Stockholm, 19 Maret 2005

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
 

SYABAB, ITU INDONESIA BUKAN NEGERI MUSLIM MELAINKAN NEGERI SEKULER PANCASILA ATAU NEGARA SEKULER PANCASILA
Ahmad Sudirman
Stockholm - SWEDIA.

 

YANG BENAR, SYABAB, ITU INDONESIA BUKAN NEGERI MUSLIM MELAINKAN NEGERI SEKULER PANCASILA ATAU NEGARA SEKULER PANCASILA

"Tolong disimak dan dibaca lagi, adakah tulisan itu menyatakan Indonesia dan Malaysia itu "negara islam"?. Tulisan itu hanya menyatakan Indonesia dan Malaysia adalah sama-sama negeri Muslim!. Tentu berbedalah pengertian "negara islam" dan "negeri Muslim". Jelas kalo negara islam itu berlandaskan hukum Allah dan rasulNya dalam sistem pemerintahannya dalam segala bidang kenegaraan dan kehidupan, sedangkan negeri muslim adalah negeri2 yang mayoritas penduduknya kaum muslim dan termasuk dari bagian negara islam atau khilafah islamiyah sebelum runntuhnya pada tahun 1924 yang dipegang pemerintahannya oleh pemerintahan utsmaniyyah yang berpusat ibu kotanya di Turki." (Syabab Muslim , syabab_hizb_islamiy@yahoo.com ,Sat, 19 Mar 2005 07:32:59 +0000 (GMT))

Baiklah saudara Syabab Muslim di Jeddah, Mekkah , Saudi Arabia.

Saudara Syabab Muslim, itu istilah negeri berarti sama juga dengan istilah negara. Pengertian negeri adalah tempat tinggal suatu bangsa. Dan juga pengertiannya sama dengan negara. Contohnya negeri Belanda. Negeri sakura yaitu negeri Jepang. Negeri orang yaitu negara asing.

Nah, dalam penyebutan negeri muslim untuk Indonesia adalah salah kaprah. Karena dalam praktek dan kenyataannya, di Indonesia bukan hanya muslim yang hidup dan tinggal melainkan dari pemeluk agama lainnya, kristen, buddha, hindu, dan termasuk aliran kepercayaan dan animisme.

Jadi, bagi Indonesia yang benar namanya bukan nama negeri muslim, melainkan Negeri sekuler Pancasila atau Negara sekuler Pancasila atau Negara sekuler RI atau Negara RI Jawa-Yogya atau Negara RI Soekarno atau Negara hasil jelmaan RI yang telah memakan 15 Negara/Daerah Bagian RIS dan mencaplok Negeri Acheh dan Maluku Selatan dan juga menelan Negeri Papua Barat.

Begitu juga dengan Malaysia. Itu Malaysia bukan negeri muslim. Karena di Malaysia itu bukan hanya Islam yang tumbuh melainkan juga Hindu, Buddha, Dao, Sikh, dan aliran Shamanisme. Jadi Malaysia itu lebih tepat dikatakan Negeri sekuler Malaysia karena dasar dan sumber hukumnya mengacu kepada dasar hukum Inggris, walaupun Islam diakui sebagai agama negara.

Jadi, memang tidak salah kalau saudara Muhammad Al Qubra menyatakan bahwa "Betapa bohongnya pernyataan HT itu, masak Indonesia dan Malaysia itu disebutnya sebagai negara Islam. Apakah mereka tidak mengerti definisi daripada negara Islam ? Apakah Indonesia itu menggunakan undang-undang Islam ? Apakah Indonesia itu menggunakan hukum yang di turunkan Allah ?" (Muhammad Al Qubra, 18 Maret 2005)

Karena memang fakta dan bukti hukumnya membenarkan bahwa Indonesia dan Malaysia bukan negeri muslim, melainkan Negeri sekuler Pancasila atau Negara sekular Pancasila atau Negara RI. Dan bagi Malaysia adalah Negeri sekuler Malaysia atau Negara Federasi sekuler Malaysia, dengan dasar dan sumber hukumnya mengacu kepada dasar dan sumber hukum Inggris, walaupun Islam dijadikan sebagai agama negara.

Jadi, yang harus berpikir dan berhati-hati adalah saudara Syabab Muslim di Jeddah, Mekkah, Saudi Arabia, bukan saudara Muhammad Al Qubra dari Sandnes, Norwegia, jangan sampai dengan seenaknya menyebut Indonesia dengan negeri muslim, dan untuk Malaysia dikatakan negeri muslim juga. Karena kedua istilah itu salah kaprah, dan bisa menjadikan bingung bagi orang muslim yang mukmin.

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada ahmad@dataphone.se agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
www.ahmad-sudirman.com
ahmad@dataphone.se
---------

Date: Sat, 19 Mar 2005 07:32:59 +0000 (GMT)
From: syabab muslim syabab_hizb_islamiy@yahoo.com
Subject: Re: [Fundamentalist] Re: [Lantak] UNDANGAN MTI HTI & LAPORAN DANA BANTUAN ACEH TIM TABANNI MASHALIH ACEH HTI
To: fundamentalis@yahoogroups.com, acheh_karbala@yahoo.no, PPDI@yahoogroups.com, oposisi-list@yahoogroups.com, mimbarbebas@egroups.com, politikmahasiswa@yahoogroups.com, fundamentalis@eGroups.com, Lantak@yahoogroups.com, kuasa_rakyatmiskin@yahoogroups.com, achehnews@yahoogroups.com, asnlfnorwegia@yahoo.com, ahmad@dataphone.se, Serikat-Kaum-Terkutuk@yahoogroups.com

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuhu.
Tolong disimak dan dibaca lagi, adakah tulisan itu menyatakan Indonesia dan Malaysia itu "negara islam" ???????. Tulisan itu hanya menyatakan Indonesia dan Malaysia adalah sama-sama negeri Muslim.!!!!!!. Tentu berbedalah pengertian "negara islam" dan "negeri Muslim".

Jelas kalo negara islam itu berlandaskan hukum Allah dan rasulNya dalam sistem pemerintahannya dalam segala bidang kenegaraan dan kehidupan, sedangkan negeri muslim adalah negeri2 yang mayoritas penduduknya kaum muslim dan termasuk dari bagian negara islam atau khilafah islamiyah sebelum runntuhnya pada tahun 1924 yang dipegang pemerintahannya oleh pemerintahan utsmaniyyah yang berpusat ibu kotanya di Turki.

Hizbut Tahrir tidak pernah mengakui dan tidak akan pernah rihdo dengan sistem pemerintahan Demokrasi Pancasila di negeri Indonesia ini dan sistem negara manapun yang tidak menerapkan sistem islam dengan sistem pemerintahan yang diridhoi Allah yaitu khilafah islamiyah alaa minhajjinnubuwwah, karena bukan sistem yang diridhoi Allah, jadi pernyataan2 akhi Muhammad al Qubra itu hanyalah fitnah buta yang tidak pernah mengetahui landasan perjuangan Hizbut Tahrir.

Istighfar lah akhi Muhammad al Qubro, anda telah melancarkan fitnah buta dengan hawa nafsu yang jelek yang telah dibisikan syaithon yang terkutuk ke dalam telinga dan hati anda, ta'awudz billah dan banyak2 lah beristighfar.

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuhu

Syabab Muslim

syabab_hizb_islamiy@yahoo.com
Jeddah, Makkah , Saudi Arabia
----------

Muhammad al qubra <acheh_karbala@yahoo.no> wrote:

"Sesungguhnya Indonesia dan Malaysia adalah sama-sama negeri Muslim. Sebagai sesama negeri Muslim, mereka adalah satu, dan bersaudara. Maka, segenting apapun krisis yang menimpa mereka, harus dicegah agar tidak berkembang menjadi konfrontasi fisik, apalagi menjadi perang terbuka".(Muhammad Ismail Yusanto, Jubir Hizbut Tahrir Indonesia)

Betapa bohongnya pernyataan HT itu, masak Indonesia dan Malaysia itu disebutnya sebagai negara Islam. Apakah mereka tidak mengerti definisi daripada negara Islam ? Apakah Indonesia itu menggunakan undang-undang Islam ? Apakah Indonesia itu menggunakan hukum yang di turunkan Allah ? Oh betapa dungunya orang-orang Hizbut Tahrir itu.

Pernyataan yang bathil seperti itu sesungguhnya tidaklah datang dari orang-orang yang lugu, tapi dungu. Rupanya pola pikir orang-orang Hizbut Tahrir ini tidak ada beda dengan si Rokhmawan, Kamrasyid dan Mazda yang berjingkrak-jingkrak melawan Ustaz Ahmad Sudirman di milis ini.

Bagi saya kini jelas sudah siapa HT itu sesungguhnya. Mereka terdiri dari orang-orang yang bersekongkol dalam system Thaghut Hindunesia Dhalim dan Munafiq. Sesungguhnya mereka tidak mampu memahami definisi Islam yang sesungguhnya. Keberadaan mereka di Acheh - Sumatra sungguh sangat merugikan bangsa Acheh sendiri. Mereka membuat propokasi agar pihak militer asing keluar dari Acheh sehingga serigala-serigala haus darah (baca TNI/POLRI) bebas menganianya orang Acheh seperti sebelum Tsunami.

Ternyata benarnya apa yang dikemukakan saudara Warwick Acheh bahwa mereka ( orang Jawa termasuk juga yang berkecimpung dalam Ht) penyembah burung Garuda dan pancasila kendatipun mereka mengaku hizbut inilah, hizbut itulah yang kesimpulannya sama yaitu tetap saja bersekoingkol dengan System Thaghut Pancasila sebagaimana dikatakan saudara Warwick "penyembah burung garuda".

Ini adalah peluru pertama kubidikkan ke gorombolan Hizbut Tahrir dan insya Allah akanmenyusul peluru-peluru lainnya. silakan balas !

Billahi fi sabililhaq

Muhammad Al Qubra

Acheh_karbala@yahoo.no
Sandnes, Norwegia.
----------