Stockholm, 7 Maret 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

MUBA PANDAINYA HANYA BERCUAP DIBAWAH KETIAK SYAMSIR SIREGAR
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

MUBA MEMANG TIDAK SANGGUP LAGI MENCARI FAKTA, BUKTI, DASAR HUKUM & SEJARAH, AKHIRNYA SEMBUNYI DIBAWAH KETIAK SYAMSIR SIREGAR DENGAN BIN-LABAH-LABAHNYA

"Iya tuh, Tengku Maat. Si Mad dan temen-temennya itu mengajukan "self government" yang mirip-mirip otonomi khusus. Mana bisa sih model "self goverment" 'ala Iraq, pasti ditolak RI dong dan si Mad dan temen-temennya udah tahu kalo yang model Iraq itu pasti bakalan ditolak Jadi pastilah maksud si Mad dan temen-temen itu otonomi khusus itu. Trus, emang sih si Mad ini susah dipercaya. Lihat aja tulisan-tulisannya tidak konsisten (seperti tidak konsistennya self government itu). Banyak kan yang udah aku tunjukkan ketidakkonsistenannya. Udah gitu, ternyata ilmu dia itu hanya dari buku-buku Hasan Tiro Banci, yang jelas nggak laku di mana-mana, artinya nggak diakui sebagai cerita yang benar. Jelasin Pancasila dan tumbuh kembang RI-RIS-NKRI-RI aja belepotan dan tanggung" (Muba Zir , mbzr00@yahoo.com , 7 Mar 2005 09:42:05 -0800 (PST))

Baiklah Muba di Paris, Perancis.

Memang sudah menjadi corong sarang labah-labah BIN yang kedodoran dibawah Syamsir Siregar, maka wajar saja itu kalau Muba terus saja berkicau dengan bunyi otonomi bersama bunyi gendang UU No.18/2001 yang menyesatkan umat Islam di Acheh itu.

Muba, kalian hanyalah sekedar bercuap tidak menentu, mengikuti irama BIN labah-labah yang digendangi oleh Syamsir Siregar, dengan bunyi otonomi dengan gendang UU No.18/2001 made in Megawati dan Abdurahman Wahid serta Akbar Tandjung untuk dipakai menyesatkan umat Islam di Acheh.

Bagaimana bisa itu rakyat muslim Acheh tertarik kepada bunyi gendang UU No.18/2001 yang bunyinya seperti piring pecah dan didalamnya mengandung campuran gado-gado menyesatkan hasil campuran ampas kelapa tauhid-tauhidan model pancasila hasil hembusan ki Bagus Hadikusumo orang Jawa itu, dengan pelaksanaan peradilan yang mengatasnamakan Islam. Sedangkan dasar dan sumber hukum di Negara RI hanya mengacu kepada hasil kutak-katik mbah Soekarno dari tempat-tempat isme seperti tempah sampah isme San Min Chu I -nya Sun Yat Sen dan dari bakul ajaran hindu, kejawen buddha dan dicampur percikan Islam.

Muba, jelas, itu self-government yang disodorkan pihak ASNLF, tunggu saja nanti ketika perundingan putaran ke tiga berlangsung pada tanggal 12-17 April 2005 di Helsinki. Tidak ada gunanya kalian berkoar-koar dibawah ketiak Syamsir Siregar dengan Bin-labah-labahnya itu. Jadi, sekarang kalian bobo saja, ya, dibawah sarang labah-labah BIN.

Kemudian, itu Muba, kalian memang masih juga budek. Tetapi memang wajar mengapa Muba adalah otaknya lembek ? karena telinganya tersumbat racun ampas kelapa pancasila, matanya buta disemprot jamu-jamu Bin-nya Syamsir Siregar, dan otaknya lembek karena dipenuhi racun ramuan jamu mpu Tantular dengan jampi-jampi bhineka tunggal ika-nya.

Contohnya ketika Ahmad Sudirman menulis RI-RIS-NKRI-RI. Nah, ketika Muba melihat rangkaian gabungan singkatan kata-kata itu, otaknya berputar, saking pusingnya, tidak paham, sambil berguman, tanggung, tanggung, apapula itu artinya.

Padahal itu sebenarnya hasil rumusan Soekarno penipu licik mbahnya Muba budek itu. Dan generasi baru sekarang ini yang tahu hanya Negara RI dengan UUD 1945, seperti Muba budek ini. Padahal sebenarnya sebelum menjadi Negara RI sekarang ini, Negara RI telah tumbuh dan berkembang melalui proses yang bermacam ragam dari mulai hilang lenyap setelah digempur pasukan Beel di Yogyakarta, 19 Desember 1948. Penyerahan mandat kepada Sjafruddin Prawiranegara untuk membentuk PDRI Pengasingan di Sumatera (Acheh). Selanjutnya rokhnya RI hidup kembali pada tanggal 13 Juli 1949 setelah PDRI mengembalikan mandatnya kepada Mohammad Hatta di Jakarta. Disusul masuk menjadi Negara Bagian RIS 14 Desember 1949. Menelan Negara-Negara dan Daerah-Daerah anggota Negara Bagian RIS setelah RIS doserahi kedaulatan oleh Belanda pada 27 Desember 1949. Mencaplok Negeri diluar RIS seperti Negeri Acheh pada tanggal 14 Agustus 1950. Kemudian menjelma menjadi NKRI pada tanggal 15 Agustus 1950, dan terakhir berobah kembali dari NKRI menjadi Negara RI melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dengan UUD 1945 dan dasar negara Pancasila-nya yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945.

Nah itulah penjelasan rumusan Soekarno penipu licik itu. Karena memang Ahmad Sudirman menggali dari berbagai referensi, maka Ahmad Sudirman bisa melihat tipu dan akal bulus Soekarno yang oleh Muba mana bisa kelihatan, karena memang itu Muba tidak pernah menggalinya, hanya nebeng saja pada hasil saringan BIN labah-labahnya Syamsir Siregar.

Karena itu Muba memang tidak punya lagi dasar pegangan, selain hasil saringan BIN labah-labahnya Syamsir Siregar, tetapi hasil saringan BIN inipun tidak mempan, maka yang bisa dilambungkan Muba budek ini adalah: "jangan lupa juga, Hasan Tiro banci itu juga pernah nyakitin rakyat muslim Aceh dengan berasyik-masyuk dengan perempuan Yahudi. Sakitnya rakyat Aceh atas asyik-masyuknya Hasan Tiro dengan perempuan Yahudi itu sama dengan sakitnya rakyat Amerika ketika Jacky Kennedy, janda Presiden Kennedy, kawin dengan raja kapal Yunani, Onassis."

Coba, memang model beginilah itu cara Muba budek untuk menampilkan argumentasinya, sudah bisa dibayangkan beginilah kalau Jawa kowe menampilkan argumentasi dalam perdebatan di mimbar bebas ini.

Padahal, kalau itu Muba budek, mempelajari sejarah hidup Rasulullah saw, tidak menjadi suatu persoalan besar dan tidak melanggar aturan dalam Islam menikah dengan perempuan Yahudi. Mengapa ? Karena Rasulullah saw sendiri telah menikah dengan wanita Yahudi, yaitu Barrah binti al-Harris bin Dirar bin Habib bin Aiz bin Malik bin Juzaimah Ibnu al-Mustaliq. Dimana ayah Barrah ini pimpinan tertinggi Kabilah Bani al-Mustaliq yaitu salah satu kelompok Yahudi yang paling memusuhi Islam di Madinah. Setelah Darrah menjadi istri Rasulullah saw, dan memeluk Islam, namanya ditukar menjadi Juwairiyah.

Coba dimana letak salahnya Teungku Hasan Muhammad di Tiro menikah dengan wanita Yahudi lagi pula setelah menikah itu istri Teungku Hasan Muhammad di Tiro menjadi muslimah ? Sedangkan Rasulullah saw telah memberikan contoh yang baik.

Jadi Muba, jangan kalian hanya bisa mengolok-olok saja. Apakah kalian tidak tahu itu mbah kalian Abdurrahman Wahid begitu mesra berkawan akrab dengan kelompok zionist Yahudi Simon Peres.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Mon, 7 Mar 2005 09:42:05 -0800 (PST)
From: muba zir mbzr00@yahoo.com
Subject: Re: TEUNGKU MAAT, ITU MELAKUKAN TAKTIK PERUNDINGAN SAMA BERATNYA DENGAN MELAKUKAN TAKTIK PERANG
To: AcehA_yoosran <a_yoosran@yahoo.com>, Acehabu_dipeureulak <abu_dipeureulak@yahoo.com>, AcehAhmad_mattulesy <ahmad_mattulesy@yahoo.com>, AcehAhmadGPK <ahmad@dataphone.se>, Acehalasytar_acheh <alasytar_acheh@yahoo.com>, acehalchaidar <alchaidar@yahoo.com>, Acehapalambak2000 <apalambak2000@yahoo.ca>, AcehArdi muhammad.ardiansyah@hm.com

Iya tuh, Tengku Maat. Si Mad dan temen-temennya itu mengajukan "self government" yang mirip-mirip otonomi khusus. Mana bisa sih model "self goverment" 'ala Iraq, pasti ditolak RI dong dan si Mad dan temen-temennya udah tahu kalo yang model Iraq itu pasti bakalan ditolak Jadi pastilah maksud si Mad dan temen-temen itu otonomi khusus itu.

Trus, emang sih si Mad ini susah dipercaya. Lihat aja tulisan-tulisannya tidak konsisten (seperti tidak konsistennya self government itu). Banyak kan yang udah aku tunjukkan ketidakkonsistenannya. Udah gitu, ternyata ilmu dia itu hanya dari buku-buku Hasan Tiro
Banci, yang jelas nggak laku di mana-mana, artinya nggak diakui sebagai cerita yang benar. Jelasin Pancasila dan tumbuh kembang RI-RIS-NKRI-RI aja belepotan dan TANGGUNG

Trus, jangan lupa juga, Hasan Tiro banci itu juga pernah nyakitin rakyat muslim Aceh dengan
berasyik-masyuk dengan perempuan Yahudi. Sakitnya rakyat Aceh atas asyik-masyuknya Hasan Tiro dengan perempuan Yahudi itu sama dengan sakitnya rakyat Amerika ketika Jacky Kennedy, janda Presiden Kennedy, kawin dengan raja kapal Yunani, Onassis. Walaupun
resminya udahan, tapi perusahaan-perusahaan Hasan Tiro banci itu masih menggunakan nama perempuan Yahudi itu. Apa tuh namanya, kalo nggak salah Dora. entah Dora Emon kali.
Yah, namanya juga cinta lupa deh sakit hati rakyat Aceh.

Muba ZR

mbzr00@yahoo.com
Paris, Perancis
----------