Stockholm, 31 Juli 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

RUSMANTO ITU DI ACHEH SEDANG BERLANGSUNG PERANG MODEREN
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

RUSMANTO ISMAIL HARUS TAHU DAN SADAR ITU DI ACHEH SEDANG BERLANGSUNG PERANG MODEREN YANG DIKOBARKAN MEGAWATI, SUTARTO, RYACUDU UNTUK TERUS MENJAJAH ACHEH

"Mad, lama tak sua, kayanye makin terjepit aje pasukan lo, katenye GAM kaga takut ngelawan TNI. Buktinya pada mati and ketangkep, coba Mad jelasin dimimbar." (Rusmanto Ismail , toto_wrks@yahoo.com , Fri, 30 Jul 2004 03:14:47 -0700 (PDT))

Baiklah saudara Rusmanto Ismail di California, USA.

Rusmanto, itu cerita Acheh yang dipublikasikan oleh republika.co.id yang diambil dari siaran pers yang dikeluarkan Pupspen TNI dari berita-berita yang diambil dari sumber Dansub Satgas Penerangan B Koopslihkam, Kapten Inf Candra Purnama, dan Dansatgaspen Koopslihkam TNI, Letkol CAJ Asep Sapari di Acheh, semuanya telah disensor keras oleh pihak Pupspen TNI.

Berita-berita itu hanyalah untuk konsumsi rakyat RI saja yang bisa dibodohi dengan berbagai macam cerita hasil sensor Pupspen TNI.

Berita-berita itu menunjukkan bahwa memang benar di Negeri Acheh masih terus berlangsung perang moderen yang dikobarkan oleh pihak Pemerintah Megawati, Panglima TNI Jenderal TNI Endriartono Sutarto dan KASAD Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu.

Dalam perang moderen ini bukan hanya berlangsung difront perang gerilya saja, melainkan juga berlangsung disetiap dan dipenjuru front. Rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila terus akan berjuang menghadapi pihak Pemerintah RI dan TNI/POLRI yang sedang menduduki dan menjajah Negeri Acheh.

Walaupun Darurat Militer telah dirobah menjadi Darurat Sipil tetapi dasar hukum tetap saja sama, yakni mengacu kepada dasar hukum UU No. 23 Prp/1959.

Berita-berita yang menyangkut GAM yang dikeluarkan oleh pihak Dansatgaspen Koopslihkam TNI, Letkol CAJ Asep Sapari dan disebarkan ke seluruh Nusantara dan di Negeri Acheh, itu semuanya telah disensor dan diarahkan untuk mengelabui kelemahan pihak TNI/POLRI dan sekaligus sebagai alat untuk terus menduduki dan menjajah Negeri Acheh.

Padahal, rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara pancasila sudah mengetahui dan menyadari bahwa berita-berita yang dirilis oleh pihak pihak Dansatgaspen Koopslihkam TNI, Letkol CAJ Asep Sapari adalah penuh kebohongan dan hanyalah merupakan alat propaganda untuk memperkuat tali pendudukan dan penjajahan di Negeri Acheh.

Apalagi sampai sekarang itu Keppres No. 43 tahun 2003 masih juga belum dicabut. Jadi mana mungkin ada kebebasan dalam mencari dan memuat berita yang benar tentang GAM di Negeri Acheh.

Jadi bagi rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara pancasila tidak mempan lagi dengan propaganda kosong pihak Dansatgaspen Koopslihkam TNI, Letkol CAJ Asep Sapari. Sama saja dengan propaganda busuk dulu sewaktu periode Darurat Militer yang dilancarkan oleh Komandan Satuan Tugas Penerangan (Dansatgaspen) PDMD Kolonel Laut Ditya Soedarsono.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Fri, 30 Jul 2004 03:14:47 -0700 (PDT)
From: Rusmanto Ismail toto_wrks@yahoo.com
Subject: Pemberontak GAM Bakar Rumah Dinas Guru SD
To: empun@lycos.com, ahmad@dataphone.se

Mad, lama tak sua, kayanye makin terjepit aje pasukan lo, katenye GAM kaga takut ngelawan TNI. Buktinya pada mati and ketangkep, coba Mad jelasin dimimbar.

Rusmanto

4372386
STMT Trisakti
Sea Transport Management
toto_wrks@yahoo.com
California, USA
----------

Sumber : Republika Jumat 30 Juli 2004
http://www.republika.co.id/ASP/online_detail.asp?id=168186&kat_id=23

Jumat, 30 Juli 2004 16:20:00
Pemberontak GAM Bakar Rumah Dinas Guru SD

Jakarta-RoL -- Pemberontak GAM, Kamis (29/7) membakar rumah dinas guru SDN 1 Alee Ateung di desa Pulo kecamatan Nurussalam kabupaten Aceh Timur. Pembakaran yang dilakukan oleh 10 orang anggota pemberontak GAM dengan menggunakan berbagai jenis senjata menyebabkan sebuah rumah dinas habis terbakar.

Pupspen TNI dalam siaran persnya menjelaskan, pemberontak GAM juga melakukan aksi penembakan terhadap seorang warga bernama Yunus (65 th) hingga meninggal dunia. Penembakan yang dilakukan di desa Pulo Rangkite kecamatan Jeunib kabupaten Bireun.

Sementara itu, empat orang anggota pemberontak GAM ditangkap serta empat pucuk senjata dan 792 butir munisi disita aparat keamanan di NAD, Kamis (29/7). TNI juga berhasil melumpuhkan empat orang pemberontak GAM dan membebaskan empat orang sandera.

Dua orang anggota pemberontak GAM masing-masing bernama Kaidah (40 th) dan Darmita (15 th) ditangkap di kampung Babah Krueng kecamatan Krueng Sabee kabupaten Aceh Selatan oleh anggota Yonif 407 yang dipimpin Lettu Inf Shokin Setiadi.

M Nur Ismail, seorang pemberontak GAM yang berumur 53 tahun ditangkap di pinggir pantai belakang perumahan Samudera Lhokseumawe oleh Tim Intel Kodim 0103 Aceh Utara yang dipimpin Kapten Inf Suryo ketika sedang melakukan patroli kemanan.

Abdul Jalil, pemberontak GAM yang berumur 34 th juga ditangkap Tim Bravo 1 Yonif 100 dipimpin Sertu Susandra di kampung Babah Krueng kecamatan Krueng Sabee kabupaten Aceh Jaya. Pada kesempatan itu mereka juga membebaskan empat orang sandera, masing-masing Husnen (34 th), Ansari (35 th), Tgk Jailani (54 th) serta Aminah (44 th).

Di Aceh Selatan, empat orang anggota pemberontak GAM berhasil dilumpuhkan oleh anggota Yonif 407 dalam baku tembak dengan pemberontak GAM di desa Kapar Sesak kecamatan Trumon. Keempat orang pemberontak tersebut masing-masing bernama Muktar (25 th), Darwis (20 th), Raweon (20 th) dan M Ali (21 th). Pada peristiwa ini aparat yang dipimpin Letda Inf Hazim juga menyita sepucuk senjata AK-47, sepucuk senjata AK-56, 764 butir munisi campuran, empat stel PDL loreng serta tiga buah HT Kenwood.

Barang-barang milik pemberontak GAM berupa sepucuk senjata SS-1, sebuah magazen SS-1, 27 butir munisi SS-1 ditemukan oleh Tim Gabungan dari Yonif 512 dipimpin Letda Inf Agung di desa Samar Kilang kecamatan Syiah Utama kabupaten Bener Meriah.

Sepucuk senjata pistol colt, sebuah magazen pistol, 10 butir munisi pistol dan dua lembar bendera GAM juga disita dalam aksi pembersihan yang dilakukan oleh anggota Yonif 600 dipimpin Lettu Inf Ardiansyah di kampung Gahru kecamatan Bandar Dua kabupaten Pidie.

Di Gayo Lues, aparat dari Yonif 512 dipimpin Serda Udin Hartono menyita dua buah magazen M-16 dan dua lembar bendera GAM dalam baku tembak dengan pemberontak GAM di desa Ekan kecamatan Pinding.
----------