Stockholm, 17 Juli 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TEUNGKU HASAN DI TIRO DIBEBASKAN, MEGAWATI & SUSILO BAMBANG YUDHOYONO KENA TINJU GAM
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS ITU KELIHATAN TEUNGKU HASAN DI TIRO DIBEBASKAN DARI SEGALA TUDUHAN, MEGAWATI & SUSILO BAMBANG YUDHOYONO AKHIRNYA KENA TINJU GAM SAMPAI BABAK BELUR

Hari Jumat, 16 Juli 2004, pihak Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand telah menghentikan penyidikannya terhadap Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang dituduh telah melakukan pelanggaran hukum internasional oleh pihak Pemerintah Indonesia.

Dengan dihentikannya penyidikan terhadap Teungku Hasan Muhammad di Tiro, maka secara hukum Teungku Hasan di Tiro telah dibebaskan dari semua tuduhan yang dituduhkan oleh pihak Pemerintah Indonesia.

Menurut surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand menyatakan bahwa alasan pembebasan tuduhan terhadap Teungku Hasan Muhammad di Tiro itu adalah karena masalah kesehatan. Karena usia yang sudah lanjut, maka Presiden GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro sejak lama kemampuannya untuk memimpin Pemerintahan sangat terbatas.

Sekarang, terbukti bahwa semua tuduhan yang telah dilontarkan oleh pihak Pemerintah Indonesia dengan disertai fakta dan bukti terhadap para Pemimpin GAM di Swedia ternyata semua fakta dan bukti itu setelah diteliti oleh pihak tim Hakim dari Pengadilan di Huddinge, Swedia ternyata dinyatakan tidak bisa diterima dikarenakan fakta dan bukti itu tidak lengkap dan tidak kuat.

Dengan dibebaskannya Teungku Hasan Muhammad di Tiro dari segala tuduhan yang dilontarkan oleh pihak Pemerintah Indonesia melalui Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand, membuktikan secara hukum bahwa pihak Pemerintah Indonesia dibawah Megawati gagal untuk menghancurkan GAM.

Sebaliknya dengan keberhasilan GAM dalam menghadapi tuduhan pihak Pemerintah Indonesia menunjukkan bahwa GAM telah mampu meninju pihak Pemerintah Indonesia dan TNI/POLRI-nya sampai babak belur.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

http://www.dn.se/DNet/jsp/polopoly.jsp?d=147&a=288101

Diterbitkan 16 juli 2004 13:57
Pemimpin Gerilya GAM dibebaskan

Penyidikan terhadap Presiden Gerilya GAM di Propinsi Acheh Indonesia, yang tinggal di Swedia dihentikan karena masalah kesehatan. Teungku Hasan Muhammad di Tiro dituduh telah melanggar hukum internasional. Presiden GAM dan dua orang Menterinya dituduh sebagai pemimpin teroris oleh Pemerintah Indonesia. Kasus tuduhan itu telah diperiksa oleh Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand dan diikuti dengan cermat oleh pihak Pemerintah Indonesia.

Penyidikan yang dijalankan oleh Lindstrand menyangkut pelanggaran hukum internasional dan terus dilakukan terhadap kedua Pemimpin GAM. Kedua Pemimpin GAM telah dibebaskan pada bulan yang lalu setelah dilakukan perundingan antara pihak tim Jaksa Penuntut Umum, tim Hakim dan tim Pembela, dimana pihak Jaksa Penuntut Umum Lindstrand tidak berhasil meyakinkan tim Hakim dengan bukti tuduhan yang kuat untuk dijadikan alasan guna memperpanjang penahan kedua Pemimpin GAM itu.

Presiden yang sudah berusia lanjut adalah Pemimpin Gerilya GAM yang sebenarnya. Tetapi dalam pemeriksaan terhadap kedua tertuduh Pemimpin GAM itu terungkap bahwa dalam prakteknya kedua Pemimpin GAM itulah yang sebenarnya Pemimpin GAM.

Surat keterangan dokter menunjukkan bahwa kemampuan Presiden GAM dalam memimpin Pemerintahan sejak lama sangat terbatas, tulis Lindstrand dalam surat keputusan pembebasan tuduhan terhadap Presiden GAM.

Panglima TNI menyatakan, setelah pembebasan kedua Pemimpin GAM bulan yang lalu, bahwa bahan-bahan bukti baru untuk melengkapi bahan bukti yang sudah ada akan dikirimkan kepada Lindstrand untuk dipakai sebagai bahhan penyidikan selanjutnya. Tetapi bahan-bahan bukti baru itu ternyata sampai detik ini belum sampai kepada Lindstrand.

Pihak Pemerintah Indonesia menganggap ketiga Pemimpin GAM itu sebagai teroris yang dari tempat pengasingan di Swedia telah memerintahkan untuk melakukan tindakan teror di Indonesia.

Propinsi Acheh terletak di Sumatra Utara dan GAM berjuang untuk memisahkan daerah kaya minyak itu dari Indonesia.

Dari TT
----------

http://www.dn.se/DNet/jsp/polopoly.jsp?d=147&a=288101

Publicerad 16 juli 2004 13:57
GAM-gerillans ledare slipper atal

Forundersokningen mot den i Sverige boende presidenten for GAM-gerillan i Acehprovinsen i norra Indonesien, laggs ned av halsoskal. Han har anklagats for folkrattsbrott av Indonesien. Presidenten och tva av hans narmaste man har utpekats som terroristledare av den indonesiska regeringen. Fallet utreds av chefsaklagare Tomas Lindstrand och foljs noga av de indonesiska myndigheterna.

Lindstrands forundersokning galler folkrattsbrott och fortsatter mot tva personer. GAM-ledarna forsattes pa fri fot forra manaden efter en haktningsforhandling dar Lindstrand inte lyckades styrka ens skaliga misstankar mot mannen.

Den aldrige presidenten ar den nominella ledaren for gerillarorelsen GAM. Men vid forhor med de andra tva misstankta mannen har det framkommit att det ar de som i praktiken leder GAM.

Lakarintyg visar att presidentens "exekutiva formaga" sedan lang tid tillbaka ar vasentligt begransad, skriver Lindstrand i sitt beslut att avskriva anklagelserna mot honom.

Indonesiens OB sade efter haktningsforhandlingen forra manaden att kompletterande utredningsmaterial skulle sandas till Lindstrand for hans fortsatta utredning. Nagot sadant har annu inte natt honom.

Indonesien betraktar de tre GAM-ledarna som terrorister som fran sin fristad i Sverige beordrat valdshandlingar i Indonesien.

Acehprovinsen ligger pa norra Sumatra och GAM kampar for att bryta ut det oljerika omradet ur Indonesien.

Fran TT
----------