Stockholm, 14 September 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SUMITRO ITU DA'I BACHTIAR DAN MBAK MEGA LEMAH BISA DIMAINKAN & DIMANFAATKAN YUDHOYONO
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

PERLU SUMITRO KETAHUI ITU DA'I BACHTIAR DAN MBAK MEGA LEMAH BISA DIMAINKAN DAN DIJADIKAN KESEMPATAN OLEH SUSILO BAMBANG YUDHOYONO UNTUK JADI PRESIDEN RI KE-6

"Sudah beberapa kali saya tanyakan kepada Bang Ahmad, kok bang Ahmad tidak pernah mengingatkan Warwick yang selalu melontarkan tuduhan2 yg tak berdasar dan tidak berkekuatan hukum padahal kalau ada orang lain seperti saya yang menurut bang Ahmad tidak punya dasar hukum langsung diserang. Apakah bang Ahmad mendukung tuduhan Warwick tersebut ? hanya karena Warwick mendukung apa2 yang di ucapkan oleh bang Ahmad terus segala cara dan omongan dari Warwick semua benar dan halal ? Kalau memang demikian maka Ahmad masih tidak ada apa2nya di mata saya karena tidak menilai atau bersikap adil sesuai dengan anjuran agama." (Sumitro mitro@kpei.co.id , Tue, 14 Sep 2004 10:03:47 +0700)

"Tuh kan kang Ahmad kalau cerita seperti ini langsung serang kaya babi hutan ngamuk seruduk sana seruduk sini, tapi giliran Warwick yang nulis seperti itu, enggak ada komentar apa2, ustaz macam apa itu ? (sorry lupa Ahmad itu ustaz kelas TPA)." (Sumitro mitro@kpei.co.id , Tue, 14 Sep 2004 10:28:20 +0700)

Baiklah Sumitro di Jakarta, Indonesia.

Saudara Sumitro, itu kalau saudara Warwick menganalisa bom Kedutaan besar Australia yang dilihatnya dari sudut politik adalah hak saudara Warwick.

Sedangkan Ahmad Sudirman tidak ada komentar. Soalnya di Negara Pancasila ini banyak orang yang bisa membuat bom. Seperti membuat oncom dan tempe saja. Pokoknya kapan dan dimana saja itu bom bisa dibuat dan diledakkan.

Lihat dan perhatikan saja. Bom diledakkan pukul 10.30 WIB, Kamis 9 September 2004 di sekitar Kedutaan Besar Australia yang letaknya berdekatan dengan gedung Plaza 89 Kuningan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Padahal itu 30 menit sebelumnya Kepala POLRI Da'i Bachtiar dalam Rapat Kerja KAPOLRI dan Komisi II DPR menyatakan keamanan kondusif.

Eh, tahu-tahu setengah jam kemudian, itu bom meledak di depan gedung Kedutaan Besar Australia.
Tidak lama setelah itu bermunculanlah tuduhan bermacam macam ada yang menuduh Jamaah Islamiyah; ada yang menuduh Dr. Azahari geng; ada yang menuduh Kapolri Da'i Bachtiar; ada yang ngaku-ngaku Jamaah Islamiyah yang bertanggung jawab.

Sumitro, Ahmad Sudirman memang sudah kenyang makan cerita-cerita model demikian di Negara Pancasila ini. Jadi tidak ada gunanya Ahmad Sudirman buka mulut mengasih komentar. Sudah kekenyangan. Bisa saja sebentar lagi kemungkinan besar akan terjadi juga bom meledak, entah dimana. Karena di Negara Pancasila ini seperti dalam hutan lebat. Orang santai saja merakit bom. Dengan biaya murah bahan bakunya mudah didapat. Apalagi kalau itu anggota TNI yang gajihnya minim bisa disuap atau disogok.

Jadi Sumitro, kalau kalian memang merasa ada banyak tuduhan yang sifatnya politis, cobalah tanggapi dan buktikan agar semua yang menuduh itu bisa dipatahkan argumentasi politisnya. Jangan lari ke Ahmad Sudirman untuk dimintakan komentar atas analisa saudara Warwick atau yang lainnya.

Lain lagi masalahnya kalau ada yang menyerang rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara Pancasila dan menuduh politis terhadap ASNLF atau GAM, jelas Ahmad Sudirman akan menghadapinya dengan argumentasi dasar hukum, bukan dengan dasar argumentasi dasar politik.

Nah sekarang, begitu juga dengan pihak Pemerintah RI, khususnya pihak Mabes KAPOLRI Da'i Bachtiar, kalau ada yang menuduh secara tuduhan politis terhadap siapa pelaku yang meledakan bom Kedutaan Besar Australia, cobalah tangkis dan hadapi dengan senjata argumentasi hukum. Bukan langsung lari kebawah ketiak Ahmad Sudirman untuk dimintakan kasih komentar. Sambil cuap-cuap tidak menentu seperti yang dilakukan oleh Sumitro: "Tuh kan kang Ahmad kalau cerita seperti ini langsung serang kaya babi hutan ngamuk seruduk sana seruduk sini, tapi giliran Warwick yang nulis seperti itu, enggak ada komentar apa2, ustaz macam apa itu ?"

Jadi Sumitro, selama kalian dan Pemerintah kalian itu memang lemah dan tidak mampu mengatasi keamana dalam wilayahnya sendiri, maka selama itu kalian dan Pemerintah kalian, menjadi bola permainan saja. Yang untung adalah itu Susilo Bambang Yudhoyono dengan pentungan Partai Demokratnya.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

From: Sumitro mitro@kpei.co.id
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, Serambi Indonesia <serambi_indonesia@yahoo.com>, Aceh Kita <redaksi@acehkita.com>,
ahmad jibril <ahmad_jibril1423@yahoo.com>, balipost <balipost@indo.net.id>, waspada <newsletter@waspada.co.id>, PR <redaksi@pikiran-rakyat.com>, Pontianak <editor@pontianak.wasantara.net.id>, Hudoyo <hudoyo@cbn.net.id>, JKT POST <jktpost2@cbn.net.id>, Redaksi Detik <redaksi@detik.com>, Redaksi Kompas redaksi@kompas.com
Cc: nizarwin@yahoo.com, ahmad@dataphone.se
Subject: RE: NIZAR WIN SUDAH LIMA BULAN MENDEKAM DALAM LOBANG MUNCUL LAGI DENGAN CERITA GOMBAL
Date: Tue, 14 Sep 2004 10:28:20 +0700

Tuh kan kang Ahmad kalau cerita seperti ini langsung serang kaya babi hutan ngamuk seruduk sana seruduk sini, tapi giliran Warwick yang nulis seperti itu, enggak ada komentar apa2, ustaz macam apa itu ? (sorry lupa Ahmad itu ustaz kelas TPA)

Sumitro

mitro@kpei.co.id
Jakarta, Indonesia
----------

From: Sumitro mitro@kpei.co.id
To: warwick aceh <universityofwarwick@yahoo.co.uk>, JKamrasyid@aol.com, Sumitro <mitro@kpei.co.id>, meurahsilu@hotmail.com, tangobngui@yahoo.com, rokh_mawan@yahoo.com, ahmad@dataphone.se
Cc: ahmad_jibril1423@yahoo.com, hudoyo@cbn.net.id, sea@swipnet.se, siliwangi27@hotmail.com, habearifin@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, yuhe1st@yahoo.com, dityaaceh_2003@yahoo.com, megawati@gmt.net, hassan.wirayuda@ties.itu.int, alchaidar@yahoo.com, perlez@nytimes.com, syifasukma@yahoo.com, imarrahad@eramuslim.com, viane@kon-x.com, muhammad59iqbal@yahoo.com, husaini54daud@yahoo.com, abu_farhan04@yahoo.com
Subject: RE: Semua Mungkin Dan halal Bagi Indonesia Biadab
Date: Tue, 14 Sep 2004 10:03:47 +0700

Bang Marwick. Anda ini anggotanya Dr. Azahari dan Noordin Mohamad top yang tersangka bom di sejumlah tempat di Indonesia ya ?

NB: sudah beberapa kali saya tanyakan kepada Bang Ahmad, kok bang Ahmad tidak pernah mengingatkan Warwick yang selalu melontarkan tuduhan2 yg tak berdasar dan tidak berkekuatan hukum padahal kalau ada orang lain seperti saya yang menurut bang Ahmad tidak punya dasar hukum langsung diserang. Apakah bang Ahmad mendukung tuduhan Warwick tersebut ? hanya karena Warwick mendukung apa2 yang di ucapkan oleh bang Ahmad terus segala cara dan omongan dari Warwick semua benar dan halal ? Kalau memang demikian maka Ahmad masih tidak ada apa2nya di mata saya karena tidak menilai atau bersikap adil sesuai dengan anjuran agama.

Demikian.

Sumitro

mitro@kpei.co.id
Jakarta, Indonesia
----------