Stockholm, 28 Februari 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MUBA, ITU DI ACHEH SEDANG TERJADI PERANG MODERN DENGAN MARSUSE-NYA BELANDA-JAWA-RAWUN
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

MUBA, ITU DI ACHEH SEDANG TERJADI PERANG MODERN DENGAN MARSUSE-NYA BELANDA-JAWA-RAWUN DIBAWAH KOMANDO MANG ENDANG SUWARYA ORANG SUNDA LUMPUH ITU

"Oh kamu itu bengek ternyata ya Mad, tapi kok ada teteknya sih? He he. Trus, itu Geureudoeng, kok masih hidup, katanya mau mati "syahid". Sono deh kamu ke Aceh, trus bilang sama anak buahnya mang Endang "Pak, saya GPK, tembak dong" He he. Berjuang itu tidak bisa lewat cuap-cuap, Mad & Geur. Apalagi lawan RI, hm siapa kuat !?" (Muba Zir , mbzr00@yahoo.com ,Sun, 27 Feb 2005 14:22:42 -0800 (PST))

Baiklah Muba di Paris, Perancis.

Muba budek, di Acheh itu sedang berlangsung perang modern. Perang yang sangat ditakuti oleh itu Jenderal budek TNI Ryamizard Ryacudu dengan Raider-nya. Itu Raider dipersiapkan Jenderal Ryamizard Ryacudu untuk dipakai dalam perang gerilya yang mencontoh pasukan marsuse dengan colone macan-nya Christoffel dibawah perintah Gubernur militer van Heutz atas nasehat Snouck Horgronye.

Muba budek, itu jenderal budek TNI Ryamizard Ryacudu dengan taktik perang modernnya itu adalah mencoba menciptakan pasukan Raider untuk bisa dipakai dalam perang gerilya yang bisa melakukan gerakan secepat kilat bagaikan macan lorengnya pasukan marsuse-nya Christofell budek Belanda itu. Kemudian, menggunakan taktik intelijen sarang labah-labah BIN-nya dibawah komando Syamsir Siregar orang batak yang pernah dipecat Faisal Tanjung tahun 1996. Seterusnya mempergunakan propaganda gombal model situs www.koops-tni-nad.mil.id yang dikelola oleh anak buahnya Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen Endang Sunarya orang Sunda satu itu. Tidak ketinggalan memakai teknik dan kcanggihan internet untuk dipakai menyebarkan virus racun khayalan mpu Tantular dan ampas sampah sistim thagut pancasila yang dijabarkan kedalam bentuk payung cairan hitam pekat hukum UU No.18/2001. Tentu saja tidak lupa dicampur dengan hasil korekan nasehat yang dikumpulkan oleh penasehat Snouck Horgronye yang telah menjelma menjadi Belanda Jawa rawun yang membisikkan ketelinga Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf kalla termasuk itu Jenderal TNI Endriartono Sutarto yang sebentar lagi akan dimasukkan kedalam peti es oleh Susilo Bambang Yudhoyono di Mabes AD di Jakarta.

Muba budek, itu dari pihak rakyat Acheh yang telah sadar untuk menentukan nasib sendiri juga sudah mempersiapkan untuk menghadapi perang modern model Jenderal budek Ryamizard Ryacudu ini. Dimana marsuse-nya Raider budek Ryamizard Ryacudu berhadapan dengan marsusenya TNA yang memang bagai singa yang gagah itu dalam medan gerilya. Kemudian, intelijen labah-labah BIN berhadapan dengan intellijen TNA yang sangat sulit didetek oleh pihak anak buah gombalnya Mang Endang Suwarya. Seterusnya, itu sampah khayalan mpu Tantular dan ampas kelapa pancasila-nya mbah Soekarno dihadapi oleh Ahmad Sudirman dengan senjata meriam 12,7-nya anti serangan ampas kelapa pancasila dan bhineka tunggal ika-nya mpu Tantular yang dtembakkan oleh mbah SusiloBambang Yudhoyono. Selanjutnya, taktik gombal propaganda model situs www.koops-tni-nad.mil.id dihadapi oleh situs www.dataphone.se/~ahmad/opini.htm

Jadi Muba budek, itu memang untuk menghadapi pasukan marsuse-nya Belanda Jawa rawun model Ryamizard Ryacudu dan Mang Endang Suwarya adalah bukan dengan cuap-cuap, melainkan dengan taktik dan strategi yang seimbang dari pihak pasukan rakyat muslim Acheh TNA. Buktinya, itu Mang Endang Suwarya dengan marsuse kunyuk rawunnya kelabakan menghadapi pasukan marsuse-nya TNA. Apalagi itu mbah Jenderal budek Ryamizard Ryacudu sudah digeser dan ditarik masuk kedalam peti es di Mabes AD. Sampai pensiun, Jenderal yang banyak berkoar itu akan tetap berada dalam peti es Mabes AD-nya mbah Susilo Bambang Yudhoyono.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Sun, 27 Feb 2005 14:22:42 -0800 (PST)
From: muba zir mbzr00@yahoo.com
Subject: Re: GEUREUDOENG, JANGAN TERTIPU PROPAGANDA YUDHOYONO, DPR & TNI YANG MENYAMAKAN ACHEH SELF-GOVERNMENT DENGAN OTONOMI
To: AcehA_yoosran <a_yoosran@yahoo.com>, Acehabu_dipeureulak <abu_dipeureulak@yahoo.com>, AcehAcheh_karbala <acheh_karbala@yahoo.com>, AcehAhmad_mattulesy <ahmad_mattulesy@yahoo.com>, AcehAhmadGPK <ahmad@dataphone.se>, Acehapalambak2000 <apalambak2000@yahoo.ca>, AcehArdi <muhammad.ardiansyah@hm.com>, AcehBambang <bambang_hw@rekayasa.co.id>, Acehburamu <buramu@plasa.com>, AcehEdit editor@jawapos.co.id

Oh kamu itu bengek ternyata ya Mad, tapi kok ada teteknya sih? He he. Trus, itu Geureudoeng, kok masih hidup, katanya mau mati "syahid". Sono deh kamu ke Aceh, trus bilang sama anak buahnya mang Endang "Pak, saya GPK, tembak dong" He he.

Berjuang itu tidak bisa lewat cuap-cuap, Mad & Geur. Apalagi lawan RI, hm siapa kuat !?

Muba ZR

Paris, Perancis
mbzr00@yahoo.com
----------