Stockholm, 26 Desember 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

PEMERINTAH NEGARA ACHEH DESAK PEMERINTAH RI UNTUK MEMBUKA ACHEH KEPADA RELAWAN BANTUAN KEMANUSIAAN
Malik Mahmud
Stockholm - SWEDIA.

 

PEMERINTAH NEGARA ACHEH (PNA) KANTOR PERDANA MENTERI P.O.BOX 130, S-145 01 NORSBORG, SWEDEN TEL : +46 8 531 83833 FAX: +46 8 531 91275

Pemerintah Negara Acheh (PNA) sangat berdukacita atas musibah sangat dahsyat yang menimpa kawasan yang begitu luas di Asia, termasuk Acheh dan bertakziah kepada semua korban musibah ini. Gempa besar dan banjir tsunami telah menghayutkan ribuan rumah, dan menewaskan ribuan korban. Puluhan ribu rakyat sampai saat ini masih terperangkap dalam banjir dan tanah longsor. Musibah yang sangat dahsyat ini merupakan cobaan dari Allah Subhanahu wa Taala atas kita semua. Akan ada hikmah yang sangat besar dari Allah atas segala ujian Nya. Semoga kita mampu bersabar atas segala apa yang Allah kehendaki. Demi kemanusiaan, PNA mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera membuka Acheh kepada relawan bantuan kemanusiaan dan lembaga-lembaga bantuan internasional. Akses ke Acheh harus segera dibuka untuk mencegah terjadinya malapetaka yang lebih hebat lagi seperti kelaparan dan penyakit.

Kepada Tentara Negara Acheh (TNA) telah diperintahkan supaya sementara tetap meningkatkan kewaspadaan, dan membantu dengan segala daya upaya semua proses bantuan, evakuasi dan rehabilitasi pasca gempa dan tsunami ini, juga menahan diri dari membuat kontak bersenjata dengan pihak musuh demi menghindari timbulnya perasaan terjepit dan panik dikalangan masyarakat. TNA diperintahkan mengambil posisi bertahan saja dan hanya membalas jika diserang.

Pemerintah Negara Acheh di Pengasingan

Malik Mahmud
Perdana Menteri
----------

THE STATE OF ACHEH THE PRIME MINISTER 'S OFFICE P.O.BOX 130, S-145 01 NORSBORG, SWEDEN TEL : +46 8 531 83833 FAX: +46 8 531 91275

The Government of the State of Acheh is profoundly saddened by the very high number of casualties and very heavy damages caused by the natural disaster hitting many parts of Asia, including our country Acheh. According to the latest figures we have more than 2000 people have perished in Acheh, and over 40 000 displaced. Hundreds of houses, buildings, bridges have been destroyed or heavily damaged, worsening the already inadequate infrastructure. For the sake of humanity, we urge the Indonesian Government to immediately open Acheh to humanitarian assistance volunteers and international relief organisations. Access to Acheh must be opened immediately in order to prevent a much worse calamity such as hunger and the spread of diseases.

The field commanders of the Acheh National Armed Forces has been instructed, while increasing their alertness and helping the best they can all the processes of aiding, evacuating and rehabilitating the victims of the earthquake and subsequent tsunami flloods, to also restraint their troops from engaging the enemy in armed contacts in order to avoid causing the people to feel trapped and panick. The TNA has been ordered to take a defensive position and to only fight back if attacked.

Stockholm, Sweden 26 December, 2004

The Government of the State of Acheh in exile

Malik Mahmud
Prime Minister
----------