Stavanger, 21 Juli 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

PLUS II + THE BLACK DUTCHMEN, SI BELANDA HITAM ATAU SI KHAWARIJ KAFIR PANCASILA
Omar Puteh
Stavanger - NORWEGIA.

 

PLUS II + THE BLACK DUTCHMEN, SI BELANDA HITAM ATAU SI KHAWARIJ KAFIR PANCASILA.

Usir Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah, dari bumi Acheh!
Usir Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah, dari bumi Sulawesi: dari Poso, Minahasa dan Gorontalo!

Usir Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah, dari bumi Maluku-Melanesia!
Usir Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah, dari bumi Papua Barat!

Tuliskan dilangit ! Bentang dan rentangkan di spanduk besar-besarmu!
Torehkan dikulit badan, semua kejahatan Indegenous Belanda Hitam keatas bangsa kita!

Nyalakan dendam dihatimu dan bakar semangatnya, kemudian swingkan tinju kemuka Indegenous Belanda Hitam Jawa si Penjajah, hingga mereka enyah dari bumi kita!

Rokhmawan Agus Santosa Cs, lagi-lagi untuk catatan kalian, bahwa pengusiran Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah, oleh bangsa Acheh, bangsa Sulawesi: Poso, Minahasa dan Gorontalo, bangsa Maluku dan bangsa Papua Barat akan terus berjalan, selagi ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Jawa si Penjajah atau Belanda Hitam, masih berkeliaran disana atau selagi mereka belum habis keluar.

Kalau kamu sekalian telah dapat mengerti apa dan siapa si Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah sebagaimana telah kami uraikan selengkap-lengkapnya dari maksud bacaan thesis ucapan Soekarno si Penipu licik: Exploitaion de nation par nation dan Exploitaion de l'home par l'home, tentang: Jawa si Penjajah dengan persesuaian sejarah bangsa Jawa!
(Silakan kamu baca kembali dalam terbitan-terbitan Ustadz Ahmad Sudirman yang lalu).

Mungkin dengannya kamu sekalian akan terkeluar dari ikatan kumpulan si Khawarij Kafir Pancasila dan bukan juga tidak mungkin kamu sekalian akan membantu ASNLF atau GAM RMS OPM dan balik menyerang si Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah!

Dan lagi-lagi kamu, Rokhmawan Agus Sanatosa Cs.

Bagaimanakah pendapat kamu tentang si Sagir Alva, dan Teuku Mirza, si kuda lumping si masker Ditya Soedarsono itu atau si Apha Maop, aneuk kaphe Penjajah Indonesia Jawa atau si Lamkaruna, kalau mereka juga memilih menjadi potential memberships dari Indegenous Belanda Hitam?

NKRI atau Jawa si Penjajah, telah memilih substansinya dirinya sebagai si Belanda Hitam atau penamaan lain sebagai Indegenous Belanda Hitam, sebuah Landmark Nusantara? karena dengan itu, mereka sebagai apa yang telah pernah kita perkatakan sebelumnya akan menganggap Indegenous Belanda Hitam itu adalah suatu Indegenous yang "berhak" meneruskan pemerintahan The White Dutchmen, si Belanda Bulek keatas seluruh wilayah jajahan Hindia Belanda.

Rohmawan Agus Santosa Cs,

1. Mengapakah Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah itu menyemblih Ummat Islam di Acheh ?

2. Mengapakah Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah itu menyembelih Ummat Kristen di Maluku ? Dan melaga-lagakan ummat Maluku Kristen dengan ummat Maluku Islam sesamanya ?

3. Mengapakah Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah itu menyembelih Indegenous Sulewesi: Di Poso, di Minahasa dan Gorontalo ?

4. Mengapakah Indegenous Belanda Hitam, Jawa si Penjajah itu menyembelih Indegenous Papua Barat, di Papua Barat ?

Masalah mengapakah Indegenous Belanda Hitam itu, menyembelih Ummat Islam di Acheh adalah sesuai dengan agenda atau program jahat Indegenous Belanda Hitam atau Kolonialis Jawa si Penjajah melakukan gerakan: Genocide, homocide, etnoside atau essensilnya: Etnic cleansing! Penghapusan Indegenous Acheh.

Maka demikianlah juga, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Indegenous Belanda Hitam atau Jawa si Penjajah atas bangsa-bangsa Papua Barat dan Sulawesi: di Poso, di Gorontalo dan Minahasa.

Tetapi sangatlah berbeda seperti yang di perlakukan keatas bangsa Maluku Kristen dan Islam.

Mereka, Jenderal-Jenderal ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Jawa si Penjajah atau Indegenous Belanda Hitam telah memanggil Laskar Jihad selain untuk menyembelih ummat Maluku Kristen juga membakar gereja-gereja, ataupun tempat-tempat ibadah ummat Maluku Kristen. Mengapa ?

Karena Jenderal-Jenderal Indegenous Belanda Hitam itu, coba menipu bangsa-bangsa Melayu Nusantara dan Dunia seolah-olah peperangan antara bangsa Maluku dengan ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Jawa si Penjajah atau Indegenous Belanda Hitam disana, bukan gerakan perjuangan kemerdekaan Republik Maluku Selatan, melainkan sebagai perselisihan antara ummmat Maluku Kristen dengan ummat Maluku Islam.

Sedangkan sepanjang sejarah bangsa Maluku, sejak kuasa pengaruh kerajaan Ternate, Theodore dan Arafuru bangsa Maluku Kristen dan Islam tidak pernah bersengketa, seperti yang terjadi hari ini, yang telah dilakukan oleh Indegenous Belanda Hitam atau Jawa si Penjajah.

ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Jawa si Penjajah atau Indegenous Belanda Hitam tidak mau tangan mereka yang sedang berlumur darah anak-anak bangsa Maluku, dilihat oleh bangsa-bangsa Melayu Nusantara atau masyarakat Dunia cq pejuang-pejuang HAM atau Amnesty International atau Asia Watch, Tapol dll. tapi masyarakat Dunia tahu betul!

Rokhmawan Agus Santosa Cs,

adakah perlu kamu ketahui bahwa sejarah negara-negara Islam, keluar dari djazirah Arab menyeberang ke Afrika, Asia dan Eropa adalah bukan untuk memaksakan Islam musti menjadi anutan negara yang ditakluki, atau dengan kata lain, penganut Kristen atau Yahudi atau Hindu atau Budha atau lainnya bukan musti menjadi ummat Islam.

Sejarah Islam telah menulis bahwa mereka kesana untuk menyampaikan sesuatu kebenaran dari ajaran Islam bukan untuk memaksakannya!

Bukan seperti Barat memaksakan "agama demokrasi" untuk Dunia!

Jadi bukan seperti yang dilakukan oleh Negara Khawarij Kafir Pancasila Republik Indonesia itu cq ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Nasional Jawa si Penjajah atau Indegenous Belanda Hitam, yang mencampurkan komandonya dari Kopassus, Gegana, Marinir, Kopasgat dan Raider atau satuan lainnya dengan uniform Laskar Jihadnya menyembelih ummat Kristen Maluku dan membakar gereja-gereja atau tempat-tempat ibadah ummat Kristen lainnya, yang telah melawan dari kehendak Islam itu dan mengikut kehendak Khawarij Kafir Pancasila itu sendiri, tetapi mengapakah kamu tidak menantangnya atau kalau kamu tidak tahu bagaimana akan melakukannya, mengapakah kamu sekalian tidak tanyakan atau mendiskusikannya bersama Ustadz Ahmad Sudirman?

Apalagi Ustadz Ahmad Sudirman lebih senang, kalau kita sekarang ini mendiskusikan masalah kejahatan ABRI-TNI/POLRI, Tentara Teroris Jawa si Penjajah atau Indegenous Belanda Hitam, yang sedang menyembelih setiap hari, pejuang-pejuang Acheh Merdeka atau Maluku Merdeka atau Papua Merdeka atau lainnya, yang sedang menuntut Hak mereka menentukan nasib sendiri-self determination rights bagi bangsa mereka!

Dan kami tanyakan kepada kamu, Rokhmawan Agus Santosa Cs bagaimanakah pendapat kamu sekalian mengenai keyakinan mereka-mereka dari Indegenous Belanda Hitam, telah mengatakan bahwa mereka adalah keturunan dari Javaman, manusia Darwin atau manusia Hanoman, sebagai manusia Majapahit, sebagai manusia yang tertua di Asia Tenggara?

(bersambung ke Plus III + The Black Dutchmen, Kumpulan Khawarij Kafir Pancasila).

Wassalam

Omar Puteh

om_puteh@hotmail.com
Norway
----------