Stockholm, 16 Maret 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

ARDIANSYAH CONTOH MODEL ORANG DARI SARANG LABAH-LABAH BIN-NYA SYAMSIR SIREGAR
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

ITU ARDIANSYAH ADALAH CONTOH MODEL ORANG DARI SARANG LABAH-LABAH BIN-NYA SYAMSIR SIREGAR

"Sudirman, orang Sunda ngaku Aceh ! Tong kosong nyaring bunyinya. Tong kosong banyak bicara ! Ngoceh sana sini, enggak ada bukti ! Otak udang ngomongnya selangit ! Betul nggak kawan-kawan ?" (Muhammad Ardiansyah , Muhammad.Ardiansyah@hm.com ,Wed, 16 Mar 2005 16:07:40 +0700)

Baiklah Ardiansyah di Jakarta, Indonesia.

Ardiansyah ini memang model orang dari sarang labah-labah BIN-nya Syamsir Siregar. Mengapa ?

Karena orang model dari sarang labah-labah BIN-nya Syamsir Siregar adalah plintat-plintut, mundur maju, mudah dipengaruhi orang, tidak tegas, sikapnya labil, ikut kemana arus dan angin, mencari fakta dari tempat sampah BIN hasil perasan Syamsir Siregar, tidak berani mempertahankan argumentasinya, hanya melambungkan pikiran orang lain, lempar batu lalu sembunyi masuk lobang BIN, kumat-kamit meniru mpu Tantular, remas-rames mengikuti mbah Soekarno yang memeras pancasila, ikut mbak Mega menggendong jamu gendong model ampas kelapa pancasila.

Nah, itulah model orang BIN-nya Syamsir Siregar. Kalau di mimbar bebas ini adalah ditampilkan sosok tubuhnya oleh Ardiansyah.

Coba saja perhatikan, Ahmad Sudirman membahas masalah kaum wahhabi atau salafi Saudi, dan berbicara dengan saudara Safwan Hamid. Kemudian muncul itu Ardiansyah yang sudah tidak tahan ada dalam lobang BIN-nya Syamsir Siregar, menggeliat keluar sambil bergumam: "Sudirman, orang Sunda ngaku Aceh ! Tong kosong nyaring bunyinya. Tong kosong banyak bicara ! Ngoceh sana sini, enggak ada bukti ! Otak udang ngomongnya selangit ! Betul nggak kawan-kawan ?"

Nah, itu kan kelihatan gumamam Ardiansyah, persis seperti komat-kamitnya orang-orang BIN-nya Syamsir Siregar. Tidak ada ujung, tidak ada pangkal, tidak ada isi, semuanya keropos alias gombal.

Lihat saja, ketika itu Ardiansyah mendapat bisikan Muba dari Paris untuk mundur dari gelanggang seminar internasional di mimbar bebas ini, masih sempat melemparkan hasil kocekan otaknya, yang berisikan hasil remasan-remasan yang berupa ampas jamu gendongnya mbak Mega, yang diformulasikan kedalam bentuk untaian kata "Dasar Hukum Kedaulatan RI di Aceh adalah Proklamasi (menyebutkan RI adalah negara Kesatuan, dan bukan RIS) tertera dalam UUD 1945. Pengakuan kedaulatan RI oleh PBB, dan di terimanya RI menjadi anggota PBB dengan batas-batas wilayah yang jelas. Pengakuan batas-batas wilayah NKRI oleh Negara-Negara Tetangga. Rakyat Aceh yang sekarang ini bukan Penduduk asli Pulau Sumatera." (Ardiansyah, 14 Maret 2005)

Nah, setelah Ahmad Sudirman menanggapi sodoran argumentasi Ardiansyah yang dianggapnya sebagai dasar hukum kedaulatan RI atas Acheh, dalam tulisan "Ardiansyah dihembus angin Muba yang lumpuh masuk lagi kedalam lobang BIN-nya Syamsir Siregar" ( http://www.dataphone.se/~ahmad/050314a.htm ). Ternyata, itu Ardiansyah tidak keluar dari lobangnya. Setelah dua hari sembunyi dalam lobang BIN-nya Syamsir Siregar, hari ini baru muncul lagi, sambil ikutan menebeng pada saudara Safwan Hamid dengan mengacungkan tinjunya yang lembek dan mulutnya bergumam, suaranya tertahan di tenggorokan, sehingga tidak jelas bunyinya: "Tong kosong nyaring bunyinya. Tong kosong banyak bicara ! Ngoceh sana sini, enggak ada bukti ! Otak udang ngomongnya selangit ! Betul nggak kawan-kawan ?"

Orang yang paham dan mengerti akan geleng kepala, mengapa itu orang model sarang labah-labah BIN-nya Syamsir Siregar masih juga cengar-cengir tidak menentu, yang katanya sudah menarik ludahnya sendiri yang sebelumnya sudah dideklarkan mahu berseminar internasional tentang Acheh dan RI.

Nah, orang model sarang labah-labah BIN-nya Syamsir Siregar ini memang tidak bisa dipercaya dan tidak bisa dipegang ucapannya, apalagi janjinya. Dalam sekejap mata bisa berobah.

Kalau itu Ardiansyah memang smart, ia akan memberikan tanggapan atas jawaban Ahmad Sudirman yang ditulis dalam tulisan "Ardiansyah dihembus angin Muba yang lumpuh masuk lagi kedalam lobang BIN-nya Syamsir Siregar". Tetapi, karena itu Ardiansyah memang otaknya lembek, karena isinya hanya cairan racun kental hitam pekat ampas jamu gendong pancasila mbak Mega dan mbah Soekarno, mana mampu memberikan tanggapan atas sanggahan Ahmad Sudirman. Paling hanya teriak dengan suara yang tersumbat dalam tenggorokan: "Tong kosong nyaring bunyinya".

Ardiansyah, tidak perlu kalian berjingkrak-jingkrak di mimbar bebas ini, kalau otak kosong termakan racun ampas kelapa pancasila-nya Soekarno dan racun kental tali sabut kelapa bhineka tunggal ika-nya mpu Tantular. Buat malu saja.

Pergi sana kedalam mandi dulu, atau pergi sana ke kali Ciliwung, biar itu badan segar dan otak encer. Sudah mandi, lalu minum jamu kuat hasil kocekan jamu gendongnya mbak Mega yang dicampur ampas kelapa pancasilanya mbah Soekarno.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Wed, 16 Mar 2005 16:07:40 +0700
From: Muhammad.Ardiansyah@hm.com
To: <ahmad@dataphone.se>, <alchaidar@yahoo.com>, <silver_cat@plasa.com>, <mohd_alkhori@qatar.net.qa>, <bimo_tejokusumo@yahoo.co.uk>, <Enny.Martono@hm.com>, <tgk_maat@yahoo.co.uk>, <inongbale_aceh@yahoo.com>, <mbzr00@yahoo.com>, <webmaster@detik.com>, <redaksi@gatra.com>, <surat@gatra.com>, <yuhe1st@yahoo.com>, <newsletter@waspada.co.id>, <waspada@waspada.co.id>, <suparmo@tjp.toshiba.co.jp>, <solopos@bumi.net.id>, serambi_indonesia@yahoo.com
Cc: owan02@yahoo.com
Subject: RE: SAFWAN, ITU PERJANJIAN QATIF 26-12-1915 & PENCAPLOKAN ACHEH OLEH RIS & RI ADALAH FAKTA YANG BENAR BUKAN FITNAH

SUDIRMAN, ORANG SUNDA NGAKU ACEH !! TONG KOSONG NYARING BUNYI NYA.. TONG KOSONG BANYAK BICARA ! NGOCEH SANA SINI , ENGGAK ADA BUKTI !!! OTAK UDANG NGOMONGNYA SELANGIT !!! BETUL NGGAK.. KAWAN - KAWAN ?

Muhammad Ardiansyah

Muhammad.Ardiansyah@hm.com
Jakarta, Indonesia
----------