Stockholm, 19 Februari 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

TATI HANYA IKUTAN ORANG-ORANG BUDEK YANG KOSONG ARGUMENTASI DAN FAKTANYA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ITU TATI DARI KOTA GUDEK HANYA SEKEDAR BERCUAP IKUTAN ORANG-ORANG BUDEK YANG KOSONG ARGUMENTASI DAN FAKTANYA

"Uncle Ahmad, gak pegal tuh, ngetik, hati2 lho ntar kena rematik jari. Terlalu tuh Hasan Tiro Penggombal itu, masak tega2nya ngasih jabatan "full" gitu gak ngeliat kalo uncle Ahmad dah mulai uzur. Liat aja tulisannya yg mulai kabur dan menjawab milis juga dah gak beraturan dan berbenturan (tapi ini dah kebiasaan kok) apalagi setelah diserang eh ditelanjangi katanya oleh para milis yg memberikan kesimpulan tentang perjuangan ASNLF and The GAM-nya gak jelas wih keki ni ye. Padahal sebelumnya bangga banget waktu mo dijadikan bahan skripsi tentang ASNLF sampe ngirim ke sy dua kali plus forward-nya email sdr.Ardiansyah." (Tati, narastati@yahoo.com ,Sat, 19 Feb 2005 04:59:15 -0800 (PST))

Baiklah saudari Tati di Yogyakarta, Indonesia.

Membaca cerita yang disodorkan Tati dari kota Gudek Yogya tempat pusat Ibukota Negara RI mbah Soekarno sebelum mencaplok Negara dan Daerah lainnya di Nusantara, ternyata isinya seperti makan isi kerupuk yang seperti ampas saja. Mengapa ?

Karena, ya, isinya hanya ikut-ikutan orang-orang budek lainnya, yang mencoba mengumpulkan fakta, seperti fakta peluru usang, laras senapan melengkung, peluru dari dalam sungai akibat tsunami, tujuan perjuangan ASNLF dan TNA tidak jelas, perlawanan ASNLF tidak betul, tulisan tidak bermutu, petinggi ASNLF ngumpet, tukar kewarganegaraan, tidak pernah berada di daerah konflik, makar, dan lain sebagainya.

Itu semuanya merupakan fakta yang gombal alias kosong. Cerita-cerita itu yang dikatakan fakta oleh itu yang menamakan dirinya Ardiansyah orang Tapanuli Selatan, yang ngaku-ngaku embahnya pembela Negeri Acheh, padahal itu cerita keropos yang dilansir oleh media massa di RI saja, hasil sensoran Mayjen Mang Endang Suwarya tukang pukul di Acheh. Nah cerita model begitulah yang dianggap fakta baru.

Mengapa orang-orang budek itu mengambil fakta-fakta model tersebut ? Karena mereka ini hanya ikutan itu Susilo Bambang Yudhoyono dan Da'i Bahtiar dulu ketika mereka mengumpulkan fakta untuk diserahkan kepada pihak Pemerintah Swedia guna dipakai menjerat petinggi ASNLF di Swedia tahun yang lalu. Dimana dikumpulkannya fakta itu hampir seribu halaman. Tetapi apa hasilnya, setelah dicek oleh tim hakim di Pengadilan Huddinge Swedia, rupanya fakta dan bukti gombal tidak bermutu alias kosong atau keropos.

Jadi kesimpulannya, itu Jaksa Penuntut umum Tomas Lindstrand menarik kembali tuduhannya kepada pihak petinggi ASNLF sampai detik ini. Bahkan sekarang pihak Susilo Bambang Yudhoyono malahan berunding pula dengan pihak ASNLF. Kan konyol itu yang namanya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kemudian lagi itu orang-orang Jawa termasuk Tati mengatakan bahwa tujuan perjuangan ASNLF dan TNA tidak jelas, perlawanan ASNLF tidak betul.

Nah, kan itu hanyalah hasil perasan sampah dari kepala orang-orang Jawa yang otaknya otak udang. Oh lupa, itu Ardiansyah bukan orang Jawa, tetapi orang dari suku Mandailing. Tetapi, sama saja karena dia sendiri sudah bergabung dengan orang-orang Jawa mbahnya Soekarno dan mbahnya Susilo Bambang Yudhoyono.

Karena mereka itu otaknya otak udang, maka sudah jelas tidak paham dan tidak mengerti tujuan perjuangan rakyat Acheh dibawah ASNLF. Rakyat muslim Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri. Nah itu sebagian tujuannya. Kemudian membebaskan dari pengaruh kekuasaan Negara pancasila. Nah itu tjuan keduanya. Membebaskan harta dan negeri dari jajahan RI. Nah itu tujuan ketiga. Membebaskan agama dari pengaruh sistem thaghut pancasila. Nah itu tujuan keempat.

Jadi, jelas, karena memang itu orang-orang Jawa ini tidak paham dan tidak mengerti tentang perjuangan ASNLF, maka dengan seenak udel sendiri bercuap menurut sekehendak udelnya saja. Jadinya ngaco. Karena itu yang nagco dan budek adalah mereka yang ikut dibelakang buntut Soekarno dan mbah Susilo Bambang Yudhoyono dan sekarang itu mbah Djoko Santoso orang Jawa yang menggantikan itu Ryamizard Ryacudu orang Palembang yang bicaranya gombal itu.

Seterusnya, itu orang-orang budek Jawa ini menyatakan tulisan Ahmad Sudirman tidak bermutu.

Bagaimana orang-orang budek itu mengerti dan memahami sejarah jalur proses pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Acheh, kalau waktu belajar di SD, SMP, SMA dan Universitas dicekoki oleh guru dan dosen dengan cerita sejarah gombal made in Soekarno, makanya wajar saja kalau otak sudah dipenuhi racun gombal Soekarno. Dan ketika melihat tulisan Ahmad Sudirman, itu mata orang-orang budek itu jadi tertutup. Lalu untuk menutupi kebudekannya itu, dikatakannya tulisan-tulisan Ahmad Sudirman tidak bermutu.

Selanjutnya, kalau itu orang budek Ardiansyah yang ngaku-ngaku akan menulis skripsi tentang perjuangan ASNLF, itu hanya akal bulus saja. Karena memang sebenarnya ia adalah ekor dan buntut mbah Susilo Bambang Yudhoyono. Lihat saja sekarang, ia berjingkrak-jingkrak dibelakang buntut mbah Susilo Bambang Yudhoyono. Orang Mandailing dibelakang orang Jawa. Dasar budek.

Lalu, itu orang-orang budek mengatakan para petinggi ASNLF ngumpet. Itu hanyalah cerita asal cuap dari orang-orang Jawa model Susilo Bambang Yudhoyono saja. Mana mereka mengetahui para petinggi ASNLF ngumpet. Memangnya mau keluar masuk lewat pintu gerbang negara pancasila ? lewat didepan itu istana negara pancasila.

Kemudian lagi itu orang-orang budek model Ardiansyah menyatakan petinggi ASNLF tukar kewarganegaarn Indonesia jadi penghianat.

Jelas, mana mau lagi orang-orang Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri bebas dari pengaruh kekuasaan Negara pancasila masih menyangdang lambang burung garuda dengan dihiasi hasil komat-kamit mpu Tantular dalam Sutasoma-nya yang berbunyi bhineka tunggal ika. Itu bhineka tunggal ika adalah menyesatkan umat Islam dan dijadikan senjata oleh Soekarno untuk menjerat wilayah negara-negara yang ada diluar Negara RI dan mengikat orang-orang diluar suku Jawa biar bergabung dibawah lambang garuda yang dijadikan lambang sesat Negara pancasila.

Jadi Tati, mana mau orang Acheh pegang pasport dengan lambang dan cap burung garuda. Itulah lambang yang menyesatkan umat Islam. Dasar itu Soekarno cs yang menjiplak mpu Tantular dengan isi Sutasoma-nya saja. Kalau masih juga pakai pasport dengan lambang garuda sesat itu, namanya masih berada dibawah otonomi RI-nya Soekarno. Kan budek dan gombal jadinya, seperti itu Ardiansyah budek dibuat racun gombal mpu Tantular dengan Sutasomanya yang berisikan racun bhineka tunggal ika-hasil komat-kamit mpu Tantular itu.

Kemudian lagi, itu para budek dari jawa ini mengatakan bahwa para petinggi ASNLF tidak pernah berada di daerah konflik. Memangnya mau enak-enak saja itu Ryamizard Ryacudu atau sekarang Djoko Santoso memeluk para petinggi ASNLF dibawah selimut burung garuda dengan bhineka tunggal ika-nya itu dengan adanya di Acheh. Kalian pikir Tati, itu para petinggi ASNLF adalah budak-budak yang bisa diberi jajan kueh dan bonbon saja.

Justru dengan taktik dan strategi yang dijalankan oleh para petinggi ASNLF sekarang inilah membuat itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono jadi ikutan menari-nari tari jawa didepan para petinggi ASNLF di Helsinki, Finlandia. Jadi hanya orang budek saja yang tidak mengerti dan tidak paham dengan taktik dan strategi para petinggi ASNLF dalam memperjuangkan pembebasan Negeri Acheh dari tangan para begundal Soekarno dan penerusnya ini.

Lalu itu lagi orang-orang budek melambungkan pernyataan makar kepada pihak ASNLF. Kan sudah jelas itu pernyataan makar hanyalah dibuat dan disemprotkan oleh pihak mbah Susilo Bambang Yudhoyono dulu saja. Karena sekarang dalam kenyataannya, justru itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perundingan dengan para petinggi ASNLF. Jadi Tati, itu orang-orang budek saja yang mengatakan pihak ASNLF membuat makar. Buktinya itu mbah Susilo Bambang Yudhoyoni memerintahkan kepada Widodo Agus Sutjipto, Hamid Awaluddin, Sofyan Djalil untuk bertatap dan bertemu muka dengan para petinggi ASNLF.

Pihak Susilo Bambang Yudhoyono mengetahui dengan pasti bahwa pihak ASNLF sedang memperjuangkan kemerdekaan Acheh, tetapi walaupun mereka tahu pihak ASNLF sedang berjuang untuk kemerdekaan Acheh, toh pada kenyataannya itu Susilo Bambang Yudhoyono tidak mengatakan makar kepada pihak ASNLF sekarang ini. Jadi orang budek saja yang mengatakan makar kepada pihak ASNLF.

Kemudian juga, ASNLF telah diakui keberadaannya oleh dunia internasional dan PBB. Buktinya itu Sekjen PBB menyambut baik perundingan di Helsinki. Jadi artinya, walaupun ASNLF masih dalam pengasingan di Swedia tetapi keberadaannya secara politis diakui dunia internasional. Sampai itu George W. Bush menyatakan supaya melakukan perundingan untuk pedamaian di Acheh. Jadi dengan adanya pengakuan dari pihak dunia internasional, artinya secara hukum dan politis itu ASNLF diakui oleh dunia internasional.

Jadi Tati, mana itu Ahmad Sudirman gemetaran ketika menjawab dan membantah pendapat dari orang-orang budek itu. Ahmad Sudirman menganggap itu pandangan dan fakta mereka adalah fakta dan pandangan sampah hasil perasan otak budek mereka saja. Mengapa ?

Karena isinya kosong tidak ada kekuatan hukum dan sejarahnya, alias gombal. Yang namanya gombal alias kosong ini mana bisa menggetarkan Ahmad Sudirman dan merobohkan benteng pertahanan Ahmad Sudirman tentang Acheh ini.

Kalian itu Tati, memang budek dan gombal. Kalian menyangka dan menganggap itu sebagian besar orang Acheh berada dibelakang ekor SusiloBambang Yudhoyono. Tetapi ketika dimintakan untuk menyerahkan penyelesaian konflik Acheh kepada seluruh rakyat Acheh melalui cara plebisit atau referendum, ternyata itu Susilo Bambang Yudhoyono cs termasuk DPR dan MPR menolak, dasar budek. Termasuk juga Tati yang ikut-ikutan dibelakang buntut mbah Susilo Bambang Yudhoyono ketika berkunjung ke Yogyakarta.

Ahmad Sudirman kalau hanya dikritisk, diledekin, dicemoohin, oleh orang-orang budek, itu tidak ada pengaruhnya kepada diri dan pikiran Ahmad Sudirman. Ahmad Sudirman jalan terus, dan orang-orang budek itu pada berjumpalitan. Karena memang otaknya kosong alias otak udang yang keropos dimakan racun sampah pancasila hasil komat-kamit Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945.

Memang, itu pada tanggal 21 Februari 2005 akan diadakan pertemuan, pembicaraan, perundingan di Koningstedt, Finlandia untuk membicarakan bagaimana menciptakan perdamaian di Acheh.

Kan itu membuktikan suatu bukti hukum bahwa kalau pada tahun 2004 itu Susilo Bambang Yudhoyono berjingkrak-jingkrak kegirangan karena menganggap akan bisa menjerat Teungku Hasan Muhammad di Tiro, tetapi kenyataannya kosong. Akhirnya, terpaksa sekarang ikut-ikutan irama gendang politik yang ditabuh para petinggi ASNLF di Finlandia.

Kemudian itu kalau Sutan Latief yang menurut ceritanya dapat beasiswa untuk belajar dari Ericsson dan bekerja di Swedia, dan juga menceritakan ada kawannya yang juga akan datang ke Swedia untuk balas dendam. Itu cerita gombal. Ahmad Sudirman sudah membalas itu cerita Sutan Latif itu. Ahmad Sudirman mengatakan kalau orang itu mau datang ke Swedia bisa oleh Ahmad Sudirman dituntut bahwa ia melakukan pembunuhan ketika masih menjadi mahasiswa di Acheh atau di Medan terhadap rakyat Acheh. Dan dia akan mati kutu kalau petentengan di Swedia. Ternyata buktinya, itu Sutan Latief tidak pernah lagi muncul tanggapannya setelah Ahmad Sudirman menyatakan hal yang demikian.

Tati, itu bencana alam gempa dan tsunami adalah pelajaran besar bagi Susilo Bambang Yudhoyono Cs dan anggota DPR yang telah menipu dan menuyesatkan rakyat muslim Acheh dengan UU No.18/2001 gombal yang penuh kesesatan itu. Yang mencampuradukkan pelaksanaan syariat Islam dengan itu pelaksanaan peradilan sistem thaghut gombal pancasila.

Sudah baca itu isi UU No.18/2001 yang gombal dan penuh kesesatan itu ?. Tapi jelas, kalaupun sudah dibaca oleh Tati, mana ia mengerti dan paham itu UU No.18/2001 sesat dan penuh penipuan. Karena memang Tati itu kerjanya hanya mengembek saja kepada apa yang dibuat oleh orang-orang budek DPR yang membuat dan menentapkan UU No.18/2001 itu.

Kemudian terakhir, itu kalau Teungku Hasan Muhammad di Tiro dikatakan banci atau bencong oleh orang-orang budek, itu tidak ada pengaruhnya. Tidak menjadikan Teungku Hasan Muhammad di Tiro dikatakan banci oleh orang budek, seperti oleh Tati akan menjadi lumpuh perjuangannya. Yang jelas itu mbah Susilo Bambang Yudhoyono yang ikut tarian tabuh gendang politiknya ASNLF dan Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Sat, 19 Feb 2005 04:59:15 -0800 (PST)
From: tati - narastati@yahoo.com
Subject: Re: ARGUMENTASI ARDIANSYAH MASIH LEMAH UNTUK DIPAKAI MEMPERTAHANKAN NEGERI ACHEH
To: Ahmad Sudirman <ahmad@dataphone.se>, mbzr00@yahoo.com, MuhammadArdiansyah@hm.com, dityaaceh_2003@yahoo.com, yuhe1st@yahoo.com, mr_dharminta@yahoo.com, habearifin@yahoo.com, editor@jawapos.co.id, suparmo@tjp.toshiba.co.jp, siliwangi27@hotmail.com, solopos@bumi.net.id, Padmanaba@uboot.com, kompas@kompas.com, redaksi@kompas.com, redaksi@pikiran-rakyat.com, ahmad_jibril1423@yahoo.com, hassan.wirajuda@ties.itu.int, megawati@gmx.net

Hellow Pak, Kang and Uncle Ahmad kangen nich mo komentar.

Duh sy Salut deh! dg Akang Ahmad Sudirman ini, bener2 konsisten ama pekerjaan yg ditugasi Hasan Tiro GOMBAL! dlm menjalankan mandat sebagai MENPEN merangkap MENSESNEG+MENLU (utk dunia milis)+MENAG (biar dianggap suci) dari negara khayalan ASNLF. Sampai hari ini gak capek2 nya ngasih penerangan, pemahaman, termasuk pengetikan ke Seantero milis (cara termurah tanpa biaya), habis kalo kirim keseantero dunia yg bernegara gak mungkin ya Kang. Lagian alamat negara yg dibentuk gak sama ama kediaman kepala pemerintahannya nebeng di Swedia paling juga dibalas MAAF KAMI TIDAK KENAL NEGARA ANDA!!!hihihi yah gak nyambung dong alias Jaka sembung bawa golok gak nyambung keliatan GOBLOK khe khe he he.

Uncle Ahmad, gak pegal tuh, ngetik, hati2 lho ntar kena rematik jari. Terlalu tuh Hasan Tiro PengGOMBAL itu, masak tega2nya ngasih jabatan "full" gitu gak ngeliat kalo uncle Ahmad dah mulai uzur. Liat aja tulisannya yg mulai kabur dan menjawab milis juga dah gak beraturan dan berbenturan (tapi ini dah kebiasaan kok) apalagi setelah diserang eh ditelanjangi katanya oleh para milis yg memberikan kesimpulan tentang perjuangan ASNLF and The GAM-nya gak jelas wih keki ni ye. Padahal sebelumnya bangga banget waktu mo dijadikan bahan skripsi tentang ASNLF sampe ngirim ke sy dua kali plus forward-nya email sdr.Ardiansyah.

Ternyata hi hi hi langsung komentar Kang Ahmad gemetaran nggak nyangka deh kalo fakta mengatakan tulisan Akang gak bermutu padahal pake topeng "Islam"tidak diminati dan diamini masyarakat Aceh, perlawanan ASNLF tidak betul! gak memenuhi standard Internasional, petinggi2nya pada ngumpet dinegara orang malah tukar kewarganegaraan tidak pernah berada di daerah konflik tdk ikut nenteng senjata eh malah nenteng komputer buat ngecek iuran dana yg masuk hasil lintingan Ganja plus NGerampok. Haiya itu mah namanya PENGACAU plus MAKAR malah sok Invasi diwilayah negara sy melalui "GAM " yg gak solid! benar juga kan sy katakan MIMPI KALI YE mo merdeka dinegara orang, minta referendum segala. We said ; GOODBY ASNLF FALL OUT! ASNLF, DON'T CRY AKANG mimpinya gak kesampean (da da by by)

Coba dulu dengar omongan sy gak usah koar2 kan gak dirame-ramein kayak gini, kasihan kan seorang USTADZ hujatulislam yg dibanggakan dinegara khayalan ASNLF diledekin ama anak bangsa kami, makanya HIDUP ini JANGAN OVER ACTING !!!

Eh ya uncle, katanya petinggi2 negara khayalan ASNLF lagi sibuk ya meeting2 (kalo perundingan sekali ini berhasil utk merdeka khe khe hi he) Tapi gak apalah yg sebatas mimpi biarin aja.lagian kan cuma runding-rundingan paling juga hasilnya runyam-runyaman maksudnya anda2 dihabisi (wih serem !!!)

Eh ya, dengar2 ada yg mo balas dendam ya krn orang tuanya dulu dihabisi GAM mo cari ke Swedia ih takut tu, makanya NGELES bilang itu bukannya GAM yg lakukan.lupa ya, dulukan sy sudah katakan dimilis ini, orang Aceh itu tau kok mana GAM mana militer karena anggota GAM itu kan terdiri dari orang2 Aceh itu sendiri dimana recruitment-nya ada secara paksa/diculik ada juga yg sukarela krn keluarganya korban dan ada yg setengah2 tapi dijanjikan bla bla bla.

Well uncle Ahmad and The GAM cobalah utk tafakur sejenak mengakui ke-salahan,ke-sombongan, ke-Akuan, ke-hebatan, ke-JATUHAN (ini keliatan). Jadikan Tsunami sbgi teguran. Semua orang yg namanya manusia tersentuh dan berpartisipasi utk memberikan pertolongan malah bersegera menjadi sukarelawan sementara Anda and The GAM mencari kesempatan moment ini utk mendapatkan keuntungan. Dan terkekeh kekeh didepan komputer melihat kesibukan orang2 selama mengatasi musibah ini. Makanya wajar semua kelompok Anda termasuk KETUA anda dikatakan BANCI!!! (tapi BENCONG jadi gagah perkasa lho ketika bencana Tsunami) seharusnya diujung keuzuran dan detik2 kematian nya secara Ksatria HASAN TIRO mengumpulkan petinggi2 ASNLF yg berpencar dan ngumpet di beberapa negara utk hadir ditengah masyarakat korban Tsunami Aceh, kasih dorongan MORIL terus minta maaf krn sebelumnya juga dah bikin bencana dg satuan GANKSTER-nya alias GAM. Gak perlu takut spt alasan uncle Ahmad jadi LAKI2 Gentleman!!! Ngakunya Aceh negara anda2 kok pada ngumpet saat bencana datang.

BUAT anggota WARWICK UNIVERSITY yg lagi nuntut ilmu kesaktian yg gak selesai2 kalo ngirim email jg TENSION gitu dong! Cool man santai aja lagi keliatan banget setiap tulisannya kayak orang lagi mabok ato lagi nge-GANJA ya, katanya muslim! bicaranya kok kesetanan gitu jg2 akibat ajaran sesat dan sering kebentur..Istighfar dong.

Lagian sy kan dah lama gak ikutan komen milis ahmad@dataphening.sedeng jadi warwick gak usah deh ngirim ke email sy kecuali hal yg baik2 aza. Semoga Allah memberi petunjuk dan menetramkan jiwa anda yg diliputi amarah.

Wassalam,

Tati

narastati@yahoo.com
Yogyakarta, Indonesia
----------