Stockholm, 18 Februari 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

ARDIANSYAH, MANA BISA KELEDAI-KELEDAI BUDEK ITU MENGALAHKAN PASUKAN MUSLIM ACHEH TNA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ARDIANSYAH YANG MENGANDALKAN KELEDAI-KELEDAI BUDEKNYA UNTUK TERUS DIPAKAI ALAT MENJAJAH NEGERI ACHEH

"Tengku Ahmad Sudirman. Baek lah, saudara Ahmad Sudirman yang mulai kebakaran Jenggot.Yang saya tampilkan bukan argumentasi, tapi fakta. Saya ingin meluruskan fakta yang saudara lambungkan di mimbar bebas yang terhormat ini. Anda Sebutkan kalau babi hutan peliharaan anda itu adalah pejuang Muslim? Cuih ! Anda pernah mendengar pada saat pertempuran antara TNA dengan TNI ada hal yang perlu di jelaskan. Kalian sebut Gerombolan babi hutan anda adalah pasukan yang tangguh ? Bagaimana Peluru kalian bisa meletus, kalau dengan kebodohan kalian menyimpan amunisi di tengah sungai, seperti yang baru-baru ini ditemukan RNI. lebih dari 50 % adalah amunisi yang tidak bisa digunakan. Dan satu lagi fakta yang perlu anda ketahui. Dalam pertempuran, mana bisa senapan Anda menembak hingga memakai cara yang disebut "srigunting" ? . Senjata yang anda pakai adalah senjata yang kalau ditembakkan terus menerus minimal 30 peluru ujung larasnya bakal melengkung, hingga membahayakan bagi si pemakai. Anda amat benci Pancasila, coba itu tunjukan dimana pancasila bisa anda samakan dengan Thoghut ?" (Muhammad Ardiansyah, Muhammad.Ardiansyah@hm.com , Fri, 18 Feb 2005 15:10:45 +0700)

Baiklah Ardiansyah di Jakarta, Indonesia.

Akhirnya kelihatan itu Ardiansyah yang memakai pasukan keledai-keledai budek mengacungkan fakta gombalnya untuk mempertahankan negeri Acheh yang dicaplok Soekarno dengan RIS-nya.

Ardiansyah, yang kalian lambungkan itu fakta gombal yang keropos saja, dikarang-karang seenak udel sendiri sebagai hasil pabrik dari pasukan keledai-keledai budek kalian di Acheh.

Walaupun kalian Ardiansyah menyatakan itu pasukan muslim Acheh TNA dituduh menyimpan amunisi ditengah sungai yang tidak bisa digunakan yang fotonya disebarkan keseluruh dunia, sebagai alat propaganda gombal pasukan keledai budek kalian. Ternyatta sampai detik ini pasukan keledai budek kalian Ardiansyah tidak mampu menghancurkan pasukan muslim Acheh TNA sampai detik ini.

Itu fakta dan bukti, Ardiansyah gombal. Walaupun kalian bercuap setinggi langit dengan kecanggihan pasukan keledai-keledai budek kalian, mana sanggup itu pasukan kalian menghancurkan pasukan muslim Acheh TNA. Kalau bicara bisa saja, tapi itu sebatas dimulut saja. Fakta dan buktinya sampai detik ini itu pasukan keledai budek kalian masih juga tidak berhasil. Sehingga terpaksa Presiden Kalian mengutus kembali tiga menterinya untuk berunding dengan pihak ASNLF.

Kalian memang budek Ardiansyah. Kendatipun kalian katakan itu senjata yang dipakai pasukan muslim Acheh TNA bisa melengkung setelah 30 kali peluru ditembakkan, tetapi fakta dan buktinya itu pasukan keledai gombal kalian tetap saja lemah, tidak mampu mengatasi dan menhancurkan pasukan muslim Acheh TNA.

Apakah senjata gombal khalasnikov buatan Putin itu sudah berkarat atau itu peluru buatan Pindad sudah tidak berfungsi, atau itu senjata buatan Pindad salah membuatnya, sehingga itu pasukan keledai budek kalian kalang kabut tidak mampu mengatasi dan mengalahkan pasukan muslim Acheh TNA. Ini fakta dan bukti, kalau memang kalian Ardiansyah masih budek dan buta.

Itu soal pancasila gombal dan thaghut telah dijelaskan dalam tanggapan yang dikirimkan kepada kalian Ardiansyah. Apakah ada beberapa orang yang memakai nama Ardiansyah dengan memakai email yang sama. Kalau kalian tidak paham dan tidak mengerti itu tulisan yang memuat pancasila adalah thaghut dan menyesatkan, maka memang kalian itu budek. Itu tulisan telah dikirimkan kepada kalian Ardiansyah. Dan tadi pagi kalian telah meminta tulisan Dibawah Belenggu Rezim Penguasa. Apakah itu kalian yang meminta kepada Ahmad Sudirman, atau orang lain yang memakai nama email kalian, Ardiansyah.

Kalau itu sama orangnya, mengapa kalian Ardiansyah masih budek tidak paham dan tidak mengerti tulisan Ahmad Sudirman yang menyatakan itu pancasila adalah thaghut yang dikirimkan kepada kalian langsung dan disebarkan kepada para anggota di mimbar bebas ini. Coba baca lagi, jangan seperti keledai budek. Masa tidak bisa membaca tulisan yang baru beberapa jam saja dikirimkan kepada kalian Ardiansyah.

Seterusnya, itu laporan yang diterima oleh ASNLF dari medan perang gerilya di Acheh adalah bisa dipertanggung jawabkan. Mengapa kalian Ardiansyah merasa geram dengan fakta dan bukti yang dikirimkan oleh pasukan muslim Acheh TNA kepada pihak ASNLF ?. Kalau kalian hanya sekedar bercuap, silahkan saja sampai pekak itu telinga kalian karena kebanyakan mendengar cuapan budek kalian, Ardiansyah.

Yang mati kutu itu kalian Ardiasnyah dengan pasukan keledai budek kalian. Yang memang tidak berhasil menjatuhkan dan menghancurkan pasukan muslim Acheh TNA. Kalau hanya cerita laporan, kemudian kalian jadikan dan kalian sebut sebagai fakta, itu hanya cerita gombal pasukan keledai budek saja, untuk memberikan keuntungan moril bagi kalian.

Fakta gombal mau dipertandingkan dengan fakta, bukti, sejarah dan dasar hukum tentang Acheh yang dijajah Soekarno dengan RIS-nya.

Itu fakta gombal, seperti, peluru usanglah, senjata jadi bengkoklah, peluru disimpan disungailah. Itu pula yang dijadikan fakta gombal untuk menjatuhkan kekuatan pasukan muslim Acheh TNA. Dasar gombal dan budek lagi.

Kemudian, soal tiang listrik, jelas kalau itu dipakai sebagai alat bantuan bagi pihak pasukan gombal keledai kalian, jelas, jangankan tiang listrik, gedung-gedung tempat markas pasukan keledai gombal kalian bisa dihancurkan dan dirobohkan. Jadi, itu alasan kalian saja Ardiansyah dengan tiang listrik untuk menyalurkan listrik pada rakyat muslim Acheh. Padahal dipakai untuk keperluan pasukan keledai gombal kalian yang dari Jawa itu.

Soal pejajahan di Acheh sudah beratus kali diterangkan dimimbar bebas ini dan langsung dikirimkan kepada kalian gombal Ardiansyah beberapa jam yang lalu. Apakah kalian tidak baca itu tanggapan Ahmad Sudirman ? Coba buka itu milis oposisi kalian itu untuk membaca tulisan-tulisan tentang penjajahan di Acheh yang ditulis Ahmad Sudirman. Atau lihat di www.dataphone.se/~ahmad/opini.htm . Jangan hanya terus saja ngenyel dengan menyebutkan tidak dijawab oleh Ahmad Sudirman. Itu semua tulisan Ahmad Sudirman yang dijadikan sebagai jawaban kepada kalian Ardiansyah dikirimkan juga kepada ribuan anggota mimbar bebas ini. Jadi kalian jangan mengatakan tidak tahu, dan terus ngenyel soal penjajahan di Acheh. Ahmad Sudirman telah menjelaskan panjang lebar. Tetapi karena kalian Ardiansyah budek, maka tetap saja budek selamanya. Dasar keledai budek.

Itu soal seminar untuk menjelaskan tulisan Ahmad Sudirman, tidak perlu. Soal seminar hanya tempat sampah saja. Kalau hanya para pesertanya seperti kalian Ardiansyah yang otaknya otak udang dan telinganya budek, karena dipenuhi racun cerita sejarah gombal Acheh buatan Soekarno.

Itu soal Syariat Islam yang kata kalian sudah ditegakkan di Acheh. Memang benar-benar gombal dan budek kalian itu Ardiansyah. Itu UU No.18/2001 adalah dasar hukum gombal yang menyesatkan umat Islam Acheh. Mengapa kalian Ardiansyah tidak membaca itu isi UU No.18/2001 yang isinya mengandung pencampuradukkan hukum Islam dengan hukum gombal sesat pancasila hasil kocekan Soekarno dan mpu Tantular dengan bhineka tunggal ika-nya ?. Kalau kalian masih juga tidak membaca itu UU No.18/2001, maka akhirnya kalian makin kebalinger Ardiansyah budek, dan akhirnya muka kalian tersungkur kedalam lumpur hitam thaghut pancasila.

Bagaimana bisa menghidupkan Sabang kalau itu Negeri Acheh masih dijajah gombal pasukan keledai budek dibawah Endriartono Sutarto dan Ryamizard Ryacudu yang didukung oleh kalian Ardiansyah budek. Itu Sabang akan hidup kalau itu Negeri Acheh telah kembali ketangan seluruh rakyat Acheh yang bebas dari pengaruh sebagian besar orang orang Penguasa dari Jawa sana, Ardiansyah, bukan waktu para penerus Soekarno penipu licik masih mencengkeram Negeri Acheh, seperti waktu sekarang ini.

Islam di Negara RI adalah Islam yang sudah dicampur adukkan dengan macam-macam kejawen dan aliran pancasila sesat dan bhineka tunggal ikanya mpu Tantular orang jawa hindu itu. Kalian sebut-sebut komunitas madinah, itu hanya celotehan gombal kalian saja, Ardiansyah.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
----------

Date: Fri, 18 Feb 2005 15:10:45 +0700
From: Muhammad.Ardiansyah@hm.com
To: <ahmad@dataphone.se>, <serambi_indonesia@yahoo.com>, <balipost@indo.net.id>, <newsletter@waspada.co.id>, <redaksi@pikiran-rakyat.com>, <editor@pontianak.wasantara.net.id>, <hudoyo@cbn.net.id>, <jktpost2@cbn.net.id>, <redaksi@kompas.com>, <redaksi@satunet.com>, <redaksi@waspada.co.id>, <waspada@waspada.co.id>, <webmaster@detik.com>, <kompas@kompas.com>, <Padmanaba@uboot.com>, solopos@bumi.net.id
Subject: Ahmad Sudirman Mudah naik pitam setelah menelan pil pahit dengan resep Fakta dan kitab suci

Assalamu'alaikum.

Po Haba , Tengku Ahmad Sudirman.
Baek lah, saudara ahmad Sudirman yang mulai kebakaran Jenggot..Yang saya tampilkan bukan argumentasi, tapi fakta. Saya ingin meluruskan fakta yang saudara lambungkan di mimbar bebas yang terhormat ini .

Anda Sebutkan kalau babi hutan peliharaan anda itu adalah pejuang Muslim? Cuih !! Anda pernah mendengar pada saat pertempuran antara TNA dengan TNI ada hal yang perlu di jelaskan. Kalian sebut Gerombolan babi hutan anda adalah pasukan yang tangguh ? Bagaimana Peluru kalian bisa meletus, kalau dengan kebodohan kalian menyimpan amunisi di tengah sungai, seperti yang baru-baru ini ditemukan RNI. lebih dari 50 % adalah amunisi yang tidak bisa digunakan.

Dan satu lagi fakta yang perlu anda ketahui. Dalam pertempuran, mana bisa senapan Anda menembak hingga memakai cara yang disebut "srigunting" ? . Senjata yang anda pakai adalah senjata yang kalau ditembakkan terus menerus minimal 30 peluru ujung larasnya bakal melengkung, hingga membahayakan bagi si pemakai. Anda amat benci Pancasila, coba itu tunjukan dimana pancasila bisa anda samakan dengan Thoghut ?

saya bawakan anda satu ayat dari Alqur'an dan beberapa hadist , apakah anda masih ingkar ?
anda beda sekali dengan Ulama Acheh yang saya temui beberapa waktu lalu. Saya jadi ragu , apakah anda Muslim ?. Perlu anda ketahui saudara Sudirman ,jangan percaya dengan laporan kepada ASNLF, kebetulan saya tahu , jadi anda mati kutu , ha ha ha .

Anda bermimpi, dan mengigau dengan Sejarah, Ardiansyah menampilkan Fakta yang sebenarnya.

Satu lagi yg perlu anda sampaikan KEPADA Babi Hutan anda " ITU TIANG LISTRIK JANGAN DI POTONG, KASIHAN RAKYAT YANG MAU IBADAH MALAM" mungkin tidak sengaja diseruduk Babi-babi anda ya ?. Anda harus lebih keras lagi berusaha , ketimbang hanya memaki-maki yang tidak karuan.

Saudara Ahmad Sudirman yang memiliki pendengaran yang amat jernih dan pandai menerima nasehat. Tolong anda kasih tahu kami yang bodoh ini tentang :

1.arti sebenarnya penjajahan di Bumi serambi Mekkah coba anda terangkan secara singkat.
2.Mengapa anda menyebut pancasila sebagai Thoghut ?. perlu saya akui kalau umur saya jauuuuuuuuuuuh dibawah saudara ahmad Sudirman .

Pada saat saudara Sudirman dicabut kewarga negaraannya, saat itu saya baru dilahirkan. tapi keadaan yang sekarang jauuh berbeda, rakyat Indonesia saat ini lebih bebas dan berada dialam Demokrasi yang bergairah. Ambil amnesti yang ditawarkan , Nikmati kebebasan di bumi pertiwi. Kalau pada saat sekarang ini anda mampu membuat tulisan, buatlah tulisan dan anda dapat mempertahankan argumen saudara dalam sebuah seminar.

Kenapa anda dkk ASNLF tidak punya niat keberanian buat mengadakan seminar di Jakarta ?, kenapa anda membiarkan diri anda dimaki-maki dimimbar bebas ini ( termasuk saya pun menikmati memaki anda, dan terkadang tertawa terbahak-bahak melihat anda kembali memaki - maki)

Di sini anda akan merasakan yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya pada masa Rezim Soeharto. Hayolah ayahanda Sudirman Pulang lah. Perang telah Berakhir. Penjajahan tidak ada, relakan Acheh menjadi salah satu kebanggaan dalam rantai mutu manikan khatulistiwa.

Syariat Islam sudah ditegakkan dalam pilihan hukum yang adil, apalagi yang memberatkan anda. Jangan biarkan " Singapura dan Malaysia terlalu lama menikmati keuntungan dari kelumpuhan Serambi mekkah . Hidupkan Acheh, Buka Pulau Sabang dan anda akan saksikan gema takbir akan tidak ter bendung lagi " Allah hu Akbar !

Mungkin dengan kepulangan anda akan membuka mata Dunia untuk bersiap menyaksikan bangkitnya kejayaan Islam di bumi serambi Mekkah seperti abad 16. Dan perlu anda ketahui , Kedzoliman mulai di kikis di bumi Nusantara, jadi kalau anda ingin ke "Kramat Tunggak" seperti biasa anda lakukan th 1980-an. Sekarang telah berubah menjadi Islamic center. Dan daerah Sentul yang sekiranya hanya menjadi arena balap Mobil, Isya Allah tahun Depan akan berdiri sebuah Komunitas Madinah yang menjunjung tinggi syariat Islam.. Disinilah salah satu bukti kebebasan beragama telah semakin terasa..

Sudah lah Pak tua, ikhlaskanlah. Salam buat Ayahnda Hasan Tiro.

Wassalam

Ardi

Muhammad.Ardiansyah@hm.com
Jakarta, Indonesia
----------