Stockholm, 30 Januari 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MULYOSUKARTO ITU JENDERAL SOEDIRMAN DIPERALAT SOEKARNO UNTUK MENJERAT NEGARA-NEGARA BAGIAN RIS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

JELAS SAUDARA MASKURUN MULYOSUKARTO ITU JENDERAL SOEDIRMAN DIPERALAT SOEKARNO UNTUK MENJERAT NEGARA-NEGARA BAGIAN RIS

"Sebenarnya saya tidak pernah baca tulisan Saudara pak Sudirman yang namanya sama dengan Jendral Besar yang berjuang untuk Republik. Mengapa tidak pernah ada yang benar di Republik ini kecuali anda Ahmad Sudirman. Kapan anda mencalonkan jadi anggota DPR atau Presiden RI sekalian ?" (Maskurun Mulyosukarto, maskurun@yahoo.com ,Sat, 29 Jan 2005 16:36:55 -0800 (PST))

Baiklah saudara Maskurun Mulyosukarto di Victoria, Australia.

Itu Kolonel Soedirman, Panglima Divisi V/Banyumas telah dipilih menjadi Pemimpin Tertinggi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), dan Oerip Soemohardjo dipilih sebagai Kepala Staf dalam konferensi TKR yang diselenggarakan pada tanggal 12 November 1945. Dimana pada tanggal 18 Desember 1945 Soekarno mengangkat Kolonel Soedirman menjadi Panglima Besar TKR dengan pangkat Jenderal, sedangkan Kepala Staf TKR diangkat Oerip Soemohardjo dengan pangkat Letnan Jenderal. Dimana TKR ini dibentuk dengan berdasarkan dasar hukum Maklumat Presiden pada tanggal 5 Oktober 1945 yang isinya "Untuk memperkuat keamanan umum, maka diadakan satu Tentara Keamanan Rakyat. Jakarta, 5 Oktober 1945. Presiden Republik Indonesia. Soekarno.

Selanjutnya itu TKR dirubah namanya menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI) pada tanggal 5 Mei 1947. Tetapi pada tanggal 3 Juni 1947, Soekarno dengan ketetapan Presidennya menetapkan TRI dirubah namanya menjadi TNI. Dan Jenderal Soedirman ditunjuk Soekarno menjadi Panglima Besar Angkatan Perang TNI.

Nah kemudian, ketika RI yang wilayah de-jure dan da-factonya di Yogyakarta dan sekitarnya, berdasarkan dasar hukum Perjanjian Renville yang ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948. Dimana pada tanggal 19 Desember 1948 wilayah de-facto dan de-jure RI di Yogyakarta dan sekitarnya dikuasai pasukan Dr.Beel, kemudian Soekarno ditangkap dan dibuang ke Prapat, Moh. Hatta diasingkan ke Bangka, K.H. Agus Salim juga ditangkap dan dibuang ke Bangka. Kemudian tidak lama setelah itu, Soekarno dipindahkan dari Prapat ke Bangka. Dan Negara RI lenyap dari permukaan bumi, yang timbul hanya Pemerintah Darurat RI dalam pengasingan dibawah pimpinan Sjafruddin Prawiranegara di Negeri Acheh yang bebas dari penjajahan Belanda dan tidak termasuk wilayah de-facto dan de-jure RI menurut hasil Perjanjian Renville 17 Januari 1948. Ternyata itu Jenderal Soedirman tidak tertangkap pasukan Dr Beel, melainkan bergerilya ke hutan diluar Yogyakarta.

Dimana Jenderal Soedirman mengeluarkan Perintah Siasat No.1 Tahun 1948 sebagai pelaksanaan Instruksi Panglima Besar Soedirman pada tanggal 9 November 1948 tentang pelaksanaan perintah penyusupan dan pembentukan "wehrkreise".

Nah selama hampir 7 bulan Jenderal Soedirman bergerilya di hutan-hutan di sekitar Jawa Tengah, kemudian pada tanggal 10 Juli 1949, ia kembali ke Yogyakarta, setelah Soekarno, Moh. Hatta, K.H. Agus Salim dibebaskan Belanda dan kembali ke Yogyakarta pada tanggal 6 Juli 1949. Dan pada tanggal 13 Juli 1949 Pemerintah Darurat RI dalam pengasingan dibawah pimpinan Sjafruddin Prawiranegara di Negeri Acheh mengembalikan mandatnya kembali kepada Soekarno, dan pada saat itu menjelma kembali Negara RI hasil jelmaan PDRI.

Nah sekarang, dihubungkan dengan Jenderal Soedirman yang meninggal pada tanggal 29 Januari 1950 di Magelang dalam usia 34 tahun. Dimana Jenderal Soedirman ini sebelum meninggal diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (RIS), dan ia mengetahui dengan jelas taktik dan strategi Soekarno untuk menelan dan menguasai Negara-Negara dan Daerah-Daerah Bagian RIS kedalam Negara Bagian RI. Hanya sebelum Jenderal Soedirman melihat dengan mata kepalanya sendiri hasil kejahatan Soekarno yang menelan dan mencaplok Negara-Negara dan Daerah-Daerah Bagian RIS dengan memakai Undang-Undang Darurat No.11 tahun 1950 Tentang Tata Cara Perubahan Susunan Kenegaraan RIS yang dikeluarkan pada tanggal 8 Maret 1950, itu Jenderal Soedirman telah meninggal dunia.

Kemudian saudara Maskurun Mulyosukarto bertanya: "Mengapa tidak pernah ada yang benar di Republik ini kecuali anda Ahmad Sudirman ?"

Jelas, bagaimana bisa Ahmad Sudirman membenarkan itu kelakuan politik dan kebijaksaan politik Soekarno yang menelan, menduduki dan menjajah Negeri Acheh, dan yang sampai detik sekarang ini tetap dipertahankan kebijaksanaan politik Soekarno tentang pendudukan dan penjajahan di Acheh ini oleh Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla, yang diamini oleh Jenderal TNI Endriartono Sutarto, Widodo Adi Sutjipto, dan Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, serta Theo L Sambuaga dari Komisi I DPR.

Terakhir, itu pertanyaan saudara Mulyosukarto: "Kapan anda mencalonkan jadi anggota DPR atau Presiden RI sekalian ?"

Ah, itu mimpi gombal saja kalau mau mencalonkan menjadi anggota DPR atau Presiden RI yang menjajah Negeri Acheh.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Sat, 29 Jan 2005 16:36:55 -0800 (PST)
From: Maskurun Mulyosukarto maskurun@yahoo.com
Subject: Re: YUDHOYONO & KALLA MENGGAGALKAN PERUNDINGAN HELSINKI 28-29 JANUARI 2005
To: Ahmad Sudirman ahmad@dataphone.se

Sebenarnya saya tidak pernah baca tulisan Saudara pak Sudirman yang namanya sama dengan Jendral Besar yang berjuang untuk Republik. Mengapa tidak pernah ada yang benar di Republik ini kecuali anda Ahmad Sudirman.

Kapan anda mencalonkan jadi anggota DPR atau Presiden RI sekalian ?

Maskurun Mulyosukarto

maskurun@yahoo.com
Victoria, Australia
----------