Stockholm, 10 Maret 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

ARDIANSYAH, MIMBAR BEBAS INI TELAH SIAP UNTUK DIPAKAI SEBAGAI TEMPAT SEMINAR INTERNASIOANAL TENTANG ACHEH & RI
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ARDIANSYAH, DIPERSILAHKAN MENAMPILKAN DASAR-DASAR PEMIKIRAN YANG MENYANGKUT ACHEH & RI UNTUK MENCARI AKAR PENYEBAB TIMBULNYA KONFLIK ACHEH

"Baiklah Saudara Ahmad sudirman. Bagaimana kalau Topik yang akan dibahas adalah sbb: 1. Kedudukan Indonesia terhadap pencaplokan aceh dimata Hukum Internasional, bukti dan fakta sejarah & dasar hukum Internasional.2. Pandangan Pancasila & Bhineka Tunggal ika dari sudut kacamata syariat Islam (Alqur'an & hadist sahih) 3. Keabsyahan NKRI / Negara sekuler RI dilihat dari sudut syariat Islam ( Alqur'an & hadist sahih). 4. Penjajahan Di Aceh oleh NKRI , dilihat dari fakta dan sejarah. 5. Gangguan keamanan dan jalur komando ASNLF ( fakta dan sejarah terbentuknya ASNLF ). 6. Plebisit , perlu atau tidaknya diadakan di Aceh ( fakta dan sejarah ). 7. ( gabungan dan penyertaan tindak pidana yang dilakukan oleh AGAM, dan Petinggi ASNLF. Dan kami juga ingin staff resmi dari ASNLF di ikut sertakan dalam seminar ini , sehingga kesalah pahaman yang terjadi antara sesama anggota ASNLF, AGAM maupun simpatisan tidak perlu terjadi lagi" (Muhammad Ardiansyah, ardiansyah_hm@yahoo.com , Thu, 10 Mar 2005 07:46:13 +0000 (GMT))

Baiklah saudara Ardiansyah di Jakarta, Indonesia

Sambil istirahat sebentar, disempatkan untuk membaca sodoran pemikiran saudara Ardiansyah di mimbar bebas ini tentang seminar internasional yang akan mencari penyebab utama timbulnya konflik Acheh yang sudah berlangsung lebih dari setengah abad ini. Itu menandakan Ardiansyah sudah berani melangkah kedepan, dan itu langkah yang bagus, dalam upaya mencari solusi konflik Acheh dengan cara aman dan damai.

Dalam seminar ini atau pembicaraan tentang pencarian penyebab utama timbulnya konflik Acheh ini bukan merupakan ajang adu tinju, melainkan tempat untuk mencari titik-titik yang masih berserakan, yang satu sama lain masih bettentangan, untuk dicarikan titik-titik temu agar supaya bisa dibangun menjadi titk-titik yang bisa dilalui guna mencapai dan meraih solusi konflik Acheh ini.

Karena itu, semua peserta mimbar bebas ini, tidak dilarang untuk mengemukakan pandangan dan pikirannya tentang topik dan sub topik yang sedang dibicarakan. Mereka semuanya mempunyai hak untuk bersuara, berbicara, mengemukakan pendapat, pikiran dan pandangan. Hanya tentu saja, disini Ahmad Sudirman yang bertanggung jawab guna terlaksananya seminar ini, mempunyai hak untuk mengatur lalu lintas jalannya pembicaraan dan diskusi ini, agar supaya tidak terjadi kemacetan jalannya seminar ini.

Dan karena ini namanya juga seminar, maka tidak perlu itu ada juri atau wasit, yang diperlukan adalah para peserta seminar, yang lalulintas jalur seminarnya di awasi oleh Ahmad Sudirman untuk saat sekarang ini, walaupun Ahmad Sudirman juga ikut didalamnya untuk memberikan pandangan dan pikiran. Jadi sambil Ahmad Sudirman menyampaikan pandangan kalau ada peserta yang melanggar lalulintas jalannya seminar bisa juga meniupkan peluit. Jadi jangan khawatir akan terjadi jalan lalulintas seminar menjadi kacau.

Didalam mimbar bebas ini para pesertanya tidak terikat dengan formalitas formil, karena itu bagi para peserta mimbar bebas ini bebas memakai nama asli atau nama alias atau nama samaran, selama memakai alamat email yang masih berlaku. Dan tentu saja, dari alamat email yang dipakai itu sudah bisa diketahui di mana peserta mimbar bebas ini berada, misalnya di Norwegia, Swedia, Indonesia, Australia, Jepang, Inggris, Malaysia, Denmark, dan dari negara-negara lainnya.

Jadi, dalam seminar inipun, bagi para peserta seminar tidak ada batasan-batasan yang menyangkut formalitas formil tadi. Setiap peserta bisa memakai nama asli atau nama alias atau nama samaran, misalnya Ahmad Sudirman, itu nama asli, tinggal di Stockholm, Swedia. Begitu juga misalnya Muhammad Ardiansyah, nama asli, tinggal di Jakarta, Indonesia. Enny Martono, nama asli tinggal di Jakarta, Indonesia. Muba ZR nama samaran, tinggal di Paris, Perancis. Omar Puteh, nama samaran, tinggal di Stavanger, Norwegia. Warwick nama samaran, tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Husaini Daud nama asli, tinggal di Sandnes, Norwegia. Teungku Maat nama samaran, tinggal di Hallefors, Swedia. Nurdin Abdul Rahman, nama asli, tinggal di Sydney, Australia. Matius Dharminta, nama asli, tinggal di Surabaya dan Jakarta, Indonesia. Muhammad Dahlan nama asli, tinggal di Canberra, Australia. Yusra Habib Abd Gani nama asli, tinggal di Struer, Vestsjalland, Denmark.

Kemudian, karena di mimbar bebas ini tidak dipentingkan status, jabatan, organisasi, nasionalitas atau embel-embel lainnya, maka bentuk formalitas itupun tidak diperlukan di mimbar bebas ini.

Seterusnya, sebagaimana yang telah dijelaskan Ahmad Sudirman sebelum ini bahwa di mimbar bebas ini sedang berlangsung pembahasan, pembicaraan, diskusi, perdebatan tentang masalah yang mencakup empat masalah besar, yaitu pertama, masalah proses jalur pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Acheh. Kedua, masalah pendudukan dan penjajahan di Acheh. Ketiga, masalah plebisit atau referendum di Acheh. Dan keempat, masalah lain yang ada hubungannya dengan situasi dan kondisi saat ini di RI.

Didalam ruang lingkup inilah kita akan bahas topik dan sub topik yang disodorkan oleh Ardiansyah itu.

Misalnya, Kedudukan Indonesia terhadap pencaplokan Acheh dimata Hukum Internasional, bukti dan fakta sejarah & dasar hukum Internasional bisa dimasukkan kedalam sub topik dibawah topik "Proses jalur pertumbuhan dan perkembangan Negara RI dihubungkan dengan Acheh". Begitu juga, "Penjajahan Di Aceh oleh NKRI , dilihat dari fakta dan sejarah" bisa dimasukkan kedalam sub topik dibawah topik "Pendudukan dan penjajahan di Acheh". Juga "Plebisit, perlu atau tidaknya diadakan di Aceh (fakta dan sejarah)" bisa dimasukkan kedalam sub topik dibawah topik "Plebisit atau referendum di Acheh".

Kemudian "Pandangan Pancasila & Bhineka Tunggal ika dari sudut kacamata syariat Islam (Alqur'an & hadist sahih)", "Keabsyahan NKRI / Negara sekuler RI dilihat dari sudut syariat Islam ( Alqur'an & hadist sahih)", "Gangguan keamanan dan jalur komando ASNLF ( fakta dan sejarah terbentuknya ASNLF )", dan "Gabungan dan penyertaan tindak pidana yang dilakukan oleh AGAM, dan Petinggi ASNLF", bisa masing-masingnya dimasukkan kedalam sub topik dibawah topik "Masalah lain yang ada hubungannya dengan situasi dan kondisi saat ini di RI".

Nah, Ahmad Sudirman pikir, bahwa topik dan sub topik untuk seminar ini telah ditentukan, maka tentu saja, bagi siapa saja dipersilahkan untuk menampilkan dasar pemikirannya yang ada hubungannya dengan sub topik dan topik yang sudah ditentukan dalam seminar ini.

Hanya tentu saja, kalau ada peserta menyampaikan sub topik lainnya yang tidak termasuk dalam sub topik-sub topik yang telah ada, maka tentu saja Ahmad Sudirman akan memberikan tanggapananya, selama sub topik itu bisa dimasukkan kedalam salah satu dari empat topik yang sudah ditetapkan sebelumnya di mimbar bebas ini. Misalnya masalah Ambalat. Kalau masalah Ambalat ada yang melontarkan di mimbar bebas ini, maka Ahmad Sudirman akan menanggapinya, karena masalah Ambalat bisa digolongkan kedalam sub topik dibawah topik "Masalah lain yang ada hubungannya dengan situasi dan kondisi saat ini di RI".

Jadi inilah mengenai penjelasan tentang seminar yang topik dan sub topiknya telah diterangkan diatas. Juga para peserta seminar dan persyaratan lainnya, termasuk kerja moderator sebagai juru awas lalulintas seminar.

Dari mulai hari ini dipersilahkan bagi siapa saja peserta mimbar bebas ini untuk mengirimkan pandangan dan pikirannya sekitar sub topik-sub topik yang telah ditentukan diatas, juga sub topik lainnya kalau memang masih berada dalam empat topik yang sudah ditetapkan sebelumnya di mimbar bebas ini.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Thu, 10 Mar 2005 07:46:13 +0000 (GMT)
From: muhammad ardiansyah ardiansyah_hm@yahoo.com
Subject: Re: ARDIANSYAH, TOPIK YANG AKAN DIBAHAS, PROSES PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN RI DIHUBUNGKAN DENGAN ACHEH
To: ahmad@dataphone.se, alchaidar@yahoo.com, titinpatrick@plasa.com, tgk_maat@yahoo.co.uk, inongbale_aceh@yahoo.com, mbzr00@yahoo.com, webmaster@detik.com, redaksi@gatra.com, surat@gatra.com, yuhe1st@yahoo.com, newsletter@waspada.co.id, waspada@waspada.co.id, suparmo@tjp.toshiba.co.jp, solopos@bumi.net.id, serambi_indonesia@yahoo.com, sea@swipnet.se, redaksi@waspada.co.id, redaksi@satunet.com, redaksi@kompas.com, editor@pontianak.wasantara.net.id, Padmanaba@uboot.com, editor@jawapos.co.id, mr_dharminta@yahoo.com, kompas@kompas.com, jktpost2@cbn.net.id, hudoyo@cbn.net.id, siliwangi27@hotmail.com, apalahu2000@yahoo.co.uk, cokro_buwono@sahab.cc, dhienpayabujok@yahoo.com, mendrison@yahoo.com, alasytar_acheh@yahoo.com, johan_phl@yahoo.com, teguhharjito@yahoo.com, wpamungk@centrin.net.id, ospflops@centrin.net.id, teuku_mirza@hotmail.com
Cc: enny.martono@hm.co, mbzr00@yahoo.com, waspada@waspada.co.id

Assalamu'alaikum wr wbr,

Baiklah Saudara Ahmad sudirman. Bagaimana kalau Topik yang akan dibahas adalah sbb:

1. Kedudukan Indonesia terhadap pencaplokan aceh dimata Hukum Internasional, bukti dan fakta sejarah & dasar hukum Internasional.
2. Pandangan Pancasila & Bhineka Tunggal ika dari sudut kacamata syariat Islam (Alqur'an & hadist sahih)
3. Keabsyahan NKRI / Negara sekuler RI dilihat dari sudut syariat Islam ( Alqur'an & hadist sahih).
4. Penjajahan Di Aceh oleh NKRI , dilihat dari fakta dan sejarah.
5. Gangguan keamanan dan jalur komando ASNLF ( fakta dan sejarah terbentuknya ASNLF ).
6. Plebisit , perlu atau tidaknya diadakan di Aceh ( fakta dan sejarah ).
7. (gabungan dan penyertaan tindak pidana yang dilakukan oleh AGAM, dan Petinggi ASNLF).

Dan kami juga ingin staff resmi dari ASNLF di ikut sertakan dalam seminar ini , sehingga kesalah pahaman yang terjadi antara sesama anggota ASNLF, AGAM maupun simpatisan tidak perlu terjadi lagi , contohnya antara anda dengan tgk Maat. tentang self Goverment dan pelantikan Staff ASNLF , dan juga tentang bengkoknya tujuan ASNLF .

Kalau ini anda setujui , baiklah kita mulai seminar di mimbar bebas ini. Dan Peserta seminar terlebih dahulu memperkenalkan jati dirinya sebelum memberikan tanggapan, sehingga semua terbuka , demi tercapainya Perdamaian abadi di Bumi serambi mekkah. Dan kekuatan apa yang dimiliki ASNLF dalam mengendalikan AGAM di hutan ? Dan tim juri harus anda tunjuk , siapa yang berkenan dan berbobot.

Jadi saudara Ahmad Sudirman tidak perlu menanggapi tulisan / tanggapan dari milis yang terlepas dari topik tsb.

Wassalam

Ardi

ardiansyah_hm@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------