Stockholm, 15 September 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

WAHABIYIN ROKHMAWAN ASAL CUAP DARI SARANGNYA DI SOLO TANPA DASAR DARURI & NADHARI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KELIHATAN WAHABIYIN ROKHMAWAN ASAL BERCUAP DARI SARANGNYA DI SOLO TANPA DITUNJANG DENGAN DASAR DARURI & NADHARI

"Soal mengenai adanya ulama Aceh pada saat ini, jelas ulama tersebut bukan Anggota GAM/TNA atau tidak menaruh simpati kepada GAM/TNA. Walaupun begitu ulama Aceh tersebut belum teruji di dunia internasional melainkan hanyalah ulama daerah. Wahai Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs tunjukkan di manakah dan siapakah ulama yang anda elu-elukan (ingat, ulama yg saya maksudkan bukan ulama rabbani melainkan ulama aceh saat ini). Dan apakah mereka telah berfatwa seperti anda ?. Walapun anda bukan seorang USTADZ yang hakiki melainkan hanya ustadz TPA dan jelas anda jauh dari ilmunya para ulama rabbani tetapi dengan kata-kata seputar takfir yg ditujukan kpd pejabat RI, jelas sekali seolah-olah anda telah mengeluarkan fatwa tentang demikian tadi (na 'udzubillaahi min dzalik)." (Rokhmawan , rokh_mawan@yahoo.com , Wed, 15 Sep 2004 01:03:03 -0700 (PDT))

Baiklah Rokhmawan Agus Santosa dan Salafi di Solo, Jawa Tengah, Indonesia.

Jelas kelihatan itu Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi dari sarangnya di Solo yang kerjanya hanya mengekor kepada apa yang telah dilakukan oleh TNI dibawah perintah Jenderal TNI Endriartono Sutarto dan Jenderal TNI Ryamizrad Ryacudu. Tanpa kalian sadari.

Tidak ada guna dan artinya kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi mengatakan sesuatu tentang NII, GAM dan TNA. Kalian memang yang mengobarkan permusuhan dan perpecahan diantara umat Islam. Kalian gembar gemborkan permusuhan terhadap NII, GAM, TNA, HT, Ikhwanul Muslimin, Abu Bakar Basyir dengan senjata gombal khawarij kalian.

Kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi membela kebijaksanaan pendudukan dan penjajahan yang dijalankan oleh pihak Pemerintah Negara Pancasila terhadap Negeri Acheh.

Kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi menyokong dan mendukung penuh pembunuhan terhadap rakyat muslim Acheh yang dilakukan oleh TNI/POLRI yang telah disumpah untuk taat dan setia pada pancasila.

Kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi mendukung dan menyookong kelakuan bejad TNI yang memperkosa muslimah-muslimah Acheh.

Dimana muka kalian wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi. Apakah kalian tidak ada rasa malu lagi dengan kelakuan kalian yang secara terang-terangan memusuhi NII, GAM, TNA, HT, Ikhwanul Muslimin, Abu Bakar Basyir ?

Apa yang kalian kemukakan pagi ini melalui email kalian, ternyata isinya hanyalah gombal yang tidak ditunjang oleh dasar daruri dan dasar nadhari.

Kalian wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi hanya bercuap yang didorong oleh nafsu yang tanpa dipertimbangkan oleh akal yang didasarkan oleh pertimbangan-pertimbangan Nash.

Kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi hanyalah bercuap menurut keinginan yang didasari oleh paham wahabi kalian yang hanya menjurus kepada perbuatan perpecahan dikalangan umat Islam.

Kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi menghancurkan kesatuan umat Islam dengan tuduhan khawarij gombal.

Padahal kalian dan kaum wahabi dengan gerakan wahabiyyah kalian adalah juga termasuk dalam golongan khawarij. Mengapa ?

Karena pemberontakan kalian yang dilakukan oleh gerakan wahabiyyah dan pasukan muwahidin bersama Amir Ibnu Saud yang bersekutu dengan pasukan dari Kerajaan Inggris adalah salah satunya untuk memporak porandakan dinasti Islam Usmaniyah yang kalau mendengar pada apa dikatakan oleh Asy-Syihristani: "Siapa saja yang keluar dari ketaatan terhadap pemimpin yang sah, yang telah disepakati, maka ia dinamakan Khariji (seorang Khawarij), baik keluarnya di masa shahabat terhadap Al-Khulafa Ar-Rasyidin atau terhadap pemimpin setelah mereka di masa tabi'in, dan juga terhadap pemimpin kaum muslimin di setiap masa" (Al-Milal wan Nihal, hal. 114).

Maka itulah wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi kalian adalah termasuk khawarij, karena salah satu kelakuan dari golongan khawarij yang telah kalian lakukan dari kaum wahabi bersama Ibnu Saud untuk memporak-porandakan dinasti Islam Usmaniyah guna membangun Kerajaan Ibnu Saud yang telah menyimpang dari manhaj Rasulullah saw dalam hal membangun Daulah Ialam di Yatsrib.

Kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi telah menyimpang dan menyeleweng dari apa yang telah dicontohkan Rasulullah saw dalam membangun dan menegakkan aqidah, dasar hukum Islam, dan Daulah Islam.

Apa yang kalian gembar gemborkan mengenai meluruskan dan meperbaharui tauhid melalui gerakan wahabiyyah dan dakhwah salafiyyah dengan memakai kekuatan Kerajaan Ibnu Saud ternyata hasilnya diluar yang diharapkan dan diluar dari apa yang telah dicontohkan Rasulullah saw.

Lihat dan perhatikan apa yang dilakukan oleh kaum wahabi dan para pimpinan Raja kalian, apakah memang benar itu dengan berdirinya Kerajaan Saud bisa dihancurkan khurafat, kuburan-kuburan yang ada di Negara RI, atau di Solo dekat tempat tinggal kalian ?.

Khurafat makin merajalela, karena Pimpinan dan Raja-Raja kalian telah bertekuk lutut kepada George W. Bush yang salah satunya dengan melalui cara meminta izin untuk bisa membeli senjata guna dipakai membunuh rakyat muslim Irak.

Ulama-ulama kalian dengan seenaknya mengkafirkan orang Islam yang ada diluar kelompok kaum wahabi. Apa yang bisa dijadikan contoh oleh umat Islam. Kelompok lain yang ada dilaur kelompok wahabi dibabatnya habis. Dari mulai Ikhwanul Muslimin sampai ke Hizbut Tahrir. Tidak disisakan para pimpinannya dari mulai Sayyid Quthub, Hasan Al Banna, Abul A'la Al-Maududi, Taqiyuddin An Nabhani, Yusuf Al-Qardhawi, kalian babat habis. Tetapi apa yang telah dilakukan ulama kalian dengan kekuatan Kerajaan Saud kalian itu ?. Adakah usaha untuk membangun Daulah Islam yang dicontohkan Rasulullah saw ? atau hanya puas dengan Kerajaan model Saud ini ? Apakah sudah puas dengan kelakuan para Raja kalian yang telah menyimpang dari apa yang dicontohkan Rasulullah dalam membangun dan memimpin Daulah ?.

Kalian tuduh dan anggap para pimpinan dan pejuang Islam itu dengan dangkal ilmu dan kurang pemahaman tentang agama. Karena para pimpinan dan pejuang Islam itu menyuarakan ketidak benaran para penguasa di Negeri-Negeri yang penduduknya mayoritas muslim. Karena para pimpinan dan pejuang Islam itu menyatakan bahwa para Penguasa Negara-Negara sudah tidak lagi menjadikan Islam sebagai dasar dan sumber hukum, dan lebih mengutamakan pada penerapan hukum-hukum sekuler, ketimbang syariat Islam. Sehingga kalian tuduh para pimpinan dan pejuang Islam itu dengan tuduhan mengkafir-kafirkan Penguasa. Kalian tuduh para pimpinan dan pejuang Islam itu dengan khawarij. Kalian tuduh para pimpinan dan pejuang Islam itu dengan melakukan syubhat dan pemikiran menyimpang.

Itulah perpecahan yang kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi telah lakukan dan kobarkan di atas dunia ini. Kalian lebih senang bekerjasama dan bergandeng tangan dengan George W. Bush. Bersama-sama menghancurkan kekuatan Islam. Kalian dengan senjata pembaharuan dan pemurnian tauhid telah dijadikan sebagai senjata untuk menghantam kekuatan kaum muslimin lainnya. Tetapi kalian lupa apa yang sedang dan telah dilakukan oleh para pimpinan dan Raja-Raja kalian.

Wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi, kalian memang otak udang, mulut asal cuap saja sambil keluar suara: "Dan yg lebih celakanya lagi Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs telah menorehkan tinta kotornya dengan pendeklaran agar semua umat islam di manapun berada terutama di aceh mulai saat ini hadapilah rokhmawan dan salafynya dimanapun berada. Bahkan ada yg terang-terang mendekrarkan agar membunuh kami (na 'udzubillaahi min dzalik). Dan ditambah lagi dengan pendeklaran Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman yg mengataka kepada seluruh umat islam di dunia ini agar berhati-hati kepada Manhaj Salafy."

Jelas, memang karena otak kalian Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi adalah otak udang, maka ketika bicara di mimbar bebas ini asal terbuka mulut saja. Kalian hanyalah penyebar fitnah. Mana ada Ahmad Sudirman mendeklarkan terang-terang agar membunuh kalian.

Wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi darimana kalian menyunting itu cerita fitnah kalian yang gombal itu ?.

Apakah kalian tidak mempergunakan otak kalian untuk dipakai meneliti kembali apa yang dikatakan oleh Ahmad Sudirman ? Supaya jangan keluar itu fitnah dari mulut kalian. Seenak udel saja, kalau bicara di mimbar bebas ini.

Wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi, inilah yang dikatakan oleh Ahmad Sudirman adalah:

"Kalian Rokhmawan dan salafi-nya di Solo secara sadar dan terang-terangan telah membuka front pertentangan dan permusuhan secara terbuka dengan ASNLF/GAM, TNA, NII, Abdullah Sungkar, Abu Bakar Baasyir, Hizbut Tahir, LDII, dll. Kalian Rokhmawan dan salafi-nya di Solo telah secara sadar dan terang-terangan ikut mendukung dan membantu pembunuhan yang dilakukan oleh TNI/POLRI terhadap rakyat Acheh yang muslim di Negeri Acheh. Rokhmawan dan Salafi-nya kalian secara sadar telah menjadikan ummat Islam yang ada diluar golongan Salafi-nya di Solo yang sesat, munafik, dan teroris sebagai musuh utama kalian. Kalian Rokhmawan dan salafi-nya telah dengan rela, sadar dengan sepenuh hati mendukung dan membela sistem thaghut pancasila yang dipakai untuk menggempur dan membunuh rakyat Acheh yang muslim yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan negara kafir Pancasila. Wahai kaum muslimin di seluruh Nusantara dan diseluruh dunia, itu Rokhmawan dan Salafi-nya di Solo telah membuka konfrontasi dan permusuhan terhadap kaum muslimin yang berada diluar kelompok dan golongan Salafi di Solo, seperti ASNLF/GAM, TNA, NII, Abdullah Sungkar, Abu Bakar Baasyir, Hizbut Tahir, LDII, dll. (Ahmad Sudirman, 22 Juli 2004)

Wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi itulah yang diucapkan Ahmad Sudirman. Apakah ada Ahmad Sudirman mengucapkan dan mendeklarkan seperti yang kalian fitnahkan itu ? Adakah isi dari ucapan Ahmad Sudirman seperti yang kalian fitnahkan: "mendeklarkan terang-terang agar membunuh kalian"

Beginilah kelakuan kaum wahabi untuk memecahkan kesatuan umat Islam di dunia ini. Sadarlah wahai Wahabiyin Rokhmawan dan Salafi-Solo-Wahabi-Saudi. Kalian memang telah membawa malapetaka bagi kehancuran persatuan umat Islam di dunia ini dengan gaya kalian yang sombong dan sok tahu dan merasa paling lurus tauhid. Padahal sebenarnya kalian telah menyimpang dan tidak lagi mengikuti apa yang telah dicontohkan Rasulullah saw dalam hal membangun dan menegakkan Daulah Islam, memelihara Islam dan menjaga kesatuan umat Islam.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Wed, 15 Sep 2004 01:03:03 -0700 (PDT)
From: rohma wawan <rokh_mawan@yahoo.com>
Subject: Fwd: Hukum orang yang berani men-kafir-kan orang
To: ahmad@dataphone.se

Bismillaahirrohmaanirroohiim
Assalaamu 'alaikum Wr.Wb

Sdr Sumito cs Jelas Sekali Itu Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs, NII, GAM/TNA Sakit Hati dan Balas Dendam Terhadap Manhaj Ahlus Sunnah Wal Jamaah Saudara-saudaraku seiman berhati-hatilah mengenai seputar takfir karena ini mengandung konsekuen yang dahsyat. Apakah anda tahu maksud dari yang saya ucapkan ?. Baiklah, untuk mengatakan orang islam si A, si B tidak begitu mudah seperti kita membalikkan kedua telapak tangan kita melainkan dibutuhkan banyak pertimbangan tidak hanya dilihat dari satu segi saja melainkan dari berbagai segi dan juga pendapat-pendapat para syaikh atau ulama rabbani atau rusydi. Salah satu pertimbangannya adalah sesuai Surat Al-maidah 44, 45 dan 47.

Dan tentunya inipun ( takfir terhadap si A, si B ) harus melalui beberapa tahapan terlebih dahulu dan yang paling inti adalah kesepakatan ulama rabbani atau pendapat-pendapat para ulama rusydi.

Sedangkan apa yang terjadi pada pemerintahan RI sekarang ini ( bukan dulu ) belum ada ulama rabbani atau rusydi yang mengatakan pejabat pemerintahan RI dan yang mendukungnya termasuk kafir. Mereka semua ( ulama rabbani ) tetap memantau pejabat-pejabat negara di dunia ini yg tidak atau belum menjadikan Al-qur'an dan As-sunnah sebagai dasar negara dan hukum-hukum Alloh SWT sebagai hukum negara.

Sebagai orang awam dibandingkan dengan ulama rabbani atau rusydi maka janganlah berkata seputar takfir yg ditujukan kepada seseorang atau lebih, karena bisa jadi kata-kata takfir akan mengenai dirinya sendiri.

Hal inilah yang terjadi pada Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs, NII, GAM/TNA yang dengan seenak udele dewe mengatakan orang islam si A, si B termasuk kafir. Adakah ulama di kalangan NII, GAM/TNA yang mengkafirkan pejabat RI ? jelas sekali tidak ada. Padahal kenyataannya tidak pernah di temukan ulama yang ada di dalam tubuh NII, GAM/TNA. Bagaimana mungkin ada kalau mereka (NII, GAM/TNA) sendiripun sering berbuat, berkata atau bertingkah yang membuat dirinya kafir yang mengeluarkan dari agama islam yg syammil ini ?. Seperti yang anda saksikan lewat mimbar bebas ini dimana orang-orang NII, GAM/TNA sudah berani mempermainkan Sunnah-sunnah Rosululloh SAW dengan berbagai bentuk alasan yang dikemukakannya.

Soal mengenai adanya ulama Aceh pada saat ini, jelas ulama tersebut bukan Anggota GAM/TNA atau tidak menaruh simpati kepada GAM/TNA. Walaupun begitu ulama Aceh tersebut belum teruji di dunia internasional melainkan hanyalah ulama daerah.

Wahai Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs tunjukkan di manakah dan siapakah ulama yang anda elu-elukan (ingat, ulama yg saya maksudkan bukan ulama rabbani melainkan ulama aceh saat ini). Dan apakah mereka telah berfatwa seperti anda ?. Walapun anda bukan seorang USTADZ yang hakiki melainkan hanya ustadz TPA dan jelas anda jauh dari ilmunya para ulama rabbani tetapi dengan kata-kata seputar takfir yg ditujukan kpd pejabat RI, jelas sekali seolah-olah anda telah mengeluarkan fatwa tentang demikian tadi (na 'udzubillaahi min dzalik).

Karena kelancangan anda Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs maka kata-kata anda semua bisa balik mengenai anda sendiri.

Dan celakanya lagi Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman tidak mengetahui kaidah ilmu bagaimana caranya mengatakan atau memvonis orang ini sesat, munafik, khowarij sehingga dia seenak udele dewe mengatakan Manhaj Salafy sesat, munafik dan termasuk khowarij pula. Adakah ulama aceh yang mengatakan demikan tadi ? jelas sekali tidak ada, karena bagaimana mungkin mereka ( ulama aceh ) mengatakan kalau manhaj salafy sesat, munafik dan termasuk kaum khowarij sedangkan ilmunya saja kalah jauh dibanding dengan ilmu para ulama rabbani atau ulama rusydi (Ulama dari Manhaj Salafy).

Dan yg lebih celakanya lagi Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman cs telah menorehkan tinta kotornya dengan pendeklaran agar semua umat islam di manapun berada terutama di aceh mulai saat ini hadapilah rokhmawan dan salafynya dimanapun berada. Bahkan ada yg terang-terang mendekrarkan agar membunuh kami ( na 'udzubillaahi min dzalik ). Dan ditambah lagi dengan pendeklaran Si Ahlul Ahwa, Ahlul Bid'ah dan Bahlul Ahmad Sudirman yg mengataka kepada seluruh umat islam di dunia ini agar berhati-hati kepada Manhaj Salafy.

Jelas sekali semua diatas tadi menunjukkan kebencian dan permusuhannya kepada sesama umat islam di dunia ini. Walloohu 'alam bi showab

Wassalaam

Rokhmawan Agus Santosa

rokh_mawan@yahoo.com
rokh-mawan@plasa.com
solo, jateng, Indonesia
----------