Stockholm, 27 Desember 2004

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SELEPAS YUDHOYONO BERHARI NATAL DI NABIRE TERJADILAH KERAK BUMI INDIA MENGHANTAM KERAK BUMI BURMA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

INNA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI'UUN, SELEPAS SUSILO BAMBANG YUDHOYONO BERHARI NATAL DI NABIRE BERGESERLAH PLAT TEKTONIK INDIA MENGHANTAM PLAT TEKTONIK BURMA MENIMBULKAN GEMPA TEKTONIK BERPUSAT 250 KM SEBELAH TENGGARA BANDA ACHEH DENGAN KEKUATAN 9.0 JAM 7:58:50 WIB 26 DESEMBER 2004 YANG MENELAN SAMPAI DETIK INI 28000 KORBAN MENINGGAL

"Nah dari kejadian ini sebenarnya kalo pak Ahmad benar-benar mau berpikir maka kejadian itu merupakan adzab Alloh yang ditimpakan di dunia ini kepada hamba-hambanya yang banyak maksyiat dan durhaka termasuk sering menumpahkan darah sesama muslim. Sudahlah GAM tidak bakal mampu menggempur NKRI dan malahan menghabiskan jutaan nyawa melayang di tambah lagi pada saat ini pengikut GAM semakin menyusut terbukti pada tanggal 4 desember tidak diketemukan warga Aceh yang menaikkan bendera kesayangannya. Sudah begitu masih ditimpa bencana alam gempa tsunami yang tidak bisa dianggap bencana biasa, bayangkan yang mati saja 2000 an warga Aceh maka jelas sekali ini adalah adzab dari Alloh SWT. Pak Ahmad anda tidak usah berkata kalau itu hanya sebuah peringatan untuk NKRI, jelas itu peringatan dan adzab bagi orang-orang yang banyak tingkah. Lihatlah bagaimana kaumnya nabi Nuh dan lain-lain yang terkena bencana alam seperti banjir, hujan batu dan lain-lain" (Joko Riyanto , mas_rey_2004@yahoo.com , Sun, 26 Dec 2004 19:03:23 -0800 (PST))

Baiklah saudara Joko Riyanto di Solo, Jawa Tengah, Indonesia.

Hari Minggu, 26 Desember 2004, jam 7:58:50 WIB telah terjadi pergeseran kerak bumi India yang diakibatkan meledaknya simpanan tenaga yang berupa magma dari dalam kerak bumi India yang berada dibawah dasar samudra India menerjang jalur Sunda pemisah kerak bumi India dan kerak bumi Burma dan menindih permukaan kerak bumi Burma, sehingga kerak bumi Burma pecah yang menimbulkan gempa tektonik dengan kekuatan 9.0 pada Skala Richter yang berpusat di 3,298 lintang utara dan 95, 779 bujur timur, dengan kedalaman 10 km dan terletak 250 km sebelah tenggara Banda Acheh yang membelah bumi Negara Acheh yang dimulai dari Acheh Selatan, Acheh Tenggara, Acheh Barat, Acheh Tengah, Pidie, Acheh Besar dan Banda Acheh, juga menimbulkan gelombang laut tsunami dan diperkirakan menelan korban jiwa antara 5000 sampai 10000 jiwa meninggal.

Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun, semoga rakyat Negara Acheh yang tertimpa musibah bencana alam ini dan yang telah menghadap kembali ke Khadirat Allah SWT diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkannya tetap diberikan ketabahan dan kesabaran, amin.

Rakyat Acheh telah menderita, dari mulai diduduki dan dijajahnya Negeri Acheh oleh Soekarno dengan RIS-nya yang terus dipertahankan sampai detik sekarang ini oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Dimana letak Negeri Acheh berada diatas plat tektonik Burma atau kerak bumi Burma yang pada hari Minggu, 26 Desember 2004 jam 7:58:50 mengalami pergeseran hebat yang disebabkan energi yang terkandung dalam kerak bumi India meledak dengan dahsyatnya sehingga menutupi kerak bumi Burma, sehingga kerak bumi Burma pecah yang menyebabkan bumi Negara Acheh pecah dan tilmbulnya gelombang laut yang dahsyat yang dinamakan gelombang tsunami.

Sehari sebelum gempa tektonik ini terjadi, Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 25 Desember 2004 menyerahkan bantuan makanan, obat dan tenda kepada para korban gempa tektonik di Nabire yang terjadi pada tanggal 26 November 2004 yang lalu, dan direncanakan pada tanggal 26 Desember 2004 malam akan menyerahkan naskah otentik PP No.54/2004 tentang Pembentukan Majelis Rakyat Papua sebagai hadiah Natal pada rakyat Papua. Dimana penyerahan naskah otentik PP No.54/2004 ini sebagai acara puncak peringatan Natal bersama di Jayapura. Tetapi, sebelum Susilo Bambang Yudhoyono melakukan acara puncak peringatan Natal 2004, pada pagi harinya, jam 7:58:50 WIB kerak bumi Burma pecah di dasar samudra India, yang menyebabkan Sri Lanka, India, Bangladesh, Thailand, Malaysia dan Negara Acheh tergetar getaran gempa tektonik dan hantaman gelombang ombak tsunami dengan memakan korban jiwa sampai 28000 jiwa meninggal.

Memang sampai detik sekarang ini manusia diatas dunia belum dan tidak sanggup untuk melawan dan bertahan dari serangan dan amukan bencana alam ini. Tentu saja, bagi siapa saja yang yakin akan kekuasaan Allah SWT, maka semua bencana alam ini adalah sebagai ujian, cobaan, dan sekaligus sebagai suatu peringatan bagi seluruh umat manusia.

Dikala selesai orang-orang di negara-negara Sri Lanka, India, Bangladesh, Thailand, Malaysia dan Indonesia merayakan Natal, ternyata Allah SWT telah menentukan dan memberikan peringatan kepada umat diseluruh dunia, bahwa bencana alam melalui gempa tektonik diatas kerak bumi Burma dibawah dasar samudra India dengan gelombang tsunami-nya akan menenggelamkan puluhan ribu umat manusia dan menghancurkan ribuan bangunan rumah-rumah.

Inilah sedikit penjelasan untuk karkun Jamaah Tabligh Joko Riyanto di Solo, Jawa Tengah, Indonesia, yang kelihatannya masih dangkal dalam melihat dan menghayati bencana alam seperti gempa tektonik dibawah dasar samudra India ini.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Sun, 26 Dec 2004 19:03:23 -0800 (PST)
From: joko riyanto mas_rey_2004@yahoo.com
Subject: ACEH TERKENA LAKNAT DAN ADZAB ALLOH
To: ahmad@dataphone.se
Cc: mazda_ok@yahoo.com

Assalaamu'alaikum

Sebenarnya saya sudah bosan berada dimimbar bebas ini, tetapi berhubung pak ahmad selalu memfitnah orang islam yang tidak sehaluan dengan beliau maka kali ini saya muncul lagi he...he...he....

Saudara-saudaraku dimanapun berada sudahkah anda mendengar berita terkini dari Aceh sana?. Singkat saja di Aceh kemaren dilanda gempa tsunami yang menelan 2000 an warga Aceh tewas. Nah dari kejadian ini sebenarnya kalo pak Ahmad benar-benar mau berpikir maka kejadian itu merupakan adzab Alloh yang ditimpakan di dunia ini kepada hamba-hambanya yang banyak maksyiat dan durhaka termasuk sering menumpahkan darah sesama muslim.

Sudahlah GAM tidak bakal mampu menggempur NKRI dan malahan menghabiskan jutaan nyawa melayang di tambah lagi pada saat ini pengikut GAM semakin menyusut terbukti pada tanggal 4 desember tidak diketemukan warga Aceh yang menaikkan bendera kesayangannya.

Sudah begitu masih ditimpa bencana alam gempa tsunam yang tidak bisa dianggap bencana biasa, bayangkan yang mati saja 2000 an warga Aceh maka jelas sekali ini adalah adzab dari Alloh SWT.

Pak Ahmad anda tidak usah berkata kalau itu hanya sebuah peringatan untuk NKRI, jelas itu peringatan dan adzab bagi orang-orang yang banyak tingkah. Lihatlah bagaimana kaumnya nabi Nuh dan lain-lain yang terkena bencana alam seperti banjir, hujan batu dan lain-lain

Wasaalam

Joko Riyanto

mas_rey_2004@yahoo.com
Solo, Jawa Tengah, Indonesia
----------