Jakarta, 10 Maret 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

HATI-HATI DENGAN TIPU REZIM MILITER JAKARTA ADU DOMBA MALAYSIA VS INDONESIA
Rizali Pidie
Jakarta - INDONESIA.

 

USA SEBENARNYA TELAH MASUK ACHEH DENGAN BANTUAN INDONAZIA

Yang harus diingat pada masa Darul Islam / NII dulu. Soekarno mau damai karena terpaksa. Waktu Abu Beureueh mengatakan kepada Soekarno agar jangan menjajah sembarangan, ia tidak percaya. Sialnya, Abu Beureueh baik, ia tidak mengizinkan orang Darul Islam / NII membunuh Soekarno waktu berkunjung ke Acheh.

Ketika Darul Islam / NII meletus di Acheh, Soekarno yakin bisa selesai dalam 3 hari. Setelah tiga minggu berjalan, ia masih yakin selesai 3 bulan. Baru tiga tahun kemudian Soekarno sadar tidak mudah menjajah Acheh. Maka dia alihkan permasalahan dengan konfrontasi Malaysia dan menawarkan perdamaian.

Tetapi sekarang TNI sedang menguat, baik karena kasus Irak maupun kasus Malaysia. Yang pasti, orang Acheh jangan mau diadu domba melawan saudaranya di Malaysia. Biar orang-orang tolol saja yang ikut ganyang Malaysia. Toh para TKI juga lebih senang di Malaysia dari pada di Indonesia.

Masalah invasi USA ke Acheh, sebenarnya sudah terjadi ketika rezim Indonazia bekerja sama dengan MNC ala Mobil Oil untuk menjajah Acheh. Jadi tidak relevan bicara invasi ke Acheh oleh USA ketika yang sebenarnya USA masuk Acheh dengan bantuan Indonazia.

Ingat, 80% pasukan Belanda yang menyerang Acheh adalah penduduk pribumi juga. Jadi tidak ada penjajahan Belanda, yang ada orang-orang tolol pengekor Belanda. Hanya karena jenewer dan pelacur yang diberikan Belanda, mereka bersedia memerangi saudaranya yang Islam di Acheh. Hal sama terulang dalam kasus masuknya MNC Mobil Oil (sekarang Exxon Mobil) ke Acheh. Hati-hati dengan tipu rezim militer Jakarta.

Salam

Rizali Pidie

rpidie@yahoo.com
Jakarta, Indonesia
----------