakan propaganda dan fitnah serta menjelek-jelekkan Indonesia. Itu semua merupakan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum yang benar yang menyatakan bahwa Negeri Acheh itu diduduki dan dijajah oleh pihak RI.

Lalu, perjuangan ASNLF atau GAM dari sejak dideklarkan ulang Negara Acheh pada tanggal 4 Desember 1976 adalah untuk penentuan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila. Itu soal penegakkan syariat Islam akan diserahkan kepada seluruh rakyat Acheh yang muslim dalam penerapannya apabila kelak setelah Negeri Acheh secara de-facto penuh berdiri bebas merdeka dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila. Karena apa yang diterapkan berdasarkan UU No.18 tahun 2001 oleh pihak Pemerintah RI dibawah Megawati adalah penerapan syariat Islam yang bohong-bohongan dan penuh penipuan terhadap seluruh rakyat Acheh.

Kemudian lagi saudara Sumitro menulis: "Ahmad Sudirman merencanakan semua ini sejak lama sehingga dengan kepintarannya si Ahmad belajar berbagai macam ilmu tentang politik, sejarah dan agama."

Mempalajari ilmu politik, sejarah dan agama memang kerjaan saya dari sejak kecil. Jadi dengan bekal ilmu-ilmu itulah Ahmad Sudirman bisa melihat dan menghayati apa yang terjadi di Negeri Acheh dan apa yang terjadi dalam proses pertumbuhan dan perkembangan Negara RI hingga berkembang sampai sekarang ini.

Seterusnya lagi apa yang disimpulkan saudara Sumitro: "Ahmad sadar bahwa Indonesia hanya bisa digoyahkan dengan masalah agama dan sara dan dia benar2 pintar memanfaatkan hal tersebut dan sedikit berhasil."

Sebenarnya yang menjadi sebab lemahnya RI adalah memang karena fondasi atau dasarnya yang lemah dan labil. Mengapa ? Karena bukan didasarkan pada fondasi yang kuat dan kokoh. Ya, jelas kalau dasar negara RI itu pancasila hasil kutak-katik Soekarno mana itu tahan lama. Sekali goyang saja bisa runtuh itu yang dinamakan NKRI, kalau tidak ditahan oleh anggota TNI/POLRI yang telah disumpah untuk taat dan setia pada pancasila.

Kemudian lagi saudara Sumitro menyinggung: "GAM dan Ahmad CS merupakan gerakan yang dibekingi kapitalis Amrika (entah Hasan Tiro sadar atau tidak ) dimana Amerika memang berkeinginan untuk menghancurkan Indonesia yang merupakan negara yang penduduk moeslimnya terbesar didunia dan misi Amerika pertama yakni Timor-timur telah berhasil dan tinggal Aceh adalah tujuan selanjutnya."

Jelas Negara-negara lain telah melihat dengan mata kepala sendiri apa yang terjadi di Negeri Acheh. Pelanggaran berat HAM yang dilakukan pihak RI dan TNI/POLRI terhadap rakyat Acheh dengan ratusan ribu korban rakyat Acheh dari sejak Soeharto berkuasa sampai detik sekarang ini. Semua itu merupakan fakta dan bukti bagi mata Pemerintah Internasional yang membuktikan di Negeri Acheh itu telah terjadi pelanggaran berat HAM yang dilakukan oleh pihak TNI/POLRI atas perintah Pemerintah RI yang didukung oleh DPR dan MPR.

Karena itu Negara-Negara lain yang telah terbuka matanya melihat apa yang terjadi di Negeri Acheh akan memberikan sokongan terhadap ASNLF atau GAM. Pemerintah Asing tidak bisa dibodohi dan dobohongi dengan berbagai macam alasan, sebelum melihat fakta dan bukti yang sebenarnya apa yang terjadi di Negeri Acheh. Karena itulah pihak Pemerintah asing sekarang makin terbuka matanya untuk melihat secara lebih mendalam apa yang telah berlaku di Negeri Acheh. Seperti contohnya para Senator AS telah mengirimkan surat kapada Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan untuk mengangkat utusan khusus PBB guna memonitor dan melaporkan apa yang terjadi dan telah terjadi di Negeri Acheh untuk disampaikan kepada Dewan Keamanan PBB dan Sidang Umum PBB.

Lalu itu yang dituduhkan pihak Sumitro: "Disamping itu si Ahmad dan CS memanfaatkan keinginan Amerika ini untuk menghancurkan Indonesia sehingga kelak akan mencaplok (istilah Ahmad) Aceh walaupun puluhan ribu rakyat Aceh akan menjadi korbannya. Itu dibuktikan dengan berhasilnya Ahmad sudirman CS meloby para anggota2 senat AS (Ahmad telah mengirim tulisan anggota2 senat ini sebelumnya di milis ini)."

Jelas, saudara Sumitro, kalau seandainya itu Indonesia hancur, bukan karena AS yang menghancurkannya, melainkan karena memang fondasi tempat dasar berpijak RI yang menjelma jadi NKRI ini lemah. Kesalasan dari Soekarno CS ketika membangun dan membuat fondasi tempat berdirinya RI atau NKRI ini. Fondasi yang terbuat dari Negara-Negara Bagian RIS dan Negeri-Negeri yang ditelan dan dicaplok yang berada diluar wilayah kekuasaan de-facto dan de-jure RIS.

Seterusnya itu tuduhan saudara Sumitro: "Ahmad dengan penguasaan agamanya yang luas dianggap ustaz oleh para pengikutnya yang tanpa sadar bahwa itu hanya kedok belaka untuk mempengaruhi rakyat Aceh yang masih lugu. Dan orang seperti Ahmad ini lebih kejam dari komunis."

Islam yang dianut dan diyakini oleh Ahmad Sudirman bukan kedok namanya saudara Sumitro. Itu adalah Agama yang telah diyakini dan diamalkan oleh Ahmad Sudirman. Semua orang tahu bahwa Ahmad Sudirman adalah seorang muslim. Rakyat Acheh itu sekarang sudah sadar. Mereka telah mengetahui bahwa sudah lebih dari setengah abad itu konflik di Acheh masih belum dapat diselesaikan secara adil, jujur, dan bijaksana. Rakyat Acheh tidak bisa lagi dobodohi dan ditipu dengan berbagai macam argumen. Pemilu-lah, UU No.18/2001 lah, janji-janji muluk-lah selama kampanye. Sekarang rakyat Acheh sudah sadar dan mengerti bahwa memang benar itu Negeri Acheh telah ditelan, dicaplok, diduduki, dan dijajah oleh RI.

Terakhir saudara Sumitro menyimpulkan: "GAM adalah organisasi yang selalu membuat terror maka disebut teroris."

Saudara Sumitro tidak ada satu negarapun di dunia ini yang menggolongkan ASNLF atau GAM sebagai organisasi teroris kecuali pihak Pemerintah RI, DPR, MPR, TNI/POLRI yang telah mendeklarkan bahwa GAM adalah organisasi teroris dengan maksud dan tujuan untuk terus dapat menduduki dan menjajah Negeri Acheh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From: Sumitro mitro@kpei.co.id
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, Serambi Indonesia <serambi_indonesia@yahoo.com>, Aceh Kita <redaksi@acehkita.com>, ahmad jibril <ahmad_jibril1423@yahoo.com>, balipost <balipost@indo.net.id>, waspada <newsletter@waspada.co.id>, PR <redaksi@pikiran-rakyat.com>, Pontianak <editor@pontianak.wasantara.net.id>, Hudoyo <hudoyo@cbn.net.id>, JKT POST jktpost2@cbn.net.id
Cc: om_puteh@hotmail.com, ahmad@dataphone.se
Subject: RE: OMAR PUTEH: ROKHMAWAN PERLU TAHU THE BLACK DUTCHMEN, SI BELANDA HITAM ATAU SI KHAWARIJ KAFIR PANCASILA
Date: Wed, 14 Jul 2004 08:36:43 +0700

Assallamu'alaikum war. wab.

Sampai saat ini saya masuk dalam milis ini saya bisa mengambil kesimpulan:

1. Saudara Ahmad ternyata adalah anggota GAM yang masuk dalam kelompok ini karena frustasi, kecewa, dan dendam terhadap pemerintah RI.

2. Karena frustasi, kecewa dan dendamnya itu maka dia malakukan propaganda2 dan fitnah2 serta menjelek-jelekan Indonesia didunia Internasional.

3. GAM sekarang setelah dipimpin oleh Hasan Tiro dan beranggotakan seperti Ahmad Sudirman perjuangannya tidak murni lagi untuk memperjuangkan syariah Islam melainkan mendirikan satu negara sehingga mereka mendapatkan kedudukan dan kehidupan mewah.

4. Ahmad Sudirman merencanakan semua ini sejak lama sehingga dengan kepintarannya si Ahmad belajar berbagai macam ilmu tentang politik, sejarah dan agama.

5. Ahmad sadar bahwa Indonesia hanya bisa digoyahkan dengan masalah agama dan sara dan dia benar2 pintar memanfaatkan hal tersebut dan sedikit berhasil.

6. GAM dan Ahmad CS merupakan gerakan yang dibekingi kapitalis Amrika (entah Hasan Tiro sadar atau tidak ) dimana Amerika memang berkeinginan untuk menghancurkan Indonesia yang merupakan negara yang penduduk moeslimnya terbesar didunia dan misi Amerika pertama yakni Timor-timur telah berhasil dan tinggal Aceh adalah tujuan selanjutnya.

7. Disamping itu si Ahmad dan CS memanfaatkan keinginan Amerika ini untuk menghancurkan Indoneisa sehingga kelak akan mencaplok (istilah Ahmad) Aceh walaupun puluhan ribu rakyat Aceh akan menjadi korbannya. Itu dibuktikan dengan berhasilnya Ahmad sudirman CS meloby para anggota2 senat AS (Ahmad telah mengirim tulisan anggota2 senat ini sebelumnya di milis ini).

8. Ahmad dengan penguasaan agamanya yang luas dianggap ustaz oleh para pengikutnya yang tanpa sadar bahwa itu hanya kedok belaka untuk mempengaruhi rakyat Aceh yang masih lugu. Dan orang seperti Ahmad ini lebih kejam dari komunis.

9. GAM adalah organisasi yang selalu membuat terror maka disebut teroris.
10. dan lain-lain.

Oleh karena itu kita boleh berbalas tulisan dengan Ahmad disini tapi jangan masukan kedalam hati karena Ahmad merupakan siluman yang berbahaya. Lebih baik kita konsentrasikan diri pada perjuangan untuk keamanan, kesejahteraan dan keadilan bagi saudara2 kita di Aceh dengan cara2 yang Islam murni tanpa kekerasan secara kontinyu dan berkesinambungan dan JANGAN menempuh jalan seperti halnya GAM, Ahmad Sudirman dan TNI.

Semoga Allah SWT memberikan yang tebaik bagi Indonesia dan Khusunya saudara2 kita di Aceh sehingga tidak ada lagi pembunuhan2 dan penyiksaan2 di Aceh dan semoga yang ada adalah kedamaian dan keindahan.

NB : Sebaiknya saya istrirahat dulu kali ya di milis ini?

Wassallam.

Sumitro

mitro@kpei.co.id
Jakarta, Indonesia
----------