Stockholm, 4 Februari 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MUBA HARUS BELAJAR BAHASA MBAHMU DARI JAWA SONO DULU KALAU MAU BERDEBAT DI MIMBAR BEBAS
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

KARENA ITU MUBA MEMANG BLOON DALAM BAHASA MBAHNYA DARI JAWA SONO, AKHIRNYA SALAH KAPRAH MENGARTIKAN KUDETA

"Kudeta? Kudeta apa? Masak sih nyoret kertas aja disebut kudeta? Kudeta itu kalo negaranya ada Mad ! Kalo negaranya cuma corat-coret di kertas, namanya sandiwara, tooneel, alias dagelan. Ini persis seperti pipisan, eh pepesan kosong yang disiarkan di TPI, tokohnya namanya Malih dan Bolot. Nah, Mad kamu dan Tiro-mu itu, belajar deh sama Malih dan Bolot biar terkenal. Trus kamu bilang itu Don Queshot (Don siapa tuh yang ngomong di Kontras, males aku baca ke bawah) itu merubah MNLF (atau SCNF atau apa sih nama GPK versi kamu itu, lagi2 aku males baca ke bawah) secara radikal. Radikal kayak apa? Nggak ada beritanya tuh? Nggak jadi headline atau big news tuh? Mungkin di koran "Lampu Merah" atau "Pos Kota" sih ada (itu dua koran yang kalo diperes akan keluar darah dan sperma karena cuma ngeberitain sex dan pembunuhan). Nggak ada itu little news pun. Kamu aja Mad dan GPK yang kebakaran jenggot." (Muba ZR, mbzr00@yahoo.com , Thu, 3 februari 2005 20:28)

Baiklah Muba di Paris, Perancis.

Muba kalau kalian tidak mengerti arti kudeta, jangan bercuap seenak udel sendiri. Itu kudeta menurut bahasa mbahmu dari Jawa sana, berarti perebutan kekuasaan.

Nah perebutan kekuasaan bukan hanya dalam pemerintahan, tetapi juga dalam partai politik, dalam organisasi.

Jadi, kalau kalian Muba hanya terfokus kepada kudeta dalam negara, akhirnya kalian akan tersungkur, karena otak kalian memang beku dan telinga kalian budek. Seperti yang kalian Muba celotehkan: "Kudeta? Kudeta apa? Masak sih nyoret kertas aja disebut kudeta? Kudeta itu kalo negaranya ada Mad ! Kalo negaranya cuma corat-coret di kertas, namanya sandiwara, tooneel, alias dagelan."

Nah, kan kelihatan dan terbukti. Karena memang itu Muba orang Jawa satu ini gombal, maka ketika mengambil kesimpulan tentang kudeta, langsung saja melambungkan hasil sampah otak pikirannya yang beku yang berbunyi: "Kudeta itu kalo negaranya ada Mad".

Padahal kalau itu Muba Jawa ini mengerti arti kudeta itu adalah perebutan kekuasaan, maka ketika ada seseorang yang melakukan perebutan kekuasaan dalam satu partai politik, maka orang itu disebut juga kudeta. Artinya melakukan perebutan kekuasaan tidak sah dengan cara membentuk kepemimpinan baru dengan mengklaim sebagai pemimpin baru dalam partai politik tersebut.

Jadi yang harus belajar tentang arti kudeta dan aplikasinya itu adalah kalian Muba Jawa kacungnya Susilo Bambang Yudhoyono yang sama-sama dari Jawa sono.

Kemudian, itu yang kalian Muba singgung: "Trus kamu bilang itu Don Queshot (Don siapa tuh yang ngomong di Kontras, males aku baca ke bawah) itu merubah MNLF (atau SCNF atau apa sih nama GPK versi kamu itu, lagi2 aku males baca ke bawah) secara radikal. Radikal kayak apa?"

Muba kalau membaca itu jangan seperti orang ngaco yang otaknya miring. Tetapi harus benar dan betul, sehingga jangan seenak udel kalian merobah-robah nama orang, jangan seperti anak-anak Jawa kacungnya Susilo Bambang Yudhoyono yang pandainya hanya membeo saja. Disuruh membaca sendiri ngaco dan salah kaprah. Persis seperti kalian Muba Jawa.

Itu cerita yang kalian Muba singgung adalah merupakan Kisah pribadi yang ditulis sendiri oleh Habib Adam alias Teuku Don Zulfahri yang dikirimkan ke Redaksi Tabloid Kontras, Tabloid Kontras (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) No. 88 Tahun II, 7-13 Juni 2000 Laput) Nah, dari cerita singkat yang ditulis oleh Habib Adam alias Teuku Don Zulfahri tersebut, menggambarkan dengan jelas bagaimana jalur proses terjadinya perebutan kekuasaan atau kudeta di Kuala Lumpur, Malaysia, dalam tubuh ASNLF atau GAM itu berlangsung. Dimana tanpa izin dan pembenaran dari pimpinan tertingi ASNLF atau GAM dan Wali Negara Acheh dalam pengasingan di Swedia Teungku Hasan Muhammad di Tiro, Habib Adam alias Teuku Don Zulfahri telah melakukan perubahan radikal dalam tubuh ASNLF atau GAM. Dimana perubahan dalam tubuh eksekutif GAM itu merupakan tindakan
Perebutan kekuasaan atau kudeta dalam tubuh GAM. (Sumitro buta pengekor Yudhoyono tidak tau siapa yang dijadikan alat untuk memukul GAM , http://www.dataphone.se/~ahmad/041021a.htm )

Nah, itu pengertian kudeta bisa dipakai dalam tubuh ASNLF atau GAM, kalau memang kalian Muba Jawa tidak buta dan tidak budek.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

From: muba zir mbzr00@yahoo.com
To: Ahmad Sudirman
Date: 3 februari 2005 20:28
Subject: Re: tolong beritahu sejarahnya, Fw: SUMITRO BUTA PENGEKOR YUDHOYONO TIDAK TAU SIAPA YANG DIJADIKAN ALAT UNTUK MEMUKUL GAM

Kudeta? Kudeta apa? Masak sih nyoret kertas aja disebut kudeta? Kudeta itu kalo negaranya ada Mad ! Kalo negaranya cuma corat-coret di kertas, namanya sandiwara, tooneel, alias dagelan. Ini persis seperti pipisan, eh pepesan kosong yang disiarkan di TPI, tokohnya namanya Malih dan Bolot. Nah, Mad kamu dan Tiro-mu itu, belajar deh sama Malih dan Bolot biar terkenal.

Trus kamu bilang itu Don Queshot (Don siapa tuh yang ngomong di Kontras, males aku baca ke bawah) itu merubah MNLF (atau SCNF atau apa sih nama GPK versi kamu itu, lagi2 aku males baca ke bawah) secara radikal. Radikal kayak apa? Nggak ada beritanya tuh? Nggak jadi headline atau big news tuh? Mungkin di koran "Lampu Merah" atau "Pos Kota" sih ada (itu dua koran yang kalo diperes akan keluar darah dan sperma karena cuma ngeberitain sex dan pembunuhan). Nggak ada itu little news pun. Kamu aja Mad dan GPK yang kebakaran jenggot.

Ah, absurd lu. Masa nyoret kertas aja dibilangin kudeta dan perubahan radikal. Dreamer, dreamer. Nah, bobo lagi ya Mad.

Muba ZR

mbzr00@yahoo.com
Paris, Perancis
----------