Stockholm, 11 Oktober 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

HADI BURUNG BEONYA AMIEN RAIS, SISTEM THAGHUT PANCASILA DIBIARKAN RINDANG, KUMIS DICUKUR LICIN
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

HADI BURUNG BEONYA AMIEN RAIS KETURUNAN ARAB SIBUK URUS KUMIS TETAPI SISTEM THAGHUT PANCASILA YANG RINDANG MEMBAWA KEDALAM KESESATAN DIBIARKAN

"Kemudian wahai si Ahlul Bid 'ah Ahmad Sudirman anda jelas mengaburkan permasalahan karena mengapa yang saya permasalahkan bukan sekedar jenggot (kalau benar-benar tidak memungkinkan tuk tumbuh yaaa itu berarti memang kehendak Alloh) seperti Amien Rais yang tidak mempunyai jenggot.sedangkan saudara Hadi Sendiri mempuyai cambang, jenggot dan tidak berkumis.apalagi orang tua saudara hadi sendiri yang orang betawi asli tidak berasimilasi dengan bangsa arab / india adalah berjanggut panjang mengalahkan Jenggot Osama Bin Laden sehingga orang tua hadi di juluki oleh masyarakat sekitar "Ulama Berjenggot" tetapi yang saya permasalahkan adalah soal kumis." (Hadi , hadifm@cbn.net.id , Tue, 12 Oct 2004 00:17:25 +0700)

Baiklah Hadi di Jakarta, Indonesia.

Hadi, kalau berbicara itu sebelumnya harus dipikirkan matang-matang. Jangan hanya sekedar bercuap. Kalau Ahmad Sudirman mengatakan: "Hanya orang-orang Asia sebagian besar tidak memiliki pisik yang bisa tumbuh jenggot didagunya dan kumis diatas bibirnya, kecuali orang-orang India, Afghanistan, Pakistan. Sedangkan orang-orang Indonesia yang sebagian besar tidak tumbuh jenggot didagunya, tetapi memeluk Islam." (Ahmad Sudirman, 8 Oktober 2004)

Dari apa yang dikemukakan oleh Ahmad Sudirman tidak bisa disimpulkan seperti yang ditulis oleh Hadi: "Jelas tidak ada dasarnya sama sekali (orang jawa atau Indonesia asli tidak bisa tumbuh jenggot)".

Itu kesimpulan kalian Hadi adalah kesimpulan gombal yang salah kaprah. Ahmad Sudirman tidak mengatakan (orang jawa atau Indonesia asli tidak bisa tumbuh jenggot). Melainkan yang dikatakan oleh Ahmad Sudirman yaitu: "orang-orang Indonesia yang sebagian besar tidak tumbuh jenggot didagunya". (Ahmad Sudirman, 8 Oktober 2004).

Artinya hanya sebagian kecil saja itu orang Indonesia yang nenek moyangnya dari Yunan Cina Selatan yang memiliki genetik bisa tumbuh jenggot di dagunya.

Coba sekarang perhatikan berapa juta orang di RI yang memiliki jenggot dari 238, 452, 952 orang penduduk RI ?

Nah, kalau ada orang-orang pengikut wahabi dan karkun-karkun Jamaah Tabligh asal keturunan Yunan Cina Selatan ini mermiliki jenggot seperti jenggot kambing, itu hanya sebagian kecil saja dari penduduk di RI.

Tapi coba bandingkan dengan orang-orang Eropah hampir kebanyakan berjenggot. Begitu juga orang-orang Yahudi, orang-orang Arab, sebagian orang-orang Afrika, kebanyakan orang India yang hindu, Pakistan, Afghanistan.

Jadi persoalannya Hadi, kalian ketika melihat hadits tentang jenggot dan kumis yang dibesar-besarkan oleh kaum wahabi Saudi itu dalam penerapannya harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi pisik individu. Bukan dibjadikan umum, dipukul rata. Itu nantinya bisa menyesatkan. Kalau di Arab orang yang tidak berjenggot, tidak berjambang, dan tidak berkumis, itu dikejar-kejar oleh orang Arab Saudi, dipikirnya lawan jenisnya. Apalagi kalau datang orang-orang keturunan Yunan dari Cina Selatan, seperti dari Indonesia, sudahlah tidak berjenggot, dikurud kumisnya, dikejar habis oleh orang Arab Saudi di pusatnya kaum wahabi.

Sekarang, itu menyinggung kumis Teungku Hasan Muhammad di Tiro, itu gampang dikurud, asal jangan dikurud habis, nanti dipikirnya seperti banci pula. Sudahlah tidak berjenggot, dicukur pula kumis sampai licin. Jumpa orang Arab Saudi yang datang dari kampungnya kaum wahabi. Bisa dianggap lawan jenisnya pula.

Hadi, kalian itu soal kumis dikurud, jenggot dipanjangkan, sibuk kalian perdebatkan, sedangkan sistem thaghut pancasila tempat dimana kalian hidup kalian biarkan merindang dan menyesatkan umat Islam.

Perhatikan saja apa itu kerja perlaksana Departemen Agama yang berada dalam sistem hukum thaghut pancasila dengan semua turunannya, dari mulai UUD 1945, TAP MPR, UU, KUHP, dan Peraturan lainnya. Dimana mereka telah mencampuradukkan hukum-hukum yang dicomot dari hukum Islam kedalam campran racun sistem thaghut pancasila.

Itu semua kalian biarkan. Kalian anggap sepi saja. Kalian hanya mengkritik isi kompilasi hukum perkawinan, tetapi tidak mengkritik pencampuradukkan hukum Islam dengan hukum thaghut pancasila.

Kalian anggap sepi dan membiarkan berlalu UU No.18 Tahun 2001 yang berisikan comotan syariat Islam yang dicampur adukkan dengan sistem hukum thaghut pancasila.

Itu semuanya Hadi, lebih berbahaya, ketimbang masalah urus kumis dan jenggot kalian bersama jenggot dan kumis kaum wahabi Saudi.

Coba ajak itu Amien Rais keturunan Arab itu yang sudah pensiun dari Ketua MPR. Kalau tubuhnya tidak memiliki genetik yang bisa dagunya tumbuh jenggot, cukur sedikit kumisnya, asal jangan licin, karena kalau dicukur kumisnya sampai licin nanti bisa disebut bencong pula di Solo sana dekat tempat kampung Wahabiyin Rohmawan dari kelompok Salafi-Solo-Wahabi-Saudi. Dan jangan dekat-dekat dengan kaum wahabi asli dari Saudi, kalau kumis dikurud licin, dan jenggot tidak tumbuh.

Jadi Hadi, sekali lagi, kalau membaca hadits seperti hadits perintah pelihara jenggot, cukur kumis, yang dikembangkan dan dibesar-besarkan oleh kaum wahabi Saudi, itu dalam penerapannya harus diperhatikan keadaan dan situasi pisik muslim tersebut. Kalau itu orang-orang muslim keturunan Yunan dari Cina Selatan, maka sebagian besar orang-orang asal keturunan Yunan ini tidak memiliki genetik untuk tumbuh didagunya jenggot.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

From: "H4D!" <hadifm@cbn.net.id>
To: "H4D!" <hadifm@cbn.net.id>, <rokh_mawan@yahoo.com>, "warwick aceh" <universityofwarwick@yahoo.co.uk>, <rpidie@yahoo.com>, <redaksi@sinarharapan.co.id>, <redaksi@manajemenqolbu.com>, <redaksi@forum.co.id>, "Redaksi Waspada" <redaksi@waspada.co.id>, "Redaksi Satu Net" <redaksi@satunet.com>, "Redaksi Detik" <redaksi@detik.com>, <om_puteh@hotmail.com>, "MT Dharminta" <editor@jawapos.co.id>, <mitro@kpei.co.id>, <mimbarbebas@egroups.com>, <mediacenter@sby-oke.com>,
<mazda_ok@yahoo.com>, "Matius Dharminta" <mr_dharminta@yahoo.com>, <maop_004@yahoo.com.au>, <koransp@suarapembaruan.com>, <koran@tempo.co.id>, "KOMPAS" <kompas@kompas.com>, <JKamrasyid@aol.com>, "gatra" <gatra@gatra.com>,
"Ahmad Sudirman" <ahmad@dataphone.se>, "Ahmad Sudirman" <ahmad_sudirman@hotmail.com>
Subject: JAWABAN AHMAD SUDIRMAN BURUNG BEONYA HASAN TIRO TIDAK MEMPUNYAI DASAR KUAT
Date: Tue, 12 Oct 2004 00:17:25 +0700

JAWABAN AHLUL BID'AH AHMAD SUDIRMAN BURUNG BEONYA ALHABLA HASAN TIRO YANG MENGIKUTI GAYA DIKTATOR ALA HITLER TIDAK BERDASAR.

Master Bid'ah Ahmad Sudirman

Jelas tidak ada dasarnya sama sekali (orang jawa atau Indonesia asli tidak bisa tumbuh jenggot) karena lihat saja para salafiyin bahkan tablibhiyin (pengikut jamaah tabligh) yang mereka semua orang asli Indonesia dan tidak berasimilasi dengan orang Timur Tengah tetapi diberi kemudahan Alloh untuk memelihara jenggot (jenggotnya lebat lagi) dan sunnah yang lainnya. Memang Alloh mengarunia kesuburan jambang (jenggot) kebanyakan diberikan kepada orang-orang timur tengah sana tetapi jangan dikira Alloh tidak mengaruniai untuk orang Indonesia juga.

Seandainya ucapan anda (Ahlul Bid 'ah Ahmad Sudirman) yaitu tentang jenggot atau jambang hanya diberikan kepada orang orang bangsa arab dan orang Indonesia yang sudah mengadakan asimilasi atau dengan orang bangsa arab maka yang menjadi pertanyaan apakah dengan demikian itu menunjukkan kekuasaan Alloh yang maha hebat ?. Khan tidak, justru dengan fakta yang membuktikan bahwasanya banyak juga orang Indonesia yang masih asli dan belum berasimilasi namun dikarunia jenggot atau jambang itu menunjukkan kekuasaan Alloh.

Wahai si Ahlul Bid 'ah Ahmad Sudirman dengan uraian anda kemaren jelas menunjukkan bahwasanya anda cs tidak percaya akan kekuasaan Alloh yang maha hebat. Saya beri contoh lagi orang barat jelas ciri-ciri genetikanya seperti rambut pirang, putih, coklat, mata biru, coklat, hidung mancung dll. Sedangkan orang Indonesia ciri-ciri genetikanya kulit sawo matang, hitam, rambut hitam, hidung tidak begitu mancung dll, tetapi dengan kekuasaan Alloh ternyata ada juga orang indonesia asli tanpa berasimilasi namun dikaruniai ciri-ciri genetika seperti orang-orang barat yaitu hidung mancung, mata biru dll.

Fakta membuktikan dengan diadakan kontes lady diana, kontes michael jacson dll denganm syarat tidak boleh mengubah bentuk atau asli tulen. Teryata pemenangnya adalah orang jawa asli (wonogiri).

Nah inilah menunjukkan bahwasanya Alloh benar-benar maha kuasa. Kemudian wahai si Ahlul Bid 'ah Ahmad Sudirman anda jelas mengaburkan permasalahan karena mengapa yang saya permasalahkan bukan sekedar jenggot (kalau benar-benar tidak memungkinkan tuk tumbuh yaaa itu berarti memang kehendak Alloh) seperti Amien Rais yang tidak mempunyai jenggot.sedangkan saudara Hadi Sendiri mempuyai cambang, jenggot dan tidak berkumis.apalagi orang tua saudara hadi sendiri yang orang betawi asli tidak berasimilasi dengan bangsa arab / india adalah berjanggut panjang mengalahkan Jenggot Osama Bin Laden sehingga orang tua hadi di juluki oleh masyarakat sekitar "Ulama Berjenggot" tetapi yang saya permasalahkan adalah soal kumis.

Nah jelas untuk yang satu ini mengapai itu Si Hasan Tiro pelarian pengecut tidak mau memotong atau menipiskan kumisnya ? Malahan dia cs memelihara kumisnya Seperti hitler. (biar kelihatan sangar dan O' Seraaaaaaaaam kali he..he..he), nah berarti dia meniru-niru perbuatan orang kafir, Yahudi, Majusi dan Nasrani. Seharusnya kalau benar Hasan Tiro si pelarian politik pengecut itu ingin menerapkan sunnah yang satu ini maka potong saja itu kumisnya atau tipiskan saja biar ganteng seperti Mr Bean.

Wassalaam

Hadi

hadifm@cbn.net.id
Jakarta, Indonesia
----------