Stockholm, 19 Agustus 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SUMITRO YANG MENGEKOR YUDHOYONO MAKIN TERPURUK
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ITU SUMITRO YANG TERUS MENGEKOR SUSILO BAMBANG YUDHOYONO MAKIN TERPURUK SAJA

"Tuh khan memang bodoh dan dungu! masak yang aku tulis: "Ahmad yang otak budek dan beku itu justru kamu kamu sendiri tahu apa itu bukti kalau cuman cerita begitu saja mah gampang saja aku bisa saja cerita Ahmad telah menerima uang sebesar 1 milyar dari Megawati untuk menjadi mata2 di Hasan Tiro supaya semua gerak-gerik Hasan Tiro bisa terpantau! nach masak dari cerita seperti itu bisa dijadikan bukti?" Udah tahu itu kalau dan masak dari cerita seperti itu si Ahmad bilang menuduh ! tuh khan bodohnya emang si ahmad ini enggak bisa cerna tulisan orang yach kok dari dulu begitu mlulu udah ngaku2 sarjana dan ustaz..kok dungu yach?" (Sumitro mitro@kpei.co.id , Thu, 19 Aug 2004 16:14:22 +0700)

Baiklah Sumitro di Jakarta, Indonesia.

Memang masuk diakal kalau Sumitro ini otaknya otak udang. Kerjanya hanya mengekor Susilo Bambang Yudhoyono. Susilo Bambang Yudhoyono angkat senjata, Sumitropun angkat senjata. Susilo Bambang Yudhoyono bacakan Keppres No.28/2003, Sumitropun ikutan dari belakang acungkan tinjunya yang kempes ikutan TNI/POLRI yang membunuh rakyat muslim Acheh.

Lihat saja, makin kelabakan dan ngawur apa yang dilambungkan oleh Sumitro di mimbar bebas ini. Mengapa ?

Karena memang dasar fakta, bukti, sejarah dan hukum yang bisa dijadikan dasar kuat untuk membenarkan pencaplokan, penelanan, pendudukan dan penjajahan yang dilakukan Presiden RIS Soekarno terhadap Negeri Acheh memang tidak ada dan memang semuanya hanyalah kebohongan dan penipuan licik Soekarno saja.

Coba saja perhatikan, mau dari segi apa Sumitro menjatuhkan ASNLF dan perjuangan rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila.

Tidak ada, alasan mereka kosong semua.
Buktinya, dalam jawaban Sumitro sekarang ini. Itu sudah menunjukkan kebodohan dan otak udangnya. Mengapa ?

Sumitro mau coba pula meniru menyodorkan cara penyampaian bukti seperti yang dipakai oleh saudara Omar Puteh dengan Gubernur Abdullah Puteh-nya. Tetapi Sumitro meniru mencoba menyodorkan cara semodel dengan Megawatinya.

Tetapi ketika Ahmad Sudirman telah bisa memberikan jalan keluarnya. Eh rupanya Sumitro kelabakan, sehingga terpaksa ia mengataka: "Tuh khan memang bodoh dan dungu! masak yang aku tulis: "Ahmad yang otak budek dan beku itu justru kamu kamu sendiri tahu apa itu bukti kalau cuman cerita begitu saja mah gampang saja aku bisa saja cerita Ahmad telah menerima uang sebesar 1 milyar dari Megawati untuk menjadi mata2 di Hasan Tiro supaya semua gerak-gerik Hasan Tiro bisa terpantau! nach masak dari cerita seperti itu bisa dijadikan bukti?" Udah tahu itu kalau dan masak dari cerita seperti itu si Ahmad bilang menuduh ! tuh khan bodohnya emang si ahmad ini enggak bisa cerna tulisan orang yach kok dari dulu begitu mlulu udah ngaku2 sarjana dan ustaz..kok dungu yach?"

Padahal kalau Sumitro otaknya bukan otak udang, itu untuk membuktikan kebenaran apa yang ditulis oleh saudara Omar Puteh dengan bukti Gubernur Abdullah Putehnya, dia bisa langsung membuat surat atau email kepada Abdullah Puteh atau stafnya menanyakan kebenaran tentang apa yang dikatakan oleh Omar Puteh.

Tetapi, karena Sumitro otaknya adalah otak udang, maka daripada melakukan seperti yang dijawab oleh Ahmad Sudirman, ia malahan menulis tanggapan yang isinya gombal yang menunjukkan kebodohan, kedunguan, dan keotak-udangannya.

Mandi dulu Sumitro, biar otak bisa jadi encer, bukan terus beku saja.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
ahmad.swaramuslim.net
ahmad@dataphone.se
----------

From: Sumitro <mitro@kpei.co.id>
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, Serambi Indonesia <serambi_indonesia@yahoo.com>, Aceh Kita <redaksi@acehkita.com>, ahmad jibril <ahmad_jibril1423@yahoo.com>, balipost <balipost@indo.net.id>, waspada <newsletter@waspada.co.id>, PR <redaksi@pikiran-rakyat.com>, Pontianak <editor@pontianak.wasantara.net.id>, Hudoyo <hudoyo@cbn.net.id>, JKT POST <jktpost2@cbn.net.id>, Redaksi Detik <redaksi@detik.com>, Redaksi Kompas <redaksi@kompas.com>, Redaksi Satu Net <redaksi@satunet.com>, Redaksi Waspada <redaksi@waspada.co.id>
Cc: ahmad@dataphone.se
Subject: RE: SUMITRO YANG HIDUNGNYA DITARIK YUDHOYONO MAKIN KEPEPET Date: Thu, 19 Aug 2004 16:14:22 +0700

Kata ahmad ...
"Jelas Sumitro, itu bagi Ahmad Sudirman gampang saja menjawabnya, yakni Ahmad Sudirman akan langsung menanyakan baik melalui surat atau telepon kepada Megawati atau Sektretaris pribadinya tentang apa yang dikatakan oleh Sumitro tersebut. Setelah mendapat jawaban dari Megawati, langsung saya menulis di mimbar bebas ini, bahwa apa yang dikatakan oleh Sumitro tentang tuduhannya mengenai "Ahmad telah menerima uang sebesar 1 milyar dari Megawati untuk
menjadi mata2 di Hasan Tiro supaya semua gerak-gerik Hasan Tiro bisa terpantau!" tidak benar. Dengan bukti surat jawaban dari Megawati." (Ahmad Sudirman, 19 Agustus 2004)

Tuh khan memang bodoh dan dungu! masak yang aku tulis: "Ahmad yang otak budek dan beku itu justru kamu kamu sendiri tahu apa itu bukti kalau cuman cerita begitu saja mah gampang saja aku bisa saja cerita Ahmad telah menerima uang sebesar 1 milyar dari Megawati untuk menjadi mata2 di Hasan Tiro supaya semua gerak-gerik Hasan Tiro bisa terpantau! nach masak dari cerita seperti itu bisa dijadikan bukti?"

Udah tahu itu KALAU dan masak dari cerita SEPERTI ITU si Ahmad bilang menuduh ! tuh khan bodohnya ..emang si ahmad ini enggak bisa cerna tulisan orang yach kok dari dulu begitu mlulu...udah ngaku2 sarjana dan ustaz..kok dungu yach?

Sumitro

mitro@kpei.co.id
Jakarta, Indonesia
----------