Stockholm, 18 Januari 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MEMANG BENAR SDR ARDIANSYAH ITU HEDIYANTO HANYA KLAIM MADINAH INDONESIA YANG GOMBAL
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ITU PENGKLAIMAN MADINAH INDONESIA OLEH HEDIYANTO MERUPAKAN PENGKLAIMAN GOMBAL YANG HANYA MENGEKOR BUNTUT SUSILO BAMBANG YUDHOYONO SAJA

"Mohon saudara Ahmad Sudirman tidak terpengaruh dengan uraian gombal dari saudara Hediyanto. Yang dinamakan Madinah Indonesia adalah salah satu organisasi tanpa bentuk, beda dengan ASNLF. Tidak semua Rakyat Indonesia setuju dengan pencaplokan Acheh oleh RI namun hanya karena sumberdaya alam Negri Acheh lah yang membuat mereka bersikap demikian. Perampokan yang terjadi di Negeri Acheh dipelopori oleh negara - negara kafir , lihat saja pertambangan di Acheh, siapa yang mengelola ?. Rakyat Indonesia harus menyadari bahwa Jiwa Rakyat Acheh yang ingin menentukan nasibnya sendiri amat kuat , lahirnya DOM bukan semata karena kekuatan angkatan bersenjata GAM ,tapi semata karena rakyat Acheh melakukan boikot terhadap pemerintahan. sehingga lahir lah KTP merah putih dan Ikrar kesetiaan kepada NKRI. Sebagai saudara sesama Muslim , seharusnya Rakyat Indonsia mendukung gerakan Pembebasan Acheh, coba bayangkan betapa Indahnya melihat Negeri yang berlandaskan Syariat Islam berdiri di Bumi Pertiwi. Madinah Indonesia adalah omong kosong, pengakuan teritorialnya ngaco dan tidak berdasar. Jangan samakan madinah Indonesia dengan perjuangan rakyat Acheh. Ingat syarat berdirinya suatu negara Modern itu apa ? adakah Madinah Indonesia memilikinya ? Kalau ASNLF hanya tinggal satu syarat saja yaitu pengakuan dari Internasional." (Muhammad Ardiansyah , Muhammad.Ardiansyah@hm.com , Tue, 18 Jan 2005 15:07:34 +0700)

Terimakasih saudara Ardiansyah di Indonesia atas tanggapan dan komentar saudara.

Sebenarnya itu saudara Hediyanto hanyalah melambungkan wacana yang mengklaim Madinah Indonesia. Tetapi persoalannya, pengklaiman Hediyanto itu gombal dan salah kaprah.

Jadi, memang benar seperti yang dikatakan saudara Ardiansyah: "Yang dinamakan Madinah Indonesia adalah salah satu organisasi tanpa bentuk, beda dengan ASNLF"

Memang, itu yang diklaim oleh Hediyanto kacungnya Susilo Bambang Yudhoyono adalah negara-negaraan yang mengklaim Madinah Indonesia. Itu wilayahnya entah dimana-mana. Yang jelas dan pasti itu wilayah yang diklaim oleh Hediyanto ada dibawah ketiak Susilo Bambang Yudhoyono.

Dan memang itu kekayaan bumi Acheh telah dan sedang dirampok serta dinikmati oleh pihak pusat saja. Dari sejak Soeharto sampai sekarang Susilo Bambang Yudhoyono.

Itu isi UU No.18/2001 yang didalamnya memuat juga masalah pembagian kekayaan bumi Acheh, hanyalah merupakan alat penipuan dan alat gombal untuk membujuk rakyat Acheh biar tetap berada dalam dekapan Susilo Bambang Yudhoyono dengan TNI/Polrinya dibawah Jenderal TNI Endriartono Sutarto orang Jawa itu dan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu orang Palembang satu itu.

Tentu saja, bagi rakyat Acheh yang belum paham dan tidak mengerti, disantok saja itu umpan gombal yang penuh racun dalam UU No.18/2001.

Sudahlah rakyat Acheh ditipu dengan syariat Islam yang dicampur-adukkan dengan sistem peradilan dan perundang-undangan sistem thaghut pancasila, ditambah dengan menipu rakyat Acheh dengan pengkibulan pembagian hasil kekayaan alam yang gombal. Itu sama saja dengan perampokan oleh pihak Pemerintah Pusat dibawah perintah dan pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Terakhir, memang hanya orang-orang, termasuk Hediyanto anak Jawa satu itu, yang telah tertipu dengan cerita sejarah gombal made in Soekarno dan para penerusnya tentang Negeri Acheh inilah yang tetap menjadi ekornya Susilo Bambang Yudhoyono bersama Endriartono Sutarto, dan Ryamizard Ryacudu dengan isu perang modernnya yang gombal itu.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Tue, 18 Jan 2005 15:07:34 +0700
From: Muhammad.Ardiansyah@hm.com
To: ahmad@dataphone.se
Subject: RE: KELIHATAN MAKIN JELAS ITU BAMBANG HEDIYANTO EKORNYA BAMBANG YUDHOYONO

Assalamu'alaikum wr wbr,

Mohon saudara Ahmad Sudirman tidak terpengaruh dengan uraian gombal dari saudara Hediyanto.

Yang dinamakan Madinah Indonesia adalah salah satu organisasi tanpa bentuk, beda dengan ASNLF.

Tidak semua Rakyat Indonesia setuju dengan pencaplokan Acheh oleh RI namun hanya karena sumberdaya alam Negri Acheh lah yang membuat mereka bersikap demikian. Perampokan yang terjadi di Negeri Acheh dipelopori oleh negara - negara kafir , lihat saja pertambangan di Acheh, siapa yang mengelola ?.

Rakyat Indonesia harus menyadari bahwa Jiwa Rakyat Acheh yang ingin menentukan nasibnya sendiri amat kuat, lahirnya DOM bukan semata karena kekuatan angkatan bersenjata GAM, tapi semata karena rakyat Acheh melakukan boikot terhadap pemerintahan. Sehingga lahir lah KTP merah putih dan Ikrar kesetiaan kepada NKRI.

Sebagai saudara sesama Muslim, seharusnya Rakyat Indonsia mendukung gerakan Pembebasan Acheh, coba bayangkan betapa Indahnya melihat Negeri yang berlandaskan Syariat Islam berdiri di Bumi Pertiwi.

Madinah Indonesia adalah omong kosong, pengakuan teritorialnya ngaco dan tidak berdasar. Jangan samakan madinah Indonesia dengan perjuangan rakyat Acheh. Ingat syarat berdirinya suatu negara Modern itu apa ? adakah Madinah Indonesia memilikinya ? Kalau ASNLF hanya tinggal satu syarat saja yaitu pengakuan dari Internasional.

Hanya kepada Allah lah kita mohon petunjuk.

Wassalam

Ardiansyah

Muhammad.Ardiansyah@hm.com
Indonesia.
----------