Stockholm, 22 Juli 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SAGIR ALVA ITU TEUNGKU HASAN DI TIRO TETAP SEBAGAI WALI NEGARA ACHEH DALAM PENGASINGAN DI SWEDIA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

YANG HARUS DIKETAHUI DENGAN BENAR OLEH SAGIR ALVA YAKNI ITU TEUNGKU HASAN DI TIRO TETAP SEBAGAI WALI NEGARA ACHEH DALAM PENGASINGAN DI SWEDIA

"Bapak Ahmad kalo kita lihat apa yang dinyatakan oleh Thomas Lindstrand, bahwa penyelidikan terhadap Hasan Tiro karena kondisi kesehatannya yang sejak lama tidak memungkinkan lagi untuk memimpin perjuangan ASNLF dipengasingan, sehingga dinyatakan bahwa yang menjalankan itu adalah Zaini Abdullah dan Malik Mahmud, dan karena itu penyelidikan tetap dilanjutkan kepada kedua-dua tokoh tersebut. Nah kalo dilihat dari penyataan bapak Ahmad, yang mengatakan bahwa Hasan Tiro sehat-sehat saja berdasarkan apa yang disiarkan oleh tv Swedia, dimana Hasan Tiro memberikan keterangan tentang perjuangannya. Bukankah ini sesuatu hal yang bertolak belakang? So disini saya mau bertanya apakah benar Hasan Tiro sakit, kalo memang tidak sakit, mengapa Thomas Lindstrand menyatakan sakit?. Selanjutnya apakah Hasan Tiro hanya pura-pura sakit untuk mengelabui Thomas Lindstrand, sehingga penyelidikan Hasan Tiro dihentikan karena alasan sakit? Pak Ahmad, saya kira ini saja pertanyaan dari saya, disini saya tidak ingin menuduh siapa yang telah berbohong, tapi hanya ingin kejelasan, karena saya melihat disini ada 2 hal yang bertolak belakang." (Sagir Alva , melpone2002@yahoo.com , Thu, 22 Jul 2004 00:33:29 -0700 (PDT))

Baiklah saudara Sagir Alva di Selangor, Malaysia.

Saudara Sagir Alva sebagaimana yang telah saya jelaskan dalam tulisan sebelum ini bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro karena usianya sudah lanjut yang hampir mendekati 74 tahun pada tanggal 4 September 2004 itu memang telah terserang penyakit. Penyakit yang biasanya menyerang orang yang sudah berusia diatas 70-an itu seperti serangan otak atau stroke.

Tetapi serangan otak tersebut tidaklah menyebabkan Teungku Hasan Muhammad di Tiro menjadi lumpuh. Beliau masih bisa berjalan, berpikir, berdialog, memimpin sidang.

Teungku Hasan Muhammad di Tiro sebagai Wali Negara Acheh dalam pengasingan di Stockholm masih tetap dipegangnya. Hanya dalam tugas sehari-hari diserahkan kepada para stafnya, diantaranya kepada Teungku Zaini Abdullah yang ditugaskan untuk urusan luar Negeri. Juga kepada Teungku Malik Mahmud yang ditugaskan untuk urusan dalam Negeri.

Sama juga dengan para pimpinan Negara lainnya. Seorang Presiden menugaskan kepada anggota Menteri Kabinetnya dalam menjalankan tugas operasionilnya sehari-hari. Begitu juga dengan Wali Negara Acheh dalam pengasingan Teungku Hasan Muhammad di Tiro menugaskan kepada staf-nya untuk menjalankan roda Pemerintahan negara Acheh dalam pengasingan di Swedia.

Menurut surat keputusan yang dikeluarkan oleh Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand 16 Juli 2004 menyatakan bahwa alasan pembebasan tuduhan terhadap Teungku Hasan Muhammad di Tiro itu adalah karena masalah kesehatan. Karena usia yang sudah lanjut, maka Presiden GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro sejak lama kemampuannya untuk memimpin Pemerintahan sangat terbatas.

Dalam surat keputusan Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand tentang pembebasan tuduhan terhadap Teungku Hasan Muhammad itu tidak disebutkan bahwa karena usia yang sudah lanjut, maka Presiden GAM Teungku Hasan Muhammad di Tiro sejak lama kemampuannya untuk memimpin Pemerintahan sangat terbatas dan sekarang tidak lagi menjabat sebagai Presiden GAM.

Jadi, alasan usia yang sudah lanjut dan kemampuannya sangat terbatas, tidak berarti bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro itu mengalami sakit keras sampai harus terus-terusan berbaring diatas tempat tidur dengan memakai selang dimasukkan kedalam hidung, seperti yang dituliskan oleh Sumitro dalam tanggapannya baru-baru ini.

Menurut pandangan dan pemikiran Kepala Jaksa Penuntut Umum Tomas Lindstrand bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro bukan sakit keras, melainkan karena usianya yang sudah lanjut dan keterbatasannya dalam memimpin Pemerintahan Negara Acheh dalam pengasingan di Swedia, maka tidak bisa diteruskan untuk melakukan penyidikan terhadap beliau.

Jadi, memang Teungku Hasan Muhammad di Tiro setelah terserang stroke tetapi tidak melumpuhkan itu masih tetap bisa melakukan tugas sehari-harinya, kecuali memimpin Pemerintahan yang memerlukan tenaga dan waktu penuh. Untuk tugas sehari-hari Eksekutif yang memerlukan waktu dan tenaga penuh ini telah ditugaskan diantaranya kepada Teungku Zaini Abdullah dan Teungku Malik Mahmud.

Kemudian itu soal berita TV yang disiarkan oleh media massa di RI dan di Acheh yang menunjukkan Teungku Hasan Muhammad di Tiro berbaring dengan memakai selang yang dimasukkan kedalam hidung memang itu biasa kalau orang terkena stroke atau serangan otak harus dibantu makanan dengan melalui transfusi ini. Saya saja mempunyai beberapa teman yang terkena stroke walaupun tidak membuat lumpuh, itu waktu perawatannya memang mempergunakan transfusi atau mempergunakan selang yang dimasukkan kedalam hidung atau kedalam saluran darah ditangannya.

Jadi bukanlah serangan otak atau stroke itu hal yang luar bisa dan bisa mematikan.

Tetapi karena memang pihak Pemerintah RI, TNI/POLRI, DPR, MPR sudah sedemikian geramnya kepada Teungku Hasan Muhammad di Tiro yang tidak bisa diringkusnya itu, maka untuk melampiaskan kegeramannya, ya itu, membuat propaganda busuk dengan mentayangkan berita gambar Teungku Hasan Muhammad di Tiro seperti itu. Sehingga itu seluruh rakyat di RI dan di Acheh percaya bahwa Teungku Hasan Muhammad di Tiro sudah hampir akan mati. Sebagaimana yang ditulis oleh Sumitro dalam tanggapannya kepada saya beberapa hari yang lalu.

Propaganda busuk pihak Pemerintah RI, TNI/POLRI, DPR, MPR tentang Teungku Hasan Muhammad di Tiro itu memang tidak akan laku bagi rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila, kecuali bagi rakyat RI yang bisa ditipu dan dibodohi seperti Sumitro Cs di Jakarta.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Thu, 22 Jul 2004 00:33:29 -0700 (PDT)
From: sagir alva <melpone2002@yahoo.com>
Subject: Hasan Tiro sakit?
To: ahmad@dataphone.se
Cc: melpone2002@yahoo.com, mitro@kpei.co.id, om_puteh@hotmail.com

Ass.Wr.Wb.

Selamat siang bapak Ahmad. Bagaimana kabar bapak sekeluraga? semoga bapak sekeluraga baik-baik selalu serta selalu mendapat perlindungan Allah SWT. Bapak Ahmad kalo kita lihat apa yang dinyatakan oleh Thomas Lindstrand, bahwa penyelidikan terhadap Hasan Tiro karena kondisi kesehatannya yang sejak lama tidak memungkinkan lagi untuk memimpin perjuangan ASNLF dipengasingan, sehingga dinyatakan bahwa yang menjalankan itu adalah Zaini Abdullah dan Malik Mahmud, dan karena itu penyelidikan tetap dilanjutkan kepada kedua-dua tokoh tersebut.

Nah kalo dilihat dari penyataan bapak Ahmad, yang mengatakan bahwa Hasan Tiro sehat-sehat saja berdasarkan apa yang disiarkan oleh tv Swedia, dimana Hasan Tiro memberikan keterangan tentang perjuangannya. Bukankah ini sesuatu hal yang bertolak belakang?

So disini saya mau bertanya apakah benar Hasan Tiro sakit, kalo memang tidak sakit, mengapa Thomas Lindstrand menyatakan sakit?. Selanjutnya apakah Hasan Tiro hanya pura-pura sakit untuk mengelabui Thomas Lindstrand, sehingga penyelidikan Hasan Tiro dihentikan karena alasan sakit? Pak Ahmad, saya kira ini saja pertanyaan dari saya, disini saya tidak ingin menuduh siapa yang telah berbohong, tapi hanya ingin kejelasan, karena saya melihat disini ada 2 hal yang bertolak belakang.

Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan rekan milis yang telah memberikan komentar baik yang positif ataupun negatif terhadap diri saya, dan saya mohon ma'af jika ada yang tersinggung terhadap komentar saya dalam milis ini.

Wassalam

Sagir Alva

melpone2002@yahoo.com
Universitas Kebangsaan Malaysia
Selangor, Malaysia
----------