Stockholm, 3 Desember 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

KAMRASYID SEPERTI YUDHOYONO BAWA ISLAM BAGAI LEMBU TARIK GEROBAK BERMUATAN KITAB
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ITU JELAS KELIHATAN JAYADI KAMRASYID SEPERTI SUSILO BAMBANG YUDHOYONO MEMBAWA ISLAM DALAM NEGARA BAGAI LEMBU TARIK GEROBAK BERMUATAN KITAB

"Penentang Ahmad Sudirman, New Haven, USA, Nah, dimana letaknya UUD 1945 dan pancasila yang bertentangan dengan hukum Allah ?. Tidak ada seperti diutarakan Ahmad Sudirman. Dalam hal UUD 1945, asumsinya adalah bahwa ini urusan dunia. Jadi otak kita harus dipakai dan dilandasi pada keyakinan akan apa yang dicontohkan Rasulullah saw, artinya kepada Al Qur'an dan Sunnah. Menurut Ahmad Sudirman, itu semua permasalahan harus dikembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya, artinya dikembalikan kepada Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw. Pertanyaannya bagaimana melakukan ini dalam konteks dunia. Emangnya Ahmad Sudirman dapat kita percayai sebagai wakil Tuhan didunia. sorry ya. Kalau kita ini beriman otomatis akan sesuai dengan perintahNya, bukan perintah Ahmad Sudirman." (Jayadi Kamrasyid, JKamrasyid@aol.com , Thu, 2 Dec 2004 01:59:00 EST)

Baiklah saudara Jayadi Kamrasyid di New Haven, Connecticut, USA.

Memang kelihatan itu Jayadi Kamrasyid hasil gemblengan Golkar dan KNPI-nya dibawah pimpinan Mbah Soeharto dimasa Orde Baru dengan cengkraman kuku hitam diktator TNI-Jenderal Soeharto-nya, yang sekarang sedang menyuruk di New Haven, Connecticut, USA, masih juga ngerayap-rayap seperti orang rabun meraba-raba dengan tongkatnya sambil mulutnya komat kamit membacakan kembali hasil gemblengan sumpah setia pancasila dan pelaksanaan UUD 1945 gombal yang dihubungkan dengan Islam, dan terdengar dari mulutnya suara terputus-putus yang mengalunkan bunyi: "dimana letaknya UUD 1945 dan pancasila yang bertentangan dengan hukum Allah ?. Tidak ada seperti diutarakan Ahmad Sudirman. Dalam hal UUD 1945, asumsinya adalah bahwa ini urusan dunia. Jadi otak kita harus dipakai dan dilandasi pada keyakinan akan apa yang dicontohkan Rasulullah saw, artinya kepada Al Qur'an dan Sunnah."

Nah, ketika mendengar Ahmad Sudirman bersuara membacakan kata-kata: "UUD 1945 & pancasila tidak sesuai dengan hukum Allah SWT". Langsung saja secepat kilat itu mulut Jayadi Kamrasyid yang juga semodel Susilo Bambang Yudhoyono melambungkan hasil olahan otaknya yang sudah penuh dengan sampah jamu ramuan Soekarno dengan bunyi sumbang: "UUD 1945 dan pancasila tidak bertentangan dengan hukum Allah, seperti diutarakan Ahmad Sudirman".

Lihat dan perhatikan, diputar baliknya, kata-kata Ahmad Sudirman. Itulah model Jayadi Kamrasyid yang otaknya hasil olahan KNPI dan Golkar binaan Mbah Soeharto bersama Akbar Tandjung.

Itu Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono menganggap enteng, mudah, dan menafikan aturan-aturan dan hukum-hukum tentang kehidupan bermasyarakat dan bernegara yang diturunkan Allah SWT dan yang dicontohkan Rasulullah saw, sehingga dengan seenak udelnya mengatakan: "Dalam hal UUD 1945, asumsinya adalah bahwa ini urusan dunia. Jadi otak kita harus dipakai dan dilandasi pada keyakinan akan apa yang dicontohkan Rasulullah saw, artinya kepada Al Qur'an dan Sunnah. Kalau kita ini beriman otomatis akan sesuai dengan perintahNya, bukan perintah Ahmad Sudirman"

Nah disini kelihatan itu Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono yang menganggap bahwa karena urusan bermasyarakat dan bernegara adalah urusan dunia, maka otak kita harus dipakai dan dilandasi pada keyakinan akan apa yang dicontohkan Rasulullah saw, artinya kepada Al Qur'an dan Sunnah. Kemudian kalau sudah beriman, otomatis akan sesuai dengan perintah-Nya.

Kan ngaco itu hasil jalan pemikiran Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono. Itu memang hasil pemikiran orang yang berotak udang. Mengapa ?

Karena, itu dalam Islam tidak ada pembedaan ini adalah urusan untuk dunia dan ini adalah urusan untuk akherat. Ini urusan ubudiah dan ini urusan keduniaan. Ini urusan agama dan ini urusan negara. Islam merupakan cara hidup. Artinya Islam adalah mencakup keseluruhan kehidupan umat manusia yang yakin dan percaya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya Muhammad saw.

Sedangkan menurut pemikiran Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa kalau urusan dunia seperti urusan negara diurus pakai otak. Karena kalau otak sudah dipenuhi oleh keyakinan akan apa yang dicontohkan Rasulullah saw, dan kita sudah beriman, otomatis akan sesuai dengan perintahNya.

Nah sepintas apa yang dilontarkan oleh Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono tersebut kelihatan ada benarnya. Tetapi, kalau diteliti lebih kedalam, apa yang dilambungkan oleh Jayadi Kamrasyid tersebut merupakan hasil pemikiran yang gombal. Mengapa ?

Karena, itu Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono, ingin memisahkan urusan negara dari urusan agama Islam. Misalnya soal UUD 1945. Itu menurut Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono, adalah urusan dunia, jadi harus pakai otak saja. Biar itu anggota MPR saja yang akan merobah atau mengamandemen UUD 1945, tidak perlu pakai membawa-bawa Al-Qur'an dan As-Sunnah. Cukup saja, kalau memang para anggota MPR itu orang Islam, maka otomatis itu apa yang dicuapkan oleh orang Islam anggota MPR dalam sidang MPR akan sesuai dengan perintah Allah SWT dan akan sesuai dengan apa yang dicontohkan Rasulullah saw.

Kan ngaco jadinya. Kalau mau dilihat dan disorot dari Islam yang kaffah, jelas itu apa yang dilontarkan oleh Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono adalah persis seperti yang diajarkan oleh mbah Soeharto dan para pentolan Golkar dan KNPI dengan pancasila dan UUD 1945 gombalnya. Atau dengan kata lain itu yang dilontarkan oleh Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono adalah sama seperti hasil pemikiran orang-orang sekuler. Memang itu Jayadi Kamrasyid dan Susilo Bambang Yudhoyono adalah orang sekuler. Partainya Susilo Bambang Yudhoyono itu adalah partai sekuler yang bernama Partai Demokrat. Begitu juga itu Jayadi Kamrasyid dengan KNPI-nya, jelas-jelas itu KNPI adalah oraganisasi sekuler yang membawa-bawa pentungan pancasila hasil ramuan dan campuran jamu gado-gadonya Soekarno.

Jadi Jayadi Kamrasyid seperti juga Susilo Bambang Yudhoyono, tidak perlu kalian buka mulut berbicara Islam, kalau hanya ingin menjerumuskan kaum muslimin kelembah kesesatan dalam lumpur sistem thaghut pancasila dengan melalui jalur paham sekuler kalian.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

From: JKamrasyid@aol.com
Date: Thu, 2 Dec 2004 01:59:00 EST
Subject: Re: MBAH LIM ITU UUD 1945 & PANCASILA SESUAI DENGAN HUKUM ALLAH SWT
To: "ahmad@dataphone.se, ahmad_jibril1423"@yahoo.com>, dityaaceh_2003@yahoo.com, yuhe1st@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, habearifin@yahoo.com, editor@jawapos.co.id, suparmo@tjp.toshiba.co.jp, siliwangi27@hotmail.com, sea@swipnet.se, solopos@bumi.net.id, Padmanaba@uboot.com, kompas@kompas.com, webmaster@detik.com, waspada@waspada.co.id, redaksi@waspada.co.id, redaksi@satunet.com, redaksi@kompas.com, jktpost2@cbn.net.id, hudoyo@cbn.net.id, editor@pontianak.wasantara.net.id, redaksi@pikiran-rakyat.com, newsletter@waspada.co.id, balipost@indo.net.id, serambi_indonesia@yahoo.com, hassan.wirajuda@ties.itu.int, megawati@gmx.net

UUD 1945 &PANCASILA TIDAK SESUAI DENGAN HUKUM ALLAH SWT
Penentang Ahmad Sudirman
New Haven, USA

JELAS MBAH LIM ITU UUD 1945 &PANCASILA SESUAI DENGAN HUKUM ALLAH SWT

"Mas, selama saya mengikti email anda, anda selalu menyatakan UUD 45 dan Pancasila tidak sesuai dengan hukum Allah. Mohon saya dikasih tau bagian mana dari Pancasila dan UUD 45 yang bertentangan atau melanggar hukum Allah?" (Mbah Lim , ziembah2003@yahoo.com , Tue, 30 Nov 2004 23:12:18 -0800 (PST))

"Lalu, apakah yang tidak didasarkan secara tektual itu otomatis bertentangan dengan hukum Islam? Dan apakah jika salah satu poin dari sebuah hukum itu tidak didasarkan dengan hukum Islam, apakah secara keseluruhan bertentangan? bagaimana logikanya? Mohon ditunjukkan mana yang bertentangan dengan hukum Islam." (Mbah Lim , ziembah2003@yahoo.com , Tue, 30 Nov 2004 21:02:45 -0800 (PST))

Baiklah Mbah Lim di Yogyakarta, Indonesia.

Mbah Lim itu UUD 1945 adalah konstitusi Negara RI, dan pancasila adalah dasar Negara RI yang sekaligus sebagai sumber hukum tertinggi dalam negara RI.

Nah, dimana letaknya UUD 1945 dan pancasila yang bertentangan dengan hukum Allah ?. Tidak ada seperti diutarakan Ahmad Sudirman.

Dalam hal UUD 1945, asumsinya adalah bahwa ini urusan dunia. Jadi otak kita harus dipakai dan dilandasi pada keyakinan akan apa yang dicontohkan Rasulullah saw, artinya kepada Al Qur'an dan Sunnah

Menurut UUD 1945, semua aturan, hukum, Peraturan Pemerintah, Keputusan Pemerintah, Instruksi Presiden, undang-undang, UUD dikembalikan kepada rakyat melalui wakilnya yang ada di lembaga Legislatif dan di lembaga Eksekutif.

Sedangkan menurut Ahmad Sudirman, itu semua permasalahan harus dikembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya, artinya dikembalikan kepada Al Qur'an dan Sunnah Rasulullah saw. Pertanyaannya bagaimana melakukan ini dalam konteks dunia. Emangnya Ahmad Sudirman dapat kita percayai sebagai wakil Tuhan didunia. sorry ya.

Oleh karena itu, menurut UUD 1945 yang berdaulat adalah rakyat, dalam hal ini wakil-wakil rakyat yang tergabung dalam lembaga Legislatif dan Eksekutif. Sedangkan menurut Ahmad Sudirman, yang bedaulat adalah Allah SWT, dalam hal ini apa yang telah diturunkan Allah SWT dan yang dicontohkan Rasul-Nya Muhammad saw, yakni Al-Qur'an dan As-Sunnah. Menang betul Allah yang berdaulat, dan Allah SWT telah menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi. Jadi kalau kita ini beriman otomatis akan sesuai dengan perintahNya, bukan perintah Ahmad Sudirman.

Jayadi Kamrasyid

JKamrasyid@aol.com
New Haven, Connecticut, USA
----------